Dec 212016
 


Komandan Angkatan Laut Iran, Laksamana Gholam Reza Biqam mengatakan bahwa CIWS versi Iran yang telah diproduksi, menggambarkan akan kemajuan Iran dalam proses manufaktur yang lebih baik.

Dia menambahkan bahwa sistem CIWS Phalanx dalam negeri sedang dikembangkan oleh Departemen Pertahanan negara itu, dan berencana untuk mengungkap semua itu dan akan diumumkan oleh Kementerian Pertahanan pada waktunya.

Kembali pada bulan Mei 2016, Laksamana Biqam telah mengatakan kepada kantor berita Tasnim bahwa Kementerian Pertahanan telah mendapat hasil yang baik dalam meningkatkan sistem penembakan Phalanx.

Angkatan Laut akan menerima sistem senjata tersebut setelah tes akhir dilakukan. Tahun lalu, Komandan Angkatan Laut, Laksamana Habibollah Sayyari berencana meluncurkan versi CIWS Phalanx buatan dalam negeri.

Phalanx adalah sistem pertahan jarak pendek untuk menghancurkan rudal atau pesawat yang berhasil menembus pertahanan terluar. Keberadaan senjata Gatling dipandu radar yang dipasang pada dasar yang dapat berputar telah digunakan oleh beberapa Angkatan Laut di seluruh dunia, terutama oleh Angkatan Laut AS pada setiap kapal tempur permukaannya.

Muharram kaliber 50, gatling gun buatan Iran

Para ahli Iran telah mampu menghasilkan senjata Gatling kuat, dijuluki dengan “Muharram”. Muharram dilengkapi dengan enam-barel 12,7 mm, memiliki kemampuan menambakkan peluru hingga 2.500 putaran per menit. Sama seperti senjata kaliber 50 lainnya, Muharram memiliki jangkauan optimum antara 1.600 – 2.000 meter dengan jarak maksimum adalah 5.000 meter.

Senapan mesin cepat ini juga dapat dipasang pada berbagai kendaraan militer, seperti helikopter, pesawat nirawak, kapal perang dan kapal perusak.

Sumber: Tasnim

Peminat manga, anime, gadget, sains & teknologi, sosial-politik dan militer
Link medsos ada dibawah
– Facebook
– Google Plus
– Twitter

  14 Responses to “Produksi “CIWS Phalanx” versi Iran Berjalan Baik”

  1. Indonesia kan dah bisa buat juga Gutting gun..

  2. Iran semakin di depan, rusia semakin kuat, indonesia semakin lelet….

  3. kira2 iran kalau di “minta” tot sahab 3 dikasih gak yah,….mayan tuh 2rb km,….

  4. Ah biasa aja di kita namanya Phalanx Pintu

  5. Yahh jago indonesia lah.., Iran mana bisa telolet pesawat tempurnya.., indonesia ga butuh teknologi iran, yang penting buat Indonesia OM TELOLET OM…
    PRINSIP INDONESIA, Klo bisa di beli buat apa di buat..

    Teknologi itu mahal om, lebih baik TOT jha.., pas ketika perang,, nah baru dehh kalang kabut pejabatnya.., ngomongnya dari kemaren ga mau beli Alutsista Rongsokan.., Tetap aja anggaran militernya segitu ja.. ancaman di depan(LCS) ama di belakang(ausie) jha, indonesia nyantai2 jha, klo perang bawa bambu runcing jha kan??

  6. Model riset iran patut dipejari…

  7. borong ilmu phalanx

  8. dananya kuat…. segala upaya dan cara untuk tehnologi di pakai.. mau riset,copy, atau nyolong smua halal.. acung jempol lah.. kita jago nyolong dompet sendri.. mau beli yg murah dgn harga mahal,selisih masuk kantong..

  9. phalanx ilmu navigasi di laut/gurun. Bagus buat pertahanan NKRI dari anasir asing dari luar biar tdk hilang arah. Dipakai barat dan dikembangkan NASA. Selamat hari ibu.

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)