Aug 062016
 

Pesawat komuter CASR ER berkapasitas 19 penumpang dengan dua mesin Turboprop ini dibanderol dengan harga berkisar Rp 75 milyar (5 – 6 juta dolar AS) per unit. Pesawat yang ide dan desainnya dikembangkan oleh PTDI dan LAPAN ini, diharpakan akan terbang pada HUT PTDI pada Agustus 2016.

Menurut Presiden Direktur PTDI Budi Santoso, “Investasi untuk membuat pesawat ini sekitar Rp 500 miliar. Semua investasi itu pendanaannya berasal dalam negeri. Terbesar dari LAPAN”.

Siap Jual 60 Pesawat N219 Akhir 2017

Presiden Direktur PTDI, Budi Santoso mengatakan bahwa pihaknya siap untuk menjual 60 unit Pesawat N 219 pada akhir 2017 mendatang. Kata dia, sudah banyak perusahaan dan negara-negara memesan produk hasil karya anak bangsa tersebut.

“Iya saat ini memang sudah banyak yang mau. Asal syaratnya bisa terbang dulu, kalau tidak bisa terbang mereka tidak jadi beli. Target kami 60 unit akhir tahun 2017,” ujarnya saat ditemui di Kantor Kemenkopolhukam, Jakarta, Rabu (03/08/2016).

Teknisi melakukan tahapan proses perakitan salah satu Pesawat N219 di Hanggar Assembly Line PT. Dirgantara Indonesia (PT. DI), Bandung, Jawa Barat

Teknisi melakukan tahapan proses perakitan salah satu Pesawat N219 di Hanggar Assembly Line PT. Dirgantara Indonesia (PT. DI), Bandung, Jawa Barat

Meski belum diproduksi secara masal, diakui Budi, pemesanan pesawat N219 ini sudah banyak dilakukan oleh negara-negara lain. “Saya belum jamin ya, tapi seperti Thailand, Kanada sudah ada keinginan untuk membeli pesawat ini,” ujarnya.

Airbus Bantu Sertifikasi Pesawat N219

Airbus Group menilai sertifikasi pesawat N219 buatan PT Dirgantara Indonesia membutuhkan dukungan dari semua pihak termasuk pemerintah Indonesia. Pesawat N219 adalah pesawat berpenumpang 19 orang produksi PT Dirgantara Indonesia (PTDI). Pesawat ini memiliki kelebihan bisa lepas landas dalam jarak yang pendek. Seperti diketahui, pesawat ini dikerjakan seluruhnya oleh anak bangsa dan dirancang sejak 2007 lalu.

Dalam Paris Airshow tahun lalu di Le Bourget, Prancis, Menteri BUMN Rini Soemarno pernah menuturkan kepada pihak Airbus untuk membantu PTDI dalam mendapatkan sertifikasi pembuatan pesawat.

Atas permintaan ini, Head of Military Aircraft dari Airbus Defence and Space Fernando Alonso mengungkapkan pihaknya akan membantu PTDI tidak hanya dalam sertifikasi ini saja tetapi untuk kerjasama yang lebih panjang.

“Saya pikir sertifikasi merupakan proses yang penting dalam organisasi, baik industri dan pemerintah. Kita senang jika dapat mendukung PTDI dalam mempersiapkan organisasi yang baik. Tidak hanya untuk sertifikasi N219, tetapi juga proyek lainnya,” paparnya, Kamis (04/08/2016).

Pesawat N219

Pesawat N219

Namun, dia mengingatkan bahwa sertifikasi ini memerlukan banyak tahapan. Dalam penilaian Airbus, PTDI dan pemerintah Indonesia harus menunjukkan dan memastikan bahwa pembangunan setiap pesawat dilakukan dengan cara dan kualitas yang sama sebelum akhirnya dilakukan audit serifikasi.

“Dari semua proses ini yang terpenting adalah memastikan kemampuan dan prosedur dalam pembangunan pesawat tidak hanya dari sisi PTDI, tetapi juga pemerintah dalam hal ini Dirjen Perhubungan Udara,” ungkapnya.

Terkait dengan lama proses audit hingga sertifikasi keluar, Alonso tidak dapat memastikan hal tersebut. Namun, dia memperkirakan Airbus biasanya memerlukan waktu selama satu tahun untuk melakukan sertifikasi pesawat.

Berdasarkan pengalaman Airbus sebagai produsen pesawat, dia mengimbau agar PTDI membangun industrinya dengan fondasi yang kuat. “Anda tidak dapat membangun rumah yang bagus tanpa fondasi yang kuat,” tegasnya.

Sayangnya, dia mengaku belum dapat memberikan kepastian terkait sertifikasi ini karena pihak Airbus baru akan mengunjungi PTDI hari Jumat (05/08/2016).

Alonso sendiri melihat sertifikasi terhadap N219 akan membantu Airbus mengembangkan pasar di Asia karena wilayah ini merupakan pasar penting bagi perusahaan.

Artikel Terkait :

  73 Responses to “Sertifikasi Pesawat N219 Butuh Dukungan Pemerintah”

  1. Semoga lancar …

  2. gak boleh pertamax

  3. 1

  4. sepii

  5. sepii ……..

  6. Mahare 3 biji A-400….

  7. kerja sama dengan busaer ,tidak hanya sertifikasi n219,tetapi juga dengan “proyek” lainnya…asal??…………………………..
    a.RI beli A4ratus dan eurofighter
    b.pt.DI tidak membangun pesawat jet komersil di atas 100 seat….
    …..begitulah kira kira…hehehehe

    • Ga usah negative thingking dlu om. Airbus (dulu Casa) sdh lama bekerjasama dgn PTDI (dulu IPTN). Klo beli A400 gapapa bro, asal kita dpt lisensi buat A400 atau pesawat airbus lainnya. Kita jg selama ini dpt lisensi buat CN235 dan CN295 (kasarnya spt subkon lah tp lbh elit lg krn bisa mengembangkan sendiri). Klo pesawat jet komersil bukan ceruk pasar yg disasar airbus yg byk main di pesawat propeler, dan klo PTDI masuk ga masalah. Tp menurutku dlm jangka waktu dekat PT DI ga usah main di jet komersil, lbh baik fokus di jet tempur IFX dan tetap main di pesawat angkut propeler yg murmer utk ketahanan militer Indonesia. Klo jet biasanya harga mahal (krn biaya produksi mahal), komponen engine jg msh perlu belajar, dan ga cocok utk geologis indonesia yg byk pulau2.

      • @bung roy.. sya setuju aja,.pt DI dapat lisensi a4ratus tapi hanya “perakit” aja pastinya…beda ketika kita merancang dan membangun sendiri,coba dulu n250 di lanjutkan serta di produksi massal ( laris / laku),tentu sekarang pt DI bisa melanjut kan merancang bangun pesawat bermesin jet, bahkan saat ini mungkin sudah uji terbang ………”.menyedihkan N2130 ,.hanya sampe di atas kertas aja….”…….
        wallohi khoirrul makirin…salam…..

      • broo… @Roy
        Jng dilupakan jg sejarah kolapnya PT. DI saat krismon. Itu akibat kerjasama yg apik antara Boeing dan AirBus utk melobi IMF agar membuat klausul menghentikan pembuatan pesawat oleh PT.DI hanya krn ada route map N2130 oleh PT. DI yg bisa menggerogoti pasar mereka, yg notabene produk PT.DI lebih murah dan kualitas jg sama bagus krn komponen2 nya jg banyak buatan barat.
        Itu sebabnya mengapa Airbus ingin membuka lini produksi C295 di PT. DI secara keseluruhan. Agar N245, N275 dan bahkan R80 terseok seok dan ditinggalkan lalu PT. DI fokus ke CN-295.
        Jd bukan negativ thinking mas bro…

        Intinya mereka was was banget kalo PT. DI menjadi besar, makanya supaya tdk jd liar, mereka selalu melibatkan PT. DI sbg sub contractor disetiap seri produk mereka. Itung2 sbg bujuk rayu agar PT. DI gak ada dan gak akan pernah berniat merebut kapling mereka.
        Kalo mau lebih jelas boleh ditelusuri riwayat PT.DI agar wawasan anda bertambah.
        Oleh sebab itu PT.DI skrng fokus di pesawat propeler. Nantinya jika sudah bisa merebut pasar dunia utk pesawat komersial propeler dan sudah punya nama besar, mendesign dan memproduksi pesawat jet itu semudah membalikan telapak tangan. Syaratnya pondasi ekonomi harus kuat, sehingga jika mereka coba2 lg lewat kebijakan keuangan dunia maka kita sudah kuat dan siap menghadang mereka.
        Salam damai.

        • ho oh akur…
          salam damai kembali bung@ruskye…semoga sukses slalu menyertai anda..

        • Yup … ambil positive nya.
          untuk membangun jumbojet 100 seater up. bisa aja pemerintah bikin bumn baru untuk itu bukan pt.di, tp pt.di harus bisa back up hal tersebut.

        • Anda terlalu curiga dengan barat. Apa yang di sampaikan pihak Airbus ada benarnya . Membikin satu pesawat sudah kita di buktikan dengan Rollout N219 ,mendapat sertifikasi dan diakui dunia itu satu hal lain lagi.
          Bagaimana lini produksi dan standar fabrikasi ditetapkan secara ketat oleh sub kontraktor.Adalah mustahil seluruh lini produksi di kerjakan DI ,misal kursi pesawat ,interior mulai dari bahan dan fabrikasinya harus standar .Tidak bisa ada kekeliruan sedikitpun .Dalam hal ini DI harus membina puluhan perusahaan perusahaan kecil di Indonesia agar bisa membuat sesuai standar. Nah Industri pendukung ini yang harus di perhatikan mulai dari kwalitas manpower dan lain sebagainya. Belum lagi menjaga pasokan tepat waktu .Semua itu yang di tuntut Airbus .Kita perlu dukungan mereka dan mereka bersedia dan kita harus bersyukur .Kalau tidak punya suatu badan di dunia sebagai acuan ,taroklah kita sertifikasi sendiri ,sebagus manapun pasti orang akan meragukan apalagi pasar Internasional .Yang terjadi nanti pesawat ini tidak boleh mendarat di Singapure atau KL.Hanya perusahaan lokal yang akan beli itupun pasti akan menekan harga di tingkat paling bawah dengan alasan ,pihak asuransi akan meminta polish yang tinggi dan sebagainya karena disana titik lemahnya.

    • Ahhh.. itu bisa diatur bung

  8. Sekarang sudah bulan agustus 2016…selamat ulang tahun PT. DI…semoga kwalitas produk
    makin bagus,lancar dan laris manis dipasaran

  9. Pesawat apaa nih?? Ga ada keren2nya sama skli, pesawat kuno, jaman sdh ganti, masih aja bikin beginian , ini krn para ahli2 pt di kita bergurunya ke negara2 yg primitif, pesawat jenis ini nih sdh ada di abad 18an, kita kok ikut2an primitif yah…klo ingin beli atau tot dgn negara lain, lihat2 dl kek mana yg alut sistanya bisa diandalkan, dibanggakan dan dipuji2…dari modelnya aja trlihat spt layang2, klomamu bikin itu yg kerenan dikit napa, dr warnanya, bentuknya, jgn asal buat dong, klo udah bisa bikin, kan harusnya skalian dibikin bagus, jgn hanya sekadar bikin, ya akhirnya jd macem ini deh….pesawat norak!!,

    • Anda hebat sekali. Luar biasa.

    • inilah yang real buatan indonesia…bisa 80%…buatan dalam negeri…
      akhirnya usa cs yg bantu indonesia melalui airbus…untuk sertifikasi pesawat.
      rusu….mana..mana…..buang saja ke laut..
      ha ha ha

    • wkwk mas mas klo bodoh dunia penerbangan yah ga usah komen mas..dri komentar anda saya ngakak guling2 mas melihat kebodohan komentar anda

    • Bung Diego, tolong nick edodol ini ditertibkan..
      Dia cuma cari sensasi, jangan dipelihara

    • @Edodol
      Dari cara comen anda yang kolot – tak Gaul – gaptek dan tidak berbobot sama sekali , kelihatan kalau anda ini mahluk dungu , orang sudah pinter bikin pesawat ( coba kamu pikir ada berapa negara yg bisa bikin pesawat ?? ) dikatain kuno / primitif..padahal kamu sendiri belum tentu mampu bikin COMBRO yang bahan’a tinggal nyolong dikebun tetangga…MiiiiiiiiiiiKiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiir

    • Namanya tidak mencerminkan otaknya. Dodol adalah makanan yg dibuat dlm waktu lama dan dengan tenaga yg banyak (diaduk secara konstan berjam2), dan hasilnya dodol yg enak dan legit (apalagi varian lempok durian). Mustinya otak anda juga byk berproses dan mengeluarkan komen yg cerdas. Tp sayangnya tidak…

    • bego juga ini
      n219 untuk daerah terpencil

    • Sekarang lu jadi terkenal kan gara-gara dibully orang sekampung, gimana rasanya…??? Enaak kan.

    • eh dodol gobloknya setengah mati,kalo gak ngerti tentang industri pesawat jgn asbun di sini tong….pesawat blom ada pada abad 18an,dari situ aja ente gobloknya setengah mati…..negara primitif mana yg kau sebut norak,AIRBUS dan CASA spanyol kau sebut primitif dan norak tong,mikir dikit dol….emang loe kira gampang apa merancang suatu pesawat dan memproduksinya menjadi barang jadi,pelajaran matematika dan fisika loe aja nilainya anjlok sok kasi komentar lagi di sini…loe sama seperti beruk malon suka asbun dan hanya tong kosong nyaring bunyinya

    • jangan2 bung EDODOL ini beruk GAM MALON yg nyamar jadi warga indonesia…mungkin dia iri dan dengki lihat kemajuan industri pesawat kita kale

    • Orang “RIMBA”turun gunung nih ceritanya….
      “SELAMAT DATANG”…Minum kopi sianida duluuu….

    • bung… orang jualan tuh yang penting laku. Jangan bikin asal bagus tapi gak laku? Anda tahu pupuk kandang? itu dari kotoran hewan, dan sampai sekarang tetap laku dan untuk pertanian organik tidak tergantikan oleh pupuk sintetis meskipun barangnya lebih bagus. tiap barang ada pasarnya sendiri. gak usah pesimis dan mencaci bangsa kami.

    • Hahahahahaha ngakang guling2 selama ini anda hidup dimana??

  10. comments anda adalah cermin kemampuan maximum otak anda… Silahkan masuk sd lagi..
    Dasar dodol..

  11. Dodol gatel@ yg pnting bisa buat sndri mandiri gak mudah buat pesawat sendiri emang lo bisa buat pesawat apa??!
    Anda pinter tapi bodoh otak bocor klo gak suka gak usah koment.

  12. HUT PT DI apa HUT RI?

    • Yang jelas agustus ini bung syeih, sama sama nunggu produk ini bagus akan banyak lagi bandara di daerah daerah yang dibangun..baik jawa atau luar jawa..
      Ekonomi politik stabil bakal ngejoss..tekno tekno masa depan..

  13. @edodol..lebih baik kamu jualan dodol aja.komenmu bikin kuping mau pecah.

  14. Dodol…mo coment mbok yo dipikir dipikir dulu…jare mbah bowo…guoblok dipakai sendiri…

  15. Justru disini peluang pt di buat pesawat kecil dgn penumpang kurang dari 100..kalo bikin yg muat lebih dari 100 alamat dijegal lagi..g bakalan lancar bin diblokade, dlll alasan… Kan belajar dari pengalaman… Toh wilayah timur yg penuh bukit dan gunung memerlukan pesawat type N19.. Semoga cepat terealisasi

  16. broo… @Roy
    Jng dilupakan jg sejarah kolapnya PT. DI saat krismon. Itu akibat kerjasama yg apik antara Boeing dan AirBus utk melobi IMF agar membuat klausul menghentikan pembuatan pesawat oleh PT.DI hanya krn ada route map N2130 oleh PT. DI yg bisa menggerogoti pasar mereka, yg notabene produk PT.DI lebih murah dan kualitas jg sama bagus krn komponen2 nya jg banyak buatan barat.
    Itu sebabnya mengapa Airbus ingin membuka lini produksi C295 di PT. DI secara keseluruhan. Agar N245, N275 dan bahkan R80 terseok seok dan ditinggalkan lalu PT. DI fokus ke CN-295.
    Jd bukan negativ thinking mas bro…

    Intinya mereka was was banget kalo PT. DI menjadi besar, makanya supaya tdk jd liar, mereka selalu melibatkan PT. DI sbg sub contractor disetiap seri produk mereka. Itung2 sbg bujuk rayu agar PT. DI gak ada dan gak akan pernah berniat merebut kapling mereka.
    Kalo mau lebih jelas boleh ditelusuri riwayat PT.DI agar wawasan anda bertambah.
    Oleh sebab itu PT.DI skrng fokus di pesawat propeler. Nantinya jika sudah bisa merebut pasar dunia utk pesawat komersial propeler dan sudah punya nama besar, mendesign dan memproduksi pesawat jet itu semudah membalikan telapak tangan. Syaratnya pondasi ekonomi harus kuat, sehingga jika mereka coba2 lg lewat kebijakan keuangan dunia maka kita sudah kuat dan siap menghadang mereka.
    Salam damai.

    • itulah kehidupan bung ruskye,..
      yg ada hanyalah persaingan..
      teman adalah lawan,lawan adalah teman….,mbah jadi sedih..
      hik..hik..

      • Politik bisnisnya indonesia kurang bung, jadi jangan mudah kebaca strategi masa depannya..biar gak ditepuk seperti nyamuk…wakakakaka..

        Fokus kemudian jadi besar…setelah besar..diem diem mematikan..

  17. para beruk malon makin stroke dan iri lihat kemajuan indonesia bisa berjaya dalam bina industri senjata…kasian malon

  18. Pesawat…gtu gampang jatuh

  19. Klo ga suka dgn komentar aq ya jgn dibaca dong, komentari aja ttg pesawat pt di yg kalian blg bagus, ga usah ikut2 komenin aq, aq jg ga pernah komentari kalian, dan bung colibro nick aq you mau tertibkan, apa hak mu mau tertibakan nick org, tugasmu hanya mengomentari bukan menertibkan, satpol pp lu ya, dasar tukang ngomongin org, klo mau komentar itu jgn makah jelek2kan org lain,..di kritik sedikit boleh kan skali2 agar ke depannya pt di bisa membaut lebih, tp jujur sy tidak suka dgn model pesawat diatas, trus kalian mau apa klo aq ga suka??? Bung diego tolong bung colibro yg jiplak colibri ini di dipantau komen2nya, seolah2 komen dia aja yg bener…ini forum, bisa berbicara apa saja, knp kalian pada sewot…

    • Sebaiknya baca lagi koment ente, hampir semua orang gregetan lihat koment ente. masih mending koment ente dibully gak kebayang kalau orangnya yang nongol diapain ya.

    • dodol,,,kalo gak tahu masalah pesawat ente gk usah komentar guoblok….kritik sih boleh aja,tp cara penyampaian loe kasar banget,ya noraklah,ya primitiflah….kayak loe aja pintar di sini guoblok

    • Kalau mau bully hasil karya orang mustinya ente juga siap dibully. ini teori bola pingpong bro.

    • Bung dodo sabar bung, tolong dihargai saja keberhasilan apapun itu oleh negara ini, masalah selera silahkan sendiri sendiri bung. Memang sudut pandang memberi arti sendiri sendiri tapi coba lihat sudut pandang dari berbagai sisi..yang jelas usaha dan kreatifitas negara ini perlu didukung minimal dengan sikap yang baik..kita tunjukkan rasa hormat..
      Damai damai ini forum bebas tapi bertanggung jawab…ok..

  20. Dan satu lagi, dari komen2 sy diatas, tdk ada sama skali yg berbau SARA, jd sy bisa komentar apapun dan kapanpun..titik!!!,

    • Serius amat Om,.. hati2 darah tinggi nya kumat.

    • Masalahnya koment ente ntuh menyinggung nasionalisme para pakar disini mangkanya ente dibully lagian ello juga gak pernah mau sadar diri kalau koment ente ntuh gak tidak menghargai hasil karya orang. Egois tingkat dewa ente.

    • gue bisa komen apa saja.. eDODOL , OTAK LOE GAK LEBIH DARI OTAK BERUK

  21. Daripada komentar2 anda ..malon beruk malon beruk itu2 aja, komentar2 bodoh, komentar goblok dan tolol… stupid foolish…..

    • tak ada asap maka tak kan ada api bung…..kalo gak ada provokasi dan kata2 menghina,maka kita tak akan menghina balik bung….sampeankan sering baca komen2 para beruk,indon miskinlah,indon kerelah,indon bodohlah dsbnya…kalo mereka baca artikel keberhasilan indonesia buat senjata mereka suka bully dan menghina,itu karna mereka iri,ya wajiblah kita menghina mereka balik

      • bijaklah dengan sesama warga indonesia dan negara lain yang menghargai kita, tapi tidak ketika mereka menghina nama baik dan kehormatan negara kita, meski dalam bentuk ketikan koment.

    • Bang dodolnye atu bang…, ga pake esmosi ye bang…hehe..
      Reason 1.
      Klo ga suka dgn komentar aq ya jgn dibaca dong, komentari aja ttg pesawat pt di yg kalian blg bagus, ga usah ikut2 komenin aq, aq jg ga pernah komentari kalian.
      Fact 1.
      Bang dodol ini buktinya komen balik…hihi
      Reason 2
      di kritik sedikit boleh kan skali2 agar ke depannya pt di bisa membaut lebih, tp jujur sy tidak suka dgn model pesawat diatas, trus kalian mau apa klo aq ga suka???
      Fact 2
      Lah ini bang dodol jg lg dikritik siapa tau bang dodol nantinya bisa lbh bijak dan arif dlm berbahasa, jd bang dodol mau apa juga kalo ada yg ga suka..?? hehe
      Reason 3
      ini forum, bisa berbicara apa saja, knp kalian pada sewot
      Fact 3
      Naah…ini bang dodol paham…kl mnrt bang dodol ini forum bebas bicara apa saja knp bang dodol sewot juga…hihihi…
      Resume
      Bang dodol kurang makan dodol kl gitu…piss..

    • pesawat yang mana dari abad 18 waakakakakakakaakk dodol emang tolol

      • Prasaan abad 18/PD 1, masih pake rancangan pesawat tiga sayap/ three plane.. Wkwkwkw.. Dodool, dodooll.. 😀

  22. Ane satuju dengan Bang Ruskye ada lobi2 airbus dan boing utk menghajar IPTN (dulu) supaya hancur sehingga lahan pembuatan pesawat mereka tidak tersaingi karena IPTN baru berdiri sebentar saja sudah buat N250 dan N2130 (kapasitas 100 penumpang lebih) sangat berbahaya buat industri mereka.

    Nah semoga PT DI bisa melakukan apa2 yg sudah disiapkan oleh IPTN dulu… Indonesia Insya Alloh bisa.

    Semoga Merdeka Industri Pesawatnya INDONESIA…

    • Iya betul, mungkin buat dulu yg bagus sesuai standart penerbangan internasional, terus produce yang banyak, sale yg banyak disitu dapat untung..dari untung itulah fundamental perusahaan akan semakin kuat sehingga gak mudah digoyang..seiring dengan berkembangnya lini bisnis yang lain..hiyyaaa hiiiyaaa..
      Mudah mudahan berhasil..
      Supaya keringat para pekerja tidak esia esia…

  23. semoga sertifikasi ini akan saling memberikan manfaat bagi PT.DI dan AIRBUS. amin.

  24. sebaiknya indonesia bisa membuat seluruh komponen pesawat sendiri,biar tak ada yg bisa menjegal

  25. Menurut saya, Ceruk pasar di kelas 40 seat kebawah seperti N19 memang lbh berpotensi digarap krn pesaing dari jenis ini blm begitu byk di produksi pabrikan sprt boeing dan airbus yg lbh condong ke jenis jet dan dgn seater 100 keatas, sdg utk kelas diatas N19 yg berjenis propelller yg sama, sdh di isi oleh pabrikan pesaing yg sdh mapan sprt bombardier atwpn dornier. itu knp utk seater 40 s/d 80 seater. PT DI sprtnya tdk akan nyebur di ceruk pasar yg sdh dikuasai oleh bombardier yg sukses dgn jenis at72 yg byk dipakai oleh maskapai perintis sprt wings air dll. dan oleh krn sprt itulah knp PT DI akan membuat jenis yg berbeda utk pasar yg blm byk diisi oleh pabrikan mapan yg akan dipasarkan di kelas up 80 seater dgn jenis bermesin jet sprt R80 yg di prakarsai oleh ilham habibie, mengingat potensi yg cukup besar utk dipasarkan ke wilayah indonesia timur sprt papua, atwpn sulawesi yg cukup jauh jk menggunakan jenis mesin berpenggerak propelller sdg kalau menggunakan jenis pesawat diatas 120 seater sprt produk boeing seri 7. maskapai perintis akan mikir2 krn penumpang tujuan ke arah sana, saat ini dan kedepannya sprtnya msh blm cukup utk menutup cost dgn pesawat diatas kelas R80 dan jg prasarana sprt landasan yg memang msh blm byk bisa didarati jenis jet berpenumpang diatas 120 an seater. mgkn sprt itu menurut pemikiran dan analisa serta dr berbagai sumber yg saya dgr dan baca.

    Salam selalu..

  26. idihhh air rebus,,negonya sadis bro,,tuku A400 dulu,3 biji,,2 pull set impor ,dirakit pt DI ,nah yang ke tiga biasanya,sebagian komponen di bikin pt DI dan dirakit di bandung.,,baru deh sertifikasi n 219 keluar..dan pas N 219 mau d ekspor dah pasti minta komisi broker,,Haduh Haduh,,,,,,ada yang mau nambahin tebak-tebakan buah manggisnya gak_????

  27. tidak ada salahnya untuk produk n-219 bisa berkolaborasi penjualan dengan airbus. strategi aliansi penjualan untuk produk ini untuk wilayah asia pacifik langsung ptdi dan eropa-afrika-amerika selatan dengan airbus sedangkan amerika utara dengan bombardier.

    • @alugoro
      Anda smart bung.. Ngak ada salahnya menggandeng pabrikan besar, dan sudah sangat wajar. Apalagi kalau menggandeng maskapainya sekalian, pasti jos…!!
      Menurut saya ini tipe pesawat yg sangat dibutuhkan di Afrika, Asia pasifik, Amerika selatan, dan Asing tengah. Pasar pesawat jenis ini memang msh terbuka lebar, lawan mainnya jg banyak yg ngak pabrikan besar..

  28. Kalau menurut saya pesawat ini bakal jadi primadona di Indonesia timur….
    Great job Pt. DI….!!!!!

  29. Klo udah bisa begini… Baikx pesawat tempur IFX… Di buat sendiri juga… Bagaimana nih Lapan dan PT DI… ???

  30. Bung noname, ada sebab pasti ada akibat, knp sy komen spt itu krn ada yg mendahuluinya…

  31. Nyimak…

  32. Sertifikasi penting utk syarat bisa jualan dan bisa dipakai user sesuai aturan regulasi penerbangan international.

    Langkah DI menggandeng dukungan perusahaan lain utk sertifikasi adalah hal mutlak yg harus ditempuh demi kemudahan kelulusan.

    Artinya DI belajar dari pengalaman sertifikasi saat N250 dulu, semoga skrg bisa lancar dan bisa dpt jualan, proses akan makan waktu dan itu wajar karena banyak factor dan byk item yg musti lulus uji.

  33. Nkri sudah mengalah tuk tak buat psat diatas 100 pnumpang ,lisensi ,sertifikat di ulur ulur, intinya MREKA MASIH DENDAM sama Nkri ( cuma TNI yg bisa bikin dua jendral sekutu mati,jerman&jepang pun tak mampu menyamai TNI tuk urusan perang)…edisi bangga TNI.

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)