Feb 122017
 

JAKARTA – Proyek pengembangan pesawat oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin) yakni pesawat R80 dan N245 secara resmi masuk ke dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN). (KOMPAS.com)

Miniatur Pesawat R80 rancangan BJ Habibie yang akan dikembangkan pemerintah. (Foto: Pramdia Arhando Julianto)

Pesawat R80 yang menjadi rancangan mantan Presiden BJ Habibie akan digarap oleh PT Regio Aviasi Industri (RAI) yang merupakan perusahaan bentukan Habibie bersama putranya Ilham Akbar Habibie.

Adapun proyek pesawat N245 akan digarap oleh PT Dirgantara Indonesia dan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN).

Kedua pesawat tersebut akan dikembangkan dari jenis sebelumnya dan akan menjadi pesawat penumpang sepenuhnya, kemudian digunakan dalam penerbangan jarak menengah.

“Untuk pesawat ada dua, yang kapasitas 50 penumpang N245, dan yang kapasitas 80 penumpang R80”, ujar Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Telekomunikasi, dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, I Gusti Putu Suryawirawan, di Jakarta, Jumat (10/2/2017).

Putu menjelaskan, dari sisi biaya, pengembangan pesawat tersebut akan menelan biaya sebesar 180 sampai 200 juta dollar AS per unit atau sekitar Rp 2,6 triliun.

“Biaya pengembangannya tidak semahal kalau dari nol (awal). Kita hitung kemarin kira-kira 180 sampai 200 juta dollar AS”, jelas Putu.

Menurutnya, pengembangan moda transportasi udara tidak mudah sehingga dijalankan bertahap. “Mengembangkan pesawat tidak mudah, sekarang tahap engineering desain, kalau sudah engineering desain, satu tahun baru mulai bikin prototipenya,” ungkap Putu.

Menurut dia, pengembangan proyek strategis tersebut tinggal menunggu Peraturan Presiden (Perpres) yang mengatur tentang proyek-proyek strategis tersebut. “Tinggal tunggu Perpres saja”, jelas Putu.

Putu berharap, proyek strategis tersebut dapat disetujui oleh Presiden Joko Widodo secepatnya, dengan begitu diharapkan pada 2020 kedua pesawat tersebut menyelesaikan pengembangan dan dapat segera diuji coba.

JakartaGreater

  21 Responses to “Pesawat R80 dan N245 Resmi Masuk Proyek Strategis Nasional”

  1. Smoga terwujud cita cita anak bangsa..
    Jangan ampe babom babom mencuri pisang

  2. Semoga tercapai cita-citanya….karena terus terang Kebupaten-kabupaten di Indonesia sangat memerlukan transportasi udara yang lebih cepat daripada darat….

  3. Awass babon babon menggagalkan cita cita bangsa indonesia

  4. Tidak hanya dukungan untuk buat pesawat tapi juga perlunya aturan untuk setiap airlines di indonesia wajib membeli produk ini seperti di China dengan proyek pesawat C919 nya
    Kalau tidak ada aturan ini, kemungkinan tidak ada airline di indonesia yang mau jadi uji coba proyek ini

  5. Program ini mesti di dukung semua stake holder biar berhasil

  6. Saya mengapresiasi pesawat nasional…
    Namun bagaimana dengan proyek Mobil nasional?Bila tidak bus nasional atau truk nasional….sesuatu untuk kepentingan rakyat bayak seharusanya negara hadir/dikuasai oleh negara…

    • Tdk mudah untuk menyingkirkan Jepang bung, Mereka rela keluarkan duit fantastis agar Kita tetep jadi konsumen Mobil/motor, Karna kalo kita udah jd produsen, tuh pendapatan jepang bisa berkurang drastis 😀

  7. Dukungan pemerintah terhadap pesawat R 80 khususnya dalam bentuk apa? Kalau cuma dukungan fasilitas uji disain pesawat sepertinya masih kurang. Menurut ane perlu dukungan jaminan finansial dari pemerintah agar proyek ini bisa sukses

    • Kemarin kan pemerintah udah bebasin bea masuk mesin dan sucad utk industri&jasa aviasi, trus mo bangun kawasan terpadu industri pesawat komersil dimajalaya (termasuk divisi pesawat komersil pt.di…nanti r-80 juga akan diproduksi dsn).

      Kalo yang bersifat finansial ya cari sendiri tho…regio kan swasta, tapi yang bersifat insentif pasti ada krn n-219/n-245/r-80 kan udah masuk PSN

  8. proyek strategis nasional di luar 30 proyek strategis infrastruktur…
    nambah lagi proyek nasional,, saya takut..
    ada kemungkinan beberapa yg mangkrak karena kendala.

  9. otomatis beban pemerintah (lapan) sedikit berkurang dgn mengeliminasi disain proyek pesawat turboprop dikelas 80 seat. Lapan tinggal melompat ke pesawat turboprop 100/120 seat, atau malah turbojet regional 100 seat

  10. selamat dan semoga sukses buat DI + Regio …

    plis gunakan dana negara dg baik dan musti siap diaudit BPK/BPKP/KPK … resiko selalu ada, persiapkan ahli admin keuangan + procurement yg jujur & professional spy pengalaman masa lalu tdk terulang.

    sekalian buat jg desain utk versi militer utk nambah market.

  11. Tapi program pengembangan mesinnya kok gak dibuat jg, minimal Licensi atau pengembangan dan produksi bersama didalam negri itu baru paten punya tuh barang!

  12. wajib pengembangan mesin..turbojet ..ramjet.untuk rudal..

  13. sekali kali jkgr upload 20 orang terkaya di indonesia. kenapa kok pengusaha swasta alergi kerjasama dg ilmuwan lokal, berbisnis produk teknologi dalam negri?? apakah dilarang bersaing dg produk asing ?? kalo seperti itu artinya monopoli produk oleh asing emang sengaja dibiarkan. potensi lokal sengaja dimatikan. siapa yg paling berkuasa membuat kebijakan dan undang2??? DPR/kepanjangan tangan parpol. jd butuh partai nasionalisme kuat yg cinta ploduk ploduk nasional. produk asing silahkan bersaing secara sehat.

    • jika tdk diproteksi dgn kebijakan dan UU skala ekonominya tak tercapai, pengusahapun tak bakalan tertarik. sprti contoh2 yg sdh2 diera sebelumnya. tapi sebagai rakyat kita tetap harus optimis semoga proses penguasaan teknologi tersebut bisa terlaksana walau secara perlahan dan lambat

      • sebagai rakyat kewajiban kita memberikan kritikan yg membangun, ngitik-ngitik pemerintah plus DPR pusat, biar gak ketiduran. kan hobinya para dewan suka tidur diruang sidang.hehee

  14. nyimak ah,…bial pintel macalah alucista,…

 Leave a Reply