Mar 162017
 

MOSKOW – Russian Helicopters berencana untuk mengembangkan sebuah helikopter ringan baru dengan berat take-off maksimum hingga 2 ton (2000 kg) untuk ditawarkan ke pasar Amerika Serikat dan Eropa, menurut siaran pers layanan pada hari Rabu seperti dilansir TASS Defense.

Helikopter Kazan Ansat dengan bobot 3.600 kg.

Dilansir dari Global Flight, perusahaan Russian Helicopters sebelumnya telah berfokus pada helikopter di kelas yang lebih berat, dimana program helikopter ringan yang ada sampai saat ini dengan bobot 3.600 kg yaitu Kazan Ansat dan Kamov Ka-226T.

Namun, dengan volume penjualan untuk penerbangan umum terbatas pada helikopter ringan, maka produsen akhirnya beralih. Russian Hellicopters akan mengembangkan helikopter yang menarik bagi pelanggan komersial dan swasta yang juga akan disertifikasi di Eropa dan Amerika Serikat.

“Ini adalah segmen pasar baru bagi Russian Helicopters dan oleh karena itu kami menghadapi beberapa tugas. Pertama, untuk mengembangkan produk yang menarik bagi pelanggan komersial dan untuk penggunaan pribadi. Kedua, untuk memasuki pasar baru, termasuk di Eropa dan Amerika Serikat, melalui sertifikasi dari helikopter di negara-negara tersebut”, kata layanan pers mengutip Kepala Eksekutif dari Russian Helicopter, Andrei Boginsky.

Helikopter ringan multiperan merupakan segmen terbesar dari pasar helikopter sipil secara global dan merupakan bagian dari tujuan penerbangan umum, kata Boginsky.

Helikopter ringan multiperan baru akan dibangun dengan menggunakan sistem rotor coaxial. Produksinya akan dimulai di tahun 2020-2021. Berat maksimum lepas landas (MTOW) helikopter tersebut adalah 1.600 kg dan jangkauan jelajah sekitar 760 km.

Helikopter ringan ini akan dapat membawa hingga 5 (lima) orang atau beban 730 kg. Kecepatan jelajahnya adalah 230 km/jam dan layanan ketinggian sekitar 6.100 m.

Sebagai perbandingan, Airbus Helicopters H120 dengan berat maksimum lepas landas (MTOW) sekitar 1.720 kg, kapasitas angkut 5 (lima) orang atau beban 718 kg, dengan jangkauan jelajah 709 km, sedangkan AgustaWestland AW009, dengan berat maksimum lepas landas (MTOW) sekitar 1.800 kg, kapasitas angkut 5 (lima) orang atau beban 750 kg memiliki jangkauan jelajah 763 km.

Perusahaan Russian Helicopters pada saat ini telah mulai bekerja pada desain rekayasa. Aplikasi untuk sertifikat persetujuan tipenya diharapkan akan disajikan pada tahun ini.

Artikel Terkait :

  5 Responses to “Rusia Bermaksud Kembangkan Helikopter Ringan untuk Pasar Eropa dan AS”

  1. Jika sdh menguasai ilmunya baik ilmu aeronotika maupun metalurgi, serasa mudah aja menciptakan sesuatu yg baru . Semoga Indonesia segera menyusul penguasaan ilmu terutama metalurgi.

  2. Mudah mudahaj indonesia beli.. uhaay

  3. wuiiiiih… pengen beli 1

  4. Ayo PT.DI jgn mau kalah kembangkan jg Helikopter sipil dan militer dr berbagai varian!

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)