Dec 292016
 

Pesawat N-219

Jakarta – Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengatakan produksi pesawat N-219 karya PT Dirgantara Indonesia (DI) bersama Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) menjadi salah satu target produksi inovasi teknologi di 2017.

“Pesawat N-219 sekarang masuk persiapan sertifikasi, rencananya uji terbang minggu kedua atau keempat Januari 2017. Kita berharap pesawat ini sukses uji kelaikan terbang dan mengantongi cukup jam terbang yang dibutuhkan hingga produksi bisa segera berjalan,” kata Nasir.

Menristekdikti mengemukakan itu usai menyampaikan refleksi kinerja Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) dan “Journalist Awards” 2016 di Jakarta, 28/12/2016.

Pesawat N-219 berkapasitas 19 penumpang ini, menurut dia, harus melalui uji sayap dan “landing gear” melalui uji kelaikan terbang guna memperoleh sertifikat Kementerian Perhubungan yang mengacu pada standar penerbangan internasional.

Sehingga jika uji terbang tersebut bisa sukses dilakukan pada minggu kedua atau keempat Januari 2016, maka kesempatan produksi akan semakin dekat.

“Jika pesawat ini benar-benar terwujud untuk diproduksi, maka harganya akan sangat kompetitif,” ujar Nasir.

Sebelumnya Dirjen Penguatan Inovasi Kemristekdikti Jumain Ape mengatakan jika uji terbang sukses dan sertifikat bisa diperoleh dan dapat diproduksi maka bertepatan dengan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) 2017 di Makassar nanti akan terbang perdana secara resmi.

Pesawat tipe turbo proop ini dikembangkan bersama PT DI dan LAPAN dengan tujuan untuk dioperasikan di daerah-daerah terpencil dan dirancang untuk mengangkut penumpang maupun kargo.

Pesawat yang dibuat dengan memenuhi persyaratan FAR 23 ini dirancang memiliki volume kabin terbesar di kelasnya dan pintu fleksibel yang memastikan bahwa pesawat ini bisa dipakai untuk mengangkut penumpang dan juga kargo.

N219 yang ditargetkan untuk mampu memenuhi pasar Indonesia, Asia dan Afrika ini berbahan aluminium 20 dan 24, seperti yang digunakan pada NC212 dan CN235.

Sejumlah komponen yang digunakan pada pesawat ini merupakan hasil produksi lokal, contohnya “landing gear” yang dibuat gabungan perusahaan lokal.

Artikel Terkait :

  24 Responses to “Produksi Pesawat N-219, Target Tahun 2017”

  1. adem dengernya

  2. Semoga sukses dan menghiasi langit indonesia

  3. membanggakan

  4. Lanjut produksi…

  5. Pinter nih PT DI, ambil ceruk pasar yg blm jenuh, sekelas twin otter ato cesna grand caravan.. moga2 lancar jayaaa

  6. Wis cepet ndang molok kono trus ndang ndang diproduksi sing akeh lek payu gawe meneh sing luweh guede sak antonov.

  7. saya mau tanya???
    .
    .
    .
    .
    .kalau mau daftar BINTARA/TAMTAMA/ANGKATAN UDARA DIMANAYA UNTUK DAERAH, RIAU KHUSUSNYA
    .
    .
    .
    .
    .
    .
    SAMA DAFTAR POLISI DIMANA, DI DAERAH RIAU KHUSUSNYA
    .

    .
    .
    .
    DAN APAKAH BUKA TIAP TAHUN?..SOALNYA SAYA MINAT SEKALI TAPI TK TAU DAFTARNYA..KHUSUSNYA UNTUK TAHUN 2020 MOHON INFONYA PARA WARJG

    • Sekolahnya hanya ada di Jawa. Kalau AKPOL di Semarang, kalau AKMIL di Magelang dan kalau AAL di Surabaya

    • Kalo angkatan udara bisa ditanyakan infonya di pangkalan udara TNI AU setempat bung. Kalo daftar polisi bisa ditanyakan ke POLDA setempat atau di Poltabes atau Polresta di kota anda.
      Andakan jg sering buka2 internet, tinggal klik aja situs Kemenham atau TNI dan juga situs POLRI utk dpt infonya.

      • bank ruskye: setau saya seleksi daerah dulu.setelah lolos seleksi baru k magelang(kalau tidak salah)…nah pertanyaan saya ikut seleksi itu itu kan perlu tau tempatnya. ..dan apakah buka tiap tahun?…

  8. Cocok buat patmar

  9. Molor terussssss..

  10. Bukan berita baru, cuma diulang tanggal dan bulannya.

  11. Foto ruang pilot sama ruang penumpang kayak apa sih..

  12. bikin kebijakan yg mengarahkan masyarakat kaya pake transportasi udara pribadi buatan dalam negeri untuk mendukung industri strategis nasional sekaligus agar jalan gak macet. di eropa petani saja nyebar benih make pesawat kecil pribadi semacam ini. terbang satu jam habis berapa liter sih BBMnya…