Rusia Kembangkan Rudal Jelajah Yang Memiliki Jangkauan di Atas Kalibr

21
10

“Ya, kami punya [rudal tersebut], dan tapi [mereka memiliki] jarak yang lebih jauh,” kata Obnosov, saat ditanya apakah rudal taktis yang mengembangkan mirip seperti rudal jelajah Kalibr.

Selain itu, direktur umum mengatakan bom pintar yang dikembangkan oleh perusahaan yang dipimpinnya telah dipekerjakan di Suriah. Menurut dia, militer telah puas dengan apa yang dihasilkan.

Obnosov mengatakan pelajaran yang diambil dari operasi Suriah akan dipertimbangkan dalam rangka mengembangkan amunisi masa depan. “Kami telah mendapatkan banyak informasi baru. Latihan dan tes adalah satu hal, tapi penerapan dalam pertempuran sesungguhnya di teater perang sangat berbeda dengan lingkungan kita. Disana ada suhu lingkungan yang berbeda, medan yang berbeda dan kelembaban yang cukup berbeda di sana.

Suasana kabut asap panas muncul pada jam-jam tertentu. Tentunya, ini menyebabkan keanehan untuk peralatan pemandu, sehingga diperlukan, misalnya, iluminasi (pencahayaan) laser target”, menurut kesimpulan umum Direktur Rudal Taktis.

Sumber: Army Recon

21 COMMENTS

  1. indonesia negara kepulauan tidak perlu rudal jelajah jarak jauh, lagipula konsep pertahanan indonesiakan murni defensif mendingan mengembangin dron kamikaze sebuanyak mungkin sehingga harganya menjadi murah, untuk jaraknya tidak perlu terlalu jauh minimal 300km cukup.

  2. Wehhh jatuh ke iran??? Ada baca berita dengan sumber yg ga jelas dan relevan., makanya jangan baca sumber dari arrahman :v, iran sudah memberi konfirmasi bahwa tiada satupun rudal rusia jatu ke wilayah iran :3

  3. @fidelcastro kalau rudal kalibr akurasi bagus kenapa ga di pakai lagi sama rusia di suriah???? di artikel atas juga di tulis koq kenapa kalibr sering ngawur akurasinya kalau masih belum percaya coba tanya mbah google atau pakde youtube
    saya menilai dgn netral koq berdasarkan fakta

LEAVE A REPLY