Feb 202017
 

Rusia dan Uni Emirat Arab akan bekerja sama untuk mengembangkan jet ringan generasi kelima, kata Menteri Industri dan Perdagangan Rusia Denis Manturov, Senin (20/02/2017).

Presiden Rusia Vladimir Putin dan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz. (© RIA Novosti)

“Kami sudah menandatangani perjanjian kerja sama industri di bidang teknik militer. Ini memungkinkan kita untuk mendorong proyek jet generasi kelima, yang mana UAE akan turut berpartisipasi,” ujar Manturov dalam pameran IDEX 2017 di Abu Dhabi, seperti yang diberitakan TASS.

Dalam proyek ini, Rusia akan direpresentasikan oleh United Aircraft Corporation (UAC). Kepala UAC Yuri Slyusar mengatakan bahwa proyek jet ini sedang memasuki tahap penelitian awal.

“Kerja sama dengan UEA sedang memasuki tahap awal. Kami sedang berupaya membuat proposal untuk UEA, dan kami yakin ini akan menjadi pesawat yang bagus. Kami sedang melakukan penelitian untuk diberikan kepada partner kami,” ujar Slyusar.

Selain UAC, Sukhoi juga akan berkontribusi dalam penelitian serta idenya terkait pesawat yang nantinya diharapkan menggunakan satu mesin ini. Konsep pesawat tersebut, bagaimanapun juga, belum dipastikan.

“Sejauh ini, kami belum memformulasikan konsep jet ini. Kami masih belum memutuskan apakah ia akan menjadi pesawat satu mesin atau dua mesin. Perjanjian yang telah ditandatangani memungkinkan kami untuk memikirkan itu sekarang,” ujar Slyusar.

RBTH Indonesia

Artikel Terkait :

  16 Responses to “Rusia dan Uni Emirat Arab Sepakat Kembangkan Jet Generasi Kelima”

  1. Lebih cepat mana kira-kira antara RI dan UEA dalam kembangkan jet tempur ya? 😀

  2. uang berbicara arab mulai deketin putin demi teknologi tingkat tinggi yg gak bakalan dikasih oleh sekutu ASU nya selama ini

  3. Sebagai ras rusia putin tidak tinggi yach.? xixi..

  4. Wahh UEA sudah keluar dari zona pengaruh amerika…makin miskin si amrika ..

    Jika sudah banyak negara yg bisa buat pesawat tempur terbaik maka makin kismin amerika..

    Jika freeport divestasi atau nasionalisasi pelab pelan bakalan lengkap kisminnya amerika…

    Jika dollar tdk jadi patokan nilai tukar mata uang…miskin tu mirika…

    Miskin pengaruhnya…

    Wakakaa

  5. wow,,,
    sekutu kedua US setelah Israel,, mulai bersalaman dengan Rusia…
    ada apa dengan Amerika Serikat???
    dominasi politiknya mulai terkikiskah??

  6. Apa gak bakal dikasi rahasi teknologi Rusia tuh ke USA oleh UEA? Kenapa kita gak mengajak Mikoyan R&D gen5 kan sebelumnya diberita mereka cari partner untuk itu?

    • Rusia pasti sudah petimbangkan hal itu, namun yang diberikan sudah pasti bukan data Sukhoi T-50 PAK FA, karena menurut saya ini adalah jet tempur generasi kelima lapisan kedua yang akan dikembangkan oleh MiG.

      Berhubung MiG generasi kelima bakal gunakan mesin ganda, sepertinya Indonesia layak mengusulkan ikut serta dalam program ini, sebagai cadangan dan untuk menyempurnakan program IF-X kelak. Karena ada begitu banyak ilmu yang bisa kita pelajari, dan bagaimana hasilnya bila keunggulan teknologi barat (AS) dipadukan dengan keunggulan teknologi Rusia, tentunya IF-X bisa menjadi jet tempur yang cukup diperhitungkan di masa depan.

  7. hm

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)