Jan 082017
 

Pasukan Infanteri Yonif 644/Walet Sakti, Satgas Pengamanan Perbatasan Indonesia-Malaysia, Kompi Senapan B, Pos Sei Saparan, saat melakukan patroli perbatasan di wilayah Saparan, Kalimantan Barat, 28 Januari 2016. (TEMPO/Subekti)

Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Yonif 611/Awang Long, Mayor Infanteri Sigid H.P., menegaskan kepada prajuritnya agar tidak melakukan pelanggaran sedikit pun saat menjaga wilayah perbatasan.

“Jangan sekali-kali melakukan pelanggaran selama bertugas di wilayah perbatasan yang dapat merusak citra satuan dan tetap menjunjung tinggi kedaulatan NKRI di wilayah perbatasan RI-Malaysia ini,” ujar Mayor Sigid saat memberikan pengarahan kepada prajuritnya, seperti dilansir tempo.co pada Minggu (8/1).

Dansatgas Pamtas Yonif 611/AWL juga berpesan untuk tetap menjalankan perintah atasan sebagaimana tugas dan tanggung jawab yang dibebankan negara dan pemerintah untuk menjaga keamanan wilayah perbatasan RI-Malaysia di Kabupaten Nunukan.

“Dan waspadai upaya-upaya yang dapat merongrong keutuhan negara dan bangsa,” tegas Mayor Sigid.

Prajurit Batalyon Infanteri 611/Awang Long akan menjalankan tugas menjaga keamanan wilayah perbatasan di Kabupaten Nunukan selama sembilan bulan dengan menempati 19 pos perbatasan. Upacara penyambutan dilaksanakan di Pelabuhan Tunon Taka, Kabupaten Nunukan, pada Minggu (8/1).

Sumber: tempo.co

Artikel Terkait :

  6 Responses to “Satgas Pamtas Yonif 611/Awang Long Laksanakan Tugas Secara Profesional”

  1. Ingattt prajurit sejati tidak pernah geser”
    Patok perbatasan. Meski pun serba terbatas dan kekurangan,jngan sekali” merusak nama baik kesatuan,nama baik TNI,dan nama baik bangsa indonesia ..

  2. belum terbiasa tampilan baru nihh….masih pusing perlu adaptasi dan agak berat loadingnya xixi ::::::::masih labil adx bang hihi

  3. Jelek bgt tampilan baru nie, jaman udah ruwet, jgn dtambah ruwet lg…bkkin pusing aja nie tampilan barunya…hadehhh

    • setuju bung edodol tadi saya pun mau bilang aneh tapi gk jadi takut di banned… buka gk bisa liat komen jg tadi bung dan jg berat plus tampilan antar muka yang buat pusing bung aliars ribeeet….bagus tampilan yg sprti ini mudah dan tampilan antar muka yang enak di lihat dan gk ribet …soalnya orang indonesia itu gk mau ribet pengen cepet kalo ada penghalang kasih pelicin pakai pulus haha dan klo ribet orang pada gk mau buka bung diego

  4. harusnya semua wilayah Indonesia itu

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)