Feb 282017
 

Institute Riset Ilmiah Sistem Penerbangan (GosNIIAS) plat merah Rusia sedang membuat sebuah rudal jelajah sangat jauh sebagai bagian dari upaya modernisasi bagi pesawat pembom strategis Tupolev Tu-160, menurut Evgeny Fedosov, Deputi Dirjen GosNIIAS  dan Pengawas Studi.

Sebuah pesawat pembom strategis Tupelov Tu-160 Blackjack

Rudal baru tersebut akan dipasang pada Tu-160M, upgrade pesawat supersonik terbesar dan terberat yang pernah dibangun. Versi modern dari “White Swan” diharapkan untuk memasuki layanan pada tahun 2020-an awal.

Fedosov mengatakan bahwa karakteristik teknis dari rudal baru tersebut masih dirahasiakan, tetapi ia menambahkan bahwa versi sebelumnya dari senjata yang membawa muatan konvensional tersebut, memiliki jangkauan hingga 3.000 kilometer (lebih dari 1.864 mil). Versi baru ini diharapkan mendapatkan peningkatan jangkauan “secara signifikan”.

Pengembangan rudal baru tersebut muncul sebagai cerminan tren yang lebih luas dalam pendekatan Angkatan Bersenjata Rusia untuk menempatkan penekanan lebih besar pada sistem senjata jarak jauh yang dirancang untuk mengimbangi pertahanan udara lawan yang potensial.

“Jika itu adalah tentang serangan nuklir strategis, maka setidaknya sebuah rudal akan selalu mampu mencapai sasaran. Ini sudah cukup”, kata Fedosov.

Pesawat pembom Tu-160 mampu membawa rudal jelajah Raduga Kh-55SM, Kh-101 , Kh-102 atau Kh-555 dan rudal nuklir jarak pendek Raduga Kh-15.

Rudal jelajah Kh-101 diyakini memiliki jangkauan maksimum hingga 5.500 kilometer (lebih dari 3.400 mil), sedangkan pesawat pembom Tu-160 memiliki jangkauan maksimum hingga 12.300 km (lebih dari 7.600 mil) tanpa pengisian bahan bakar.

Analis pertahanan Dave Majumdar dijelaskan bahwa Tu-160M saat ini praktis sebagai pesawat baru yang ada. Upgrade akan mengganti sekitar 60 persen dari peralatan yang ada dengan peralatan canggih, termasuk rudal hipersonik, sistem avionik dan elektronik.

Sputnik News

Artikel Terkait :

  12 Responses to “Rusia Kembangkan Rudal Jelajah Sangat Jauh untuk “Angsa Putih””

  1. ngeriii

  2. Setelah lebih dari 70 tahun merdeka Indonesia baru bisa buat roket, mungkin 70 tahun lagi baru bisa buat rudal seperti ini ya? atau mungkin butuh waktu lebih lama lagi

    • SUDAH NASIB MAS….

      KITA BLM MELIHAT PEMIMPIN SEJATI YG SPERT BUNG KANO.

      • Bukan nasib bung, tp blm ada kemauan utk bikin2 yg begituan, tp msh coba2 dulu, dr roket dan perbanyak propelan, pemerintah msh fokus pembangunan manusia dan negara indomesia dulu sambil pelan2 mambangun kekuatan mikiter di segala bidang trmasuk rudal, contohnya rudal petir buatan anak bangsa…

  3. Tu 160M jangkauan minimum 12.300km
    Rudal Kh 101 jangkauan max 5.500km
    Total kemampuan operasional rudal menjangkau jarak 17.800km

    Kalo kita punya 8 Tu 160 + 80 Kh 101 … sdh cukup buat deterrent & pre emptive strike di kawasan neh …

  4. Papa rusky stlooonggg…muehehehe

  5. Kita jgn terlena dgn teknologi ginian…cuma bisa lihat melongo.. cepat pesan dgn TOT nya lalu kembangkan lagi.

  6. Raduga Kh-15…hmmm mantep….kita AKAN buat Rakiro-kiro…..

  7. booookkkkkooonnnnggg..eh bolong…eh borong

  8. Fedosov mengatakan RUDAL memiliki jangkauan hingga 3.000 kilometer (lebih dari 1.864 mil) ini rudal atau pesawatkah jika Tu160 BJ dapat masuk ke kawasan musuh TAMAT sudah peperangan. apalagi nanti TU160 BJ nanti bisa stealth dengan ketinggian jauh dari radar. “GAME OVER”

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)