Aug 112016
 

PARIS – Polandia sedang melakukan negosiasi dengan Prancis dan Airbus Helicopters untuk transfer teknologi pada rencana pemesanan 50 unit helikopter transportasi militer H225M Caracal, menurut sumber dari orang dalam.

“Saat ini sedang didiskusikan”, kata seorang pejabat pertahanan Prancis, yang berbicara tanpa menyebut nama. “Mereka sangat aktif”.

Pembicaraan tentang transfer teknologi sangat penting karena akan memungkinkan industri lokal mereka untuk merakit helikopter utilitas, yang dipilih Polandia terhadap tawaran bersaing dari Leonardo-Finmeccanica dan Lockheed Martin Sikorsky.

Kementerian Pertahanan Polandia memilih H225M Caracal, oleh karena itu Kementerian Pembangunan sedang melakukan negosiasi dengan Eurocopter Group mengenai transfer teknologi.

Kuwait Akuisisi 30 Helikopter H225M Caracal

Persyaratan Polandia sangat spesifik dan akan membutuhkan pengembangan untuk melengkapi helikopter dan memenuhi kebutuhan multirole. Polandia ingin mempersenjatai helikopter tersebut dengan rudal, dimana spesifikasi tersebut dapat dipenuhi oleh Eurocopter Group.

Sikorsky dilarang untuk memberikan versi bersenjata dari Black Hawk oleh perusahaan induknya, United Technologies. Lockheed Martin yang terdaftar sebagai klien untuk desain versi bersenjata Black Hawk, memamerkan helikopter Black Hawk yang dilengkapi persenjataan di ajang Farnborough International Airshow.

Secara terpisah, Airbus Helicopters merespon permintaan Polandia untuk memberikan informasi helikopter tempur dan menawarkan helikopter Tiger-nya.

Polandia juga memiliki permintaan terhadap jenis helikopter utilitas ringan, sebuah pesawat udara yang sama seperti pesawat Lakota, yang mana Airbus mengirimnya untuk Angkatan Darat Amerika Serikat. Pemerintah Polandia masih belum mengeluarkan permintaan mengenai informasi helikopter ringan tersebut.

Sumber: DefenseNews

(Vegassus/JakartaGreater)

Artikel Terkait :

  13 Responses to “Polandia Bahas ToT Helikopter H225M Caracal dengan Prancis dan Airbus”

  1. carin mana ?

  2. ngopi dulu baru comen…

  3. Beli 50 minta TOT. Masuk akallah. Beli 8 minta TOT mana dikasih?

  4. Indonesia udah punya nihh sekelas Caracal yaitu si Super puma NAS-332 buatnya juga lisensi sama Pt.DI meskipun cuma beda satu generasi tapi yang penting Lisensi nya…

  5. Sikorsky dilarang untuk memberikan versi bersenjata dari Black Hawk oleh perusahaan induknya, United Technologies. Lockheed Martin yang terdaftar sebagai klien untuk desain versi bersenjata Black Hawk, memamerkan helikopter Black Hawk yang dilengkapi persenjataan di ajang Farnborough International Airshow

    lebih baik gak usah beli kalau tidak boleh versi besenjata

  6. trus nasib helicopter serang ringan rancangan PT. DI bagaimana ya? Padahal untuk CMS bisa diserahkan perusahaan swasta yang berada di Surabaya yang sudah berhasil meng upgrade CMS pesawat Hawk 100/200 dan kalo senjata mesin dan roket FFAR indonesia sudah bisa bikin. Tinggal roket anti tank, roket anti udara sama roket presisi tinggi saja kita belum bisa. Katanya beberapa roket tersebut sedang di kembangkan di Indonesia. Nah mesin beli lah ke perusahaan Rusia. Perusahaan Amerika atau eropa dijamin nawarin kok.

    • roket anti udara dan roket presisi tinggi itu yang bagaimana? saya taunya rudal (peluru kendali) / missile aja

  7. H225M CARACAL bisanya dipasangin machine gun dan exocet air to ground, kelasnya long range transport (Tactical transport helicopter) kalau ini cocok dibandingkan dengan AW109
    kalau black hawk lebih lengkap roket, missile, gatling gun, auto canon kelasnya utility helicopter yang ini bandingkannya dengan helikopter Bell /EC135/Super Lynx

  8. PZL W-3 Sokó?, PZL SW-4 padahal bisa dipasang machine gun seperti NBO kita atau gatling gun seperti fennec

  9. Caracal laris manis

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)