Mar 162017
 

Tentara Jerman mengerahkan sistem rudal Patriot di tahun 2012. (© Sean Gallup)

Kita telah banyak mendengar tentang orang-orang yang menembak jatuh drone yang membuat kebisingan atas properti mereka, akan tetapi kini hal-hal tersebut telah melangkah ke tingkat yang lebih baru. Sebuah drone quadcopter yang dibeli di toko telah ditembak jatuh oleh rudal SAM (permukaan-ke-udara) Patriot.

“Drone Quadcopter seharga US $ 200 yang bisa dibeli dari Amazon.com tidak memiliki kesempatan untuk melawan rudal Patriot”, kata Jenderal David G. Perkins, Kepala Pelatihan dan Doktrin Komando Angkatan Darat AS, dalam pidato yang diposting ke YouTube pada hari Senin, 13 Maret oleh US Army dan pertama kali dilaporkan oleh BBC News.

Rudal tersebut tidak ditembakkan oleh militer AS, tetapi oleh seseorang yang menurut Jenderal Perkins adalah sebagai “sekutu dekat”, menunjukkan bahwa apa yang sebutkannya itu bukanlah sebuah uji coba.

Rudal Patriot adalah rudal dipandu radar yang dirancang untuk menembak jatuh rudal-rudal lainnya, yang berarti mereka juga cocok untuk digunakan pada target kecil dan bergerak dengan cepat seperti drone. Namun, Perkins menjelaskan bahwa meskipun rudal Patriot mampu menghancurkan drone quadcopter dan sejenisnya, itu bukanlah cara yang sangat ekonomis untuk berurusan dengan drone yang berbahaya.

Sebuah peluru kendali Patriot memiliki harga sekitar US $ 3.400.000 (sekitar GB £ 2,7 juta atau AU $ 4,4 juta).

Menyebut bahwa drone kecil adalah sebagai masalah komandan daripada masalah pertahanan udara, Perkins menyarankan metode alternatif untuk mengatasi drone musuh sama seperti peperangan elektronik dan tindakan cyber.

Pemusnahan Yang Berlebihan

“Hal ini jelas merupakan tindakan pemusnahan yang sangat berlebihan” kata Justin Bronk, seorang peneliti di Royal United Services Institute.

“Ini sudah tentu mengekspos dengan sangat mencolok sebuah tantangan yang dihadapi oleh militer dalam berurusan [melawan drone] dengan adaptasi teknologi sipil yang murah dan sistem pertahanan yang sangat mahal, hardware canggih yang dirancang untuk perang antara negara dengan negara”.

Justin Bronk juga mengatakan kepada BBC News bahwa sistem radar Patriot, meski sangat canggih, akan tetapi mungkin akan tetap berusaha keras untuk menargetkan drone quadcopter secara efektif.

Rrudal Patriot pertama kali diproduksi pada tahun 1980 dan dioperasikan oleh 13 negara termasuk Amerika Serikat, Belanda, Jerman, Jepang, Israel, Kuwait, Qatar, Yunani, Korea Selatan, Spanyol, Taiwan, Uni Emirat Arab dan Arab Saudi.

Rudal itu sendiri mampu meluncur hingga lima kali kecepatan suara (5 mach), sedangkan sebuah drone quadcopter biasanya hanya memiliki kecepatan tertinggi sekitar 50 mph atau 80 km/jam saja.

  76 Responses to “Rudal Patriot Dipakai Untuk Menembak Drone Seharga 200 Dolar”

  1. Tragis banget itu drone ya

  2. siapakah sekutu dekat mamarika itu? 😆 hahaha

  3. Pertmamakkah…

  4. Cara baru membungkam arhanud…

    • Dan menghabiskan ergonomis alutsista musuh. Bayangin kalo drone tsb dikasih bom mini yg dikontrol lewat impact/drone kamikaaze. Pasti musuh yg punya sistem hanud bakal mikir keras kalo lawannya pake itu. Secara dronenya diarahin langsung kearah radar atau sistem rudal hanud musuh.

  5. Siapakah negara sekutu AS yang paranoid seperti itu? Hayoooo…

    • kemungkinan Israel nih… 😀

      • Patriotnya raja salman tuh yang berulah…kalo israel mah punya segudang cara efektif utk melumpuhkan drone dari yang keras pake iron dome atawa pake cara halus dg dijamming

        • misalnya dengan menembak drone menggunakan rudal dari F-16 atau menembak drone menggunakan iron dome ya bung? 😆 hahaha…. emang iron dome cuma seharga $10 atau $100 ya?

          setahu saya raja salman buka sekutu dekatnya AS deh… hehehe

          • kalau murah seperti itu boleh dong beli banyak dan gak perlu alih teknologi, beli lisensi aja bung

          • arab saudi sekutu as bung namun prediksi saya mulai berubah bebrapa thun k depan
            opec sekutu perdagangan as sejak tahun 70an
            di tahun 80an mereka berhasil melumpuhkan ekonomi soviet dgn meningkatkan jumlah produksi minyak yg menjadikan minyak murah
            3 tahun lalu sekali lagi digunakan kembali utk menjatuhkan ekonomi rusia dan suriah

          • betul, masalah sekutu dekat ada 12 negera seperti tersebut dalam artikel, tapi yg jadi pertanyaan sekarang siapa yang pencet tombol “fire” diantara ke 12 negara itu 😆 hahaha

  6. kayaknya ada sinyal pengembangan kembali penangkis udara swagerak yg mulai keliatan kegunaannya seiring semakin massalnya pengembangan drone mengingat kegagalan pengembangan M247 Sergeant York waktu perang dingin

    isis sudah pake bom drone dan drone yg membom dgn peluru pelontar granat

  7. Lebih cerdas rusia dlm hal mengatasi drone..kwakk kwakk wau

    • bisa jadi tuh prajurit ketiduran waktu dapet giliran jaga dan tiba-tiba bunyi alarm serta ada penampakan di radar 😀 jd langsung pencet aja deh tuh prajurit 😛 hihihih

  8. buat tembak drone juga?

  9. Konyol, sama halnya dgn intercept F-35 pake tukino, …….. muihihihi, …… siapa ya ???

  10. Apa gak ketawa sampe guling2 yg mengendalikan drone itu..Disikat pake patriot..

  11. Min maaf kok ada no telp yang nyasar ke teman saya dan memanggil via WA atas nama Greater Jakarta. Mohon periksanya demi kenyamanan bersama.

  12. seperti menangkap pesawat capung dg pesawat tempur yg haus bbm ratusan juta dg denda beberapa puluh juta wkwkwkwk…

  13. benar benar “canggih” patriot…

    mampu menghancurkan drone…???

    xixixi….

  14. pakai manpads aja lebih murah dikit

  15. Njir opratornya gk sayang duit 3.400.000 USD cuma buat 200 USD

    • Wajar saja bung marpuah, radar Indonesia belom secanggih “sekutu dekat” AS 😆

      • tapi dilayar menunjukkan koordinat dan jarak 😀 terutama radar militer

        emang ente tau tampilan radar israel itu seperti apa?

        yang pasti tidak seperti wajah ente bung 😛 wkwkwkwk

      • masalah lihat sinetron tv ya? saya bisa tuh melihat sinetron dari jarak ribuan km jauhnya dari stasiun tv nya 😆 hahaha… ini jamannya teknologi bung @marpuah

      • Hahaha ternyata bung Lingkar suka nonton sinetron awas nanti BAPER…

      • hahahaha

        maksud saya bukan di “sinetron”nya aja tapi lebih pada “nonon” dari jauhnya…

      • Sok pinter ni si lingkar mod,padahal jawaban2 ngawur dan buat bulu idung gatel..
        Yg jelas tentara sahabat AS itu lebih expert dalam dunia militer dari pada ente yg cuma ngobau (ngoceh bau)
        Yg gw yakin,ngeliat radar secara langsung aja belum pernah…
        Sok pinter luuuuu hahahaaha

    • langsung naik pangkat tuh operatornya 😆

    • Lha masih mending cuma 400 jt lha ini hampir 45 M cuma buat nyergap drone harga 2,6 juta

      • betul bung @Jimmy,

        udah gitu tanpa ada ganti rugi pula tuh 😆
        sepertinya ada kawan yang mencoba “menganalogikan” tetapi tidak sebanding… 😆 hahaha

        • masih mending sukhoi 400 jt tapi masih dapet untung walau cuma 6,25% dari pada patriot gk ada untungnya tuh nyergap drone harga 2,6 jt

      • Tinggal di jaming atau gk di hack servernya aja kok susah

      • Njir gua salah akun gk lagi nyales tapi pake akun sales

      • SOP kan sudah ada bung @marpuah, emangnya mereka berasal dari negara dunia ketiga yang gak pernah mendapatkan pelatihan tentang radar militer?

        Gak perlu membandingkan dengan TNI deh, bandingkan aja dengan sesama “teman dekat” amerika, kan ada 12 tuh. Sepertinya anda sangat membenci TNI ya?

      • kali ini ane sependapat dg bung@ marpuah tra la la ” SOP kan sudah ada bung @
        marpuah, emangnya mereka berasal
        dari negara dunia ketiga yang gak
        pernah mendapatkan pelatihan
        tentang radar militer? …”

        kalau kenapa pesawat australia yg terbang di batam bisa kebobolan radar tni au ????

        ” Sepertinya anda sangat
        membenci TNI ya?”

        apakah warga negara mengkritik suatu organisasi negara di sebut seorang pembenci ????

      • hello…

        bung @klotok, kita membahas siapa negara teman dekat AS yg tembakin rudal patriot buat tembak drone seharga 200 dolar, bukan bahas TNI bung, dalam setiap analogi bung marpuah selalu bandingkan dengan TNI, gak adil dong, sama seperti anda, tidak mengikuti namun langsung salahkan TNI…

        anda mikir pake apa sih?

        utk bahas TNI silahkan bahas tuh di artikel F-16 TNI yg terbalik di Riau

      • hello bung lingkar@ sudah dijelaskan sama bung marpuah di atas kalau menjaga udara tiap2 negara tidak semudah —> cocot <--- di medsos bang...kita hanya tau teori dari sop tiap2 negara, jadi gak perlu di jadikan bahan lolucon...makanya si bung marpaung langsung membandingkan dengan " kesalahan "TNI..., trus dimana kalimat nya yg menurut anda kalau bung marpaung sangat membenci TNI ??? oh ya... kebetulan ane mikir pake otak seperti kebanyakan orang...Gak tau kalo ente???? -- Perhatikan penggunaan bahasa anda bung Dedi Candra --

      • wkwkwkwk…ane panas??? alhamdulillah kaga bang…kok pertanyaan nya ga di jawab bang??? atau jangan2 yg ente tujukan ke bung marpaung itu cuma alesan karena kalah debat ama beliau wkwkwkwkwk…kalau gitu ane udah tau lah “isi” ente bang…sori ye bang byeeeee….

      • oke, anggaplah dr sisi TNI ada kelemahan… tp anda salah utk mengeluhkan mereka pada saya 😆 say bukan penentu kebijakan, bukan pengambil keputusan, juga bukan bagian dr mereka 😛 hehehe

        tp bila semua bisa meringankan beban pikiran anda dan bung klotok, okelah… gak ada masalah koq 😀

  16. Itu hanya seperti uji coba ke sasaran yang ukurannya kecil…

  17. Boleh jg jd inspirasi buat sebanyak2nya drone murah meriah untuk membobol SAM lawan. Seahrusnya pakai canon anti pesawat aja dah maksimal kan?

  18. coba kita bikin drone yang murah meriah seharga 500 rb tp bisa menggotong bom kya granat nenas ..ga usah narget rudalnya buat narget radarnya aja biar buta..baru d gebuk sama pesawat tempur selesai dah urusan..

    • emangnya drone Rp.500.000 bisa terbang sejauh mana bung? yang ada adalah radar musuh belum hancur, eh drone beserta operatornya sudah babak belur 😆 hahahah

  19. operator nya “kaget” kali….

  20. Ini namanya dagelan ruarrr biasa….koplak tenan sing mencet tombol plus yg nyuruh tembakan patriot…..

  21. tentara yang depan kok gak nginjak tanah ya.

    tanah apa es sih itu?

  22. xixixi…ngakak geli.ternyata antidot patriot hanyalah mainan yg bisa dibeli lewat amazon.hahaha…..suteja…sutejaaaa

  23. Yg nembak koplak drone di adu rudal

  24. Berapa RCS drone quadcopter mainan plastik sekecil itu? Apa radar patriot bisa melihatnya lalu menjejakinya? Dari jarak berapa ditembak jatuh? Mungkin inilah ide awal si operator rudal ini, penasaran ingin tau seberapa jauh kemampuan sistem yang dia awaki. Walau terdengar konyol, barang seharga lebih 3 juta usd melawan yang seharga 200 usd, mungkin rasa penasarannya bisa terjawab. Rasa penasaran yang sangat sangat mewah…. dan konyol.

    • yang pasti tidak lebih besar dari 50 cm persegi bung… logika aja, klo drone dlm radar nampak hanya berupa titik – mnrt bung marpuah – berarti berapa meter tuh kira kira drone kecil itu terdeteksi diradar Patriot? Hayoooo 😆

      gmna bung @mad scientist? 😀

  25. mgkin di Tokopedia tuh drone dapat 175 usd kali

  26. Cara baru menghabiskan duit selain pelesir dan dugem …. wkwkwkwk

  27. test

 Leave a Reply