Aug 242016
 

Kepala Polisi Nasional Filipina, Ronald “Bato” Dela Rosa, mengatakan, pihaknya berada di garis terdepan dalam memberantas narkoba.

Menurut dia, jajarannya memiliki alasan kuat untuk membunuh karena Filipina kini mendeklarasikan perang melawan narkoba.

“Narkoba itu setan. Kami bukan tukang jagal yang membunuh orang tanpa alasan sama sekali. Kami sedang berperang melawan narkoba,” kata Dela Rosa, di depan Komite Senat Filipina, seperti dikutip situs Philstar, Rabu, 24 Agustus 2016.

Komite Senat untuk keadilan dipimpin Senator Leila de Lima serta Komite Ketertiban Umum dan Obat-obatan Terlarang dipimpin oleh Senator Panfilo Lacson, tengah melakukan penyelidikan bersama soal laporan meningkatnya kasus pembunuhan di luar hukum sejak Presiden Rodrigo Duterte mengumumkan kebijakan “tangan besi” terhadap narkoba.

Senat dan Komite Filipina juga mendapatkan keluhan dari pihak keluarga pengedar dan pemakai narkoba yang telah dieksekusi oleh polisi dan agen pencegahan obat-obatan terlarang (Philippines Drug Enforcement Agency/PDEA).

Mendengar laporan itu, Dela Rosa menegaskan, apa yang dilakukannya tidaklah melanggar hukum, karena polisi bertindak untuk memerangi kejahatan. Selain itu, ia mengaku mendapat dukungan dari mayoritas warga Filipina.

“Saya merasakan dukungan yang kuat dari orang-orang dalam kampanye kami. Tapi, mengapa ada kelompok lain yang membuatnya seolah-olah kami ini penjahat?” ungkapnya.

Ia juga mengaku tidak akan ragu untuk memecat dan membawa anak buahnya ke ranah hukum jika terbukti terlibat dalam transaksi narkoba.

Meski begitu, Dela Rosa mengatakan pihaknya masih kekurangan personil dan peralatan, sehingga masih kesulitan dalam menjalankan tugas.

Polisi Nasional Filipina masih kekurangan 25 ribu personel dari total saat ini yang berjumlah 160 ribu personel. Mereka juga membutuhkan 3 ribu-16 ribu kendaraan operasional serta 18 ribu pucuk senjata api.

Sumber: VIVA.co.id

Artikel Terkait :

  31 Responses to “Polisi Filipina: Kami Bukan Tukang Jagal yang Bebas Membunuh”

  1. bunuh BANDAR NARKOBA ya bagus itu

    • Di Indonesia bandar narkoba yang sudah tertangkap pun masih bisa senyam-senyum cengengesan

      • malahan bandar narkoba yg ditahan sewaktu-waktu dan ada hari-hari tertentu berada diluar selnya loh. heheheeee

      • Bandar di indonesia dilindungi undang2 ham,jdi gak trsentuh hukum,,,
        eksekusi mati hnya opera sabun saja,,pernah liat foto mayat bndar yg sudh dieksekusi??
        Kalo plaku bom bali foto stelah dieksekusi mnyebar cepat,,.beda kan..mana yg bneran dn mana yg boongan.

  2. selamat pagi warjager

  3. Dari philipina untuk dunia.kobarkan perang melawan narkoba!

  4. Persetan dgn HAM ,,, bantai habis,,,

  5. Boleh juga tuh di terapkan di Indonesia,biar peredaran Narkoba tidak merajalela.

  6. Bantai trus !!!!!

  7. “Saya merasakan dukungan yang kuat dari orang-orang dalam kampanye kami. Tapi, mengapa ada kelompok lain yang membuatnya seolah-olah kami ini penjahat?” ungkapnya.

    Pak Joko jg di cap orang keji, tp dia bilang rapopo ora mikirin wong nyinyir xixixixixi

  8. saya rasa memang kejahatan NARKOBA dinegara kita selayaknya mengunakan cara ini (khusus pengedar/bandar tembak ditempat) untuk pemakai diberikan peringatan 2x saja tetap masih bandel baru eksekusi ditempat.

    Salam”Rakyat Indonesia ku Damai”

  9. Klo bukan penjagal trus apa namanya dong? Algojo ya…ya cocok deh police pinoy yg gundul itu kyk algojo yg sukanya bunuh org…pinoy pinoy, presiden baru ente itu pencitraaan tau??. Gebrakan baru menjabat, tp udah bunun ribuan manusia…presiden gila, sinting dan gendeng!!,, sok tegas dan pembrani, tp kebablasen akhirnya jd pembunuh brdarah kotor…!!

  10. jangan sampai ada yang tdk menghargai kerja TNI lg, para anggota operasi senyap bergerilya, jgn klaim2 lg.

  11. Malaysia harap lsung gantung..takde tempat untuk narkoba ni.tak nak tunggu2 mcm teroris hukum 30 thin kst sini.haibat philipina

  12. setuju & harus diterapkan dinkri badar narkoba/ korupsi bantai.Penjara sesak &menghemat anggaran

  13. hati hati jangan sampai keblabasan.. se gencar gencarnya tangan besi, tetapi tahu kapan gas dan rem.

    • Dgn sendirix akan musnah tuh sampah narkoba klo pd mampus bandex….cecurut d bawahx psti jg gmeteran mo edarkan lg….pmakai tggl mati krn sakaw ato d rehabilitasi lawan kejahatan dgn kejahatan klo kbenaran telah d lupakan…

  14. Ayo duterte, hancurkan semua, saya rasa 2 tahun sudah cukup untuk strategi ini, gunakan sisa masa tugas untuk berbuat amal ya… hehehehe… 😛

  15. Di indonesia bandar narkoba bisa membeli aparat negara,aktivis ham,dan brmacam ormas,,mkanya narkoba di indonesia gak bisa di brantas…jika Tuhan ada dibumi,niscaya juga akan dibeli oleh bandar narkoba..

  16. Kalo sudah perintah dari Presiden ya harus dilaksanakan, apapun yg dikatakan oleh Lsm2 tsb, coba deh LSM2 tsb coba deh kasih saran bagaimana cara memberantas Narkoba tanpa harus menghukum mati para bandar coba deh bagaimana caranya biar mereka jera jangan asal main nyalahin pemerintah dan bilang Pemerintah melanggar HAM

  17. Asalkan prosedur dan targetnya jelas serta didukung rakyat maka bullshit HAM..

  18. @garuda007, ente tuh yg pemakai n bandad, gw rokok aja kagak, gmn mo makek, pikir dl pake otak, lu mikir pake pantat, ya pantes aje pikiran lu kotor n bodoh…ente yg hrsnya dilacak oleh bnn plus tangkep, sok2 mau penjarain bandar, jgn2 lu sendiri yg jd pemakai…otak kotor lu

  19. selama masih ada tempat hiburan malam narkoba gak bakal habis, harusnya tempat hiburan malam juga di tutup

  20. Pinoy yg anak emas Mbahnya Western baru nyadar gak enaknya ditekan Western…

    Baru nyadar yah…

  21. Membunuh tanpa peradilan itu kejahatan ,,dan polisi pinoy bagian kejahatan
    Dgn membunuh saksi , bandar kakap tersenyum ,polisi melakukan tugasnya dgn baik
    Sama juga dengan kejadian 1965 di indonesia
    Bunuh dulu baru lapor mereka bandar narkoba tanpa pembuktian ..

  22. Jadi inget dgn Pak Harto waktu mengaktifkan Petrus…

    “Kejahatan sekarang (premanisme) sudah menjijikkan, harus dibersihkan, dosa biar saya yg tanggung jawab”

  23. Tau darimana dia pengedar kalo ga lewat pembuktian hukum? Kalo asal bantai aja preman pasar rebo ya bisa. Pernah denger kasus polisi salah tangkap? Pernah denger orang dipenjara gara2 dijebak seseorang?? Nah..,,kalo orang yg belum tentu salah trus langsung di-DOR gimana? MIKIR PAK…

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)