Mar 122017
 

Sebagai bagian dari kerja keras meningkatkan kemampuan, tonggak utama telah dicapai pada 11 Maret 2017 ketika versi yang disempurnakan dari rudal jelajah supersonik BrahMos dengan Jangkauan Diperpanjang (ER – Extended Range) telah berhasil di uji tembak dari Integrated Test Range (ITR) di Chandipur, Balasore, lepas pantai Odisha.

Uji tembak perdana rudal Brahmos ER. (ยฉ Brahmos Aerospace)

Pertama dalam sejarah, sistem rudal tangguh ini sekali lagi membuktikan keberanian untuk tepat mencapai target dari jarak jauh, lebih jauh dari 290 km (kemampuan BrahMos saat ini), dengan kecepatan supersonik 2,8 Mach.

Selama peluncuran pada pukul 11:30 waktu setempat, rudal versi serangan darat dari sistem rudal jelajah supersonik bertemu dengan parameter misinya secara copybook. Itu adalah peluncuran berdasarkan buku panduan yang mencapai hasil 100%, dieksekusi dengan presisi tinggi dari Mobile Autonomous Launcher (MAL) yang dikerahkan dalam konfigurasi penuh.

Sistem persenjataan BrahMos yang unik telah mampu memberdayakan ketiga matra Angkatan Bersenjata India dengan kemampuan serangan anti kapal & darat yang sempurna.

Upgrade teknologi datang setelah keanggotaan penuh India untuk Missile Technology Control Regime (MTCR), yang menghapus batasan pada jangkauan jelajah rudal BrahMos.

“Dengan uji penembakan yang sukses dari rudal BrahMos-ER, maka Angkatan Bersenjata India akan mampu untuk merobohkan target yang jauhnya diatas 400 km. BrahMos telah membuktikan kehebatannya sekali lagi sebagai sistem rudal jelajah supersonik terbaik di dunia”, menurut Dr. Sudhir Mishra, CEO & MD dari BrahMos Aerospace, dari situs peluncuran.

Dr. S. Christopher mengucapkan selamat kepada tim BrahMos, ilmuwan DRDO & NPOM yang terlibat dalam suksesnya misi hari ini.

Peluncuran tersebut disaksikan oleh Wakil Kepala Staf Angkatan Darat, Dirjen Artileri, Komandan Korps dan banyak perwira senior lainnya dari Angkatan Darat India. Direktur Proyek BrahMos Mr. VSN Murthy dan Direktur Program Mr. Dasharath Ram bersama dengan pejabat senior lainnya dari DRDO & BrahMos juga hadir saat peluncuran.

BrahMos adalah perusahaan patungan antara DRDO dari India dan NPOM Rusia.

Navy Recognition

Peminat manga, anime, gadget, sains & teknologi, sosial-politik dan militer
Link medsos ada dibawah
– Facebook
– Google Plus
– Twitter

  44 Responses to “Rudal BrahMos ER Berhasil Uji Tembak”

  1. Rudal. kesukaan cintia

    • Kirain berita lapan luncurkan rudal anti kapal Mach 3 jarak 400km….. ๐Ÿ˜€

    • Dari poling teknologi yg sangat di butuhkan tercatat adalah teknologi rudal, karena dgn memiliki teknologi rudal bisa diciptakan rudal anti pesawat baik air to air maupun ground to air, rudal anti kapal, rudal anti tank, rudal jelajah, pokoknya cuma duduk2 lihat monitor radar sambil pencet tompol peluncur semua kelar hidup lho….. gk akan ada penerbangan gelap,gk akan terulang peristiwa bawean, kapal asing gk berani slonong boy.

    • Dari poling teknologi yg sangat di butuhkan tercatat adalah teknologi rudal, karena dgn memiliki teknologi rudal bisa diciptakan rudal anti pesawat baik air to air maupun ground to air, rudal anti kapal, rudal anti tank, rudal jelajah, pokoknya cuma duduk2 lihat monitor radar sambil pencet tompol peluncur semua kelar hidup lho…… gk akan ada penerbangan gelap,gk akan terulang peristiwa bawean, kapal asing gk berani slonong boy.

  2. .
    Mantap banget ini rudal sangat sangat pantas TNI Akuisisi ini Rudal ,

    Ayo TNI BORONG !!!!!!!!

    • India telah sukses ujicoba tiga matra Brahmos Sang Supersonic. Barhmos akan melayani AD-AL-AU india. walau di anggap rudal supersonic dengan persisi tinggi saya masih berharap india akan menjualnya kenegara yang berteman baik saja jangan sampai jatuh ketangan sebelah utara kita. dan jika dibeli TNI cukup yang menggunakan Brahmos yang dipasang untuk pesawat Sukoi.

      • tapikan India, Malay, Singaporno dan Australi masih sama-sama boneka British bung ๐Ÿ˜€ gimana dong?

        • dalam fakta nyata suatu penjualan ke tangan asen dan asung digunakan istilah hukum dagang mungkin bung momod benar india bisa saja menjual alustitanya, tapi menyangkut persengketaan dan strateghis konon cerita wayang mahabrata Brahmana dan Ramayana maka india dan rusia (Brahmmos) punya lisensi tersendiri untuk menjual barang dagang tokcer mereka. heeheehheeee

          • Nah ini yang saya suka klo berhubungan dengan cerita wayang ๐Ÿ˜€ bolehlah di borong beserta ToTnya (sambil main mata dengan Rusia dan India)

          • masalah tot.. kenapa Nkri ga ikut ambil….masalah dananya …kenapa harus sama korsel…tot pespur…
            kalo mau kerja sama sama yang punya pabrik rusia….patungan bikin senjata baru baru keren kaya india contoh…..

  3. Cintia kmn yaaaaaa…. duta rudal…..

  4. sebetulnya kita bisa buat rudal
    kan tinggal seker dan sensornya aja
    kalau roket dan propelannya uda bisa buat
    gampang banget kalau mau bisa buat seker atau sensornya
    lihat negara yg butuh uang tapi bisa bikin seker sama sensornya.
    yup……..
    ukraina jawabnya…
    kemenangan kita kerjasama sama ukraina
    dia bukan sekutu setan….iya as.
    kasih uang 5 milyar untuk tot full yg ful ya
    kalau kurang tambahkan 3 milyar lagi
    kita korbankan dulu anggaran tni selama setahun
    gak apa2 demi tot full
    pasti bisa dengan syarat buat dinkri
    pasti mau ukraina
    kita kan minta tot cuma seker dan sensornya
    ya untung kalau yg lobi pandai kita minta diajari metalurginya sekalian.
    cintia yakin pasti bisa sekarang hanya kemauan,niat,mau maju,
    percaya diri,uang dan yg lebih penting kita anggap saja kita sedang di target negara songong,jadi kita perlu rudal sendiri.
    ini gak mosok menhannya bilang kita tidak sedang perang.
    percaya diri kali menhan kita,cuma panglima yg bilang kita
    sedang ditarget negara agresor,cuma panglima gak punya kuasa untuk pengadaan dan riset rudal apalagi kebijakan negara.
    semua berpulang kepada pak jokowi
    seharusnya president punya satu pikiran sama cintia…
    bahwa negara kuat,maju,disegani,itu karna rudal bukan yg lain
    bahkan prepot dan tambang yg lain akan tunduk pada uu
    kalau nkri uda swasembada rudal.
    jangan pernah berharap negara ini maju,kuat,makmur,sejahtera rakyatnya,banyak pekerjaan,kalau
    nkri tidak bisa swasembada rudal.
    hanya rudal yg bisa menjaga dan mensejahterakan rakyat.
    batalkan semua pembelian barang rongsok alihkan dananya untuk rudal,hanya rudal bukan yg lain.
    sekali merdeka tetap merdeka
    sekali rudal tetap rudal
    coba dengarkan panggilan ibu pertiwi
    ibu pertiwi menagis karna
    tidak ada yg mau mendengarkan bahwa rudal sumber
    kemakmuaran rakyat.
    hidup rudal…..
    bersama rakyat tni kuat
    bersama rudal negara kuat.
    sukhoi tanpa rudal jadi barang rongsok
    rudal tanpa sukhoi tetap kuat.

    • Saya sangat me”RAGU”kan bila pemerintah/TNI mau korban sekian milyar dolar demi ToT tersebut. ๐Ÿ˜€ apalagi diatas US $ 5 milyar atau bahkan US $ 8 milyar ๐Ÿ˜€ lihat saja contohnya dalam pengembangan KF-X/IF-X berapa milyar dolar yang dikeluarkan oleh pemerintah…

      Semua berhubungan dengan POLITIK, utk ToT rudal misalnya, keuntungan secara politik cuma sesaat, mungkin beberapa bulan saja, tapi bila pembangunan dan ekonomi bisa stabil, maka kredibilitas pemerintah akan terjaga, walaupun itu cuma sekedar “pencitraan”… tetapi sangat berguna untuk memperpanjang masa jabatan 1 periode lagi.

      Saya bukan pesimis, tapi melihat dari realita dan fakta yang ada

    • “korban kan dulu anggaran TNI setahun” ??? Anjayyyy… Kw kira prajurit tdk butuh makan, terus kapal dan pesawat tdk operasi selama setahun? Sedangkan anggaran yg ada sangat kurang dgn memaksimalkan semua alutsista yg ada masih ada yg main terobos pagar masih banyak yg bolong-bolong tak terkover, gk kebayang ide anda jika ikuti……..

  5. beli yuk,, kita buktikan tanpa bimbingan satelit dan radar eksternal,, apakah mampu tepat sasaran..

    • Klo saya lebih setuju pengadaan satelit militer diutamakan. Atau klo bisa bersamaan dengan pengadaan ToT rudal. ini merupakan 2 hal paling penting yang dibutuhkan Indonesia

      • percuma bung.satelit militer punya,tapi nggak punya missile.apa yg mau digebuk??????

        • Missile mudah di dapat, asal ada duit, tapi satelit militer susah didapat, biarpun ada duit, kecuali sewa

          • di balik lgi bung.pertanyaan ane.percuma punya missile tapi nggak punya satelit militer.jadi yg paling urgent yg mna?????….apakah ada kaitannya dengan peluncuran satelit BRI tempo hari?????…

          • sorry bung.ane ralat” Missile mudah di dapat,asal ada duit”.menjadi ”Missile mudah didapat asal ada duit & tekad yg kuat.(soale kita punya duit,tapi kemauan yg tidak kita miliki).

        • Tidak ada yang percuma bung, masih banyak negara yang “mau” menyewa satelit untuk keperluan militernya. Apalagi Indonesia memiliki banyak teman ๐Ÿ˜€

          Saya tadi bilang “Atau klo bisa bersamaan dengan pengadaan ToT rudal”, nah klo memang bisa demikian apakah percuma?

          ๐Ÿ˜† bung @tempakul terlalu lama berendam ya?

          • Itu dia yg jd masalah, satelit militer itu punya bnyk fungsi, dan gunanya bukan hanya untuk Rudal.
            Jika diibaratkan tubuh manusia, satelit militer itu diibaratkan persendian yg menghubungkan tulang yg satu dengan tulang yg lain.
            Contohnya seperti ini, kita punya tangan untuk memukul org, tapi jika tangan tersebut tdk memiliki sendi atau persendian, apakah tangan tersebut bisa digerakan dengan baik?
            Jadi satelit militer itu sangat penting, dan tdk ada istilah percuma punya satelit militer.

          • tepat sekali bung @Jef

  6. berapa sih 8 milyar itu
    untuk seukuran nkri sebetulnya itu kecil lho
    itu tadi nkri pelit
    maunya murah aja dan ketengan
    gak usah bawa politik dulu tapi ini buat negara
    pasti didukung rakyat
    cuma setahunnya anggran tni dipotong untuk tot ful rudal
    ya kan untuk mereka juga nanti itu rudalnya.
    8 milyar lho bang nkri luas kaya mana
    susah amat shi kalau untuk milier tapi kalau untuk yg lain cepat,contoh dana desa itu besar lho,ambilkan 8 milyar untuk tot rudal kan beres kalau ada niat dan kemauan.
    jangan bilang gak bisa, ya itu tadi niat dan kemauan
    memang payah nkri kalau untuk riset militer gak ada dana
    kalau yg lain dananya pasti ada.
    contoh dua: dana e ktp besar gak,ya besar…
    cukup gak buat tot rudal,ya cukup…
    jadi kesimpulannya memang ada yg menghalangi nkri swasembada rudal,kan sekarang tergantung presidentnya.
    ya kan …..
    lagu lama kalau bilang gak ada uang,emang nkri negara kere apa.
    yg ada nkri negra yg gak mau maju..
    alasannya ekonomi dulu….pret…..
    ekonomi ya ekonomi
    rudal ya rudal
    apa kalau tot rudal 8 milyar ekonomi nkri bangkrut
    gak kale terlalau lebay yg bilang itu.
    jangan samakan ekonomi sama tot rudal
    seperti minyak dan air
    biarkan jalan sendiri2,yakinlah ini cuma ucapan para kartel militer,yg bilang ekonomi dulu,baru alutsista…
    mosok gara2 8 milyar nkri bangkrut,hu lebay lebay
    ekonomi jalan kencang
    alutsista ikut mengejar
    itu baru betul
    betul tak bung tnphd
    karna bung tnphd salah satu pendukung cintia
    menjadi duta rudal nasional.salam

    • Gk bawah-bawah politik? Ya gk bisa wong jadi pejabat karena di bantu pantai-partai kok, begitu naik musti balas budi lah entah itu main proyek lihat aja jalan didepan rumah saya setahun 2x di aspal,sengajah kualitas aspalnya dikurangi biar cepat rusak, kalo rusak kan proyek lagi yg pegang proyek dapat job yg berkuasa kebagian rezeki pulus lagi…….

    • Masalahnya bukan pada US $ 5 milyar atau US $ 8 milyar @Cintia, tetapi pada rencana Pemilihan Umum berikutnya ๐Ÿ˜› hahahah ๐Ÿ˜†

      • Tidak bisa mendongkrak elektabilitas …kelak./nanti di 2019
        …maksudnya bung..lingkar..
        Klo gitu..ane garuk kpala .eh..galer..xixixi

        • Maksud saya bung @putra, bila US $ 8 milyar digunakan buat ToT rudal maka euforia kegembiaraan cuma sebentar, dan itu cuma terbatas pada para pemerhati masalah pertahanan dan militer saja, beberapa bulan kemudian sudah senyap lagi euforianya bung ๐Ÿ˜€ tapi bila digunakan untuk hal lain apalagi yang bisa mendongkrak elektabilitas pasti dilakukan bung ๐Ÿ˜€

        • @rumpin cisadane

          Rumpin lagi-rumpin lagi….ngomongnya jorok siy

  7. NKRI hanya berminat pada rudal kecil yg ditenteng..Rudal gede kalau dibeli ntr ada yg marah..

  8. Indonesia darurat rudal type destroyer.. bukan kebutuhan atau keinginan..tapi kewajiban..

    Pilpress mendatang harus ada capres yg menjanjikan teknologi rudal..ditulis di materai dan ditandatangani dan disaksikan oleh warjagers..

    • setiap rudal kan mempunyai kekuatan menghancur efeknya masing-masing tergantung banyaknya bahan peledak dalam Rudal bung Sego, Rudal = Destroy xixixxixiii …Tralalaala

      kalau menyaksikan penandatangan oleh warjager saya gak ikut ah biaya PP dan Konsumsi pasti ditanggung masing-masing kwakkk…..kwakkk…kwakkk…..

  9. Klu bicara rudal pada stres akut para wajager!ha3

  10. salam kenal sodara sodara warjager sekalian …

  11. test

  12. cek

  13. indonesia klw mau di takutin/dsegani ngra lain buat senjata nuklir bom nuklir,,belajar seperti korut dan iran

  14. Ketakutan NKRI itu adalah ketakutan pemimpinnya. Klo pemimpin mentalnya tempe NKRI ga maju2.

  15. TNI AL pengadaan & pembelian 2017-2019 Brahmos 3 biji dulu untuk ditest,klo cocok lgsg borong

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)