Jan 272014
 
su-35-tni

Sukhoi SU 35

Pesawat tempur F-5 Tiger TNI Angkatan Udara akan memasuki masa pensiun dan segera dikandangkan tahun 2014. Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal Ida Bagus Putu Dunia mengatakan telah membuat kajian soal opsi-opsi pesawat pengganti.

“Kajian tersebut sudah saya kirim ke Menteri Pertahanan dan Markas Besar TNI. Nanti akan diputuskan di sana,” kata Putu Dunia kepada wartawan di Markas Besar TNI Angkatan Udara, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin, 27 Januari 2014.

Pilot Indonesia Lihat Su 35 (photo: Gombaljaya)

Pilot Indonesia Lihat Su 35 (photo: Gombaljaya)

Dalam kajian tersebut, TNI Angkatan Udara merekomendasikan sejumlah pesawat tempur canggih pengganti F-5 Tiger. Antara lain pesawat tempur Sukhoi SU 35 buatan Rusia, F-16 Fighting Falcon di atas blok 24 buatan Amerika Serikat, F-15 Strike Eagle buatan Amerika Serikat, atau SAAB Gripen buatan Swedia.

TNI Angkatan Udara juga membuat peringkat dari pesawat-pesawat tersebut sesuai kebutuhan mereka. Pada urutan pertama adalah Sukhoi SU-35, disusul SAAB Gripen, dan terakhir adalah F-15 Strike Eagle. Dengan kata lain, pesawat tempur bikinan Rusia menjadi pilihan utama pengganti F-5 Tiger.

Menurut Putu, ketiga pesawat pengganti itu dipilih karena daya tangkal yang mumpuni, khususnya terhadap negara-negara tetangga. “Termasuk faktor persenjataan, perawatan, dan banyak faktor lain,” kata dia.

Putu menginginkan pemerintah segera membeli pesawat tempur pengganti F-5 Tiger pada periode 2015-2019. Idealnya, kebutuhan TNI Angkatan Udara sebanyak 16 unit atau satu skuadron. “Tapi kami kembalikan pada kemampuan keuangan negara,” kata dia.

Sukhoi SU 35 Rusia

Sukhoi SU 35 Rusia

Sebelumnya, Panglima TNI Jenderal Moeldoko menginginkan pesawat tempur SU 35 sebagai pengganti F-5 Tiger. Menurut dia, pesawat buatan Rusia itu punya efek gentar yang tinggi di kawasan Asia Tenggara dan Pasifik. Sedangkan Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro ingin Angkatan Udara punya pesawat tempur canggih yang mampu menggendong rudal jarak jauh, seperti Brahmos buatan India. (tempo.co / INDRA WIJAYA)

  224 Responses to “Pesawat Tempur SU 35 Favorit Pengganti F 5”

  1. mga su 35 nya cpt terealisasi

  2. mantap pilihan nya s-35
    teruskan..

    • yg su-27 baru datang itu aja udah bisa ngajak “rock n roll” raptor….ibarat kijang lawas “drugrace” 400m di sentul …apalagi..mbahnya di boyong tni

  3. Sukhoi SU-35 semakin mendekat.

    Alhamdulilah kalau Sukhoi SU-35 sebaga pengganti Pesawat tempur F-5 Tiger TNI Angkatan Udara.

    Mau tanya ni kepada warjag dan para sesepuh di jgkr, kira2 pesawat mana yg pailing mungkin berbagi teknologi untuk kemandirian industri alutsista dalam negeri?……

    Mohon di pencerahanya. Tank’s

    • @Arjuna, kl konteksnya alih teknologi ya yang paling mau ngasi TOT ya SAAB bro (asal jangan ngeteng, masak uda ngeteng minta TOT) karena itu pula akhirnya Brazil ambil Gripen NG(penandatangan akhir 2014, setelah pertimbangan selama 12 tahun). Dengan USD 4,5 M dapet 36 biji plus paket dukungan dan suku cadang awal, pelatihan, simulator penerbangan, transfer teknologi dan kerjasama industri.

    • TOT dari Produsen perspur MiG

      • Kalau ToT yg dikasih sekelas MiG mending ambil Pilihanya mungkin perawatan pesawat sukoi sepenuhnya di lakukan di dalam negeri dg dukungan sepenuhnya dari pihak rusia

      • Perawatan dan perakitan saja, agak sulit dikasih sampai produksi komponen karena industri jet kita….
        kalau untuk MIG peluangnya bisa kelihatan
        karena sukhoi lagi sibuk dengan pakfa sama india
        MiG free dan lagi butuh penyaluran untuk research gen 5 mungkin bisa dikontrak untuk develop IFX yang agak ngambang sekaligus membantu Mengembangkan PT-DI, reputasi dan sejarah mereka cukup baik

  4. Tiada lain Tiada bukan hanya pespur SU 35 pilihan TNI AU, selain harganya murah, TNI AU semakin PEDE juga garang di udara dengan SU 35. Sudahlah Pak Pur ambil SU 35 saja. BRAVO SU 35 TNI AU.

  5. Newbie baru ,salam bwat para fans JKGT,minta izin untuk gabung!!!

  6. Saya mendukung 1000%. Kalau Pengganti f-5 tiger jd su-35

  7. Amiin…smg mnjadi knyataan,aplg klo dpt yg su35s..biar negaranya si abbot gak ngerendahin TNI lg..tp apa bisa dgn TOTnya ???

  8. Pak pur apalagi australia menarik semua militernya yg tugas di luar negri untuk bersiap2 mau PERANG menghadapi kita (indonesia). Oh ya…Pak pur, suruh rusia kirim paket kilat SU 35nya.

    • @yudha…denger2 pasukannya yg lg bertugas di afgan irak…ditarik abbot berlakukan status “darurat militer” untuk siaga klo2 kopassus ilfiltrasi……abbot lg galau tingkat stress….ausi paling takut klo dengar “kopassus”

  9. sudah pesan kok 6 buah dulu …su 35s..
    itu kata gw loh…:))
    thn 2015-2017 sudah sampai
    aminnnnnnnn mudah2 an

  10. Koreksi bung Diego…………

    Gambar Diatas adalah Su-34 Fullback, berkursi ganda side by side……

    Pilih Su-35 berarti harus siap dengan Biaya Operasional Rp.400.000.000,- / jam terbang

    • belinya jangan banyak2 dulu…cukup 12 buah saja..
      6 buat menghadapi f 35 singapork
      6 buat menghadapi f 35 ausil
      tapi pagar s 300 harus ada….
      dan untuk patroli pakai jf17 blok 2/3 ..
      atw gripen deh…xixixi
      irit biaya oprasional

      • Setubuh neng okelah.. tp minus JF17 ya?? xixixixi..

      • patroli yg bisa memback up dr sabang sampai merauke kok pakai jf-17/gripen itu paling irit…..
        jelas” lebih irit pakai cn-235,cassa..spt kata mr antonov doloe..bisa menyeliruh dan ruti/ dg keterbatasan be be em dan anggaran.nah terkecuali di masa perang atau panas”an atau anggaran yg mckupi brulah gripen atau su-35 asal jgn jf 17 marai mencreett…untuk patroli..lebih irit tapi bs d cover slrh indonezia

        • @ IBU PATECH

          ANDA BISA PILIH 1 CN 235 ATW 1 JF17 BLOCK 2….HARGANYA SAMA BU
          ATAU 4 JF 17 BLOCK 2 PESAWAT GEN 4++ ATW 1 GRIPEN PESAWAT GEN 4+….JAWAB YAH …BUNDA PATECH…
          atau …ibu pilih belanja baju/celana ke tanah abang/cipadu dapat 1 lusin atau belanja ke mall dapat 1 pcs baju/celana..dengan kondisi SAMA.
          biasanya ibu2 jago nih …..xixixi
          santai aja bro.

    • Jeli sekali bung @Melektech, saya malah ga ngeh..

      Mesin pesawat Su30MK2 TNI saturn L-37FP atau sudah pakai yang AL-31F ya? pengebangan AL-31 untuk Su35 akan punya peningkatan besar dari performa dan daya tahan, bahkan konon ketahanan bisa 2 kali lipat, misal dalam hal perawatan berkala dari sebelumnya setiap 500 menjadi 1000 jam.

      Jika borosnya sih memang keliatannya bakal sami mawon, flanker dirancang sepenuhnya ngejar performa tanpa memikirkan efisiensi bahan bakar. cruise tanpa afterburner juga demi ngejar jarak tempuh daripada demi ngirit bbm. kehadiran armada flanker baru akan menodong pemerintahan baru nanti untuk menaikan anggaran pertahanan, mudah2an sih langsung 1.5% gdp :mrgreen:

      bung @Diego, disini banyak galeri Flankers dan update gambar2 terbarunya

    • Sudah dikoreksi Bung Melektech.
      Ok Bung Nowyoudont.

      Thanks

    • Bisa jadi ini disengaja keliru nampilin SU 34 hehehe
      Analisa saya
      Karena SU 34 Fullbackjuga diincer tuk MEF ke 2 buat land based naval fighter
      Peran Su-34 berfungsi sebagai strike fighter/long range maritime patrol sedangkan SU 35 untuk Air superiority fighter
      Peran Su-34 nantinya adalah sebagai pemukul armada permukaan lawan, jadi nanti saat patroli akan selalu menggotong pensil Kh-31.
      SU 34 Fullback role aslinya Fighter bomber dan memakai canard
      Pesawat ini mempunyai kursi ganda dengan konfigurasi berdampingan (side by side) dan di proyeksikan sebagai pesawat tempur MARITIM, dengan daya jelajah tanpa re-fuelling mencapai 4.000 km dan dengan 3 kali re-fuelling mampu menjelajah hingga 14.000 km,

      Sangat cocok untuk pesawat tempur maupun patroli maritim yang membutuhkan daya jelajah yang cukup luas. Pesawat ini mampu menyerang sasaran dalam berbagai keadaan cuaca, siang atau malam.(nyampai lah kalau buang sesuatu di northen teritory )
      dan bermakas di kogabwilhan Timur
      IMHO

      • bung diego memberikan cluex sedangkan mas satrio memperjelas..hahahaha
        puyeng,puyeng dah..
        kalau SU 35 positif datang berarti tinggal menunggu 2 sukhoi family lg merapat (SU 34 ama Pak fa)

        • Tinggal dilihat aja pesennya SU 35 berapa biji dan dianalisa sesuai kepingan kepingan informasi terdahulu

          Kalau pesennya 6 Biji doang berarti SU 35 udah mondar mandir sejak 2013 dilangit nusantara dan sekarang (akhir kabinet) adalah saat mempertanggung jawabkan anggarannya.
          dan ini berkaitan dengan info 12 mesin yang dipesan yang datang bersamaan dengan batch terakhir SU 30 MK2

          Kalau pesennya langsung 16 biji (satu ska) ini pembelian baru tetapi sudah didealkan dan dianggarkan bulan desember kemarin memakai dana MEF I

          Saat pengumuman fix pembelian killo di kemenhan itu dilakukan siang hari sebelum jumatan
          Paginya rapat bersama menhan,para kepala staff dan Roboneksport,dan sudah DEAL

          Tapi itu analisa awam saya saja wajib tidak dipercaya hehehehe

          • Saya percayadengan analisa bang satrio, karena hampir semua analisa bang sarrio ini cocok atau bisa dibilang 85% mendekati.

            Apa jangan2 bang satrio ini mungkin salah1 orangyang duduk di jajaran penasehatkementerian pertahanan?….

          • @arjuna gimana klu trnyata bung Satrio itu panglima TNI.? (just kidding mas Satrio)

            btw mas Satrio gimana ngebedain anatara SU 27 ama SU 35 kalau camonya mirip semua..

          • bukan bung arjuna saya fans boy saja
            para penasehat itu ilmunya sudah sangat mumpuni
            sedangkan ilmu saya masih kelas kaki lima

          • @Bung Faadhil
            gampang
            kalau saya lihat ujungnya mesin dan ujungnya sayap sudah tau
            hehehehe

            sekarang saya tanya balik
            Selain canard dan ujung mesin apa yang ,membedakan SU 30 mkm (malaysia) dan SU 30 MK 2 (indonesia) bila camonya sama ,,,
            yang gampang dan kasat mata saja hehehe

          • Bang Fadli. Og saya yakin ni, kalau bang satrio ini salah 1orang dalam kemenhan atau malah jangan2 bang satrioini pengamat yg suka muncul di tv?..

            Allohualam

          • yg tdk wajib di percayai aja sering bener nya, apalagi yg harus di percayai, xi xi xi
            jgn2 pak satrio ini wamenhan ya? xi xi xi
            maaf pak, cuma bercanda

          • betul sekali analisa bung satrio, soal kilo, bocoran soal itu sorenya udah keluar di media………
            Terus , soal gripen gmn bung satrio, klo para petinggi kita fix pengganti F-5 lgs ambil SU-35 (soal harga diri bangsa dan kedaulatan nkri….)
            Nah kira2 untuk mef 2 ini gripen tetap diakusisi apa nggak? Ada bocoran lagi???

          • @arjuna,
            Bung satrio itu yg menyiapkan ruangan untuk rapat beserta dokument rapat. Mumpung rapat belum mulai, iseng2 nyambi baca dokumennya…hehehehe
            Maaf bung satrio….cuma becanda

          • kalu gw bilang pesennya 6 biji doang emang kenapa…? masalah…?.:))>
            makanya lihat yang jelas 6 buah pesawat su27/30 yang terakhir itu jenisnya benar apa tidak karena harganya jauh lebih MAHAL……he he he
            dan kasihan 3 teknis sukro yang katanya tewas karena “miras”..nasippppp…
            santai aja bro…

          • menurut ane sich… 12 mesin itu buat ngarakit su35 di indonesia
            ngimpi kali yee

          • Maaf Bung Satrio, kalau memang udah di dealkan (Pembelian SU-35) kok kata tulisan diatas baru akan diusulkan ke Kemenhan dan Mabes TNI, apa memang ada rahasia di balik rahasia???

          • saya nggak tahu rahasia negara karena hanya pengamat awam saja
            analisa saya kan bila ditahun 2014 tidak ada lagi deal pembelian alutsista
            maka dealnya sudah dilakukan dibulan desember 2013.’
            setelah itu baru prosesnya dijalankan sesuai prosedur

            analoginya:
            Kalau anda mau beli mobil setelah anda nego dengan salesnya apa aja yang anda dapatkan dari paket pembelian tersebut dan mendapatkan DEAL
            maka proses selanjutnya anda akan menyiapkan dokumen dan dpnya,
            mencari leasing untuk membiayainya..,di survei dulu bagaimana management keuangan anda untuk mendapatkan persetujuan kredit…minta tanda tangan istri sebagi penjamin hutang,(dpr)

            Setelah semua sudah setuju anda akan menandatangani kontrak pembiayaan dari leasing dan kontrak pembelian dari dealer mobil tersebut,,
            dan bisa saja gagal bila ada yang tidak TERPENUHI prosedur dalam pembelian tersebut
            jelas ya

      • Merinding denger bomber..

        Darwin memang dekat dan banyak object strategis instalasi pengeboran lepas pantai di utara Australia, tapi kota2 utama lainnya dan ibu kotanya jauh di selatan he he he.. just in case

        • tuk kota yang diselatan
          ada kok dan lagi taraf dibicarakan untuk dipesan
          ayo apa kira kira hehehehe
          walah mbulet bahasane

          • S-300/400

          • Yang punya kemampuan tersebut dari berbagai alutsista yg sudah terdengar hanya Kilo class dgn klub s yang jg ada jenis serang darat

          • Hadeuh kepijit blm beres..

            Sementara su30/35/34 perlu refueling di udara untuk bisa bolak balik makasar/kupang – canberra, sementara air tanker terbang di wilyah udara australia jelas rentan ditembak jatuh.

            Ga yakin bakal beli bomber atau bisa lolos dapat balistic missile juga, alasannya jika long range bomber jelas negara macam australia yang dipikirkan dan negara2 yang agak jauhpun bisa protes, dan rudal balistik jelas akan terhambat regim pengaturan penyebaran rudal jarak jauh kecuali beli jalur belakang

          • anda pintar dalam menganalisanya bung now..tinggal nyumbang tulisan ke bung diego aja
            tapi alternatif anda terakhir sudah mulai di “LEAK” kan
            dan semua kenyataan berawal dari impian yang di leak kan
            hehehehe
            semoga dan amin

          • amin 3x , semoga terealisasi.. mantap banar

            saya ga bisa nulis dgn tertib dan fokus bung :D sering ngelantur sana sini

      • Sedikit tambahan Bung Satrio, jangkauan 4000 km pada Su-34 itu baru untuk terbang ferry saja, terbang pada mode paling ekonomis dengan payload minimal. Biasanya dipakai untuk pindahan Su-34 dari satu pangkalan ke pangkalan lain, untuk mobilisasi dan demobilisasi. Hanya membawa tangki bahan bakar luar, tanpa senjata. Masih sangat bagus di kelasnya.
        Kalau untuk berantem sekitar 1000 km.

    • Hmmmm…Rp. 400 jt/jam…apa aja yg dibetulkan yaa..??? Teknologi itu memang mahal harganya…hmmm…salam SUKHOI..

      • lebih baik bikin sekolahan……….untuk setiap jam terbang …:)).

        • Gak juga, porsi anggaran pendidikan udah 20% APBN tapi prestasi siswa sangat jeblok, kalah dari Vietnam, perlu overhaul sistem dulu, gak bisa terus digelontor duit…

          • dung @danu, sumpah kemarin saya mencibir baca berita terkait. saya ragu berapa persen dari kenaikan yang akan sampai pada tujuan aslinya yaitu meningkatkan pendidikan.

            setahun yang lalu saya sempat diajak temen ikutan proyek pengadaan disdik, sampe sekarang duit kami hampir 1/2 m masih nyangkut ga cair-cair, padahal menurut kontrak harusnya beres pertengahan tahun kemaren, sekarang sudah hampir pebruari 2014 :( tagihannya sendiri 2 kali lipat dari bagian kami sebagai investor dan setengahnya masuk ke sana sini dari kadin sampai tingkat bawah di pelosok, udah ekonomi biaya tinggi macet pula, sekarang nagih pake pihak ke 3 malah pihak disdik nawar pengen sabetan tambahan :D padahal sebelumnya sudah ada yang tersandung BPK

            parah bung, dan memang saya sengaja curhat biar orang tau bagaimana pelaksana urusan pendidikan di Indonesia ( plus sentimen pribadi :mrgreen: )

          • Sekalian saya tambah tip untuk KPK (sangat penting KPK memonitor dan kalau perlu uji petik / menyadap sektor ini – pertaruhan bangsa sangat tinggi, 20% APBN dan resikonya bisa2 hanya dapat pepesan kosong):

            -Sesegera mungkin KPK mengembangkan kemampuan audit forensik , begitu siap buat ketentuan / SOP, setiap bangunan sekolah roboh, KPK masuk, ambil sample setiap bahan bangunan yang digunakan dan bandingkan dengan spec asli.
            Berita sekolah roboh sudah begitu sering sehingga dianggap biasa, padahal itu indikasi korupsi gila2an. Buktinya gampang, di setiap kota pasti ada bangunan sekolah peninggalan belanda, lihat betapa kokoh konstruksinya. Silakan bandingkan buatan penjajah dengan buatan bangsa sendiri…

          • stuju sangat..anggaran pendidikan sdh 20 % tp kualitas masih belum meningkat. Guru sdh besar tunjangannya tp masih cari pendapatan sampingan dng cara ngasih les murid dng alasan meningkatkan kemampuan murid.
            Seandainya yg 1,6 % di kasihkan ke dephan,bisa berapa kapal patroli yg dibeli….hmmmm

          • hampir semua instansi di Indonesia minta kicback proyeknya gila-gilaan, sy pernah ikut proyek di suatu daerah sebelum memasukkan proposal ane sudah dinego kalau bersedia memberi 50% dana proyek maka saya yg akan menang pdhl proyek ini jelas” untuk peningkatan keahlian petani, ya karena tidak sepaham ane mngundurkn diri daripada kena kasus

          • semua. ga isntansi tertentu saja.

            di negeri kita korupsi menyeluruh dan merata di berbagai bidang kehidupan sehari hari, pemerintah atau swasta. ini seperti parodi pelaksanaan sila ke 3 Pancasila secara sukses

            yang saya alami kemaren biaya produksi (misal) 5rb/peace, jual 7rb, tapi tagihan 15rb. 8rb jatah setan tapi ternyata jangankan keuntungan bahkan modal-pun macet pula :D

            dikalikan puluhan ribu pieces per semester berapa tuh? kontraknya untuk 3 tahun dan itu baru satu item saja. dihitung-hitung jauh lebih tinggi daripada misal dikenakan pajak 50% seperti negara maju. BPK atau KPK harus diberi akses ke rekening semua pejabat instansi dan PNS, semua harus bisa dijelaskan agar korupsi bisa ditekan.

            Ke depan katanya PNS yang kena perkara hukum lebih dari 4 tahun akan dikeluarkan. Itu permulaan yang bagus tapi masih sangat jauh dari harapan. Harusnya polisi, jaksa, dan semua PNS yang kena kasus pidana/perdata harus dipecat dengan tidak hormat plus pembatalan hak pensiun dll. bayangkan berapa yang dikeluarkan pemerintah untuk gaji dan pensiun mantan koruptor. Harus seperti swasta agar negara bisa maju, yang baik dapat penghargaan lebih dan yang jongkok makan gaji buta sambil nyari sabetan ke laut aja

          • @ nowyoudont

            weee …..esmosiii……..pribadi nih yeeeee…
            makanya sering ngerumpi di senayan city….
            santai aja bro

    • mahal tenan cak… IDR 400 jt per jam itu bahan bakarnya buoross atau ada direct cost yang langsung dibuang gitu…

      • GAMBARANnya itu begini perhitungan 400 jt perjam itu terdiri dari
        Bahan bakar, termasuk penggatian spare parts, penyusutan spare parts, biaya perawatan dan biaya penggatian spare parts

        Di dunia penerbangan penggantian spare parts JADWAL nya sangat ketat ,
        Kalau sudah melewati batas jam terbang yang ditentukan sparepart tersebut rusak atau tidak yaa HARUS diganti..

        misal :
        Ban pesawat seharusnya diganti setiap selesai 10 x pesawat landing dan take Off
        Landing gear wajib diganti setelah 30 kali pesawat landing dan take off
        harga satu ban sekitar 7500 US tinggal dikalikan saja dan ditambah ongkos pemasangan dan perawatannya,
        semua biaya jenis sparepart diakumulasikan dan dibagi perjamnya sehingga keluar 400 juta tersebut.

        Untuk sebuah Kedaulatan harga ongkos operasional pesawat Heavy Fighter memang setara dengan Kemampuannya,
        maaf kalau ngawur yaa

        • sekalian tanya nih…(untuk pengetahuan z)

          kalo untuk personel Pilot Penempur, hitungan fee nya gimana tuh..? apa honor /jam ada charge tersendiri diluar salary reguler.?

          katakanlah ada asuransi bla bla..sabagai adds-on.

          tentu kita maklum, tanpa maksud merendahkan pihak lain, Harga seorang Pilot Penempur jauh lebih istimewa daripada anggota babinsa..katakanlah begitu (maaf).

          semoga penjabaran sesepuh merangsang generasi muda indonesia untuk jadi Pilot penempur masa depan.
          :)

          • @ donie

            don…don….penempur masa depan…sudah tak pakai pilot…..he he he
            mungkin pilot penumpang X yah….:)).

          • lagi diwacanakan agar pendapatan pilot tempur tidak terlalu timpang dengan pilot maskapai komersial dalam negeri, kalo perbandingannya sama luar negeri terlalu jauh :D setara pendapatan CEO perusahaan medium dalam negeri dgn kisaran 150k USDd per tahun atau sekitar 150jt IDR per bulan

          • tuuh..bukan lagi lumayan..
            ayo pada daftar…!! :D

            @ Oke

            20 thn kedepan masih diperlukan qo…
            besok2 kalo perang sam oz gimana kalo kurang pilot..?
            salah satu faktor kekalahan IJN dlm PD-2, kehilangan/kekurangan banyak pilot dan teknisi, bukan supply pespur dlm negerinya.

          • sekarang masih menggunakan gaji level kepangkatan, rata2 pilot pesawat tempur memang perwira menengah. tapi masih kalah dengan pendapatan per bulan pilot komersil maskapai domestik yang spertinya di kisaran 30-50jt per bulan

        • Hehehe….
          Ap kbr kang?
          Kayanya uang segitu mah masih murah ya kang,di banding nilai kedaulatan NKRI…hehehe
          Oia kang P-8 kan beberapa kali pernah gagal nyari si blackhole loh…. :-) .klo ga salah metode KS abis nembak rudal kan ga bakalan diem.cb di bua deh kang soal metode2 taktik kapal selam dr free hunting,ATF-28 dll,klo ga salah di setiap metode perang kasel kaga ada yg namanya abis nembak trus diem,klo ga salah loh kang,maklum cm khayalan penjaga kios rokok….hehehe

          • Kabar baik bung KRI
            Metode menghancurkan p8 poseidon bila si black hole jalan sendirian menyusup jauh ke teritori lawan?
            Wah anda aja yang jelasin disini kang KRI kan itu roll anda

            Sebenarnya bisa dianalisa di threadnya bung WH
            gimana cara menghasadapi p8 poseidon
            nanti kalau lagi gak pusing ane bantuin memaparkannya
            hehehehe

  11. mengenai alutsista pesawat tempur top brass TNI seiman dengan warjagers. mudah2an yang lain-pun gak meleset terlalu jauh, terutama yang belum ada kepastian-nya seperti pilihan payung udara. namun demikian dengan kedatangan aster 30 di Singapura saya agak optimis TNI akan segera mengajukan pilihan mereka

    • untuk payung udara
      sepertinya jatuh ke buk m2 dan hq 16….:((.
      seharusnya s300 dan hq 9…:))

      • HQ-16 sudah lumayan, alhamdulillah, tapi ga bakal setara dengan tetangga yang pake aster 30. Jika harus (for whatever reasons) pake produk China, setidaknya melirik HQ9 yang juga sempat dilirik Turkey, ini S300 versi uncle Mao, rudal mirip produk timur tapi system mirip produk barat

      • kata TNI :

        Masa harus buka2 dompet didepan umum…??
        tenang z…beres. :D

  12. Sejak awal ane sdh sampaikan jauh2 sebelumnya bhw indonesia kemungkinan besar positif beli SU-35 dg pertimbangan kebutuhan di lapangan,kemampuan pespur,kemahiran pilot TNI AU,anggaran dll.bahkan gripen SAAB jg kemungkinan besar dibeli utk kelanjutan proyek IFX sbg upaya kemandirian alutsista.komposisinya di bagian utara (sumatra) ditempatkan F16 setara blok 52 dan dibagian selatan (sulawesi dan papua) ditempatkan SU family.sdgkan pespur yg lain di tempatkan di kalimantan dan jawa.jika IFX sdh ready for use maka ke depan indonesia akan produksi pespur gen 4,5 dlm jumlah banyak.sambil belajar teknologi pespur gen 5.begitu seterusnya.

    • rame-rame……..info A1 ato A007 mana bung surya…… biasane g jauh asap daripada panggang api, jelas ada info terbaru tapi bung surya masih nyimpen dl…..nanti baru jegeerrr….hehehehehe…. !!!!!!

  13. Klo bisa sih satu paket dengan s 300/s 350 min 3 bateray, sekalian yg platform kapal,kan bisa diinstall pada kri OWA,
    Gwe yakin pasti wow bgt……..!!

  14. Turut aminkan seandainya TNI AU jatuhkan pilihan ke SU 35 .. Secara tekhnologi hanya pespur sukhoi 35 ini yg hampir menyaingi F35 buatan paman sam Walau akan tetap ada plus minus gen 4+++ dengan gen 5 @ buat petinggi militer kita jangan lupa mainan utama ES 300 dan seKILO semur biar lebih adem hati kita pencinta NKRI.

  15. He..he..sekarang lebih terbuka SU 35 tinggal nunggu antrian kedatangannya….tinggal dibikin tebak2an aja. Duluan mana datangnya SU 35 atau Gripen C/D ex Swedia pinjaman sebelum yg 44 unit Gripen NG jadi.
    Sejatinya pengganti F 5E itu Gripen NG karena fungsinya nanti sebagai workhorse, sedangkan SU 35 untuk air superiority…..
    Untuk menjaga kawasan aja disebutin pengganti F 5 adalah SU 35, supaya enggak ribut…masak beli SU 35 dan Gripen. .bareng..he…he…semoga lancar semua sesuai rencana

  16. Saya percaya pesawat tempur buatan soviet/rusia lebih unggul daripada pesawat buatan barat. Jangkauan radar dan senjatanya lebih superior. Sayangnya di medan perang keunggulan tsb sirna umumnya operator pesawat buatan barat MENGETAHUI kelemahan pesawat buatan rusia. Semoga pilot TNI tidak terbuai dengan sederet keunggulan Su-35. Cari kelemahanya dan jangan biarkan musuh memanfaatkan kelemahan pesawat ini.

  17. Bang Surya….
    Pa kabar, kapan baliknya ni?…

    Ada ga kemungkinya pemebelian pesawat tersebut disertai ToT

    Maaf kalau pura2 sok akrab

  18. * Another Wish List …*

    Kemampuan mencangkokan Module controlling UCAV untuk dipasang di pespur Gen 4 harus mulai di kaji dan di-research.:

    sekelas JF17 pun akan punya detterence..

  19. Sang Harimau…bangun dari tidur panjangnya dan mulai tumbuh taring tajamnya…siap mencabik tetangga yg berani merusak pagar ,,,,NKRI

  20. su-35 kayaknya uwes mondar mandir dr doloe..itu bung satrio tau..tapi masih di tutupi.
    takut yg ada yg waaahhh.. sama spt kilo.yg sll d tutupi.
    (analisa awam saya) mengatakan diantara su35,yg akan dtg.pasti tidak swmuanya su-35,tapi ada sekitar 4 bijian su34,,,,scr sll gado” dlm setiap pembelian.dr tank.uav.heli.de el el…
    tapi saloot buat para pemikir pimpinan d kemenhan+ big boss.. :-P .
    smg be be em tdk mjd kendala buat su-35.

    bung @ satrio… apakah di mef selanjutnya akan ada penambahan radar + sam jrak jauh.secara saat ini ancaman perang kembali muncul dr selatan.apkah ada batu loncatan buat nenpercpatdan mempergahar AL+ AU..semacam ibunya kApal dan pasopati(s300) .spt kata d boko” putih negara” lain. bila terancam konflik mk prthanan negera diutamakan. bmn begitu pak calon kemenhan (satrio) hehe…he .

    bung diego@,,, kalao blh tau gmbr no2 yg ada pilote itu kapan ya..baru” saja apa th kemaren ktika team pergi enjoy ke ruski saat mlihat hibah 10 kilo. nanya dot kom

    sy berhrap dpt segera d realisasikan…baik kogabwilhan.pespur.kasel.ibu kapal.dan sam jarak jauh..
    dan team yg mau brangkat blan depan sbaiknya dikasih pbat kuat.supaya kuat imane dengan su-35,dan tidak lirik f35,f15,apalagi si emprit jf-17 pespur dg radar yg mampu ndeteksi sampai akhirat….hehehe

    • Cluenya gampang aja kok tuk dianalisa
      ANGGAP saja Kogabwilhan itu adalah kelompok negara kecil didalam NKRI
      Kebutuhan pertahanan suatu negara itu apa saja ??

      Bila negara(kogabwilhan) barat potensi musuhnya bagaimana maka alutsista penangkalnya bagaimana.
      Bila negara (Kogabwilhan) timur musuhnya dari selatan ,maka alutsista penangkalnya apa saja,

      Kebutuhan pemenuhan alusista untuk Kogabwilhan (suatu negara) tidak bisa ditawar walaupun step by step semua akan di cukupi,,

      Pembelian sukhoi family batch pertama juga campuran antara SU 27 SK dan SU 30 MK
      Padahal duluuu sudah diproduksi SU 30 KI (khusus Indonesia) sayang tidak tertebus gara gara krisis
      kalau sekarang beli Sukhoi family campuran dulu yang kita belum punya untuk bisa tahu performanya ,,,masuk akal juga,

      • saya yakin. kalao indonesia membeli su-35 pasti memampuan dan mecanggihan serta rudal beda dg versi expor dgn negara lain . kemungkinan tdk ada perbedaan dg pespur khAs ruskie sdr… krn indonesia dimasa mndtg yg rawan konflik shg bs d kataman untum testing .sbrpa hbt memampuanya.kalao si inget” lagi stlh kejadian pitch blak di ozt.tam berselang lama indonesia di tawari su-35.tp yg dtg su-30/27 untuk mlgkApi 1skuad.. ini hnya analiasa sy yg ngawor dan awam.

        bahkan kata bung satrio sendiri m’siatdk diperbolehkan lagi membeli su35 dg alasan yg berjibun trtama man the be hind and skil.yg bs mempngaruhi kualitas pespur.

        saya setuju dg catatan anda bung satrio.
        stiap kogabwilhan barat btuh apa dan penangkalnya apa, jadi kt tau apa persisnya yg akan di simpan di setiap kogabwilhan. dengn 160 an kapal bila di oplos dan d pindahkan ke selatan 15% sudah memilimi daya tawar tersendiri untuk menjawab nada sombong abbot.. analisa anda masuk kategori really good.
        suwun bung satrio..

  21. Kok emprit jf 17 …jadi pingin ketawa sayaa…itu kalau tdk salah jagoanya neng oke lah :D

  22. amin.semoga cepat terelaisasi…
    yah walaupun berat dibiaya operasional kan lebih menggigit kalo interceptornya langsung su35 aja .

  23. Lanjutkan….!!!!

  24. Absen dulu. Blum juga diputuskan menhan sda rame nih .Mumpung blum ketok palu boleh lah warjageR voting utk su 35,gripen ato nambah f16 kira2 yg lolos mendarat mana.?

  25. Tank Armata akan Dilengkapi dengan Radar Sukhoi T-50
    Dr warung sebela, apa mungkin juga TNI beli yang begonoan, info dr kang surya bakal beli tank dr rusia juga

  26. Pak Panglima tidak usaha banyak propsal n pertimbangan, satu saja cukup SU-35. Kalau beli dari USA pasti kemampuannya dibawah pesawat militer Asue n singo belum lagi di embargo apalagi kalu kita perang dengan Asue. Kalau boleh setelah kita punya SU-35, disarankan tidak latihan bersama dengan Asue karena ternyata dibalik latihan bersama itu mereka mengintip kelebihan Sukhoi kita dan mencari cara mengatasinya seperti latihan tahun 2012 kemarin. Dan tentunya mereka akan menemukan kelemahan Sukhoi kita. Segera bungkus Pak Panglima jangan lama-lama nanti keburu kita perang dengan Asue.

  27. Saya sependpt dgn Menhankam, pengganti F5E/F TNI AU adlh pst tempur yg mampu membawa rudal type brahmos shg terjadi keseimbangan alutsista udara di tingkat Asean. Ada pilihan u/ itu ialah SUKHOI SU 35S. Walaupun mahal dalam arti nilai moneter dlm pengadaannya, akan ttp SU 35S mempunyai Values yg lbh besar dari pengorbanan yg dikeluarkannya demi kedaulatan dan martabat NKRI. Ttg TOT nya, saya berpendpt dimulai dari Maintenance nya lbh dhl krn SU 35S adlh Heavy Fighter Aircraft, kmd beransur-angsur pada komponen2 lainnya yg stratefis secara bertahap. Indonesia telah sepakat dgn KorSel u/ membuat ( dalam artian full design enginineering and manufactures ) pswt tempur ringan atau Light Fighter Aircraft dan itu yg harus terwujud di tahun 2017 nanti. Salam.

  28. Bismillah…Ya Allah, gerakkanlah hati pemimpin-pemimpin militer kami untuk membeli pesawat F-15 Strike Eagle atau minimal Gripen…..jangan SU-35. Amien.

    • Ini bukan doa rakyat indonesia.
      Nggak tau doa dari masyarakat antah berantah mana?

    • Saya yakin F15SE adalah pesawat tempur yang sangat mumpuni bung @Liosiun, design-nya juga sangat mapan dan berkemampuan mumpuni serta battle proven. Hanya saja masing2 pesawat punya kelebihan masing2, mungkin bagi RSAF F15 adalah yang paling tepat untuk menjalankan strategi dan doktrin matra udara mereka sementara Indonesia punya kebutuhan yang berbeda.

      Lebih dari itu, ada urusan non teknis yang tidak kalah krusial. Apalagi kalo bukan politik :)

      Kita literally dikelilingi 3 negara yang punya fakta pertahanan bersama, Singapura, Australia dan Malaysia. Singapura dan Australia adalah sekutu US dan mempunyai pangkalan militer US di negaranya, Malaysia juga dalam tekanan besar untuk berpaling ke US akibat ancaman China dan kedekatan mereka dengan negara2 commonwealth, sedangkan kita bukan sekutu US dan tidak punya fakta pertahanan dengan negara manapun.

      F15SE mantap jika dihadapkan dgn kekuatan2 seperti Vietnam atau China tapi bakal ompong jika digunakan untuk melawan sekutu US, padahal mereka itulah yang justru sedang kita hadapi sebagai ancaman keamanan. “Musuh” kita mengkhawatirkan kehadiran generasi lanjut Flanker series di kekuatan TNI, yang namanya detterence memang untuk membuat lawan khawatir dan berhitung ulang. Kita wajib membuat lawan khawatir, bukan malah menenangkan hati mereka dgn mendatangkan pesawat tempur yang tidak akan bisa digunakan menyerang mereka

  29. lebih cepat,,lebih baik,,,lanjutkan….,,mga SU-35 secepatnya mengudara di IBU PERTIWI,,krn musuh yg nyata saat ini adalah Australia,,,di tambah dgn Killo class,,S-300/S-400,,akan membuat tetangga sebelah makin berkeringat dan nggak bsa bobo,,jayalah Negeri-Ku,,Hidup NKRI,,,BrAvo TNI.

  30. * Su-35 Pilihan terbaik untuk Gerilya modern *

    Selain memang andal spec, tapi negara produsennya juga menjadi pertimbangan penting, melihat kondisi perkembangan kekinian (dgn oz), kebijakan arrogansi abbott (siberat) akan sangat membantu menaikan godaan paman besarnya kepada tetangga terbaiknya yaitu KITA,

    Abbott memang pahlawan oz yg unik,
    dgn keberadaan Su-35 dgn kuantitas yg cukup + gosokin mas panda biar lebih agresif, pilihan bagi Om Sam tidak lain adalah menaikan godaannya.

    “Ayolah paman sam …kami mulai jengah dgn rongsokan jadul, jangan sampe kami mengabaikan dgn tertawaan kami… kami mau yg diatas punya siberat.”

    • Itu istilah yang tepat, baik yang gerilya maupun “si berat” :)

      • qiqiqi…kalo dinegaranya ga dapet Medali kehormatan, ada baiknya kita siapin dari tutup botol Kecap merk China :D

      • akibat performanya, Sukhoi mampu meneyerang, mundur dan kemudian menyerang kembali sasaran lawan. strategi gerilya ini bisa merepotkan lawan yang rata2 punya kemampuan performa mesin jauh di bawah Sukhoi.

        sementara itu, ini dia gerombolan ‘si berat’ :mrgreen:

        http://iraddin.files.wordpress.com/2010/04/beagleboys_thumb.jpg

        • percuma bung bila satelit mereka yang diatas sudah tau duluan ..
          maka su 35 akan jadi santapan yang lezat bagi f 35 dan rudal dari darat..

        • Ada 4 satelit dari SBIRS (Space-Based Infrared System) yang geostasioner, menatap bagian bumi tertentu terus menerus.
          Kemampuan deteksi emisi infrared-nya baru dapat mengendus booster ICBM, IRBM, dan SCUD, ledakan depot amunisi, kebakaran hutan dan pespur menggunakan afterburner. Pesawat dengan kemampuan supercruise tidak/belum terdeteksi…

  31. Keberadaan fighter semacam Su-35 sangat penting untuk mengawal KS Kilo, Amur. Pasalnya, sekalinya KS ini menembakkan missile Klub-S, pesawat pencari kapal selam akan dengan mudah melacak lokasi asal-usul rudal ini ditembakkan. Apalagi, MQ-4C Triton, versi naval dari RQ-4 Global Hawk yang akan dimiliki Australia sanggup terbang sehari lebih (30 jam). Cukup efektif meronda laut. Siapa tahu tiba-tiba muncul Klub-S dari tengah lautan, Triton akan bisa menganalisis asal-usul nya. Triton kemudian lapor ke pesawat MPA (P8 Poseidon, dll) dan kapal perang, yg akhirnya bisa dengan cepat menemukan keberadaan kapal selam dan menghancurkannya.

    Ya, lima tahun lagi, KS termasuk Kilo, Amur makin rentan terhadap musuh dari langit. Tahun 2020 Australia akan sudah punya P8 Poseidon untuk tracking dan menghancurkan kapal selam dari ketinggian yang sangat tinggi. Pesawat MPA saat ini kalau mau menghancurkan kapal selam harus turun sampai ketinggian 200-300 meter di atas permukaan laut, baru meluncurkan torpedonya dgn parasut. Pada ketinggian yg sangat rendah ini, KS semacam Kilo masih bisa menyerang pesawat MPA dengan rudalnya, meskipun harus “nyembul” dulu ke permukaan laut untuk menembakkan rudalnya.

    Nanti P8 Poseidon tidak perlu turun sampai 300 meter di atas laut untuk menembak KS. Tapi bisa menembak dari ketinggian 18,000 meter dari permukaan laut. Gila !!! Dgn keunggulan ini, airframe pesawat akan lebih tahan lama, karena tdk mengalami perubahan stress berulang2 saat mengubah2 ketinggian dan tidak terpapar hawa dekat permukaan laut yng korosif. Boeing saat ini sedang mengembangkan sistem JDAM, yang biasanya dipakai pada bom pintar, untuk diaplikasikan pada torpedo. Dengan teknologi ini, dari ketinggian 18,000an meter P8 Poseidon akan menembakakn torpedo yg dilengkapi kit JDAM sebagai pengarah ke koordinat yg ditentukan. Saat ketinggian mencapai 300an meter dari permukaan laut, kit JDAM dilepas dan torpedo mengembangkan parasutnya. Setelah mencapai laut, parasut dilepas, dan torpedo sacara mandiri akan mengejar kapal selam.

    Torpedo dengan kit JDAM diperkirakan operasional 2020, dan segera akan mengubah model pertempuran anti kapal selam dgn teknologi yang belum pernah diaplikasikan saat ini. Selain dibantu Triton, P8 Poseidon sendiri akan menggunakan teknologi terakhir dalam mencari kapal selam. Sonobuoy (jaringan sonar terapung) tetap masih akan dipakai, tetapi tidak lagi menggunakan MAD karena kapasitasnya yg memakan tempat dan lagian MAD akan efektif saat KS nya tidak jauh-jauh dari permukaan laut. MAD akan menganalisis perbubahan garis2 medan magnit di suatu tempat saat ada benda logam (kapal selam). Sebagai ganti MAD, P8 dilengkapi sensor untuk menganalisis kandungan hidrokarbon pada uap air laut yang dihasilkan dari gas buang mesin disel kapal selam.

    Dengan teknologi2 ini, kapal selam akan semakin rentan menghadapi musuh dari udara. Tugas Su-35 untuk menyingkirkan benda-benda langit semacam ini: Triton, Poseidon, pesawat MPA, dll. Fighter Bomber Su-34 lebih mantep lagi, karena selain membawa misil jarak jauh anti pesawat, juga bisa dikombinasi dgn membawa Klub-S atau 1 Yakhont untuk sasaran di laut dan daratan.

    Variasi lain adalah jangan melupakan pengadaan kapal selam Type 212 Jerman, yg sekelas Scorpene, Lada, dll. Atau sekalian turunan 212 semacam Type 216 yang sudah punya VLS untuk land attack. KS 212 sudah bisa dilengkapi missile IDAS. IDAS adalah misil anti pesawat pertama di dunia yang bisa ditembakkan dari bawah permukaan laut. IDAS menjadi salah satu ancaman P8 Poseidon karena jangkauannya cukup jauh, 20 km. Tahun lalu Singapore beli 2 KS Jerman turunan 216, masing2 seharga 800 juta US$. Saya curiga KS ini sudah dilengkapi IDAS.

    • bung WH, dgn kehadiran pesawat generasi 4++ kyk SU-35, dan pesawat generasi ke-5 seperti F-22 dan F-35 di kawasan ini masih perlukah kehadiran AWACS (radar terbang) /pesawat jenis Airborne Early Warning (AEW) bagi TNI AU?????
      juga kebutuhan pesawat sejenis poseidon (se adiknya lah mungkin dgn basic C-295) untuk TNI AL???

      • alhamdulillah….masih ada yang sadar……!
        di saat semua pada mabuk su 35…tapi lupa akan MATA YANG DIATAS….(satelit)
        ingat latihan perang di ausil… su 27/30 menang lawan f 18..untuk dogfight TETAPI f18 menang lawan su27/30 karena f18 dibantu awacs dan satelit yg di atas….!
        awacs itu wajib dibutuhkan…..! jangan sampai…su 35 bisa rontok oleh rudal jarak pendek dari bawah…,atau oleh helicopter yang mencegat….
        mabok su 35 nih yeeee……:))

        • Justru di Pitch Black SU-27/30 menang mutlak dalam WVR/dogfight, tetapi kerepotan dalam BVR karena F-18 dibantu AEWS. Beli (promosi!) buku Satu Dekade Sukhoi Indonesia.
          Kita beli SU-35 untuk menghadapi F-35, selama kuantitasnya sama, teorinya akan menang (Lihat spreadsheet Milos Air Combat Number Cruncher).
          Menghadapi kombinasi F-35 + F-18 + AEWS + MRTT bisa formasi dinding jarak antar pespur 40 km terbang ketinggian maksimum aktifkan datalink serang dari kiri dan kanan dengan kombinasi rudal radar dan IR, kemudian close in knife fighting.
          Warjager yg jago CombatSim mohon disimulasikan dan hasilnya dibeber disini?
          Kalo saya mah bisanya ngeramein aja.

      • sepertinya masih perlu bung, untuk BVR kan kapal permukaan juga masih butuh heli OTHT, bahkan Su35 juga perlu satelit untuk menambah jangkauan pandang dan tracking sasaran.

        btw, CN235 kan maritim patrol, apa CN235 sudah dilengkapi sonobuoy untuk ASW? ada yang bisa kasih pencerahan?

    • uraian yg bagus membuka sudut pandang lain.

    • dalam proyek terjemahan mas Satrio kemarin saya tambahkan improvisasi di luar script:

      TINDAL, NT (Fast jets, Stealth bombers), pangkalan AU, gosipnya juga pangkalan pesawat mata2 stealth AS (apa ya?, apakah Global Hawk stealth?)
      Perlu didaftarkan sebagai salah satu sasaran Su / Klub-S :)

      http://jakartagreater.com/potensi-ancaman-indonesia/

      Tindal perlu didaftarkan sebagai salah satu sasaran serangan pre-emptive Su / Klub-S, jika Cocos atau Christmas juga jadi tempat nongkrong Global Hawk / Triton, yah apa boleh buat… :(

    • @Bung WH
      Tinggal yang dipesen P8 Poseidon type yang mana dulu

      Kalau yang dipesan seperti milik India P8I diproyeksikan untuk coastal patrol dimana P-8I nya kebanyakan akan beroperasi di low altitude makanya tidak masalah memakai MAD,sehingga ops rangenya lebih kecil,MAD mengharuskan si pesawat naik turun terus dan itu tidak baik buat airframe

      Sedangkan yang P 8A milik USN banyak beroperasi di High altitude..Dan tidak memakai MAD
      sudah memakai Sea search radarnya sudah phased array… bawa Harpoon. menurut laporan terakhir pada combat testing medio 2012-2013 malah tidak efektif sebagai pemburu kapal selam

      “Michael Gilmore, the Pentagon’s chief weapons inspector, has reported that the P-8A “is not effective for the intelligence, surveillance and reconnaissance mission and is not effective for wide area anti-submarine search”, according to Bloomberg, which cites Gilmore’s annual report on major weapons.

      Kapal selam akan efektif penyamarannya bila menyelam di kedalaman 200-300 meter
      Bila menyelam masih dikedalaman 100 meter maka satelit militer US akan bisa MENDETEKSI nya
      IMHO

      • Sabar bung Satrio, intisari laporan itu mengatakan “not yet effective”, “belum” efektif. Teknologi perang anti kapal selam model baru ini saat ini memang masih baru, belum mature, termasuk torpedo ber-JDAM nya. Kita tunggu di 2020 nanti.
        Apapun P8 yg dibeli Aussie, nanti juga bisa di upgrade dgn teknologi terakhir yg proven. Yang perlu diantisipasi TNI adalah pandai memilih alutsista yg juga bisa utk menghadapi model perang 2020 up. Misalnya jangan hanya terkancing dgn Kilo yg tidak punya AIP.

        Tanda tanda jaman mengarah ke teknologi yg sedang dikembangkan di P8 Poseidon. Hal ini mirip dengan perkembangan pesawat stealth, yg diawali F-117, dan kemudian muncul model perang antar fighter gaya baru yg “curang dan tidak adil” yg dipelopori F-22 Raptor. Dan seluruh dunia kini mengarah ke model perang ini.

  32. Moga moga kiriman paket dari rusia nantinya tidak kurang ya, kita pesannya khan rusia strong;
    “Sekilo semur, Es-Telu Limo, sama Es-Telung Atus series”

    Tolong om putin jgn salah kirim ya dan jgn dikurangi……….

  33. Bonus plus plus nya kita dpt Buk MK2 ma Pantsir nya jga ya om putin… biar tambah maknyus… hehehe…

  34. Hehehe..jelasnya itu liat aja daftar belanja di SIPRI. Apa aja perangkat perang yg sudah/akan kita miliki. Plus didaftar itu ada juga list jenis dan jumlah amo yg kita sudah/akan miliki. IMO, kalau mau perang beneran jgn sekarang deh :). Takut amo kita habis dlm tempo 8 jam :). Kalau sekedar gesek2an sih gpp. Uji nyali.

  35. Yakin saya.. si bung liosiun ini mmg bener antek kapitalis pro barat.. setiap komen alutsista maunya punya US. mgkn dia seneng wkt timtim lepas krn TNI gak bertaji couse sucad F16 diembargo sekaligus persenjataannya. Dia seneng sekaligus koprol diudara jungkir balik ketawa ngakak klw suatu saat kita di embargo US kembali jk kita jd ambil F15 utk ngelawan sonotan dan sonora. gak heran saya dgn org2 sprt ini? makanya kita gak maju2 dan kuat dimiliter dibanding kawasan sekitar semasa mendiang mbah senyum.

  36. Kalau mau sedikit berpikir beda….ga salah koq beli JF-17.
    Tentu saja dalam jumlah yang BANYAK.

    Ingat, quantities has quality is own, jumlah yang banyak juga merupakan sebuah kualitas.
    Masih ingat swarm bee versi laut…? taktik yang ditujukan untuk mengalahkan kapal induk/kapal besar dengan kapal-kapal kecil.

    Yang versi udara?
    Ingat serangan udara musuh bisa berupa serangan massive…serangan dengan jumlah pesawat yang banyak…., (seperti pearl harbour)….lalu bagaimana kita menghandlenya jika jumah pesawat kita hanya sedikit?
    Untuk pesawat yang bisa dibeli dalam jumlah banyak (dengan dana terbatas) dan agak bagus…saya kira JF-17 bisa dipilih.., secara teknologi JF-17 sudah bisa menembakan BVR missile.

    Untuk ancaman type seperti ini…gabungan Destro AAW, Mobile/Ground SAM, (Massive) BVR Aircraft adalah cara yang paling harus dipersiapkan untuk menetralisir ancaman tersebut.

    Dan mobilitas yang paling tinggi adalah BVR capability Aircraft.
    Lalu apakah jumah pesawat kita sudah memadai? sudah BVR?
    Semoga tidak luput dari pemikiran strategy.
    Dan tentu saja, bisa dilihat situasionalnya…apakah mendesak – atau untuk sebagai reserve airforce. (inipun juga bisa sebagai detterent effect….200 unit BVR-capability aircraft tentu juga sebuah kualitas yang menakutkan).

    Benchmarking yang bisa dipakai adalah….bagaimana cara kita bisa melawan kedatangan (1 saja) kapal induk full armanent/aircraft?

    monggo

    • @ Marco

      oopsss…jangan salah sangka…jangan banyak2 lah….minimal di ambil TOTnya…
      lalu di gabungkan dengan otaknya habibie,…..JADI DEH PESAWAT MADE IN INDONESIA..
      NGAREP KFX… mimpi basah saja deh….
      su 35 tetap di ambil buat lawan f 35 ..dan jangan lupa mereka punya satelit..

      • Iya tentu sajalah bro nggak cuman beli tok, apalagi kuantitasnya banyak…proses akusisinya dipikirkan segala sesuatunya.. :D.

        Nogositor kita yang bermain…
        Apakah ToT- Joint Prod, Offsett, Licensi atau Specification by request..
        Yang sudah-sudah kan keinginan Indonesia di turuti….BMP 3f yang baru aja Indonesian-spec..! :D

      • Satelit yang memonitor pergerakan atau pangkalan bisa dikelabui…
        - Pangkalan undergorund atau hutan lebat.
        - Formasi terbang.
        - Decoy.
        - Missile anti satelit (masih sangat jauh)

        Dan tentu saja kita juga harus punya satelit yang punya kemampuan memonitor balik mereka. :D
        Sekali target terdeteksi, tinggal kasih ancaman…semoga segera terwujut satelit militer kita.

        • bro marco pertayaannya okelah klw utk pertempuran dilaut blh di aplikasikan sprt itu tp bgmn utk di udara? memiliki pespur berawak dlm jumlah massive di arena pertempuran sepertinya membutuhkan byk pilot dan kordinasi yg sngt komplek krn yg mengendalikan manusia dlm arti pilot2 tsb, sdkt byk pasti punya kecendrungan berbeda saat bertempur diudara blm lg sucad dan BBM dan strategi kita jg bkn utk menyerang atw invasi sprt jepang dlm sejarah pearl harbour? bukankah lbh baik menciptakan berbagai skuadron drone dan ucav dgn jumlah massive dibanding pespur berawak dgn jumlah yg sama? dari segi biaya pengadaan, cost BBM, pilot dan pelatihannya plus resiko/korban dan tetek bengeknya.. klw saya disuruh memilih saya akan memilih memperbanyak drone, ucav serendahnya uav dgn memperkuat radar dan tameng rudal sekelas atw diatas S300/HQ9/S-Club dibanding memperbanyak pespur berawak murah sprt JF17.

          • Bener bro Pedro….
            Memang tidak mudah mengkoordinasikan pesawat dalam jumlah banyak…
            Tapi ini bisa diatasi dengan penyusunan/penambahan baru doktrin pertempuran (tepatnya pertahanan) udara, perbanyak latihan dan simulasi.

            Lalu minta sarjana ITB membuat manajemen pertempurannya, saya kira kita mampu.

            Dan tentu saja type pesawat yang dipilih adalah yang mempunyai keunggulan mudah perawatan,irit bbm, kemampuan lumayan.
            Dan ini situasional…(pakai bentar langsung pensiun (karena urgenitas), atau beli – jarang pakai untuk hadapi ancaman sewaktu-waktu).

            Untuk UCAV atau drone sejauh saya tahu, lebih berspesifikasi attack atau bomber…bukan fighter. Teknologinya belum sampai untuk bisa melawan pesawat manned maupun unmanned lainya.

            Jadi UCAV atau Drone malah sebenarnya lebih mengarah ke type agressor (walau bisa juga untuk bertahan). Selain sebagai recon.

            Radar dan dan tameng rudal (SAM) tentu saja ok juga…tetap harus ada. cuma ibaratnya kita mengahadapi musuh setelah ada didepan kita.., dan menghitung luas wilayah kita, jumlahnya yang dibutuhkan juga akan sangat banyak. (misal serangan 50 pesawat…2 misile salvo untuk 1 pesawat, hitung jg tembakan yang miss). Dan SAM ga bisa ngejar mendekati target dan bisa di kelabui (misal terbang rendah).

            SAM pastinya penting , tapi menurut saya SAM adalah lapis ke 2 dan 3 Pertahanan udara….Lapis 1 pes-pur dan Destro AAW karena bisa menyambut musuh lebih kedepan. Selain bikin kocar-kacir pesawat yang datang, bisa langsung HIT sumber ancaman juga. :D

            BTW negara turki yang kecil punya F16 200 unit dan masih kurang .. :P

    • emang sekarang jamannya perang bar2 seperti PD 1 & 2.? mengerahkan ribuan pesawat.? kalo itu yg terjadi, yakinlah Ausie akan terpuruk. Biaya utk perang bar2 di jaman sekarang sangat mahal ongkosnya bung. Benar jika kita membeli 100 ribu unit jf 17 pasti bisa mengalahkan pesawat canggih sekelas raptor sekalipun, walaupun setiap raptor dibekali 10 unit rudal AAM,pasti tetap menang jf 17. saya sangat yakin itu. tapi kalo hanya sebatas puluhan unit, saya tidak yakin dengankemampuan si burung Emprit ini bung. :)

      • Ah jangan hiperbola bro…
        Sedang-sedang saja…yang bilang ribuan unit itu ya siapa?
        Kita bisa belajar dari serangan pearl harbour atau reaktor osirak di irak…

        Gambarannya, kalau ada konflik dan kita di samperin 2 kapal induk (bisa china atau US)…apa yang kita lakukan?

        Gambaran kasar jika harga 1 sukhoi dapat 3 jf17, maka kita punya 48 unit. Jika 2 skadron dapat hampir mendekati 100 unit JF17.
        Disini bukan bermaksud meniadakan sukhoi…tapi lebih sebagai reserved airforce.
        Ini artinya sebagai squad cadangan atau bertahan dan jika diperlukan bisa diarahkan “ngluruk” ke base musuh.
        Dengan jumlah yang banyak juga bisa menangani spot/membuka front yang berbeda.
        Dia ninju muka…kita kasih uppercut ke dagu.
        Musuh ngancam disana…kita kasih ancaman disini…memecah focus.
        Kalau pertimbangan f35 bisa kalah….bukankah ini sudah suatu deterent bagi yang punya f35??

        Itu idenya…

    • kalau sekarang belum saat yang tepat untuk akuisisi jf-17. tunggulah sekolah rudal sukses dahulu sehingga bisa membuat berbagai macam varian termasuk bvr missile berbasis sekolah rudal c705. bersamaan dengan keberhasilan proto ifx ditambah bvr indigenous, mau bikin pesawat yang low end pun tidak masalah selama rudal bvr-nya banyak. tentunya versi low end harus dibantu pesawat aew & c buat pancingan si growler.

      • Tapi berapa lama kita akan mendapat teknologi sensitifnya? syaratnya? ketergantungan?politiknya?
        Sekolah rudal juga penting…tapi lihat juga ,time to escalation, situasional seperti saya bilang..waktu ke kebutuhan sista, melihat geopolitik regional maupun international.

        Menurut anda bagaimana situasi perkembangan regional atau international skrng ini..?riak2 kecil mulai ada diselatan, china lebih asertif di utara LCS…barusan latihan di james shoal dekat serawak /natuna.

        Mungkin kita bisa bilang spt saat Trikora pak Karno beli senjata besar2an secara instant…tapi sayangnya situasi geopol dan zaman sudah berbeda. Teknologi dan strategi berkembang sangat cepat.

        Kalau eskalasi meningkat/meletus, kemudian baru membeli sista dengan segala tetek-bengek prosesnya…bisa jadi sdh terlambat…sudah rata mungkin tanah air.

        Kecuali memang doktrin kita masih tetap” biarkan musuh masuk, baru kita hajar”. :D
        Saya gak tahu apakah taktik itu masih pantas/manjur mengikuti perkembangan zaman dan teknologi.

        Mungkin keyakinan kita perang tidak meletus dalam waktu dekat, tapi itu kan ramalan dan harusnya secara otomatis sudah memperkuat diri. (secara geopolitik sebagai “bapak” asean seharusnya indonesia terkuat secara alamiah-tanpa perlu dipanas2in dengan konflik dengan tetangga).

        Jadi meihat..time to escalation-nya…prior mana Belajar rudal C75 (basicnya maritim, perlu wktu lagi mengubah ke AAM) atau akuisisi BVR-capability aircraft?

    • nomer 36 kebawah monolog?:mrgreen:

  37. Salam NKRI, semoga kita dapat teknologi terakhir dari semua jenis alutsista yg kita beli. Amin. Gab ketertinggalan sudah terlalu jauh, pake (gunakan/ambil/curi/adopsi/dll) teknologi paling akhir. Ibarat ingin belajar komputer, masak kita cari sistem operasi lama? Mulai yg paling akhir…., saya yakin TNI, kemhan mampu! Buat kami bangga dan cinta bangsa ini !!!!!

  38. pespur tetep pespur semurah-murahnya pespur harganya diatas 15 jeti dollar (jf-17) kalo mau yang mura tapi kagak murahan ambil saja punya israel kfir c.2 , dibandrol 4 jutaabn kalo nggak salah , beli 100 biji masih kuat diadu ama hornet

  39. Ikut komen dikit sebagai orang awam :)

    Jika deal SU-35, SU-34, Kilo class submarine, S-300, radar, satelit baru dsb

    Tetangga akan bilang “Mengganggu keseimbangan kawasan”

    Perasaan Singapork udah gak seimbang dari dulu alias alutista militer yang gila2an daripada negara2 tetangganya, Ausie juga begono… mengapa cuman Indo yang musti di “downgrade”…

    Repot emang jadi negara yang memiliki sumber uranium, musti didikte biar gampang dikeruk :D

    SU-35 jika deal akan menjadi pelipur lara di tahun 2014 (menhan bilang 2014 tidak ada proses pembelian, hanya ada proses pengiriman pembelian barang dari tahun2 kemarin)

    KFX kata korea mulai produksi sekitar tahun 2030an, untuk mengisi kekosongan bolehlah akusi Grippen seperti kata2 senior diatas…

    Perang bisa aje dateng sewaktu2, Ntah lawan Ausi doang ato lawan Ausi + sekutu (modyar kalo gangbang)

  40. Bro marco semua anda katakan bener dan saya setuju. ngomong2 saya lbh condong ke strategi dan prinsip Rusia. dalam sejarah dulu hingga kini mrk cenderung menguatkan pertahanan dan tdk meng invasi negara lain, kec kasus di afganistan yg mrk ikut campur krn mslh politik dan sda dgn US dan kedua negara tsb nyatanya gagal disana. kembali ke topik sebaiknya kita mengadopsi sistem sarang lebah/semut sprt rusia. siapa yg berani masuk dan mengusik akibatnya tanggung sendiri. dan jgn meniru US yg agresor mirip romawi tempo dulu yg akhirnya bangkrut dan hancur. Santai aja bro.. begitu kira2 sikap Rusia skrg kpd dunia.. bkn sprt US kpd dunia, Awas.. Minggir loe jangan macem2.. gw mau tiduran di tempat tidur loe..! jd sdh selayaknya Indonesia punya berbagai jenis rudal dan misil serta satelit utk bertahan dan menggigit balik, dan hal itu yg plg urgent mnrt saya utk mengcover dan menjaga wilayah kita yg luas dan berserakan dgn byk SDA yg menggiurkan negara agresor yg serakah. salam damai bung.

  41. sayaa stuju sm agan2 skaliian boleh beli pesawat high, medium dan soft tetapi untuk mef 3 jangan lagi beli pespur,, kita kembangkan saja SAM sm alaram udara saja dan kalo boleh bikin ap kek yang bisa melindungi rakyat dari serangan nuklirr TOH tugas utam TNI ADALAH MELINDUNGI rakyat secara umum. ,, tp untuk sekarang sih oke2 saja mengingat kuantiti kita msh kurang,, kedepn perang menggunakan alat2 seperti itu akan berkurang,, karena yang akan berperang hanyalah banbu runcing terbang sm robot pembom terbang,,,

    saya pingin mengoreksi soal PKR 60/40 seharusnya kapl klas itu yang harus di utamkan nmnya kapl cpt kok larinya di bawah 25 knot,, seharusnya di atas 30 knot karena itu menurut saya yang akan menjadi tulang punggung kekuatan NKRI kedepn,, tapi skali lg untuk mengejar kuantity boleh boleh saja karena skrg toh msh kurang,, bisa juga kalau punya dana lg bkin lah kapl berukuran besar yang punya SAM JARAK JAUH yang ada di platform kapl,, itu kapl seperti itu bisa menghemt ongkos SAM yang ada di darat,, kalo di darat ribet udah gtu susah untuk di pindah2 tempt,, kalo ada di laut kan bisa geser2 tergantung situasi dan kondisi,,,nah giliran tugas pengawal kapl itu kcr 60 sm klas korvette (khusus anti kapl senal) mudah2an saran saya di teriima

  42. boleh ga saya rakyat biasa mengoreksi abang2 yang di atas ? ko saya susah ya koment nya ???

  43. Salam kenal seluruh warjag, baik para suhu maupun para SR spt sy selama ini…
    Sangat menarik mengikuti diskusi disini, sangat mencerahkan dan membangkitkan semangat nasionalisme, dr sini pula sy tahu bahwa ternyt masih banyak yg mempunyai semangat nasionalisme thd negara kita tercinta ini.
    Monggo dilanjutkan…sy tetap menyimak.
    Note : sy ikut mendukung SU-35Si (khusus Indonesia…hehehee) + Insya Allah SU-34 (utk buang sesuatu di northen teritory, ngikutin Bung Satrio)

  44. berita sangat bagus, jauh lebih bagus dibanding tni beli macem macem:

    PT.Di sukses jual 2 CN212 ke pilipine….
    ini baru berita!!!!!

  45. MAU TANYA ke warjage
    Bila nanti SU 35 datang versinya kira kira versi apa yaa ? yang membuat pespur ini sitimewa buat Indonesia

    Musuh terberat pespur Auasy adalah si Gowler,apalagi didukung Wedgetail dan Jindale /Amiz
    ,nah gimana ne nangkisnya
    ada yang bisa menjelaskan keistimewaan EA-18 Growler Next Generation Jammer (NGJ) bila ketemu skhoi family?

    • wah wah… ini satrio gadungan nih… jangan pake nama orang dunkz… pake nama sendiri aja…
      jelas jelas engga “satrio” banget neh kalu cuman nanyak ini doank…!

      • @ desperado
        @ gue

        dosa loe……nuduh orang sembarangan….lucu….he he he
        ehh ternyata *itu saya kok* kata satrio…….he he he …lucu anda ber 2
        santai aja bro

    • Mas/om/bung, lebih baik namanya ditambahi satrio ……. Gitu. Jgn identik dgn bung satrio salah satu sesepuh warjag.
      Mungkin bung diego bisa mengklarifikasi ….Terima kasih

      • itu saya kok
        sebenarnya pertanyaannya gak gampang kok memang typenya S bukan bm
        tetapi dibelakang S masih ada embel embel lainnya yang membedakan dengan type S yang dipakai oleh Rusia …
        ne tak kasih bocorannya typenya Su-35 VVS-RF
        jadi bisa dianalisa nanti apa aja armament dan avionoknya
        maaf bocorannya itu hanya khayalan ane yang wajib tidak dipercaya :D

        tapi bisa dianalisa kira kira apa aja yang bikin su 35 indonesia SITIMEWAH

        • beda? yang saya dapat dari googling justru mengarah ke spesifikasi yang sama dengan pesawat Su35 yang digunakan AU Russia, alias not the monkey model.

          dalam bahasa slovac Su35 VVS-RF = Su-35 vzdušným silám Ruskej federácie atau Su35 Angkatan Udara Federasi Russia, tidak mengarah ke informasi teknis

          dalam bahasa Russia, ??????-????????? c??? ??????, (Voyenno-Vozdushnye Sily Rossii/VVS/Russian Air Force), RF-nya untuk Russian Federation

        • Kalo bener sama dengan Su35 VVS sudah top, karena elektronic dan radar Su35 untuk AU Russia mengalami upgrade dan berbeda dengan versi export. -Jika terealisasi- Su35 TNI akan lebih canggih daripada Su35 China

          • yup betul anda bung diego tetapi Indonesia kan biasanya cerewet minta tambahan ini dan itu disesuaikan dengan potensial thread yang akan dihadapi dan semua persenjataan type VVS-RF akan masuk mengiringi nya

            SU 30 yang kita miliki specknya sama dengan yang dipakai rusia tetapi analisa saya sejak type SU 30mk2 dan pembelian teknologi anyar yang akan dicoba bulan february nanti menjadikan Sukhoi kita beda dengan milik rusia dan membuat serasa SU 35

            maaf kalau ngawur bung now hehehehe

          • Ralat
            bung now maksudnya
            bung diego ma cuma sr aja sama senyam senyum

          • ga apa bung, username saya lengkapnya memang “Nowyoudont Soediegowijoyo” alias layak jadi capres

            catat, :)

          • untuk capres loe @ bung youyouyowww ….pasti kalah dari gw..!..:)).

          • kalau memang bgtu mas satrio berarti perbedaan spek yg diminta indonesia bertujuan untuk mengimbangi growler dan mungkin F 35 ya tinggal diliat saja apa kelebihan growler

          • bisa jadi,

            konstituen kita di tingkat grassroot memang belum cerdas semua, he he he

          • Bung fadil tepat sekali
            demilkian juga denga sukhoi yang kita miliki akan ditingkatkan specnya
            akan bersaing dengan gowlier
            kalau sama F 35 ma lewat ,,,dia hanya main di satu band saja
            saya mau jabarin tapi ragu hehehehe yang pasti nanti akan main dengan band nono dan band ngene :D

            Ane mau kupas aja kedahsyatan gowlier apa yaaa biar tahu keunggulan pespur ini

          • kalau untuk spek rahasia SU 35 g usah dibocorin mas,kupas aja tentang growler.

            btw di kaskus lagi rame ngetawain pendapat mas yg mngatakan bremen class uda di DP,doa sy sih smoga bremen bener jd diambil tahun ini spy yg ngeremehin JKGR pada insyaf. hehehe

          • oh yaaa
            sayang saya gak pernah main di kaskus
            gak ada waktunya

            Gak papa lah semua forum kan punya karakter sendiri sendiri
            biar pembaca yang menilainya ..yang ngetawain kilo dulu dan su 35 juga banyak dulu
            banyak mana ilmu yang didapat atau segala celaan,hinaan dan olok olokan ..dari berbagai forum
            paling tidak bahasan/materi penulis di warjag dibawa kesana tuk didiskusikan

          • kalau ane hanya jd SR atau coment sesekali di kaskus mas.
            salah satu hal yang mengganjal di hati ane mas,di kaskus itu klu beritanya dari blog pasti lngsng di cap hoax pdhl dr bbrp blog militer yg sy baca banyak kok berita militer yg muncul di blog bru mncul di kaskus.
            walaupun tdk semua member di kaskus bgtu,.kalau prinsip pribadi ane kalau g sepakat ama pertanyaan orang ya sy diamkan saja dripd ngecounter smpe nyakitin hati orang.

          • Kebetulan saya sr juga dikaskus
            Sedih bila dengar warjag dibilang pusat hoax
            Tetapi banyak thread disini tulisan dari mas satrio dan anggota warjag yang dicopas blog militer lainnya

            Kapasitas mas satrio masih diperlukan bagi saya anggota warjag,
            saya masih bela mas satrio di kaskus
            Jangan sedih mas satrio

          • k@skus ibaratnya adalah pasar besar samping terminal, sedang jgkr adalah minimarket yang kadang juga didatangi pengamen limpahan dari terminal karena dikejar tibum :)

          • @Bung Masac
            waduh saya gak perlu disanjung kok dihina saja dikaskus gak papa..
            tetapi terimakasih atas atensinya..

            Ilmu itu dimana mana masih laku kok
            Ilmu menganalisa ane dari kepekaan membaca setiap informasi baik yang tersurat maupun tersirat dan itu tidak perlu jadi orang dalam tuk dapat infonya,,,semua rakyat Indonesia bisa bila mau belajar

            saya bisa saja loncat kemana mana
            tetapi yaa saya belajarnya sama sesepuh disini
            dan berbaktinya pada bung diego
            hehehehe

            wis jangan menjelekan forum lain budaya menjelekan disana jangan dibawa kesini
            saya tetap respect dengan sesepuh dikaskus yang banyak mencerdaskan bangsa,,

    • Pakai nama sendiri ªjª mas, disini nama itu sudah di pakai sesepuh warjag atau kalau mau pakai nama samaran tinggal pilih ªjª sesuka hati yang penting namanya jangan sama, kalau sama itu namanya Nglunjak!!!……..

    • @bung Satrio
      Apakah benar minimal 1 squadron itu terdiri dari 12 pswt? Apabila mmg benar berarti bila kita akan menambah jumlah squadron tidak perlu membeli pswt sebanyak 32 pswt (@16 pswt per-squad).
      Sy katakan demikian dgn asumsi dan harapan cukup membeli 24 pswt bs terbagi dlm 2 squadron yg tentunya bs disebar di pangkalan yg berbeda sesuai dgn kebutuhan. Hal ini terkait dgn tulisan bung Satrio ttg kemungkinan pengadaan SU-34 yg bs dipergunakan utk patroli maritim, shg sy membayangkan nanti pada MEF II akan ada 12 pswt SU-35 S (versi Indonesia) dan 12 pswt SU-34 (yg kemungkinan besar ditempatkan di lanudal Juanda).
      Mohon pencerahannya bung Satrio…maaf jika bayangan sy ini terlalu muluk2, matur nuwun

      • Ukuran suatu skuadron tidak mengikat harus diisi berapa pesawat tergantung jenis dan struktur organisasi negara masing masing.Jaman WW 1 satu skuadron bisa beriskan sampai 50 pesawat tetapi sekarang banyak yang 1 skuadron berisikan kurang dari 10 pesawat contohnya skuadron 5 hasanudin hanya berisikan 4 pesawat = 3 boeing 737 surveiler+1 CN 235,,pakem dinegara lain juga begitu.

        1 skadud mini beriskan 12 pesawat .1skadud sedang bisa 16-18 pesawat 1 skadud lengkap bisa sampai 24 pesawat .
        Jaman pak harto sering membeli peswat dalam jumlah 12 pesawat tetapi sekarang pembelian pesawat tempur memakai pakem yang 1 ska berisikan 16 pesawat seperti pembelian 1 ska sukhoi,1 ska tukino ,1 ska T50i GE dan pembelian SU 35 pastinya dengan jumlah yang sama yaitu 16 pesawat.

        Asumsinya 16 pesawat bila dibagi dalam 1 flight berisikan 4 pesawat maka konfigurasinya 2 flight bertugas (patroli) 1 flight standby (ready) dan satu flight dalam perawatan

        Pembelian SU 34 bila dilaksanakan tetap saja memakai pakem 16 pesawat bila sementara disebar 8 bisa ditaruh di kogabwilhan timur 8 lainnya ditaruh di barat atau tengah ,,atau dibagi 3 flight di BKO kan dimasing masing wing udara (rencana 3 wing udara penerbal) 1 flight standby di lanudal home base nya,
        sambil menunggu pemenuhan jumlah ideal 3 ska di 3 wing udara penerbal
        Maaf hanya analisa awam karena bukan pilot

        • kalo dicampur Su35 dan Su34 sepertinya masih bisa bung @Satrio, tapi kalo masing2 full 16 unit ya lebih mantap lagi. hanya saja ancaman maritim ada dari utara dan selatan, jika budget membatasi bisa saja 2 squadron campuran masing2 8 Su35 dan 8 Su34. yang Su34 murni peran maritim strike/bomber dan Su35 peran air superiority alias centengnya, kira2 bisa ga tuh? kalo bisa biar nanti saya bungkus kalo ketiban wahyu keprabon jadi presiden :mrgreen:

          • mempertimbangkan luasnya laut teritorial RI, combat range Su-34 kurang menarik walaupun kemampuan menggotong senjata 50% lebih besar dari Su-30/35…

          • User nya kan lain
            kalau SU 34 dioperatori oleh TNI AU pembeliannya bisa campuran dengan su 35

            Tetapi kalau TNI AL yang memakai SU 34 untuk peran land base naval fighter sebagai penindak dan patroli jarak jauh bila kondisi genting sambil nggotong KH 31 (seperti krisis dilautan selatan sekarang) maka user butuh 1 ska lengkap dibagi ke 3 wing udara,atau sekalian ambil F 18 bekas usmc untuk wing udara yang ada di kogabwilhan barat dan tengah SU 34 khusus ditaruh ditimur

            Kalau untuk patroli maritim dalam kondisi damai ya memakai CN 235 MPA lebih irit ,sukhoi keluar bila ada ancaman kapal permukaan dikondisi genting dan perang

            @bung shoter
            semoga diambil sekarang masih tertarik dan dilirik untuk kemungkinan diambil di MEF 2

          • sepertinya -untuk saat ini- kemampuan maritim strike masih akan mengandalkan TNI AU. tapi jika mau berbenah doktrin dari sekarang tidak ada salahnya TNI AL juga diberi keleluasaan taktik dengan mengoperasikan pesawat jet sekelas Su34, imo tidak bertentangan dengan rencana Kogabwilhan malah menyederhanakan strategi

          • kalau land based fighter TNI AL menggunakan Su-35 juga tinggal dibedakan dari camo pattern + emblemnya (seperti C-212 dan CN-235 yang digunakan kedua angkatan), keuntungannya commonality, bisa saling pinjam sucad + patroli/penindakan bisa lebih jauh dari base…

            Airframe Su-30MKI perlu perkuatan agar bisa gotong Brahmos, apa Su-34 udah gak kuat, perlu modif lagi? :D

          • wah salah :(

            Airframe Su-30MKI perlu perkuatan agar bisa gotong Brahmos, apa Su-34 udah kuat, gak perlu modif lagi?

          • sepertinya Su34 memang dirancang sebagai multirole bomber, walau dirancang untuk peran bomber namun punya kemampuan fighter juga.

            maximum takeoff weight Su34 45,100 kg sedang Su30 ‘hanya’ 34,500 kg. Su34 juga dirancang untuk mampu membawa bom nuklir

        • @bung Satrio
          Matur nuwun pencerahannya, tdk terpikirkan sebelumnya bhw ketika ada pswt yg terbang hrs ada pula yg standby dan ada pula yg maintenance…
          Dan jadi tau pula ada rencana pembentukan 3 wing udara penerbal….berarti SU-34 jadi dibungkus juga ya bung Satrio???
          *membahas yg msh abu2… :)

  46. versi su 35 s….dan bukan su 35 bm

    gampang bangetttttttt..

    1 ,..bentuk cyber army
    2. beli satelit militer.
    3.. beli BANYAK rudal jarak jauh ( termasuk anti kapal ,anti pesawat dan anti satelit)
    4.. kembangkan roket kendali rx 550 dan rx 770, (jarak jauh)
    5 beli radar sejenis VOSTOK E atw (radar sejenis jindale jangkauan luas),untuk melengkapi radar dari satelit.
    6 beli juga rudal jarak medium dan jarak pendek untuk benteng lapisan 2 dan 3

    **** LALU KIRIM ROKET DAN RUDAL SEBANYAK2 NYA…KE TARGET
    SILAHKAN DI TANGKIS..PAKAI ALUT SISTA TERMODERN.. ( iron dome,patriot..dll)..MINIMAL 50% RUDAL DAN ROKET PASTI LOLOS.. ..COBA KIRIM 100 RUDAL KE TARGET (PANGKALAN)..

    (Musuh terberat pespur Auasy adalah si Gowler,apalagi didukung Wedgetail dan Jindale /Amiz)

    jadi semua pangkalan rata sama tanah…termasuk si gowler….

    su 35 ,30,27,f16 dll …kandangin sambil ngopi santaiiii tenan……he he he

    EA-18 Growler Next Generation ….sepertinya pernah di coba di atas sulawasi ..nge lock su 30
    itu kata gw loh……he he he

    • menurut ane case di sulawesi pelakunya bukan stealth atw semi stealth spt growler misalnya, bukan pula pesawat dari jauh, tapi dekat, sangat dekat…

    • Khayalan tingkat tinggi….akibat gagal jual emprit jf-17…not sold…not paid…no job…no rack.. :)

      • belum tentu bos…! kalo su 35 itu dari dulu gw setuju..
        nah kalo jf 17 block 2/3…itu untuk gantiin kfx….
        jf 17 block 2/3 itu stealth dengan radar aesa….dan masuk gen 5…
        maaf broo.. pilih gripen hanya untuk orang2 oot….sudah jadul…mahal lageeeeee!!!!
        pilih jf17 block2/3 adalah pilihan orang pintar…!!!…(iklan jamu tolak angin)
        santai aja bro

        • Masalahnya jf-17 block apapun isinya gado2 dari produk beberapa negara, neng.
          Dan patrner kerjanya pun (china) tidak mau menggunakan jenis pesawat ini, tentulah ada sebabnya. Kalaupun jf-17 terbaru sudah gen 5, mengapa cina masih memesan SU35 dri rusia dan bahkan mengembangkan pesawat sekelas raptor? itu pertanyaannya, Neng Okelah.
          Gue emang lagi nyantai nih….liat burung emprit mengudara.. :)

          • china pesan su 35 …yah…buat di foto copy lah….gimana sih loe..!
            makanya dalamnya JF17 ada israel,brasil,china rusia…dll
            bebas embargo…!
            gado2 ( JF 17)dengan nasi putih (otak babibie)
            hhmmm yummy…..rasa F33 IFX

          • kenapa brasil dan china tdk menggunakan nih emprit (jf-17).? mungkin tuh gado2 terlalu banyak campurannya, apalagi ada daging zionis….haraammmmm :)

          • china pakai….tuh…

            kalau brasil memang BELUM pakai….tapi nanti pasti pakai..untuk yang jf 17 block 3
            santai aja bro

          • oke lah kalo begitu…. saya pesan 3 buat saya kekantor, istri saya kepasar dan anak saya kesekolah….bungkus.. :)

          • anda keliwat sadisss…! kejam…!…:((.

            santai aja bro

          • kalian berdua selalu bikin saya ketawa
            terhibur banget

            udah ah pamit over and out

  47. Bola menggelinding dgn cepat, setelah. Rekom dari tni au pilih su-35, skrg rekom dari Panglima tni juga su-35 . Skrg bola meluncur ke kemhan……
    http://m.republika.co.id/berita/nasional/umum/14/01/29/n051g7-tni-usulkan-sukhoi35-gantikan-f5-tiger

    • SETELAH SU 35 MASUK………..,BAGAIMANA NASIP SU 27/30 SELANJUTNYA…?

      • Untuk sementara (=belasan tahun) nasib Su 27/30 masih baik2 saja (kecuali ada embargo Rusia) :(

        F-5 memasuki MPP setelah bertugas 30an tahun…

        • @ danu

          memang nih…pengambil keputusan..lebay dan merugikan uang rakyat…!!
          kenapa ngak dari mef 1 beli su 35, kenapa tidak kilo tapi milih chang bogo yang TOT nya hanya mendengar dan melihat saja..! SUMPAH PEMBOROSAN…!

          f5 kan masih banyak yang masih bisa terbang…
          jd kalau mpp….apa itu jadi pajangan di musium…? apa di kiloin…? apa di jual ke negara kecil..,atw di hibahkan….?
          karena yang dulu2 ngak ada khabarnya seperti hawk mk 53,sabre,..tak ada yang tau…
          he he he

        • Beli Su-27/30 tidak merugikan uang rakyat, wong cuma 1 ska, ngeteng lagi. Jumlah Su India ratusan, padahal rata2 mereka lebih kere dari kita.

          Kita beli Kilo dan CBG, dibalik CBG ada cita2 dan idealisme, jika anda runut threads lama JKGR akan jelas…

          F-5 semakin tua, akan tiba suatu titik ketika kemampuan/skill pilot TNI AU yang lebih mumpuni tidak lagi mampu menutup ‘jurang’/gap dengan kinerja pespur tetangga, jadi bukan masalah apakah masih bisa terbang, tapi apakah maish bisa bertempur dengan seimbang…

          BTW, soal “kenapa ngak dari mef 1 beli su 35″ saya setuju banget,..

          danu says:
          July 1, 2013 at 8:40 pm

          Matematika deteren:

          If we lose the war in the air, we lose the war and lose it quickly -Field Marshal Bernard L. Montgomery.
          Akurasi pernyataan ini dibuktikan operasi Desert Storm, selama 1 bulan Iraq dibulan2i kekuatan udara + rudal jelajah AU + AL Koalisi lalu perang darat hanya berlangsung 100 jam, karena tujuan telah tercapai, mengusir Iraq keluar dari Kuwait.

          Kemhan mengajukan anggaran (tambahan) Rp 6 T untuk beli Apache. Dengan kurs Rp 9,929/US$, anggaran tsb = US$ 604 juta. Dengan harga asumsi harga Su-35 $68 juta/unit akan didapatkan 6 unit + full array of missiles/smart bombs. Menyadari keberadaan 6 Su-35, musuh yang sedianya bakal dihadapi 8 atau lebih Apache akan mengkeret duluan, agresi berhasil dicegah tanpa menembakkan sebutir rudal…

          Syaratnya kita harus melihat big picture, format pertahanan negara, bukan porsi angkatan. Apalah artinya selusin Apache ketika supremasi udara berada di tangan musuh?

          http://jakartagreater.com/jet-tempur-f-35-unjuk-gigi-di-paris-air-show/#comment-12300

          • @ danu

            merugikan uang rakyat dalam arti keputusan yang tidak tepat..!
            contoh..beli su 27/30…masih di bawah malaysia( mkm),dan india (mki.)
            tot dengan kroya,yang ngambang….dll…dll…dll
            seharusnya ALUT SISTA MEF 1 diisi oleh alut sista MEF 3…
            sekarang saja mef 2 masih ngambang…di terusin apa tidak..tergantung pimpinan baru thn 2014 ini..untuk keamanan nkri kok di ambangkan..
            kalau gw RI 1…..

            MEF 1
            ————-
            GW BELI ALUT SISTA YANG BENAR 2 MODERN..DI ATAS 1 TINGKAT DENGAN TETANGGA.. WALAUPUN SEDIKIT

            MEF 2
            ————-
            PENINGKATAN SDM ,(termasuk perawatan,dan kemandirian alutsista) DAN PENAMBAHAN ALUT SISTA DIATAS 1 TINGKAT TETANGGA
            DEMIKIAN SETERUSNYA…

            JADI CUKUP MEF 1 DAN 2

            mimpi gw jadi RI 1
            he he he

          • dengan jiran jangan dibandingkan apple to apple senjatanya, tapi MBtG, baru kedodoran mereka.
            dengan senapan serbu aja masih kerepotan…

            …MEF 1, BELI ALUT SISTA YANG BENAR 2 MODERN..DI ATAS 1 TINGKAT DENGAN TETANGGA.. WALAUPUN SEDIKIT…

            Tapi user / TNI AU lebih memilih kuantitas dulu, 24 F-16 hibah + refurbished daripada 6 F-16 block 52 gres…

          • @ danu…
            ya gitu deh…
            kalau gw sih bagusan beli ngeteng f 16 block 60+…bukan beli yang block 50/52
            dan sekarang beli su 35 dan radar vostok E.s 300/400 dan satelit.ks kilo/amur (pesanan kilat)
            dan pesan (boking) dari sekarang pesawat generasi 5
            dan sewa 1 kapal selam nuklir…
            he he he

          • MERAH PUTIH, oke lah kalo begitu :megreen:

          • @ bung youyouyaw

            ngak nyambung nih gw….?
            ini yah maksudnya

    • menurut panglima TNI, tinggal kemhan mempertimbangkan segala resiko penggunaan tehnologi canggih.
      Resiko tsb antara lain:
      1. Ongkos biaya perawatan pesawat dan pembelian bahan bakar yg bisa menghabiskan Rp. 400 juta/jam terbangnya.
      2. Klo Indonesia memilih SU-35, maka TNI akan meminta tambahan anggaran operasionalnya.

      Nah, bola ditangan kemhan dan kemudian diajukan persetujuan ke DPR (terakhir) sebelum masuk ke menkeu dan bappenas, klo untuk menjaga kedaulatan NKRI, harga diri bangsa dan prinsip kessetaraan di kawasan ini, kenapa tidak, insyaallah biaya pasti ada, ayo tancap gas……..
      1 skuadron Su-35 standart (16 biji) sekitar 1,1 milyar dollar klo lengkap+ persenjataan mungkin 1,5 milyar dollar dollar
      Tinggal kita tanya , anggaran MEF 2 khusus TNI AU berapa ya??? Klo sy usul untuk mef 2 ini fokus ke TNI AU dan TNI AL
      Soal operasional SU-35, ya seefisien mungkin, SU-35 ibarat kayak rudal canggih, jadi klo nggak emergency ya nggak diluncurkan (kyknya model ini juga dipakai di rusia)………….

      • Untuk wacana: Perkiraan harga dan biaya operasional

        Perkiraan harga:
        SU-35BM harga 75 juta hingga 85 juta dollar /biji
        F-16 Blok 60 senilai 85 juta dollar perbuah.
        Gripen E/F harga 110 juta dollar.
        Rafale dengan harga 125 juta dollar

        Perkiraan biaya operasional
        SU-35BM sekitar 400 juta rupiah/jam
        F-16 Blok 60 biaya operasionalnya 170 juta rupiah/jam.
        Gripen E/F biaya operasional dengan angka 47 juta rupiah/jam.
        Rafale dengan USD 16500 per jam atau perkiraan 180 juta rupiah /jam

        • @ gue

          pilihan yang tepat itu adalah ikut bergabung dengan pakistan dan china
          pilih jf 17 block 2/3…dengan oprasional murah hanya 30 jt,dan lebih canggih di bandingkan dengan yang diatas…dengan harga lebih murah..!
          jf 17 block 2/3 masuk gen 5…stealth,radar aesa.rudal bvr….dll.
          DAN YANG PENTING BEBAS EMBARGO…!

          http://www.youtube.com/watch?v=83FjyYZiLTQ

        • klo melihat dan mengamati paparan bung “gue” diatas ternyata pespur canggih barat(as,eropa red) harga jualnya lebih mahal dibandingkan pespur timur (Rusia red) akan tetapi biaya untuk operasional pespur barat /jam terbang dan perawatannya lebih murah dibandingkan pespur timur. Klo memang nanti NKRI khususnya AL mengakuisisi su35, rasanya sangat disayangkan klo hanya menjadi pajangan di hanggar saja (jarang diterbangkan, kecuali emergency saja) dengan mempertimbangkan biaya operasional yang mahal perjam terbangnya. Hal ini tentu akan berdampak negatif pada kualitas pilot dalam mengawaki su35. Akan tetapi hal ini bisa diantisipasi dengan tetap mengasah kualitas pilot dalam menggunakan pesawat tempur su35 dengan menggunakan su27/su30mk2 sebagai pesawat latih, sebab kedua pespur itu tidak berbeda jauh cara mengoperasikannya dengan cara pengoperasian su35.Mungkin bila dibaratkan su27/su30mk2 seperti mobil avanza type s dan su35 adalah mobil avanza velloz. Meskipun avanza velloz secara keseluruhan kualitasnya diatas mobil avanza,tetapi cara mengemudikannya saya kira tidak jauh berbeda/sama,hanya mungkin kualitas mesin,interior,keamanan,dan body mobil saja yang membedakan. Jadi menurut hemat saya alangkah baiknya NKRI memilih pespur timur (su35 red) ketimbang pespur barat (f16 blok60,saab gripen, f15 se) meskipun biaya operasional dan perawatan pespur lebih mahal daripada pespur barat, tetapi memiliki efek gentar yang tak kalah gahar dari f35 yang ingin diakuisisi oleh singapura dan australia.Kehadiran su35 di Kawasan,khususnya NKRI niscaya membawa keseimbangan di kawasan. Indonesia tidak perlu menahan diri lagi untuk membeli alutsista nomer wahid dengan alasan menjaga keseimbangan kawasan atau dengan alasan agar tidak terjadi perlombaan senjata dikwasan,sebab fakta telah membuktikan bahwa negara-negara tetangga tidak segan-segan membeli alutsista kelas wahid bila ekonomi mereka memungkinkan.

      • kalo menurut ane sih, kemenhan (kebijakan) dari awal sudah ada, guide khusus sesuai proyeksi tantangan di masa yang akan datang, dari beberapa point itulah menjadi arahan TNI untuk menyusun program mereka memperkuat alutsista(posisi user), lalu TNI melakukan survey, pendalaman situasi dan kondisi, kesiapan SDM dan penyesuaian doktrin tempur, biasanya muncul kebutuhannya apa dan berapa banyak,

        misalnya untuk kasus su35, kemenhan melihat ruang penggadaan squadron baru pespur penganti 12 unit f5 karena harus di grounded, apakah kebutuhan role inceptor masih dibutuhkan? ternyata tidak perlu lagi, nah yang paling mungkin adalah menyesuaikan dengan situasi regional misal untuk menghadapi gen pespur baru + memiliki kemampuan maritim strike.

        ini lah yang kemudian menjadi pegangan TNI melakukan proses pemilihan alat yang mana yang sesuai dan memiliki nilai lebih (deterence), akhirnya melihat di pasaran yang mana sesuai, dan dilakukan scoring dan munculah pemeringkatan. terpilihlah SU35 (sesuai pesan panglima TNI) dan akan diserahkan ke kemenhan, lalu akan rapat dengan kemenkeu melihat plafon anggaran lalu dibawa ke DPR

        jika DPR setuju maka akan muncul mata anggaran untuk pengadaan pespur baru penganti f5. jumlahnya akan di negosiasikan kemudian antara kemenhan, tni dan produsen/owner plus BUMNIS, negosiasi inilah yang biasanya agak lama karena ada ketentuan undang-undang bahwa harus ada TOTnya. jika benar misalnya su 35 adalah penganti f5 maka jumlahnya minimal 12 unit atau bisa lebih. atau jika su35 gagal maka akan dilanjutkan ke produsen lainnya.

  48. Setelah saya lakukan penerawangan….ternyata pilot yg ada digambar no. 2 tuh bung Diego lg mejeng depan SU35 setelah melakukan sesi test drive….salam hormat bung diego.. :)

  49. Sudang banyak yg mendukung cuma nambahin sj….embah nih…….TOT kalau cm maintenance ya sm jg boong….sejak jaman Mang Ato pun…..hal itu include, kembali ke UU cara memaknai TOT…..kalau kita cerdas ndak usah adopsi teknologi semi stealth….wong rusky jg masih dlm pengembangan, avionik…..ndak penting jg krn ini multi vendor…..bagaimana kalau mbah kalau penjejak infra merah pasifnya sj…….ini bakal jd faktor bembeda IFK drpd KFX

  50. kemarin link posting dimana ya? :D

    Dubes Russia menemui KASAU IB Putu Dunia, tanpa bisik2 hal ini sudah indikasi closing deal. plus bisik2 bisa dipastkan Su35 akan segera diumumkan pada 2014 sebagai pengganti F5 (walau mungkin kenyataannya sudah ada nyamar sebagai Su30MK2 :)

  51. Untuk pengganti F 5 E Pilihan yg paling tepat adalah SU 35 BM,Alasnnya,pespur ini murah,memiliki efek deterent,dan unggul di semua aspek dengan pesawat sejenis,alasan lain pilot kita sdh familiar dgn pesawat sukhoi,say berharap kemhan bs menyiapkan anggaran untuk pengadaan 2 skudron SU 35 BM,Dengan methode 2 kali pengadaan klu harga nya 1 skusron 1,5 milyar dollar plus senjata ,dengan 2 skuadron hanya perlu dana 3 milyar dollar,klu pembiayaan dgn skema 1 skuadron bayar lunas ,1 skudron di cicil 5 tahun,maka,tiap tahun negara hanya mencicil 300 milyar saja,saya yakin pemerintah bisa.untuk penggunaan sepenuhnya TNI AU Yg paling tau.untuk light fighter,GRIFEN NG Sangat pas,dengan biaya opersional yg murah,peswat ini digunakan untuk patroli udara,menurut saya idealnya,TNI AU Memesan 3 skuadron untuk grifen,dengan pesanan seperti itu maka akan bisa diminta TOT Seperti yg pemerintah mau,skema pembayaran bisa seperti diatas.saya percaya pemimpin tni memiliki tekad kuat untuk memordenisasi tni,khusunya TNI AU Dan TNI AL.

  52. jangan beli gripen deh…..parahh..!!

  53. Apakah Anda memerlukan pinjaman mendesak , kontak dengan , Jumlah, Durasi , Telepon No_ , Negara . E -mail (am.credito@blumail.org) Untuk Info lebih lanjut

  54. Sy setuju sekali dg keputusan tni au yg akn mngganti f5 tiger dg pesawat super manufer su35, dg memiliki su35 tentu tni kita akan punya daya gebug yg mumpuni, mengingat tetangga sebelah sbentar lg akn diperkuat dg armada f35. Walaupun f35 scr teknologi blm betle proven msh deskripsi diatas kertas. Sdg su35 klebihannya sdh dipertontonkn di paris air show yg mmbuat para ahli barat terbengong2 dg brbagai mnufer mngerikn yg diperagakn olh su35, yg mmbuat prtunjukn f35 diudara mnjd trasa hambar. walaupun biaya operasionl su35 sngt mahal 400jt / jm trbang namun sngt impas dg sgls kelebihndn efek gentarny yg luar biasa mantab. Bs dipastikn jk tni brhasil mmiliki su35 kekuatannya akn sngt ditakuti negara tetangga. Dn dijamin ausy n singporn slamanya bakal gelisah siang mlm krn kpikiran goyang oplosan su35. Nmun utk dpt mwujudkn khadiran su35 mmg tdk mudah krn utk thn ini msh trganjal ktiadaa anggaran. Utk th anggaran 2014 sepertiny susah utk mlakukan pngadaan su35. Mngingat anggaran yg tdk ada, dg fakta pngajuan tambahan anggaran 27t olh dephan pd menteri keuangan ditolak dg alasan dananya tdk ada. dimungkinkan su35 bru bs dianggarkn pd prog mef thp kedua. Smg saja presiden slanjutnya dpt mewujudkn kbutuhan tni au utk akuisisi su35. Shgg harkat mrtabat bngsa akn sangt brewibawa.

 Leave a Reply

(wajib isi)

(wajib isi)

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>