Sep 082016
 

KIELCE, Polandia – Menteri Pertahanan Polandia Antoni Macierewicz mengumumkan pada hari Rabu (07/09/2016) saat pameran pertahanan MSPO 2016 bahwa ia telah resmi menandatangani Letter Of Request pengadaan 8 baterai sistem pertahanan rudal Patriot. Akuisisi ini diharapkan dapat diselesaikan dengan bantuan yang diberikan oleh pemerintah Amerika Serikat.

Pada acara itu, Menteri Macierewicz menyatakan bahwa ia telah menandatangani keputusan yang berkaitan dengan penerbitan Letter of Request, ditujukan kepada Pemerintah AS dan perusahaan Raytheon, mengenai pengadaan sistem pertahanan anti-pesawat dan rudal Patriot. Secara total, delapan baterai untuk diakuisisi, termasuk dua contoh yang akan dikirimkan pada 2019, sebagai jembatan solusi (dengan sistem versi dasar).

Antoni Macierewicz mencatat bahwa dua yang pertama “jembatan” baterai akan dilengkapi dengan sistem manajemen rudal dan pertahanan udara modular ICBC. Perlengkapan ini akan bertindak sebagai dasar untuk sistem pertahanan udara terpadu dimanfaatkan oleh Angkatan Darat AS.

Enam baterai lain, diharapkan akan dikirimkan mulai dari tahun 2020, akan tiba bersama dengan radar yang memiliki cakupan 360 derajat dan berdasarkan teknologi terbaru. Polandia akan menggunakan sistem Patriot yang ditingkatkan sama dengan yang digunakan Amerika Serikat. Macierewicz mencatat bahwa Raytheon memutuskan untuk mempercayakan setidaknya 50% dari perakitan Patriot terkait proses order dengan perusahaan domestik Polandia. Dia menyatakan bahwa langkah-langkah di atas akan berkontribusi pada penyediaan dukungan bagi industri pertahanan Polandia dan perekonomian nasional.

Macierewicz juga mengatakan bahwa banyak “langkah yang tidak bijaksana” telah diambil dalam kaitannya dengan rudal Patriot di masa lalu. Dia mencatat bahwa kepemimpinan Departemen Pertahanan saat ini harus membuat upaya untuk mengejar ketinggalan, dan hari ini, “akses” pengaturan telah dicapai, dengan kondisi yang menguntungkan baik bagi perekonomian Polandia, serta untuk Angkatan Darat Polandia.

Offset juga merupakan bagian dari perjanjian tersebut, independen dari kontribusi keuangan industri Polandia untuk pelaksanaan kontrak. Menteri menekankan fakta bahwa jumlah alih teknologi (ToT) yang akan diterima oleh industri Polandia telah meningkat sebesar 12.

Penyampaian Surat Permintaan (LoR) membuka proses pengadaan resmi yang berkaitan dengan sistem Patriot, dalam kerangka prosedur penjualan untuk militer asing.

Sebagaimana dicatat oleh Menteri Pertahanan, tindakan di atas tidak sama dengan penandatanganan kontrak. Dengan demikian, nilai kesepakatan belum diungkapkan, meskipun kita mungkin berharap untuk dapat segera mengetahuinya. Jumlah tersebut menjadi subjek untuk negosiasi lebih lanjut melalui pembicaraan.

Sumber: Defence24.com

Artikel Terkait :

  15 Responses to “Polandia Ajukan Permintaan 8 Unit Baterai Patriot”

  1. Untuk kita pesen berapa unit ya?

    • Patriot kurang manjur bung, yg lebih manjur ya THAAD.
      Kalo cuma patriot, kita sdh ada bung. Patriot Garuda dan Patriot Bangsa, jumlahnya bukan hanya 8 tp 100 jt yg disiapkan.
      Kalo yg disenayan ada jg bung tp gak dilengkapi “T” adanya cuma eko PATRIO.
      Salam rudal patrio bung

  2. seluruh pesawat dan misile rusu ,tidak bisa lewat deh…

  3. Kita pesen Rudal SATAN, 1000 unit…….

  4. laris bener dagangannya si carin..

    itulah triknyanya si carin menciptakan ketegangan di laut hitam. supaya negara negara berlomba lomba membeli dagangan si carin..kalo keaadaan damai kan gk mungkin beli baterai parto..

  5. Goyangan Carin benar-benar mantap, mbah bowo sampai melek merem, walaupun dari belakang

    Xixixixi….

  6. Nkri bakal borong ni rudal patrio

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)