Dec 312016
 

Saab berjanji mendukung pengembangan di India sebagai apa yang disebut sebagai “Kesiapan Ekosistem Dirgantara Masa Depan” jika jet tempur Gripen E buatan Saab dipilih dan dibeli oleh pemerintah India sebagai jet tempurnya.

Kepala Teknologi dan Direktur Pelaksana Saab India, Jan Widerstrom telah memberikan konfirmasi bahwa Saab telah menanggapi keinginan Pemerintah India. Saab juga sangat berhati-hati, karena dalam program ini berhadapan dengan Lockheed Martin yang menawarkan versi terakhir dari jet tempur F-16 Fighting Falcon.

Dengan nilai kontrak sebesar US $ 12 milyar, kesepakatan ini untuk menggantikan sejumlah 150 unit jet tempur tua milik Angkatan Udara India yang terdiri dari Mikoyan MiG-21 dan Mikoyan MiG-27.

Pada program pengadaan jet tempur ini, India menekankan pentingnya keterlibatan mereka dalam produksi, sesuai dengan program “Make in India”. Jan Widerstrom juga menambahkan bahwa Saab akan mendirikan pusat pengembangan dan produksi Gripen E di India.

Artikel Terkait :

  23 Responses to “Saab Akan Membangun Pabrik di India Bila Gripen E Terpilih”

  1. india lagi

    • wuuuih inyong dpt no.1 nggk nyangka selamat pagi bung Diego, bung Rusky, bung Patih, bung Colibri, bung jfs, bung wong koclok, bung kasamago, bung satrio, bung Ps serta yg lainnya n tante, dihari sabtu akhir th. 2016 ini semoga dith 2017 nnti kita semua warjagers dpt diberikn kesehatan yg prima, dimudahkn mencari rezeki n umur yg panjang amin.

    • alutsista gahar tapi sanitasi buruk, banyak yang masih dibawah garis kemiskinan. kasian rakyatnya ;((

  2. uhh saab emang tiada matinya,,
    Indonesia butuh pespur medium dan ringan..
    ayooo Indonesia kamu bisaaa

  3. Mana nih maniac wayang…tumben blm nongol wkwkwkwkwkk

  4. Puncak maceeet

  5. Kapan Indonesia Juga melakukan Pembelian dan ToT dengan Saab Gripen dengan membeli Gripen E/F, Semoga Dengan ToT dengan Gripen Pemerintah Indonesia ‘khususnya PT. DI’ bisa memproduksi Sendiri Pesawat Gripen Series,,, Pesawat nya Cocok untuk Landasan di Indonesia yang bisa dibilang Pendek-pendek.

  6. @cemple thx Amin. Kalau pesen Gripen buatan India pesawatnya bisa jogetan India aca aca

  7. Semoga pt DI bisa seperti SAAB, ayo pt DI ekspansi ke afrika peluang pasar terbuka disana

  8. Ada win solution antara f16, dan Gripen bila di beli india. Sebab Saab dengan Boeing, dan Lockhed martin dengan kai sedang mengincar proyek pengganti jet tempur latih usaf yang lumayan banyak.India bisa saja mengikuti langkah perusahaan tersebut dengan menggandeng Dassault, mengikuti kompetisi pengganti jet tempur latih usaf. Tapi agak sulit untuk menang karena tidak ada campur tangan perusahaan dari amerika.
    Imho. . .

  9. PT PAL kinerja bagus sebab banyak saingan, perusahaan galangan kapal di RI banyak.

    Sebaliknya PTDI kinerja jelek sebab tak ada saingan.

    PTDI harus diberi competitor supaya tidak santai2 saja.

    Jika SAAB mau bikin pabrik pespur di RI maka PTDI akan semakin bagus kerjanya sebab ada saingan.

    • @TN, phd

      Eya gak sepadan dong kalo dibandingkan PAL…

      Tahun 2007 PT. DI nyaris dipailitkan…sdm yang terlatih banyak yang beralih kerja ditempat lain/luar negri, banyak dokumen/arsip hilang sbg akibat “perumahan” para karyawan tanpa kepastian status (saat itu), dalam situasi kevakuman produksi banyak vendor diluar negri yang sdh tutup/merger/diakuisisi oleh perusahaan lain, test pilot tinggal tersisa satu orang….dll-dll

      Disisi lain subsidi yang diterima PT. DI masih terbatas, sementara kebijakan penghapusan pajak impor mesin dan komponen industri penerbangan baru dibuka tahun lalu.

      Suka-gak suka dlm kondisi seperti ini, PT. DI bisa terus berproduksi itu sudah baik…sekedar utk mempertahankan existensinya, walopun banyak merakit pesawat/heli

      Saat ini kinerja PT. DI semakin membaik…insyaallah kehadiran CN-245 dan N-219 bisa menjadi momentum kebangkitan PT. DI.

      Tante sih malah berharap, di Indonesia lebih banyak perusahaan MRO yang lahir, karena sesuai data 70% jasa maintenance armada penerbangan nasional terserap oleh industri MRO diluar ngeri

    • Soalnya galangan kapal tdk memerlukan tempat khusus cukup tempat terbuka pinggir sungai seperti kapal tugboat dan ponton di sepanjang sungai mahakam banyak pembuatan kapal oleh pihak swasta di dukung ketersediaan SDM disamping permintaan kapal banyak…..

  10. Tes

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)