Feb 252014
 
skb-rusia-2

Menko Perekonomian Hatta Rajasa bersama Deputi Perdana Menteri Rusia, Dmitry o Rogozin menghadiri Sidang Komisi Bersama (SKB) ke-9 Indonesia-Rusia 25/02/2014 (photo: inilah.com/Wirasatria)

Delegasi Federasi Rusia berkunjung ke Indonesia menghadiri Sidang Komisi Bersama ke-9, untuk penguatan kerja sama bilateral di lima sektor. Beberapa proyek unggulan yang jadi pembahasan utama: Pembangunan smelter bauksit, Kereta batu bara, Pengembangan industri pesawat terbang, hingga proposal proyek pembangkit nuklir.

Pemimpin delegasi Rusia Wakil Perdana Menteri Dmitry O. Rogozin menilai, pengusaha  negerinya  sangat antusias menanamkan modal di Indonesia. Kerja sama bisa dikembangkan ke sektor teknologi tinggi, karena persahabatan kedua negara sangat erat.

“Tidak ada persaingan di bidang apapun antara Rusia-Indonesia, kita bukan merupakan lawan dalam perkembangan geopolitik di Asia Pasifik,” ujarnya dalam jumpa pers usai sidang komisi di Jakarta, Selasa (25/2/2014).

Atas dasar itu, Rusia tidak keberatan bila diminta menanamkan modal di sektor yang butuh alih teknologi. Rogozin mengingatkan, Rusia bersedia mengalihkan sebagian industri strategis mereka di Indonesia, seperti alat navigasi hingga tak terkecuali pengembangan instalasi nuklir untuk energi.

“Federasi Rusia memiliki teknologi aman di bidang energi nuklir. Artinya pihak kami bersedia menawarkan sejauh pihak Indonesia menerima usulan-usulan kami,” kata Rogozin.

Rogozin juga  mengundang investor Indonesia untuk menanamkan modal di negaranya.  “Pemerintah kami membuka bagian timur Rusia untuk kerja sama dari negara-negara Asia Pasifik. Di kawasan industri itu, bisa dikembangkan bisnis agro maupun manufaktur,” tandasnya.

Sementara dalam pertemuannya dengan Kementerian Keuangan, delegasi Rusia  membicarakan kemungkinan dilakukan pertukaran cadangan devisa (bilateral swap).

pabrik Aluminium Rusal (photo by drugoi.livejournal.com)

pabrik Aluminium Rusal (photo by drugoi.livejournal.com)

Rusia ke Kalimantan
Pemerintah Kalimantan Timur akan bekerja sama dengan perusahaan Russian Railways untuk membangun jalur transportasi kereta api di Kalimantan. “Pada prinsipnya proyek kereta api yang kami bangun dari PT Kalimantan Railways itu sudah kami persiapkan dengan baik sepanjang 191 kilometer,” ujar  Gubernur Kalimantan Timur Awang Farouk Ishak di Jakarta, Selasa (25/2/2014).

Jalur kereta akan dibangun mulai dari Kutai Barat melintasi Balikpapan hingga Penajam Pasir Utara. Kereta api itu untuk mengangkut batu bara.

“Tetapi saya juga sedang meminta bisa untuk mengangkut minyak sawit, komoditas hutan tanaman produksi, karet, ataupun hasil bumi lain,” kata Awang.

Transportasi kereta api diharapkan  dapat memperlancar pengiriman barang logistik ke daerah pedalaman. “Kami sudah menandatangani nota kesepahaman dengan Russian Railways dan Kalimantan Railways,” papar Awang.

Pengusaha Rusia juga berinvestasi di Kalimantan Barat dengan membuka pengolahan tambang (smelter) untuk bauksit. Kehadiran Russian Alumina, akan meningkatkan nilai tambah bagi komoditas bauksit menjadi alumina. Nilai investasinya diperkirakan sebesar 2,5 miliar dollar AS.

Tahun lalu, perdagangan kedua negara baru mencapai nominal USD 3,34 miliar. Kedua delegasi sepakat menggenjot volume perdagangan agar mencapai USD 5 miliar pada 2015.

sukhoi super jet 100(3)

Sukhoi Super Jet 100

Industri Pesawat Terbang
Wakil Perdana Menteri Rusia Dmitry O. Rogozin juga menemui Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro, sebelum Rogozin menghadiri Sidang Komite Bersama ke-9 Indonesia – Rusia.

Dmitry O. Rogozin membenarkan dia sempat membahas potensi kerja sama bidang militer dengan Menhan, namun enggan merinci apa saja detail pembicaraan yang dibahas kedua pihak.

“Memang kita mengadakan pertemuan dengan Menhan Purnomo, tapi tentu saja kerja sama militer bukan suatu isu yang mudah diumumkan kepada masyarakat,” ujarnya saat jumpa pers.

“Di bidang industri penerbangan kita siap mendirikan pusat pelayanan pesawat terbang bersama, juga siap bekerja sama dengan perusahaan nasional dalam hal produksi suku cadang. Dalam hal kerja sama militer memang ada prospek sangat cerah, dalam alih teknologi terutama yang punya makna berganda. Artinya bisa dimanfaatkan baik untuk tujuan militer maupun sipil,” kata Rogozin.

Selain alat tempur, Rusia juga punya sistem pertahanan lain, mulai dari teknologi mikorelektronik, detektor bawah air, sampai wahana antariksa. Semuanya siap dikembangkan bersama, bila memang pemerintah Indonesia tertarik.
(Ardyan Mohamad / Merdeka.com).

  132 Responses to “Rusia Tawarkan Reaktor Nuklir dan Industri Pesawat Terbang”

  1. Beberapa proyek unggulan yang jadi pembahasan utama: Pembangunan smelter bauksit, Kereta batu bara, Pengembangan industri pesawat terbang, hingga proposal proyek pembangkit nuklir. Kerja sama bisa dikembangkan ke sektor teknologi tinggi, karena persahabatan kedua negara sangat erat., Rusia bersedia mengalihkan sebagian industri strategis mereka di Indonesia, seperti alat navigasi hingga tak terkecuali pengembangan instalasi nuklir untuk energi,Pada prinsipnya proyek kereta api yang kami bangun dari PT Kalimantan Railways itu sudah kami persiapkan dengan baik sepanjang 191 kilometer,Pengusaha Rusia juga berinvestasi di Kalimantan Barat dengan membuka pengolahan tambang (smelter) untuk bauksit. Kehadiran Russian Alumina, akan meningkatkan nilai tambah bagi komoditas bauksit menjadi alumina. Nilai investasinya diperkirakan sebesar 2,5 miliar dollar AS.Dmitry O. Rogozin membenarkan dia sempat membahas potensi kerja sama bidang militer dengan Menhan, namun enggan merinci apa saja detail pembicaraan yang dibahas kedua pihak.

    “Memang kita mengadakan pertemuan dengan Menhan Purnomo, tapi tentu saja kerja sama militer bukan suatu isu yang mudah diumumkan kepada masyarakat,” ujarnya saat jumpa pers.

    Selain alat tempur, Rusia juga punya sistem pertahanan lain, mulai dari teknologi mikorelektronik, detektor bawah air, sampai wahana antariksa. Semuanya siap dikembangkan bersama, bila memang pemerintah Indonesia tertarik

    ( ibarat orang yang sedang kasmaran dengan janda eh duda tanpam kalo mengutip kaya bung@satrio.,,, seperti nya rusia berkata : ” mas apa sih yang ga buat diri mu” apa aja akan ku beri..mau mainan apa hayo sebut, pesawat,kapal selam,tank,kapal laut,roket,pesawat antariksa.nukli pun di beri” semua untuk mu ….kira2 begitu..sekarang tingal si cowok indonesia ini memutuskan pengen yang mana dulu,,,dari yang belum punya,,,)

  2. Pantesan pak sby brani nerapin UU tentang ORE, ini to yg bikin kita punya nyali bwat neken freport sm newmon.

    Ekonomi kedepanya pasti akan terus membaik, korupsi terus diperangi, otot alutsista terus diperkuat(kita pasti makin di segani di dunia, khususnya asean dan sekitarnya) 1 lagi batu loncatan bwat mentri BUMN dan MENHAN kedepanya dapat meningkatkan kerjasama strategis ini

    Jangan lupa tanya kemungkinan kerjama sukoi dg DI, biar kita smakin diuntungkan dalam industri setrategis penerbangan komersial ini

    • harus dilihat dulu apakah Rusia juga ingin membangun smelter tembaga, karena logam berbeda membutuhkan rancangan dan spec smelter yang beda juga (jangankan logam berbeda, tiap kilang minyak bahkan dirancang untuk mengolah crude oil jenis tertentu, sehingga ada jenis2 lain yang tidak bisa diolah)

      membangun smelter membutuhkan biaya besar sementara margin keuntungan tipis, freeport biasanya mengirim ore untuk diolah di smelter spanyol dan jepang (sehingga jepang protes pelarangan ekspor konsentrat karena smelternya akan mati)

      dan jika rusia bersedia membangun smelter tembaga, freeport justru senang, karena ada 3 smelter lain yang akan dibangun swasta, jika kapasitas seluruh smelter = produksi konsentrat freeport + newmont, kedua tambang ini malah gak perlu bikin smelter (saat ini sudah ada smelter patungan freeport & jepang di gresik, tapi kapasitasnya << produksi freeport + newmont)

      • Ini sales rusia(Tot) ga main main loh, bukan sales ala amrik(nawarinya barang rongsokan mulu) barang dibeli syaratnya seabreg(kwalitas ndak boleh lebih sm negara sekutunya)

        Ini sales (TOdari rusia dateng langsung bawa misi loh, bukan sales kacangan(kita beli, langsung kabur ga tau kmna)

        jadi ini yang namanya from Russia with Love kali yak? :D

      • Smelter tembaga kayaknya bukan menjadi prioritas Rusia. Mereka cukup sadar bahwa untuk sektor tambang ini, perusahaan US masih mendominasi. Kehadirannya hanya akan dijadikan objek pencarian untung perusahaan US tersebut. Terkecuali jika kemudian ada perusahaan Rusia atau perusahaan Indonesia yang kembali menemukan cadangan mineral serupa dan menginginkan kerjasama dengan Rusia, maka pembangunan smelter tembaga Rusia akan memiliki prospek yang cerah. Mengapa Rusia lebih memilih smelter bauksit? Hal itu tak lain disebabkan oleh adanya perpindahan kepemilikan Alumina di Asahan dari Jepang kepada Indonesia, yang kita ketahui akan sangat memerlukan bauksit sebagai bahan baku utamanya. Untuk bauksit sendiri, Indonesia melalui PT Antam sudah menjadi pemain lama di Pomalaa dan Soroako.

    • Tiga hal yang dicatat sejarah sebagai pencetus perang adalah: 1. Perbedaan ideologi, 2. Sengketa wilayah dan, 3. Perebutan sumber daya alam. Semoga semua pihak bisa menahan diri, karena perang itu menyengsarakan.

    • sungguh…..andaikan ini terjadi diawal era SBY…..

      kita tidak tau pemerintahan hasil pemilu nanti akan seperti apa…sungguh sangat disayangkan jika pemerintah hasil pemilu nanti justru antek antek barat…

      • do’akan saja bung semoga pemimpin kita ke depan akan lebih baik lg..di pemerintahan SBY wlwpun sering dhina2 org,,,tp saya melihat di masa beliau banyak juga meletakan pondasi2 pembangunan…jd next pemimpin kita tinggal melanjutkannya

        • Tolong nama kamu diubah. Mengerikan nama kamu !

          NB: Untuk rekan-rekan mohon jangan menggunakan nama yang identik dengan keburukan atau nama nama pejabat negara yang sudah populer. Pasti akan dihapus.

          Kita menghargai pejabat negara dan menjunjung tinggi nilai nilai moral dan kebaikan.

          Azas Warjag = Budi Utomo (mengutamakan budi/ nilai kebaikan)
          ### Admin###

  3. Yahhhhh… om beruang kok cm ?ari kutai sihhhhh keutara dikit donkkk… tempat ane maen ada tambang emas baru.. sayang diembat bule australia… lengkap lho… batu bara ada gas ada kayu jangam ditanya dahhh…. sekalian iseng2 kalo ada tetangga usil kita lindes pake sepur piyeee

  4. Makin geger aja nih kawasan…kesempatan rusia untuk menggeser pengaruh US dikawasan, khususnya di Indonesia. Sepertinya kroco kroco US (Aus, Sing dkk) akan semakin gencar buat ulah nih, kita liat selanjutnya :D

    • hati2 bermain di 2 block atau 2 kaki kiri dan kanan.
      mereka 2 block itu sudah tau akan di manfaatkan indonesia.
      bila kaki kiri dan kaki kanan merenggang (seplit) maka tubuh akan jatuh

      sekali lagi hati2.

      • masalahnya kita punya sejarah hubungan kerja sama yg baik dengan Rusia bung angel…saya pikir ini awal peluang besar untuk negara kita melebarkan sayap di industri pertahanan, dengan modal dana dari mereka bisa jadi dorongan besar untuk industri di tanah air…tinggal tunggu saja kapan realisasinya…

      • Sebetulnya kita tidak memanfaatkan, kerjasama ini saling menguntungkan. Malah menurut saya yang lebih diuntungkan mereka. Karena alusistanya kita yang beli, dimana sekarang banyak sekali negara-negara yang menawarkan produk alusistanya ditengah krisis ekonomi di dunia. Untuk investasi, mereka juga yang untung karena indonesia merupakan pasar yang potensial, kaya sumber daya alam, dan tenaga kerja yang competitif. Sehingga bisa dipastikan, selain dapat dividen/return atas investasinya juga produk mereka bisa dipasarkan di pasar indonesia.

        • Selama investasi mereka diarahkan pada sektor manufaktur yang memerlukan teknologi tinggi, sebenarnya kita sendiri gak rugi meskipun saat ini kita baru menjadi user. Saya yakin sang investor juga sadar akan keterbatasan daya serap pasar domestik kita terhadap produk yang dihasilkannya saat ini. Potensi pertumbuhan yang menjanjikan dan peluang penetrasi pasar terhadap negara-negara di sekitar kita yang cukup tinggi adalah pertimbangan lain dari sang investor dalam menentukan Indonesia sebagai negara pilihan berinvestasi. Ketika kita bisa mengekspor produk yang dihasilkan, tentu keuntungan dari pajak ekspor, akan sepenuhnya menjadi milik kita. Hal yang perlu kita lihat dari setiap investasi adalah seberapa besar investasi itu mampu memberikan nilai tambah terhadap SDM dan SDA Indonesia.

          • Mungkin yg bung maksuddevisa ekspor krn ekspor tdk dikenakan pajak.

            Investasi yg menguntungkanbg indonesia memang yg bisa memberikan nilai tambah bukan investasi yg mengeruk kekayaan alam kita spt freeport.

          • Bung Ihsan, jangan keliru. Ekspor juga dikenakan pajak lho. Anda bisa lihat kasus CPO. Dalam kasus yang satu ini, pajak ekspornya bahkan sangat elastis. Setiap kenaikan harga CPO, akan memiliki limit sebagai alat ukur pajak ekspornya(PE). Tujuannya adalah untuk menjaga stabilitas supplai domestik, agar para produsen tidak melulu mencari keuntungan sendiri saat harga di pasaran Luar Negeri sedang tinggi. Begitu pun dengan impor. Dikenakan pajak juga kan? Cuma tujuannya jelas sangat beda. Pajak impor lebih sebagai usaha pemerintah untuk melindungi(proteksi) para produsen lokal dan stabilitas harga domestik. Ketika pasokan lokal menurun, pajak impor akan ikut menurun, tujuannya agar barang impor tetap bisa terjangkau. Salam hangat Bung..!

  5. “Memang kita mengadakan pertemuan dengan Menhan Purnomo, tapi tentu saja kerja sama militer bukan suatu isu yang mudah diumumkan kepada masyarakat,” :mrgreen: ga apa bung @Dmitry, denger itu saja sudah seneng.

    Baru saja tadi baca artikel bagaimana US didorong untuk mengejar ketinggalan dari China yang punya nilai perdagangan yang lebih besar dari US, dimaksudkan untuk memperkuat pengaruh US terhadap Indonesia dan menyaingi China. Sekarang sudah ada berita Russia akan melakukan peningkatan hubungan perdagangan.

    Nilai perdagangan Indonesia :
    Dengan China US$66bn
    Dengan USA US$22bn
    Dengan Russia US$3.3bn

    • Kecil amat itu Perdagangan dgn Rusia dgn Indonesia …

      Nilai perdagangan Indonesia :
      Dengan China US$66bn
      Dengan USA US$22bn
      Dengan Russia US$3.3bn

      Dr berita diatas :
      “Tahun lalu, perdagangan kedua negara baru mencapai nominal USD 3,34 miliar. Kedua delegasi sepakat menggenjot volume perdagangan agar mencapai USD 5 miliar pada 2015.”
      @Bung Diego : Mana yg bener…USD 3,34 milliar tp USD 3,34 Billion ?

      • Apa bedanya USD3.3 miliar dengan USD3.3bilion? Sama saja kan? Cuma yang satu memakai satuan dalam Bahasa Indonesia, dan yang kainnya pakai satuan dalam bahasa Inggris.

      • Katrok banget sih…yg satu bahasa indonesia yg satu bahasa inggris, nilainya sama :D

      • Iya bung @S&Y, memang perdagangan Russia masih sangat kecil dibandingkan dengan negara2 besar lainnya. China juaranya karena memang mereka partner ekonomi utama Indonesia.Russia masuk akan jadi hal yang bagus, terlalu timpang dan bergantung secara ekonomi terhadap China juga akan membuat posisi kita lemah. Sebaiknya persentase perdaganagan ini lebih merata dan menyebar.

        IMHO, pemerintah sudah memikirkan juga hal ini, terbukti dengan meningkatnya upaya peningkatan nilai perdagangan dengan negara2 lain terutama Jepang dan Korea.

        Usulan saya bagi pemerintah, cobalah hal2 kecil seperti payung atau batrei atau peralatan dapur dll jangan terlalu bergantung pada industri China. Yang kira2 low end dan mampu dibuat di dalam negeri disokong pelaku industrinya. Ga perlu proteksi, minimal dukungan perijinan dan pembiayaan utuk industri kecil-menengah dalam negeri. IMO- dalam level tertentu hal ini akan mengurangi ketergantungan terhadap industri China sekaligus menghemat devisa juga menambah pekerjaan dan peningkatan industri dalam negeri.

        • Banyak kok pengusaha Rusia yang tertarik berinvestasi di sektor industri seperti infrastruktur, pertambangan, minyak dan gas.
          Juga, ada beberapa yang bergerak di bidang properti dan pariwisata.

          Beberapa perusahaan besar Rusia yang berinvestasi di Indonesia termasuk Norilsk Nickel, Petros, Kamaz, dan Kalimantan Railways di bawah RZD.

        • Yup ….sy jg penasaran banget liat nilai kok utk ukuran negara Rusia kecil sekali.

          Kl China iya memang partner utama kita …
          Jd ingat jaman dulu waktu HP masih jadul, trend HP masih Nokia,sy ditawarin salah satu pemilik produsen Tool Kit dr China utk main kesana gara2 saya gk percaya bahwa HP warna bs dilempar dipasar dikisaran harga 300rb,dia bilang …China mampu mengeluarkan HP warna dgn harga pasar cuma 300rb rupiah,saya gk percaya (pd waktu itu harga HP msh lumayan awal2 keluar HP warna),terus dia jelaskan panjang lebar termasuk menjelaskan bgmn mrk menvendorkan part2 tertentu diIndustri rumahan utk mengejar biaya murah.

          Pernah waktu ada pameran Industri Kecil/Menengah disebuah tempat, kita kbetulan pameran bareng sma si engkoh,sampai dia sendiri geleng2 liat potensi di kita yg kesannya dibiarkan (tanpa dukungan kebijakan pemerintah).

          Jd …ide bung Now bagus…tp bakal kembali lagi ke birokrasi dan political will/kemauan dr pemerintah….dan kl sudah bicara realita diIndonesia …konsep cuman tinggal sebuah konsep heheheee

          • …kbetulan pameran bareng sma si engkoh,sampai dia sendiri geleng2 liat potensi di kita yg kesannya dibiarkan (tanpa dukungan kebijakan pemerintah)…

            mending kalau sekedar dibiarkan, jembatan selat sunda udah ada kesepakatan segitiga, pemda banten/lampung/swasta dan studi awal oleh pakar gempa/beton ITB.
            bagus sekali kan jembatan kolosal seperti itu jika dibangun tanpa dana APBN ?
            eh, pemerintah pusat ngerecokin, utamanya menkeu AM dan meneg BUMN DI yang bilang bisa kok dengan APBN tahun jamak, padahal menko ekuin berkali2 bilang tidak ada alokasi di APBN (apakah kedua menteri itu bisa disebut insubordinasi terhadap menko?)

            ujung2nya ya seperti sekarang, pemerintah pusat sukses menyabot inisiatif daerah…

        • Mengapa barang2 kebutuhan rumah tangga banyak impor dr china.? Karena harga yg jauh lebih murah dr pd produksi indonesia. Mengapa produk mereka murah.? Karena bahan bakunya jg murah disana serta kebanyakan berupa home industri dan yg utama tenaga kerja sangat murah, bahkan sekelas pabrik elektronik besar menggaji karyawannya jauh di
          bawah umk di indonesia. Oleh sebab itu spt tidak masuk akal rasanya jika produk yg sama dng buatan jepang atau korea, dpt mereka lempar kepasaran dng harga setengahnya. Masalh kualitas mereka tdk terlalu memikirkan krn produk elektronik selalu berkembang, dan konsumen akan selalu update produk terbaru.

      • Hahaaa ..iya katrok,maklum subuh td dah ngantuk maksain posting.
        Thanks koreksinya Bung Yayan ama Bung Ruskye

      • Jangan diomelin bung..kasian :) Dia tidak paham

  6. “Di bidang industri penerbangan kita siap mendirikan pusat pelayanan pesawat terbang bersama, juga siap bekerja sama dengan perusahaan nasional dalam hal produksi suku cadang. Dalam hal kerja sama militer memang ada prospek sangat cerah, dalam alih teknologi terutama yang punya makna berganda. Artinya bisa dimanfaatkan baik untuk tujuan militer maupun sipil,” kata Rogozin.

    Plan B …Plan B….plan B
    hehehehe

    • Bukannya Plan C? atau B & C jalan bareng? Kerjasama dengan Sukhoi akan memperkuat PT.DI, hanya saja jangan sampai mematikan potensi pesawat komersial asli buatan dalam negeri. Bisa juga bikin pesawat seperti CN, sekarang namanya SN.

      Mengenai keuntungan kehadiran Sukhoi bagi IFX sih jelas luar biasa, sales Gripen apalagi JF17 bisa ganti profesi :mrgreen: , well, semakin banyak pilihan sumber teknologi semakin bagus

      • komplotan sesepuh
        xixixixi

      • Mau Plan B,mau Plan C tidak jd masalah lebih cepat lebih baik, asalkan jangan sampai
        Plan Tat Plan Tut berlarut larut. Kebutuhan semakin mendesak, sementara Mbah Bowo sudah semakin dekat dan harus segera diantisisapi .. :D

      • pernyataan kurang berimbang…karena hak jawab dari sole distributor jf belum digunakan lho di sini bung now…

        • in absentia bung :D pan salesnya MIA, mungkin dapet hidayah dan kembali ke jalan yang benar :mrgreen:

          • dasar abang sales panci komplotan sesepuh xixixixixi
            sales sabun ,masih ada yeeee sotoy km coy
            saya mau nawarin jf 17 sulfur kebanggaan gw yang bisa nyium gunung,
            http://www.youtube.com/watch?v=bdMztmhbDMA

            sebagai sales jf sulfur gw bangga kecanggihannya :D :mrgreen:
            3 kali nyium gunung dapat hadiah mangkok soto

            santai aja bang

            maaf sergio biar gak spaneng

    • Mengenai kerjasama industri penerbangan mungkin ada hubungan nya dengan rencana pesawat R80 kita ya bung @satrio? soalnya belum lama ini banyak berita kalau ptdi akan garap pesawat R80 ini.
      maaf perkiraan awam

      • Plan B nya pesawat tempur dong
        saturn engine bisa dipakai dan merakit bersama.Manuk Gahar

        Selain itu ada program pengembangan bersama disamarkan program CBG
        IMHO

        • Membaca berita di atas kok saya mendapat getaran-getaran radar bahwa pesawat SUKRI (SUKhoi Republik Indonesia) akan cepat terwujud mengudara dan melindungi langit Nusantara ya Bung Satrio? JAY NUSANTARA! JAY INDONESIA!

        • Selain itu ada program pengembangan bersama disamarkan program CBG

          ———————————————————————————————————–
          wah ini..semoga keluar masakan korea rasa rusia dengan selera nusantara :)

    • Bango..?????

    • Plan D :mrgreen:

  7. Gambar ilustrasi nya ada yg kurang pas nih (seharusnya buka Superjet 100)
    tapi gpp lah buat apa pamer juga. yg jelas dropping sucad sukhoi pasti besar2an termasuk engine saturn terbaru, hadehh kurang klik nih waktu ifx malah ngaret.
    :D

  8. Keren, selain bisa menarik uang 6 milyar dollar ke dlm negeri alias rupiah bisa tambah naik, juga bikin railway kereta api di kalimantan bisa tambah maju tuh kalimantan krn sdh ada transpotasi yg bisa membuka daerah terisolasi disana yg skg blm bisa diakses krn kebanyakan rawa dan hutan, pemerintah aja ogah bikin railway kereta api disana dr dulu. Ditambah bikin smelter dgn alumunium yg siap diekspor ke rusia, nambah devisa negara tuh.

  9. Yang bikin malu sekarang kan antar kementrian yang ga saling dukung
    Presiden, kemendan n dPR udah sejalan namun kemenkeu bikin acara sendiri
    Naseeeeb… naseeeebbbb…..

    • Mungkin menkeu punya pemikiran lain bung. Saya duga, menkeu sengaja mengulur waktu krn kondisi saat ini dimn defisit kita msh sgt besar, kalau dipaksain dikasih skg, takutnya defisitnya malah tambah besar. Tahu sendiri rupiah sgt sensitif dgn yg namanya defisit neraca berjalan.

    • Kemenkeu bukannya bikin acara sendiri bung. Harap dicermati benar.
      Menkeu mengatakan jika penambahan anggara utk Kemenhan pada APBN 2014 tidak ada space.
      Memang tidak bisa lg nambah anggaran di APBN 2014, karena sudah disahkan oleh DPR. Yg bisa adalah penambahan anggaran akan diajukan pada APBN 2014 Perubahan. Merubah anggaran yg sudah berjalan tentu tidak bisa, karena sudah dihitung balance antara penerimaan dan pengeluaran.
      Semua departemen diberi kesempatan merubah anggarannya pada APBN 2014 Perubahan. Mari kita lihat pada sidang paripurna pembahasan Perubahan APBN 2014.

  10. “Sementara dalam pertemuannya dengan
    Kementerian Keuangan, delegasi Rusia
    membicarakan kemungkinan dilakukan
    pertukaran cadangan devisa (bilateral
    swap)”

    mungkin kalau skema pembelian alutsista dilakukan dgn skema ini akan lebih menguntungkan karena transaksinya tidak dgn dollar.perhaps.,

    • Kemungkinannya bgitu bung @Andam, IMO- bilateral swaps artinya antara IDR dan Rubel

      Currency swaps have two main uses:
      -To secure cheaper debt (by borrowing at the best available rate regardless of currency and then swapping for debt in desired currency using a back-to-back-loan).
      -To hedge against (reduce exposure to) exchange rate fluctuations.
      WIKI

      yang saya perkirakan adalah adanya loan (kredit dari Russia) dalam jumlah yang besar, cmiiw sebelumnya senilai US$1bn tidak dilakukan bilateral swaps. Dan walau nilai dilaporkan dalam USD tidak berarti kontrak menggunakan USD, bisa saja dengan IDR atau bahkan komoditi. Jika dilaporkan apa adanya maka susah menjabarkannya, misal “si Badu membeli motor seharga 2 ekor kambing, 3 ekor ayam dan 5 karung gabah” :lol: walaupun misalnya memang itu yang dilego si Badu demi motor baru.

      Ini berita bagus bung, penghematan devisa dan aman dari kejutan fluktuasi IDR terhadap USD

      • Dng menggunakan bilateral swaps akan menguntungkan kedua negara,namun masih banyak sisi kekurangannya.
        Kebutuhan impor bukan hanya dari negara si A saja tp jg dari Negara si B dan si C. Permasalahan akan timbul jika kita jual motor ke A dibarter 2 kambing, 3 ayam dan 5 gabah lalu mau beli sapi si B dibayar pakai apa.? Sementara si B cuma butuh 3 krng gabar dan ndak perlu ayam dan kambing. Sementara kebutuhan kita cuma 1 kambing 1 ayam dan 6 krng gabah.
        Kalo pake IDR dan rubell saja entar kalo rusia mau bayar kapal yg dibuat di perancis pake IDR pasti dikira rusia ngeledek perancis, karena rusia kelebihan IDR.
        Kesepakatan ini pernah digelontorkan kepada sesama negara ASEAN pasca krismon 1998 dengan menggunakan mata uang regional ASEAN, tapi ternyata kesepakatan tersebut tdk jalan. Karena masing2 negara perlu US Dolar utk membayar transaksi mereka dng negara lain.
        Mungkin ada pencerahan baru dari bung @ Now.. ?

        • IMO- bilateral swaps hanya antara dua negara dengan salah satu mata uang pilihan (diantara 2 currency) yang akan digunakan dalam pinjaman dan dikenai swaps, bukan mata uang bersama seperti Euro

          Maaf kalo ngawur :D cmiiw- yang saya tangkap dari 2 poin diatas dasarnya hanya berjalan antara negara2 tertentu dimana terjadi transaksi/pinjaman, swap sebagai hedging menghadapi fluktuasi mata uang yang digunakan dalam transasi

          • sepertinya sudah ada 3 negara lain yang melakukan perjanjian swap dengan indonesia, cina, korea, dan jepang. kalo rusia deal, berarti nambah lagi jadi 4. apa ada negara lainnya ya?

        • Kalau IDR ditopang dengan emas berton-ton yang berasal dari tambang freeport, tambang newmont, tambang bukit emas sejuta ton di Gorontalo, maupun tambang-tambang emas lainnya yang masih menunggu untuk ditambang, bakalan ngiler terus tuh Perancis minta IDR. Pelan namun pasti kita mulai menyadari bahwa selama ini SDA kita banyak dirampok, kita akan tagih itu semua sekalian dengan bunganya! JAY NUSANTARA! JAY INDONESIA!

  11. Dioke khan asal dlm tiap perjanjian kerjasama diteliti terlebih dulu tiap kata dan kalimat, utk memastikan tiap perjanjian kerjasama menguntungkan Indonesia tdk hanya menguntungkan Rusia. Pelajari juga persentase pembagian keuntungan utk tiap kerjasama, mskipun Rusia ingin kembali modal tapi Indonesia yg pumya SDAnya. Pola pembagian keuntungan hrs ditegaskan, misalnya Indonesia dpt 50 dmkian jg Rusia, dng ketentuan Indonesia tdk mengganti infrastruktur, sarana dan prasarana yg dibangun oleh Rusia.

  12. Hukumnya wajib sebagai negara kepulauan terbesar, Indonesia memiliki potensi ancaman keamanan nasional yang besar. Seperti pelanggaran wilayah perbatasan laut, gangguan keamanan di laut, pelanggaran wilayah yurisdiksi laut, penggunaan ruang udara secara ilegal hingga pengerukan sumber daya alam secara ilegal dan klaim wilayah yang dilakukan negara lain.
    Hal ini harus diimbangi dengan peningkatan kekuatan pertahanan sudah menjadi keharusan karena ini menunjukkan kekuatan pertahanan sebuah negara. Negara yang memiliki militer lemah dan tidak memiliki sekutu yang kuat akan mudah diintimidasi oleh negara Asing.

  13. Alhamdulillah semua Info A 1 sy terbukti semua,pembelian rudal berbagai jenis dari rusia dan china,sukhoi family dll.ke depannya setiap kerjasama ekonomi dan perdagangan dg negara2 militer yg maju mesti disertai dg kerjasama pertahanan.tp indonesia hrs hati2 krn konflik berawal dari perebutan SDA oleh negara2 maju.sy gak akan berikan analisa di formil medsos.sy pnya forum khusus resmi pembahasan ini.hub.rusia-china dg indonesia lbh dari sekedar sekutu.

    • Hadeehh ! Klo emang ga mau di bagi di mari ya jgn buka info gitu donk,jd yg lain ga cenat cenut mikirinnya.kasihan mbah bowo,udh kena gagal ginjal gara2 PLA latihan deket darwin,ini di tambah berita ginian,stroke dah !!
      BTW buka dikit donk bung surya klo ada info,jd bisa buat bahan analisa sesepuh di sini,
      Sesepuh di sini yg menurut ane bagus, bung sat,bung yayan dan bung now,walawpun bung now klo ksh analisa agak2 ke timur2an dikit,tp ane ga masalah,soalnya ane slh 1 pendukung poros jakarta-moscow-beijing.
      Maaf pendapat pribadi.

      • bung @dars, kita kan bangsa timur? :D berbagi nilai yang relatif sama dengan berbagai bangsa timur lainnya.

        Walau kita menyambut uluran tangan dari berbagai pihak, tapi jangan sampai kehilangan jati diri. Senyum dimuka dengan keris di belakang

        • Filosofi Jawa banget..senyum mengembang tapi keris siap di belakang. Seperti blangkon..di depan rata, eh jendolannya di belakang gede ha..ha

    • Berarti yang kemarin bikin artikel dan bilang indonesia jangan sampai bersekutu mulai terguncang dong bung. :lol: :mrgreen:

  14. Rusia Klaim Alutsista RI Lebih Canggih dari Negara Barat

    Selasa, 25 Februari 2014 20:35 wib | Petrus Paulus Lelyemin – Okezone
    Alutsista. (Foto: Runi Sari/Okezone) Alutsista. (Foto: Runi Sari/Okezone) JAKARTA – Kerja sama Indonesia-Rusia khususnya di bidang militer, telah lama terjalin. Beberapa kerja sama yang terjalin dalam beberapa tahun terakhir salah satunya adalah program alutsista atau alat utama sistem persenjataan.

    Deputi Perdana Menteri Rusia Dimitry O Rogozin dalam kesempatan Sidang Komisi Bersama ke-9 meyakinkan pemerintah Indonesia bahwa teknologi alutsista Rusia merupakan teknologi yang canggih, bahkan lebih canggih dibandingkan teknologi negara-negara barat.

    “Di negara kami, pemerintah sedang membangun teknologi alusista untuk angkatan darat Rusia. Dan teknologi ini mutunya lebih canggih daripada negara-negara barat,” tutur Dimitry, di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Selasa (25/2/2014).

    Dia menegaskan, hubungan kerja sama militer kedua negara bukanlah sebuah cerita yang singkat. Sejarah kerja sama yang panjang itu, menurut Dimitry, selama ini telah berjalan sukses dan akan sukses ke depannya.

    Salah satu bagian dari teknologi alutsista yang ditawarkan bagi Indonesia, tuturnya, adalah sistem kapal selam tanpa awak. Menurut dia, keseluruhan kerja sama di bidang militer antara kedua negara masih memiliki prospek yang besar ke depannya.

    “Ini merupakan prospek yang cerah apalagi transfer teknologi dapat dimanfaatkan dalam pengembangan kekuatan pertahanan di Indonesia,” imbuhnya. (ade)

  15. Td pagi redaksi di TV : “pemerintah Indonesia menyatakan bebas nuklir” —> oww karena ini toh sampai2 pemerintah dicekoki “tidak perlu pakai nuklir” oleh negara2 yg tdk ingin indonesia punya Nuklir….. ternyata rusia sdh menawarkan lebih dulu. Intelijen “mereka ternyata berjalan dgn baik”

    • Penguasaan kemampuan pengayaan uranium untuk PLTN memberikan akses teknologi dan kemampuan terhadap pengayaan uranium untuk persenjataan. Yg dibatasai hanya grade pengayaannya itu.

      Walau weapon grade harus 85% ke atas tapi di bahkan 20%-pun secara theori sudah cukup untuk dijadikan senjata. Hanya saja konsekuensinya material yang dibutuhkan jadi harus lebih banyak. Sementara kita juga produsen uranium :) no problemo

      Indonesia punya banyak sumber energi alternatif terbarukan, jika termanfaatkan kita tidak perlu energi fosil atau nuklir. Tapi prakteknya bahkan kita mengalami kelangkaan gas yang berlimpah di Indonesia. Dan memang teknologi nuklir adalah tetap suatu kemampuan yang harus dikuasai Indonesia yang sudah menyatakan anti senjata pemusnah masal. Hitung-hitung sebagai jaminan dan asuransi menghadapi kekuatan2 militer nuklir dunia. Dengan menguasai teknologi pengayaan uranium untuk PLTN, maka pengayaan uranium untuk senjata hanyalah pilihan yang tidak diambil.

      Jika terpaksa kita juga bisa, itu pesannya. Dan itu memberikan tambahan efek deterrence yang akan dipertimbangkan negara2 pemilik senjata nuklir sebelum mereka berniat mengancam kita dengan senjata nuklir mereka.

      • energi terbarukan termasuk biosolar dari CPO. Kalau produksi CPO kita di ubah menjadi biosolar kira-kira hasilnya seberapa ya? cukup ga untuk konsumsi dalam negeri sendiri?

      • Jika tidak salah pemerintah kita masih mengejar 10% campuran biosolar. Brasil sukses melakukan konversi minyak bumi ke biofuel, tapi mengorbankan jutaan hektar hutan untuk dijadikan kebun tebu

        Yang saya pikirkan adalah energi panas bumi, angin atau energi gelombang. Semua tersedia dengan melimpah di Indonesia dan terbarukan dengan sendirinya. Jika dimanfaatkan untuk sumber pembangkit listrik PLN dalam jangka panjang akan menurunkan TDL dan secara wajar juga ongkos2 produksi dan harga2 barang

        Untuk kendaraan angkutan umum seperti KRL dan bus listrik juga akan menjadi murah operasionalnya. Kereta api juga dikonversi menjadi bertenaga listrik dan dijadikan tulang punggung logistik. Jalan kurang macet dan insfrastuctur jalan juga lebih awet. Sementara untuk kendaraan masyarakat memang perlu waktu konversi yang lebih lama, bisa ditambal sulam dengan konversi ke gas yang ketersediaannya banyak terdapat di Indonesia daripada minyak bumi.

        Tapi walaupun mampu mencapai itu, teknologi PLTN harus tetap dikuasai karena alasan2 diatas tadi.

        • maaf bung now, ada satu lagi yg terlupakan yaitu,
          pembangkit listrik tenaga dalam.
          panggil aja guru2 debus atau pendekar pencak silat kita bung, daripada nganggur.
          hehehehe
          maaf bung, guyon

      • Menurut saya, selama di dunia ini masih ada negara yang mempunya senjata nuklir, kita tidak akan ada jaminan untuk terlepas dari senjata nuklir, apalagi kalau terjadi perang di dunia. Pemilikan senjata nuklir menurut saya wajib dilakukan oleh bangsa indonesia selain sebagai jaminan bagi negara lain untuk tidak menyerang indonesia pakai senjata nuklir juga sebagai efek detterent bagi negara lain. Pemakaian senjata nuklir sangat ampuh dalam peperangan. kita bisa lihat sejarah, betapapun hebatnya pasukan bela diri jepang, di bom nuklir oleh amerika langsung menyerah begitu saja,

        • Itu karena ketipu sama AS yang gembar gembor kalau stok bom nuklir mereka banyak padahal baru ada 2 yang dijatuhkan itu saja. Kalau Jepang tau hanya ada 2 itu, boleh jadi mereka tidak mau menyerah.

  16. yang penting transaksi jgn gunakan US dollar..gunakan mata uang masing2..misalnya Rusia mau invest di indonesia bisa menggunakan Rubel atau Rupiah dengan patokan kurs harga mas di dalam negeri masing2

  17. saya pribadi sangat mendukung kerja sama dg blok timur apalagi ada imbal balik transfer of teknologi,…mudah mudahan dg ini RI berjaya dan kemakmuran untuk seluruh rakyatnya..menunggu kejayaan kembali Majaphit dan Sriwijaya dengan nama REPUBLIK INDONESIA …aamin

  18. Bbrp waktu lalu deputi angkatan bersenjata cina berkunjung ke indonesia bahkan sampai ke markas kopassus batujajar, kunjungan balasan langsung dilakukan oleh panglima TNI. Akhir tahun lalu KASAL berkunjung ke Rusia disusul kunjungan berikutnya. Saat ini deputi PM Rusia sedang berada dijakarta. Terlihat intensitas hubungan Indonesia dgn Rusia dan Cina makin meningkat sebagai bangsa yg “pintar” kita harus pandai memilah dan memilih jangan terjebak masuk ke dalam salah satu kekuatan, ambil semua yg cocok, bermanfaat dan menguntungkan dari negara manapun itu asalnya dgn tetap kita yg memutuskan sbg bentuk kemandirian bangsa. Ambil fasilitas apapun yg ditawarkan dari para caleg di massa kampanye nanti tetapi pd saatnya pemilu kita sendiri yg menentukan menurut hati nurani kita tdk terjebak oleh janji yg mereka dengungkan ……. hehehehe

  19. di indonesia setahu saya baru ada 2 perusahaan yg membuat ingot seperti gambar ke2,,dikarawang dan surabaya..dan bahan bakunya cukup disayangkan masih impor itupun hasil daur ulang.padahal kita punya stock bahan baku tersebut.

  20. jika memang rusia mw mendukung PLTN indonesia, baiknya membangun reaktor mini, untuk 10.000 rumah tangga, jauh lebih aman, mudah perawatan dan ramah lingkungan. tujuannya pulau-pulau kecil dapat merasakan listrik juga..

    • Kalau untuk pulau terpencil, mungkin lebih baik menggunakan tenaga angin. Saya juga baru tahu kalau dengan satu kincir angin saja, Amerika bisa menyuplai listrik untuk satu kawasan pedesaan. Lebih ramah lingkungan dan tidak menghasilkan limbah radio aktif.

      • limbah radioaktif reaktor mini, yang diklaim adalah sebesar bola softball selama pemakaian 10 tahun. itupun masih bisa di gunakan lagi setelah melalui proses khusus.
        reaktor ini menjamin pasokan energi kontinue selama 10 tahun untuk 10.000 rumah, besar reaktornya sebesar ukuran kamar manusia, dan bisa di tanam di dalam tanah sehingga aman dari gangguan.

        untuk pulau terpencil memang menarik mengunakan tenaga angin namun gimana dengan maintenancenya.

  21. Ah…tawaran-tawaran ini semuakan cuma basa-basi…wkwkwkwkwk…

  22. Mudah*han Ruskyfifayah menawarkan TOT KS kilo,sukhoi berseri,pakfanya,rudal*domenya,satelitnya serta freget dan destroyernya bungkus kang poer bila perlu natuna buat pangkalan rusky….imbalan ladang kalimantan buat berkat atau di irian yg katanya prabowo masih ada 10 gunung emas kalau mau digali….maruk.com

  23. mainan baru juga dibungkus sekalian>>

  24. yg ini juga>>

    • @Wedus Gembel : apa beneran ini yang dimaksud Om Rogozin bung?dengan kapal selam tanpa awak alias Autonomous Underwater Vehicle :) padahal ukurannya hanya sebesar torpedo

  25. Sejak Soeharto jadi Boneka Amerika, RI di jadikan Negara Terbelakang. Reformasi, Rakyat Berdaulat, Saatnya RI Belajar/manfaatkan serap teknology Rusia dari A hingga Z seperti era SOEKARNO. BARAT membuat RI Puluhahan tahun di Miskinkan Abadi oleh Amerika dan Sekutunya.

  26. RI pelan2 membangkang pada Amerika dan Sekutunya, dengan kehadiran Rusia sebagai PENYEIMBANG Amerika sekutu. investasi rusia di RI pintu masuk Kawasan ASEAN. Sejarah Rusia bantu RI rebut PAPUA, Kini Rusia bantu RI akan Teknology dan Alutsista Canggihnya. RI pelan2 menghabisi pengaruh Amerika dan Sekutunya. Presiden Baru RI 2014 lebih Berani dan terbuka USIR AMERIKA DARI INDONESIA

  27. Akhirnya UU Minerba segera menemukan jati dirinya. Euporia, umpatan, pujian bahkan sesalan telah menggaung dimana-mana. Bagi rakyat kecil, UU ini sebenarnya tidak bersentuhan langsung. Keberadaannya kurang terasa begitu nyata, meski sebenarnya setiap UU akan didedikasikan untuk segenap bangsa Indonesia. Tak kurang dari para pengusaha dan kaum terpelajar menyuarakan opini yang menggambarkan keresahan dan harapannya. Ditengah pro dan kontra yang masih sedang berlangsung, muncul berbagai sikap yang ditunjukan oleh negara-negara sahabat, yang selama ini telah sangat lama mengeruk kekayaan SDA Indonesia tanpa sedikitpun melalui pemberian nilai tambah terlebih dahulu. Berdalih tambang tembaga, yang didapat justru emas atau bahkan mungkin uranium dan bahan-bahan mineral lainnya yang tidak tertulis dalam klausul kontrak karya yang telah disepakati. Selama itu pula, bangsa kita dibuat seperti bodoh, lemah dan tak berdaya. Kita sadar sejatinya ada kekeliruan dalam setiap kontrak karya, tapi apa daya, kita seringkali dihadapkan pa

  28. Akhirnya UU Minerba segera menemukan jati dirinya. Euporia, umpatan, pujian bahkan sesalan telah menggaung dimana-mana. Bagi rakyat kecil, UU ini sebenarnya tidak bersentuhan langsung. Keberadaannya kurang terasa begitu nyata, meski sebenarnya setiap UU akan didedikasikan untuk segenap bangsa Indonesia. Tak kurang dari para pengusaha dan kaum terpelajar menyuarakan opini yang menggambarkan keresahan dan harapannya. Ditengah pro dan kontra yang masih sedang berlangsung, muncul berbagai sikap yang ditunjukan oleh negara-negara sahabat, yang selama ini telah sangat lama mengeruk kekayaan SDA Indonesia tanpa sedikitpun melalui pemberian nilai tambah terlebih dahulu. Berdalih tambang tembaga, yang didapat justru emas atau bahkan mungkin uranium dan bahan-bahan mineral lainnya yang tidak tertulis dalam klausul kontrak karya yang telah disepakati. Selama itu pula, bangsa kita dibuat seperti bodoh, lemah dan tak berdaya. Kita sadar sejatinya ada kekeliruan dalam setiap kontrak karya, tapi apa daya, kita seringkali dihadapkan pada dilematika keterbatasan bangsa ini dalam penguasaan modal dan teknologi, karena kalau soal SDM, mungkin kita sepakat bahwa sekarang kita sudah cukup pintar.
    Melihat fenomena yang dipertontonkan delegasi Rusia dalam misi investasinya di Indonesia, san

  29. Akhirnya UU Minerba segera menemukan jati dirinya. Euporia, umpatan, pujian bahkan sesalan telah menggaung dimana-mana. Bagi rakyat kecil, UU ini sebenarnya tidak bersentuhan langsung. Keberadaannya kurang terasa begitu nyata, meski sebenarnya setiap UU akan didedikasikan untuk segenap bangsa Indonesia. Tak kurang dari para pengusaha dan kaum terpelajar menyuarakan opini yang menggambarkan keresahan dan harapannya. Ditengah pro dan kontra yang masih sedang berlangsung, muncul berbagai sikap yang ditunjukan oleh negara-negara sahabat, yang selama ini telah sangat lama mengeruk kekayaan SDA Indonesia tanpa sedikitpun melalui pemberian nilai tambah terlebih dahulu. Berdalih tambang tembaga, yang didapat justru emas atau bahkan mungkin uranium dan bahan-bahan mineral lainnya yang tidak tertulis dalam klausul kontrak karya yang telah disepakati. Selama itu pula, bangsa kita dibuat seperti bodoh, lemah dan tak berdaya. Kita sadar sejatinya ada kekeliruan dalam setiap kontrak karya, tapi apa daya, kita seringkali dihadapkan pada dilematika keterbatasan bangsa ini dalam penguasaan modal dan teknologi, karena kalau soal SDM, mungkin kita sepakat bahwa sekarang kita sudah cukup pintar.
    Melihat fenomena yang dipertontonkan delegasi Rusia dalam misi investasinya di Indonesia, sangat berbanding terbalik dengan sikap yang ditunjukan US, Jepang dan mungkin negara-negara lainnya. Isu mengenai kewajiban pembangunan smelter, menjadi topik yang mencuat dalam setiap perdebatan. Freeport dan Newmont yang beromset miliaran dollar setengah menolak untuk mengeluarkan hanya beberapa miliar dollar untuk biaya pembangunan smelter mereka. Alasan prospek laba yang rendah mungkin bisa kita fahami, tetapi mengapa alasan itu justru muncul disaat perusahaan lain menyatakan kesediaannya untuk membangun smelter. Ada ‘sesuatu’ yang patut dicurigai dari aksi pembangkangan mereka. Pemerintah dan wakil rakyat kita mungkin sudah mengetahui makna sesuatu yang selama ini dijaga kemisteriusannya oleh pihak asing, sehingga mereka tak bergeming sedikitpun untuk menggolkan Undang-undang Minerba ini.
    Dalam jangka pendek, mungkin benar kita akan segera kehilangan devisa yang selama ini kita peroleh dari kegiatan ekspor bahan mineral yang masih bersifat ore. Tapi untuk jangka panjang, kewajiban pembangunan smelter akan membuahkan hasil seiring dengan masuknya para investor yang bersedia mematuhi UU Minerba. Dan semestinya sikap kooperatiplah yang harus mereka tunjukan jika benar-benar mereka beritikad baik dan punya kepedulian terhadap kemajuan bangsa ini.
    Sikap terpuji justru diperlihatkan oleh China yang notabene adalah negara yang masih baru dalam kompetisi penguasaan SDA di kancah global. China menjadi mitra pertama yang menyatakan dukungannya terhadap penerapn UU Minerba, hal ini tak lain dikarenakan mereka juga mengalami hal serupa dinegerinya.
    Andai bisa segera terwujud, langkah yang paling brilian sebenarnya adalah langkah yang ditempuh oleh Rusia. Ini bukan hanya soal ingin menghormati sebuah undang-undang, tapi lebih daripada itu, Rusia telah mengemas sebuah potensi dalam sebuah kemasan instan yang lengkap. Rusia menawarkan reaktor nuklir, tujuannya lebih kepada bagaimana mereka bisa mendapatkan supplai energi yang memadai dan murah dalam jangka panjang, ketika dia menanamkan investasinya di tanah air. Kalimantan rail ways, sebuah infrastruktur vital yang akan mampu memberikan efisiensi terhadap pendistribusian material bagi kepentingan industrinya di Indonesia, tidak yakin jika hanya digunakan bagi mempermudah proses distribusi yang telah ada. Rusia siap membangun smelter untuk kepentingan industri pengolahan alumunium. Sungguh sangat terkejut, setelah kita menyadari bahwa ternyata bahwa kita tercatat sebagai salah satu produsen alumunium terbesar di dunia. Didukung cadangan bauksit yang tinggi dan tersebar diberbagai pulau, kehadiran smelter ini akan sangat mendukung bagi pengolahan alumina yang tak lain adalah bahan baku alumunium. Kembalinya PT Inalum ke pangkuan bumi pertiwi setelah sekian lama dalam dekapan Jepang, telah menjadikan Indonesia sebagai full produsen alumunium diantara sedikit produsen alumunium dunia. Di mata Rusia, alumunium adalah sebuah material yang maha penting. Hampir semua industrinya lebih menjadikan alumunium sebagai bahan baku utama. Tidak salah, jika kemudian dia membawa Sukhoi untuk dibangun dan dikembangkan di Indonesia. Mereka seperti menemukan rumah baru yang dianggap lebih layak untuk menjadikan Sukhoi mampu terbang lebih tinggi dan menguasai angkasa dunia. Alumunium yang berlimpah dan didukung oleh bahan baku yang melimpah, ketersediaan tenaga terampil yang terasah dalam bidang aeronautika di Indonesia, adalah sebuah pakta yang membuat mereka merasa yakin dengan masa depan Sukhoi di Indonesia. Selain itu, pasar domestik yang besar dan terus tumbuh, didukung oleh iklim kompetisi penguasaan alutsista diantara negara disekitar Indonesia, sangat diyakini akan menjadi kunci sukses Sukhoi dan industri Rusia lainnya di Indonesia, apalagi posisi Indonesia yang netral, bisa menjadi bumbu penyedap sekaligus membuka peluang bagi Indonesia untuk mensupplai kebutuhan sarana udara negara kawasan.
    Dengan bargaining power yang ada, kali ini kita berkesempatan menekan US dan negara-negara lainnya yang masih tidak terima dengan kehadiran UU Minerba. Sekarang, bola ada ditangan mereka. Mau membangkang kemudian hengkang, atau mau bersikap kooperatif agar bisa survive? UU Minerba bukan sekedar aturan, tapi lebih dari itu, dia juga adalah sebuah asuransi untuk menjamin kehidupan yang lebih layak bagi bangsa Indonesia yang ada pada masa kini ataupun di masa mendatang.

    • @bung yayan
      uraian anda cerdas dan nasionalis saya sangat mendukung…

      klo boleh tau kerja dimana bung..?

      • bung yayan@indocuisine
        Uraian bung cerdas dan bagus sekali, semoga mmg itulah maksud pemerintah kita skrg (dan akan dilanjutkan oleh pemerintah berikutnya)…yaitu mengembalikan sedikit demi sedikit apa yg mmg seharusnya menjd hak rakyat Nusantara sejak masa penjajahan model lama dahulu hingga ke masa “penjajahan moderen’ seperti saat ini, demi generasi penerus Negara Kesatuan Republik Indonesia kita tercinta…

        bung@Satrio
        Mohon pencerahan ttg Rafale yg sy baca di forum sebelah…hehehee, karena pernah juga dibahas ttg rencana pembelian Eurofighter juga (batch 1 ex.Lutf + batch 2 new). Apakah mmg diambil semua dgn resiko nightmare logistic atau salah satunya decoy? :)
        Matur nuwun seblmnya

      • Salam dan terima kasih, bung semut geni dan bung shooter.
        Hehehe..! Saya cuma orang biasa, yang kebetulan saat ini sedang menetap di Kuala Lumpur dan bekerja untuk sebuah perusahaan Jepang.
        Salam kenal dan salam hangat Bung..!

    • Hal ini semua tergantung kpd para pemimpin bangsa, kalau mereka konsisten dan tegas menjalankan UU dan tidak tergoda oleh bujuk rayu freeport dan newmont, pasti apa yang kita cita-citakan akan tercapai. Nilai tambah akan produk kita, kenaikan investasi di smelter, lapangan kerja, penerimaan pajak bagi negara, sumber daya alam bisa terkontrol untuk generasi mendatang, dan lingkungan yang terjaga adalah pencapaian yang dicita2kan dari UU Minerba ini.

      Bangsa indonesia sebetulnya mempunyai daya tawar yang kuat disini, tidak perlu takut akan investor yang mau hengkang atau PHK karyawannya, kita yang punya sumber daya alam, pasar yang besar dan potensial, letak yang strategis, tenaga kerja yang kompetitif. Mereka pergi akan banyak lagi yang akan masuk.

  30. @Bung Shoter
    Rafaele yaa
    Dalam waktu dekat akan ada delegasi dari Dasaault berkunjung ke Indonesia untuk memberikan Proposal PERBAIKAN untuk menawarkan kembali rafaele di akuisisi dalam jumlah sekitar 3 skuadron dengan harga baru yang didiscount besar besaran dan paket TOT yang lebih menarik untuk Indonesia.

    Sama dengan bung wie saya suka rafael berjenis omnirol karena akan mereduksi Jenis pepspur yg dioperasikan Indonesia
    Pandangan saya kedepan jenis pespur akan datang yg beroperasi yaitu:
    Su 27/30 dan SU 35 untuk heavy Fighter
    Rafaele dan IFX (hasil kerjasama tot dgn dasault dan sukhoi) untuk Medium fighter
    T 50 dan hawk untuk light fighternya

    Komposisi ini lebih ekonomis dibanding bila kita mengambil Gripen untuk TOT IFX dan membeli Typhoon untuk pemukul bila harus bertempur dengan china di LCS
    Rafaele sanggup meladeni F 15 SG,F16 upil,Sukhoi china,F 18 dan SU 30 MKM malaysia dan F35 ,Gowlier dan F18 aushy .
    Pengoperasian Rafaele yang omnirool juga bisa omnirool dalam menghadapi kekawatiran embargo dan memilih siapa lawan tanding yang dihadapi tidak harus ditempatkan dibarat saja untuk melawan china tetapi sanggup melawan pepsur semua tetangga kita.

    Rafaele mempunyai kemampuan perang elektronik setara SU 30 MKI dan Gowlier bahkan F 35.
    Perangkat Spektra bahkan compatibel dengan sukhoi kita,
    Dan Dasaault saat penawaran pertama menjajikan membantu perwujutan IFX dan memperbolehkan avionik RBE 2 dan mesin snecma dipakai untuk IFX.,merak sanggup mewujutkan prototype IFX dalam jangka satu tahun,

    Dengan memakai Rafaele maka nanti IFX mesinnya sama dengan rafaele mempermudah perawatan dan untuk pengintegrasian dengan sukhoi tidak ada masalah karena compatibel dan juga terintegrasi dengan IFX yg memakai rbe 2 yg paling penting akan terintegrasi dengan cms kapur kapur kita yg memakai thales dan radar radar darat yg memakai thomson dan Thales, master T.
    biaya operasional Rafaele setengah dari sukhoi dan masih lebih murah dari pada typhon tetapi masih lebih mahal dari Gripen yg memakai satu engine dan berjenis light fighter.

    Bila pembelian Gripen dan Typhon belum final maka Rafaele bisa dipertimbangkan untuk menggantikan peran keduanya.
    IMHO

    • apa ga kombinasi begini z bung @satrio. (ngobrolin masa depan 2025-an)

      Heavy Fighter :
      Flanker (35/Pak fa)+ F-22

      Light-Medium :
      IFX

      Dah cuma 3 variance thok untuk jenis fighter, sederhana tapi massive jumlah.

    • bung@Satrio

      Matur nuwun penjelasannya, jd pertimbangan Rafale dikarenakan blm finalnya pembelian Gripen dan Typhoon dan atau tim masih menunggu penawaran selanjutnya dr pihak Dassault yg akan datang kemari ya sepertinya?
      Mmg betul seperti ulasan panjenengan bhw radar Thales byk yg dpakai di berbagai alutsista kita shg pasti akan kompatibel dgn Rafaele sbg suatu sistem pertahanan terpadu.
      Secara pribadi sih sy lebih suka bentuk dr Rafale…terlihat cantik…hehehee, walaupun serupa dgn Gripen dan Typhoon pada sayap delta dan canard nya tp desain air intakenya cakep Rafale…
      Dalam perannya pun sy kira pandangan panjenengan cocok dgn pandangan sy dimana :
      – SU 27/30/35 sbg heavy fighter
      – Rafale/IFX(plan B) + F 16 sbg medium fighter
      dimana Rafale bs sbg gelandang serang jika SU family sbg striker
      – T 50i/Hawk sbg light fighter
      Laah si bangau yg di rungkut termasuk yg mana ya bung? IFX plan B kah?…hehehee

      Just IMHO :)

      • @Bung donie
        F 22 raptor ? saya kira kita gak mungkin mempunyai raptor .

        @Bung shooter
        kalau yang dimaksu bango jitenbi saya kok gak yakin program itu ada…dis info itu.
        kalau bango adalah salah satu produk dari plan b atau plan c mungkin itu nanti dilebur dinamai IFX tapi lain type

        IMHO

        • @satrio… iya tuh prosentase kemungkinannya sangat kecil

          tapi jika beneran, kita jadi pahami posisi indonesia, juga sebaliknya jika tidak ada penawaran sama sekali tentang itu, bukannya taruhan itu semakin lama semakin besar.?

    • yup…..akur bung satrio….lengkap sudah gayung kita. dengan pengembangan sukhoi superjet sipil yang juga menggunakan mesin snecma akan banyak hal menjanjikan akuisisi dan kerjasama atas rafale tersebut. radar pesa, aesa, iris t, rudal mica dan lain hal yang ada di pespur tsb bisa diokulasi ke ifx kita. masih berprospek pengembangannya dari pada gripen. apalagi jika kita suatu saat memiliki carrier…

    • @Bung Satrio

      Saya setuju sekali dengan pandangan anda. Dassault Rafale itu adalah pesawat yang ditakuti oleh Amerika karena kemampuan yang sangat handal, bahkan bisa mengimbangi F-22 raptor. ada video youtube mengenai dogfight nya disini:
      https://www.youtube.com/watch?v=KOswfrc7Xtg

      Selama ini kekalahan tender pespur Rafale di negara lain, lebih kepada faktor politik daripada faktor militer.
      Dari Korea, Singapura, Brazil dan negara timur tengah, semua berpaling karena tekanan Amerika.
      Salah satu deterrent effect yang ditawarkan oleh Rafale adalah kemampuan membawa persenjataan nuclear yang bisa di tanamkan di rudal ASMP-A nya (Jangkauan 500 km, kecepatan 2-3 March) !!! yang tentu saja bikin negara sekutu bisa terkencing-kencing !

      Dasault sendiri adalah salah satu raksasa perangkat lunak dunia, produk nya bernama CATIA menjadi standar perancangan pesawat2 dunia. Sehingga tidak mengherankan jika Rafale ini merupakan perpaduan desain pespur yang optimal untuk kemampuan penyerangan Air to Air, dan Air to Ground.

      Di banding Gripen, Rafale tentu jauh lebih baik dalam armament 13:8 untuk Rafale, Belum lagi Gripen hanya memiliki combat radius 800 Km, di banding Rafale yang sampe 1800 km. Kalah jauh lah.

      Jika di banding dengan F-15 SG, combat range hampir sama (beda 400 km masih lebih bagus Rafale), tetapi Rafale unggul armament, rate of climb 304 m/s di banding F-15SG yg hanya 254 m/s. Kelebihan dari F-15 adalah ferry range dan kecepatan max yang sampai 2.5 March. Tetapi sebenarnya, jarang sekali pespur digeber sampai 1.8 March. Sama seperti sport car, punya kecepatan max, dan tenaga 380 Hp, tetapi tidak pernah terpakai sampai batas tersebut.

      Di banding dengan F-35 Lightning II, hmmm, Combat radius hanya 1000 km, armament hanya bisa bawa 8 misil, di banding 13-14 pada Rafale, sama2 bisa bawa misil nuclear seh, cuman masih kalah dalam kecepatan maks juga 1.6 March, di banding Rafale yang 1.8 march. Ceiling max juga hanya mencapai 43000 ft, di banding Rafale 50000 ft. Stealthy feature juga hanya di bagian depan, dan atas. Sementara bagian belakang tidak sama sekali.

      Di gabung dengan Sukhoi SU-35 maka Indonesia akan memiliki tidak hanya air superiority, tapi lebih ke air supremacy. Su-35 untuk striker fighter, melawan pespur macam F-15 II, tapi untuk perang jangka lebih panjang, akan kalah dengan Rafale. Apalagi jika Indonesia mau ambil yang versi upgrade F3R yang menyertakan SBU-64 laser/GPS AASM, smart bomb dan Meteor radar BVRAAM (beyond visual range, air to air missile).

      Jadi skenario nya adalah kekuatan militer kita memiliki komposisi SU-35 dengan Rafale, ideal nya 2:3. Jika rencana kita ambil 3 skuadron Rafale, tinggal nambah 1 skuadron lagi SU flanker nya. Kelak jika KFX berhasil, dan Dassault bersedia ToT, dan mensuplai avionics dan engines nya, maka lebih mudah bagi kita. Kiblat persenjataan militer sebagian besar cukup ke Russia dan Prancis. Inggris kita punya pengalaman buruk, apalagi Belanda yang bertele tele.

      Syukur-syukur jika kita juga bisa nambah kekuatan dengan pembelian Mistral amphibious assault ship untuk mengangkut helipkopter Apache kita kelak dan tentara (Russia juga beli Mistral dari Prancis), dan dijaga frigate kelas Horizon dan La Fayette.

      dengan skenario ini, apakah tekanan yang kita dapatkan dari Negara Barat ? Di tawarin teknologi nuklir dari Russia, kemudian kita beli Rafale yang bisa bawa misil nuklir. hmmm…

      • Ngeri ngeri sedep,
        Serem serem gurih

      • Pengadaan pespur dari perancis disini pun sering dapat tekanan politik amerika
        Seingat saya saat kita membutuhkan tambahan pesawat tempur di medio akhir 80an
        Dassault juga menawarkan Mirage nya untuk diakuisisi oleh TNI AU
        Personil TNI AU sudah mencoba dan menjajaki mirage tsb dan para Joki puas dengan performa mirage dan usulan sudah naik sampai ke Presiden

        Saat Indonesia Airshow yang diadakan di Kemayoran pada thn 1986 Dassault memerkan miragenya ,,pak Harto sebagai penentu mencoba naik ke cocpit mirage
        Didalam cocpit pak harto mendengarkan penjelasan dan memberikan kesan positif
        Ditandai dengan Pak Harto mengacungkan Jempol didalam cocpit mirage dan para personil TNI AU dan pihak Dassault lega dan harapannya memuncak anggapan mereka mirage gol untuk diakuisisi
        Apa daya tekanan dari pihak amerika mengatakan lain.
        Pak Harto lebih memilih F 16 Falcon produk USA
        Padahal setelah pembelian batch pertama F16 pak harto ingin punya F16 sampai 48 unit tetapi apa daya diembargo pada thn 1991 sehingga hanya bisa menoleh ke hawk 109/209 yang mau menjual pespur ke Indonesia.
        Analisa saya Ingris pun gak memperbolehkan pepsur utamanya dijual ke Indonesia maka hanya diberikan Hawk 109/209 pesawat Lift Trainer saja yg dipaksa menjadi pesawat tempur.

        Sejak kegagalan itu Praktis kita tidak mempunyai pengalaman mengoperasikan pespur buatan perancis
        Ini juga menyebabkan kita menolak hibah satu skuadron mirage dari negara Qatar pd thn 2009 kemarin pertimbangannya awak kita tidak familier dgn pesawat perancis dan pertimbangan biaya operasionalnya mahal ..
        PADAHAl pesawat bikinan Inggris jauh lebih mahal operasinalnya,Hawk aslinnya pesawat latih saja biaya operasionalnya mahal

        Seingat saya Perancis belum pernah mengembargo negar yang membeli alutsista darinya cmiiw

        Tetapi bila warjager Ingat FOTO postingan saya sukhoi kita lepas landas bareng pesawat delta di lanud gading wonosari (foto diambil thn 2011 itu) ..Bisa jadi itu pesawat mirage atau pesawat chengdu J dari China
        APA pada saat itu hibah diambil cuma dibilang ditolak ?
        coba bung now atau bung danu bisa nampilkan dan membandingkan dgn mirage dan pesawat chengdu china ,kalau ada yg punya aplikasi memperjelas gambar bisa ditampilkan disini
        hehehehe

        • susah bung @Satrio. Saya ga punya software memperjelas gambar dan dari jarak jauh semua pesawat tempur sayap delta saat ini sangat mirip :D
          Tapi walau mirip, antara typhoon dan rafale kecenderungan tugasnya berbeda. Alasan Perancis keluar dari program Euro Fighter adalah perbedaan pendapat mengenai kemampuan tugas

          http://planes.findthebest.com/compare/148-168/Dassault-Rafale-vs-BAE-Typhoon

        • @bung Satrio.. gambar yg ini maksudnya?

          sepertinya memang benar mirip mirage

        • omong2 skrg koq beralih ke prancis ya……. kmrn khan kyknya udah oke ke gripen untuk medium fighternya, saya tetap pegang gripen aja deh……

          Klo latihan+perawatan di asteng ada temennya, thailand.

        • Ini ada posisi agak mirip, tampak depan. Tapi memang sepertinya air intake mirip Mirage 2000

          • @Bung Alfan
            thanks atas gambarnya ,,wah postingan gambar saya jadi pembahasan dikuskus juga ternyata

            @Bung Now
            Menhan Peramcis beberapa bulan yang lalu mengatakan “Kalau ingin mengetahui kekuatan militer Indonesia sesungguhnya ajaklah Indonesia untuk perang”

            Bisa saja pesawat sayap delta kita sudah punya dan berpangkalan di lanud Gading wonosari ..siapa tahu?
            Landasan pacu Gading wonosari sudah diperpanjang
            hehehehe
            http://1000bintang.com/gambar/foto/lanud_gading.jpg

          • bung @Satrio, link gambarnya ga bisa dibuka.
            Btw, pada acara apa Menhan Perancis mengatakan itu bung?

        • test

          • dan lihat bung Now ditail (ekor) pesawat ada bendera Merah putih,
            berarti?

            Untuk yang biasa bilang foto gading wonosari diatas hasil soto
            ini info Photo details nya
            Uploaded on July 14, 2011
            © All Rights Reserved
            by ROY KOEKERITS
            Camera: EASTMAN KODAK COMPANY KODAK EASYSHARE C653 ZOOM DIGITAL CAMERA
            Taken on 2011/03/21 13:56:00
            Exposure: 0.001s (1/1250)
            Focal Length: 6.00mm
            F/Stop: f/4.800
            ISO Speed: ISO400
            Exposure Bias: 0.00 EV
            Flash fired

          • sip :)
            yang atas gambar Mirage 2000, dan yang bawah gambar pesawat yang terbang di belakang Sukhoi di Wonosari

          • Ah..ternyata militer kita penuh rahasia. Berarti betul kata temen saya, dulu KS penomorannya dibuat ganda. Satu nomor buat 2 unit. Ckckck. :). Makin betah saya nongkrong di mari.

        • Wow, keren banget informasinya. Prancis dengan prinsip Liberte, Egalite, dan Fraternite (kemerdekaan, persamaan hak dan kedudukan, dan persaudaraan) sebenarnya cocok dengan prinsip politik bangsa kita juga lho. Bebas, aktif, merdeka atau mati !!!

          Prancis tidak peduli menjual Mistral ke Russia, membuktikan mereka tidak takut tekanan politik Amerika dan sekutunya. Begitupun penjualan Rafale ke India, sampai David Cameron dan Barrack Obama yang membuat tekanan ke pemerintah India supaya beralih ke pesawat mereka, tetapi yang terjadi adalah bisnis tetap berjalan.

          Point penting lainnya adalah kita pernah di embargo sama Amerika, dan Inggris, jadi jangan sampai lagi deh pengalaman pahit itu terjadi lagi. Kata orang Inggris ada pepatah nya, once bitten, twice shy yang kalo di terjemahin menjadi; jangan sampai jatuh ke lubang yang sama dua kali.

          Jika kita kerjasama dengan Prancis dan kesempatan ToT besar, kekuatan militer kita akan sangat menarik. hehehe. Saya baru dapat link tahun 2012 soal tawaran Rafale dan TOT nya; http://www.theglobal-review.com/content_detail.php?lang=id&id=8722&type=7#.UxF5auOSxkg

          Kesempatan belajar bikin stealth fighter untuk proyek KFX, dan sapa tau bisa belajar bikin UAV seperti Dassault Neuron.

      • bung @phoenix
        Setuju bung dgn LHD Mistral krn sy juga ngarep sangat ada satu di tiap kogabwilhan…, atau setidaknya LHD bikinan anak negeri (PT. PAL) lebih sy harapkan bs segera terwujud, tentunya dgn desain yg lebih cakep drpd yg pernah dirilis tempo hari…maaf sblmnya kl sy sedikit mengkritisi PT. PAL dr aspek desain…
        Matur nuwun

        • Mengngat negara kita adalah kepulauan, maka mobilisasi laut merupakan prioritas utama Tidak perlu sekelas kapal induk (aircraft carrier) karena kita sudah memiliki strategi pembagian kekuatan militer di barat, tengah dan timur, beserta pos-pos pesawat tempur nya. Yang perlu dipersiapkan adalah mobilisasi kekuatan infanteri kita. LHD Mistral sanggup membawa 16 helikopter, 70 Tank tempur, dan 600 tentara. Russia membeli dari Prancis sebanyak 2 LHD Mistral, dan tekanan dari Amerika dan negara sekutu tidak menyurutkan pemerintah Prancis untuk tetap berbisnis dengan Russia. Jika 1 unit Mistral seharga 1 Billion USD (11 Triliun IDR), berapa kah kira-kira kebutuhan Indonesia ?

          http://www.military-today.com/navy/mistral_class.htm

    • Ada kabar kurang baik, untuk mendorong ekspor, BI tidak akan intervensi (menggelontor USD dari cadangan devisa ke pasar ketika permintaan $ tinggi dan menekan kurs Rp ke bawah).
      Keseimbangan kurs Rp 11,500 – 12,000 / $ dianggap realistis oleh BI (Kontan 28/2).

      Kita lihat dampaknya terhadap pengadaan F-16 terlebih yang dijadwalkan datang tahun ini, apakah bisa terpenuhi.
      Jika refurbished aja molor, alamat kurang baik untuk pengadaan2 baru…

      • Oops sorry,
        Kita lihat dampaknya terhadap pengadaan F-16 terlebih dahulu, yang dijadwalkan….

        membiarkan mata uang sendiri melemah adalah taktik yang dijalankan China dalam waktu sangat lama, agar bisa membanjiri pasar dunia dengan produk2 yang harganya menjadi murah akibat kurs yang lemah tsb…

        • Bung danu coba kita liat data:

          Menurut pemahaman saya, Anggaran MEF 1 untuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah 2010-2014 untuk memenuhi kekuatan pokok minimal Besaran anggaran 150 trilyun tepatnya sekitar 156 trilyun.

          Dari 156 trilyun terdiri dari :

          1. Dana APBN th anggaran 2010-2014 untuk MEF 1 sebesar Rp. 99 triliun.

          2. Dana On Top (dana yang tak diambil dari APBN, tapi langsung dianggarkan Bappenas) untuk penguatan alat utama sistem senjata (alutsista) th 2010 ? 2014 sebesar 57 triliun rupiah

          Dana On top :
          th 2012 cair sekitar 17 triyun
          th 2013 cair sekitar 12 trilyun
          th 2014 mengajukan 28 trilyun

          Dana APBN pada th 2014 83,4 trilyun untuk percepatan mef sekitar 30-35%

          pagu anggaran Kemhan mendapat jatah 16,7 trilyun , terusn mengajukan tambahan 10,3 trilyun menjadi 27 Trilyun.

          Yang ditolak yaitu 10,3 trilyun krn kementrian keuangan tdk mempunyai dana untuk itu (menurut info)

          Nah kayaknya ini yg ditolak adl dana On Top, jadi target kemhan 27-28 trilyun tp dapat dana 16,7 trilyun kurang 10,3 trilyun

          Nah, saya yakin itu tertunda aja tapi tetap diakusisi seperti F-16 (cuma kena denda) klo uang muka apache mungkin mundur th 2015 krn dana yg disetujui 16,7 trilyun mungkin difokuskan untuk pembayaran termin kontrak upgrade F-16

          Silahkan klo teman2 punya data yg lain

        • bung gue, melihat chart IDR-USD ini,

          dapat disimpulkan pesanan alutsista dari luar yang telah dilunasi hingga Mei 2013 masih aman.
          Tapi pesanan tahun 2012/2013 (dihitung berdasarkan kurs 1 $ = Rp 9500) yang baru akan dibayar sekarang (angsuran kesekian atau pelunasan), maka dana yang telah disiapkan akan kurang jika ditukarkan ke USD (kurang sekitar 20%).

          Jika kekurangan 20% akan diambil dari anggaran tahun berikut (=pengiriman ditunda, anggap tidak ada denda keterlambatan), maka penundaan akan merembet ke item2 pengadaan selanjutnya.

          Secara umum karena BI memutuskan keseimbangan baru kurs berada disekitar Rp 12,750/ $, pengadaan yang telah direncanakan untuk MEF 2 atau 3 (jika dihitung berdasarkan kurs lama sekitar Rp 9500/ $) sepertinya harus disusun ulang.

    • UNTUK PESAWAT TEMPUR MEDIUM..,, LEBIH BAIK YANG INI …..,THN 2016 /thn 2017 SUDAH DAPAT DI PRODUKSI BERSAMA DI INDONESIA.
      SEKALI LAGI DENGAN PRODUKSI BERSAMA..!

      http://www.asian-defence.net/2012/02/jf-17-thunder-fighter-jet-project.html

      DENGAN BONUS RUDAL BALISTIK

      • Hehehe, bom nuklir bawah laut yang dahsyat. Tapi sayang, itu bukan uji coba dari Pakistan, melainkan percobaan daripada Amerika di tahun 1958.

        [youtube

        • ia anda betul ..!!……kan di komennya ada di you tube

          nah yang ini yang betul .
          cukup untuk meruntuhkan gunung…. cmiwwww
          punya satu buah saja…pasti tetangga pada takut alias jiper
          dan f 35,,f 22, rudal ,kapal selam destroyer,kapal induk ..pasti kaburrrr
          tak ada yang berani ngusik2 indonesia..!

  31. mw koment ap ya.. semua pd pinter… saya ngisi daftar hadir saja ahhh… hadirrr

  32. waduh lewat penajam nih(ppu) rumah gue :D
    dah siap2 liat weapon based on rail ways nih yg kemarin bung (ane lupa) bahas :D

  33. Hello, I also appetite to share my outlook by this area when i don?t know even almost a easy thing associated to PHP, I always work to quest that from internet.

 Leave a Reply

(wajib isi)

(wajib isi)

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>