Mar 212017
 

Sistem pertahanan udara 35 mm gerak otomatis Korkut buatan Aselsan dan FNSS

Deskripsi

Korkut adalah sistem pertahanan udara jarak pendek 35mm gerak otomatis yang dikembangkan dan diproduksi di Turki oleh perusahaan Aselsan dan FNSS. Korkut ini diresmikan dalam pameran pertahanan IDEF di Istanbul pada bulan Mei 2013.

Korkut dirancang untuk menawarkan sistem pertahanan udara jarak pendek berbasis darat yang secara efektif mampu menghancurkan ancaman pesawat modern pada jangkauan maksimum 4 km. Sistem Korkut terdiri dari sebuah Kendaraan Komando dan Kendali serta 3 (tiga) Sistem Kendaraan Lapis Baja Berantai yang dilengkapi dengan Meriam Ganda 35 mm.

Setelah Sistem Stinger yang ditempatkan pada sebuah tumpuan (pedestal), proyek Korkut akan menjadi sistem pertahanan udara kedua dikembangkan secara mandiri oleh industri pertahanan Turki dan akan dikirimkan ke Angkatan Bersenjata Turki.

Proyek Korkut dilakukan oleh Sekretariat Industri Pertahanan (SSM) Turki bersama-sama dengan ASELSAN sebagai kontraktor utama dan FNSS sebagai subkontraktor, untuk memenuhi kebutuhan sistem pertahanan udara jarak pendek baru bagi Angkatan Bersenjata Turki.

Dalam konteks tahap pengembangan proyek Korkut, kontrak untuk pengembangan platform pembawa berantai tersebut ditandatangani antara ASELSAN dan FNSS pada tanggal 25 Juni 2011. Satu kendaraan beranai Komando dan Kendali beserta 2 unit Kendaraan Sistem Senjata yang dikembangkan telah berhasil menyelesaikan pengujian penerimaan akhir pada 31 Oktober 2016.

Lini kualifikasi produksi dan kegiatan produksi massal akan dilakukan sesuai dengan jadwal produksi massal proyek Korkut yang dimulai pada 19 Mei 2016 dengan penandatanganan perjanjian terkait antara SSM dan ASELSAN. Pengerjaan tahap produksi massal proyek Korkut dimulai setelah perjanjian produksi massal ditandatangani antara SSM dan ASELSAN, baru kemudian perjanjian sub-kontrak ditandatangani antara ASELSAN dan FNSS pada tanggal 2 Desember 2016 untuk pengiriman platform berantai.

Pada bulan Maret 2017, Angkatan Darat Turki telah menandatangani kontrak dengan Perusahaan Aselsan untuk pembelian dalam jumlah yang dirahasiakan dari sistem pertahanan udara jarak pendek Korkut 35 mm baru. Menurut sumber di internet, militer Turki berencana untuk memesan 42 unit sistem senjata 35mm dan 14 unit kendaraan komando dengan pengiriman pertama pada tahun 2018.

Data Teknis

Persenjataan

Sistem senjata pertahanan udara jarak pendek Korkut terdiri dari satu kendaraan lapis baja berantai dilengkapi dengan meriam ganda 35 mm menggunakan amunisi yang meledak diudara (air burst ammo) yang mampu menghancurkan rudal udara-ke-darat, rudal jelajah dan UAV. Senjata ini dapat juga digunakan terhadap helikopter dan pesawat tempur yang terbang pada ketinggian rendah dengan jangkauan maksimum 4 km.

Penggunaan tempur

Korkut adalah sistem pertahanan udara bergerak otomatis berdasarkan pada kendaraan lapis baja berantai ACV30 yang mampu untuk mengikuti unit mekanik sambil memberikan pertahanan udara bagi tank dan kendaraan tempur infanteri. Sistem senjata Korkut mampu menembak sambil bergerak dan bermanuver pada hambatan alam seperti penyeberangan sungai, menawarkan keuntungan taktis yang signifikan. Meriam 35mm Korkut dapat menembak 1.100 putaran per menit dan akan menghancurkan roket sebelum mereka menyentuh tanah. Seluruh Sistem Korkut dapat mewujudkan fungsi deteksi, pelacakan, pengintaian, identifikasi dan penghancuran target udara.

Kendaran Komando dan Kontrol

Sistem pertahanan udara jarak pendek Korkut terdiri dari sebuah kendaraan berantai Komando dan Kontrol dan 3 (tiga) unit kendaraan berantai Sistem Senjata. Kendaraan Komando dan Kontrol digunakan untuk mendeteksi dan melacak target dengan radar pencari 3D dan sambil mengembangkan gambar udara lokal, mengevaluasi ancaman dan memberikan target kepada kendaraan Sistem Senjata. Sementara itu, kendaraan Sistem Senjata melacak target menggunakan radar kendali penembakan dan menembakkan amunisi fragmentasi melalui meriam ganda 35 mm.

Sumber: Aselsan

Artikel Terkait :

  14 Responses to “Sistem Hanud Jarak Pendek 35 mm Gerak Otomatis “Korkut””

  1. Om tes oom

  2. Woooowwwwww akhirnya dan akhirnya

  3. Ini Bagus buat CIWS kapal perang

  4. Sepertinya, apabila Pindad mau bereksperimen membuat sistem pertahanan udara yang sama berdasarkan platform Panser Anoa, sepertinya bisa diwujudkan nih… platform pertahanan udara jarak pendek yang mobile, sehingga mudah untuk di relokasi.

  5. Terlalu pendek ,klo pesawat dengan ke epatan super sonic ga bakalan sempat mempersiapkan tembakan , ini efektif hanya untuk heli dan uav yg punya kecepatan rendah

  6. Wajib diborong

  7. PT.PINDAD dan FNSS kerjasama pembuatan Tank Medium Pindad (klu tdk salah) nah kan tinggal perpanjangan kerjasama pembuatan sistem tempur serupa dgn diatas!

  8. Meriamnya mirip oerlikon 35mm bisa dioasang di anoa 4×4

  9. perasaan ada yang janji kuartal pertama 2017, keluar prototype awalnya dah…. 9 hari lagii nih….

  10. Kaya Oerlikon Skyshield double barrel

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)