Mar 112017
 

Pengembangan X-2 Shinshin adalah berawal dari kekecewaan Jepang yang tidak dapat membeli F-22 Raptor dari AS. Awalnya, pesawat tempur itu diberi kode nama ATD-X.

Secara bisnis ia dikembangkan untuk bersaing dengan Raptor. Selain itu, kelak X-2 Shinshin juga akan menjadi bintang utama untuk menghadapi ancaman militer China dan Rusia.

Jet tempur multicanggih itu oleh Pasukan Bela Diri Udara Jepang (Japanese Air Self Defense Force/JASDF) ditargetkan untuk menggantikan ratusan pesawat tempur Mitsubishi F-2 dan F-15.

Pemerintah Jepang sendiri menargetkan akan menyandingkan X-2 Shinshin dengan F-35 Lightning II dari AS.

Tidak sampai 10 tahun sejak peresmian program, tepatnya bulan April 2016, X-2 Shinshin telah mengudara untuk pertama kalinya. Ini jauh lebih cepat dari rencana awal yang menargetkan prototipe pertama terbang setelah tahun 2020.

Tahun 2005, Jepang sebenarnya sedang mengembangkan jet tempur lainnya yaitu TRDI/Mitubishi dan skala modelnya ternyata sudah rampung dan diuji coba di Perancis. Uji coba itu untuk mengetahui sejauh mana kemampuan teknologi jet tempur TRDI yang dirancang berteknologi stealth.

Belajar dari pengembangan TRDI itulah Jepang kemudian makin percaya diri untuk mengembangkan proyek X-2 Shinshin. Dari sisi penampilan dan teknologi, TRDI bahkan diklaim mendekati sang F-22 Raptor.

Tahun 2007 program pengembangan TRDI makin pesat dan telah menjalani uji terbang di terowongan angin menggunakan radio kontrol.

Berbekal semangat dan sukses proyek TRDI, maka pada Agustus 2007, Menteri Pertahanan Jepang mengizinkan penggarapan proyek pesawat siluman ATD-X dengan berbagai keunggulan teknologi mutakhirnya. Teknologi itu antara lain, mesin yang sangat mendukung kemampuan bermanuver, radar dan lainnya.

Berkat teknologi mutakhir yang dimiliki X-2 Shinshin, kemampuannya bisa dibilang setara jet tempur generasi kelima. Ini dibuktikan dari penggunaan teknologi terdepan fly by optics control system, 3-D thrust vectoring capability, perangkat perang elektronik, dan persenjataan mutakhir yang dioperasikan menggunakan gelombang microwave, serta perangkat untuk mengontrol pesawat drone yang akan menjadi pendamping ATD-X di medan tempur.

Selain itu, ketika mengalami kerusakan di medan tempur, ATD-X juga memiliki kemampuan memperbaiki diri secara otomatis.

Dalam situasi sedang operasional ketika kerusakan dini terdeteksi, efek kerusakan tidak akan menimbulkan gangguan pada penerbangan. Bahkan sewaktu proses memperbaiki sedang berlangsung, ATD-X juga masih mampu terbang stabil.

Dengan berbagai kemampuan yang dimiliki khususnya teknologi silumannya, ATD-X juga masih tidak bisa terdeteksi radar dalam kondisi terbang pada kecepatan rendah.

Saat ini Mitsubishi menjadi kontraktor utama untuk produksi dan pengembangan X-2 Shinshin. Setelah penerbangan perdananya tahun lalu, Mitsubishi akan melakukan rangkaian uji statis dalam beberapa tahun ke depan.

Spesifikasi Umum:

  • Kru: 1
  • Panjang: 14,174 m
  • Wingspan: 9,099 m
  • Tinggi: 4,514 m
  • Berat Kosong: 9.700 kg
  • Powerplant: 2 × IHI XF5-1 low-bypass turbofans, 49,03 kN dengan afterburner
  • Kecepatan Maksimum: 2,25 Mach, 2.475 km/jam (super jelajah 1,82 Mach)
  • Jangkauan: 2.900 km
  • Radius Tempur: 761 km
  • Jangkauan Ferry: 3.200 km

Angkasa Online

Artikel Terkait :

  51 Responses to “Saat Jepang Mencoba Mandiri Lewat X-2 Shinshin”

  1. Komen apa yaa?

    • Komen ini aja bung. Jika jepang msh ingin jualan sepeda motor di Indonesia harus disertai dg tot shinsin buat kita.

  2. .
    Malam minggu weyyy…

    Jadi sepi hahhaha “

  3. Semoga sukses

  4. Indonesia ¤AKAN¤ bisa bikin jet tempur generasi ke 5

  5. Jepang mulai bangkit militernya…

  6. hm… no komenlah saat ini 😀

  7. Ini mah superrrr.. yg unik bisa memperbaiki kerusakan sendiri.. buju buneng

  8. Kalau benar terwujud. Ini akan jadi pesawat tercanggih di dunia. Fitur pengendali drone dan memperbaiki mandiri itu kuncinya…
    Mumpung Ifx blm jadi. Bisa gak di sekolahin lagi ke Nippon. Ngarep aja, semoga gak ketinggian. Amin

  9. shinshin semakin dilihat semakin ishin

    beda ama si sayap delta semakin dilihat semakin rajin
    kayak inem si pelayan seksi

    loh kok?

    • Hahaha sales tejas beraksi sales sukhoi pun gk mau kalah..
      shinshin semakin dilihat semakin ishin

      beda ama si heavy fighter semakin dilihat semakin pusing
      Gara2 kontrak gk segera di tandatangani

      Loh kok?

    • ini pesawat panggilan Oshin kecil tuh makanya shinshin 😆 hihihi

  10. 5 negara asia nantinya akan punya jet pejuang generasi 5 buatan tempatan yaitu jepun,indonesia,south korea,turkey n china…tahniah,syabas….

  11. Sayang kokpitnya masih dibuat seperti pesawat latih…?

    • Versi ini cuma technology demonstrator saja bung

    • Itu gambar lama pak de atau ilustrasi, Bisa jadi itu juga masih prototype. Ini jepang, bukan cinak, segala sesuatu pasti di perhitungkan dengan detail.

      • bung @Gareng, betul apa yang dibilang oleh mbak @WISKIILECZA karena gambar diatas berupa ilustrasi dari X-2 saja

        “The ATD-X experimental programme received approval for the next phase of development in 2007 and the demonstrator was rolled out in 2014. Intended to replace Japan’s ageing fleet of fighter aircraft, the F-3 stealth jet is expected to enter serial production in 2027”.

  12. Head to head dng F-22 Raptor, saya lebih memilih pesawat buatan jepang ini. Sebagaimana F-16 made in Jepang yg lebih canggih dr pd buatan Amrik.

  13. Hahaha sales tejas beraksi sales sukhoi pun gk mau kalah..
    shinshin semakin dilihat semakin ishin

    beda ama si heavy fighter semakin dilihat semakin pusing
    Gara2 kontrak gk segera di tandatangani

    Loh kok?

    • pusing kenap bung? pusing jawab pertanyaan konsumen ya? atau pusing gmna maunya konsumen? atau pusing lihat utusan konsumennya? hihihi 😛

  14. Kamvret komen gua gk masuk

  15. Gila, ane jadi ingat pespur Jepang paling terkenal, Mitsubishi A6M Zero. Ringan, lincah, kuat dan terkenal dengan manuver meliuknya waktu dog fight. Baru kalah telak setelah ada P51 Mustang. Gak heran kalo Jepang sekarang bisa buat pespur generasi kelima dan teknologinya lebih canggih dari F22 Raptor. Ane malah gak kaget kalo Jepang juga bisa senjata macam Gundam dan ngarep banget kalo beneran ada. Gundam cocok kalo dipasangi senjata laser. Tapi ane masih tetep yakin dengan pembuatan KFX/IFX. Kalo buatnya baru 2012 maka wajar kalo IFX bakal muncul 2022 prototypenya. Kalo bisa lebih cepat itu lebih baik. Biar gak ketinggalan sama negara2 dikawasan.

  16. Ngomong2 Eropa atau Airbus kok gak kedengeran buat pespur generasi ke-5 setelah Typhoon ya. Apa mereka (Eropa/NATO) bakal lebih ngandelin F35 ya? Bakalan susah dong kalo ngadepin F22, J20, Su T50 PAKFA, X-2,Shinshin dan bahkan KFX/IFX. Tinggal beberapa langkah lagi IFX bisa ngalahin F35 telak. Makanya AS takut F35 kesaing. Tinggal sistem, radar, mesin, dan cat bodi aja yg kalah. Kalo dah dipenuhi beberapa aja udah bisa melewati F35 apalagi udah komplit semua. Apalagi harganya setengah dari F35. Bisa kalah lapak ntar.

  17. kalo gak main nuklir sebenarnya amrik itu bisa dijajah jepang. otak orang jepang itu lumayan bgus mirip ras china, korea, taiwan dsb. makanya sama amrik saling dijauhin. kalo sampe gabung bisa mumet itu amrik.

  18. mungkin Jepun mengandalkan kemampuan penguasaan hardware & software elektronik terkini, sy percaya shinshin kelak menjadi stealth yg didukung avionik + proteksi diri + jammer berdasarkan teknologi terbaru dari pabrikan lokal.
    kita tunggu kemampuan speed & manuver nya … apakah bisa setara atau lebih hebat daripada raptor amrik.

  19. Trus terang kalau sy sih lebih suka Naruto daripada Oshin …
    Kalau gak Hinata lah …

  20. Pesawat tempur robot…Mungkin suatu saat bisa berpikir sendiri…Dan bertempur sendiri seperti di film stealth

  21. Borong

  22. Ada alasan knapa raptor diberhentikan produksi ny oleh AS walaupun memiliki teknologi super canggih,krna secara finansial raptor sngatlah mahal.
    Dan ini terjadi di negar yg punya budget militer 8000 trilliun rupiah. Jadi kalo AS aja terpaksa nyetop krna alasan ekonomi, apalagi jepang yg skrg ekonominy lagi suram dan mau ambruk dngn utang. Kalaupun jepang sanggup membuat pesawat ini, akan tetapi akan sangat sulit untk menjagany beroperasional kelak ketika pesawat ini on service dngan kondisi jepang sprti saat ini. Japan is an old declining power in international stage. ?

    • Kecanggihan tidak harus mahal bung 😀 semakin bertambah usia sebuah teknologi, maka ia akan semakin murah 😀

  23. :::::::::::tahun 2005:::::::::
    Membangun jet tempur [ TRDI/Mitsubishi ],

    Di klaim teknologinya bisa bersain dengan F – 22
    ::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::

    +++++++++ tahun 2007++++++++
    Dengan Restu mentri pertahanan jepang.

    Mitsubishi heavy industri Kembali membangun jet Tempur siluman [ X2-Shinshin/ ATD-X ].
    ++++++++++++++++++++++++++

    Berawal dari kekecewaan jepang terhadap amerika yg tidak dapat membeli jet mahal F-22,

    Jepang akhirnya membuat jet siluman sendiri…dan……………….

  24. sumpah masi kerenan TEJAS wkwkwkwkwk

    kirain designnya kaya pesawat pesawat yg ada di manga atau anime gundam atau sejenisnya..tp sumpeh nih pesawat jepun designnya biasa banget bukan suatu lompatan. coba bandingkan pesawatnya si yonhap dari F-15 ke F-22 lompatan designnya jauh banget keren luar biasa. tp saya lebih suka PAK FA tp sayang ujung kompornya masih jadul cafe racer model bulat wukekekeke

  25. Kita kapan ya?liat hasil karya bangsa sendiri mengudara heheheehe coba dana e ktp dibuat bikin beginian….

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)