Jul 272016
 

Presiden Jokowi siang ini baru saja melantik sejumlah menteri baru. Salah satu calon menteri yang baru saja dilantik hari ini (27/7) adalah politikus senior Partai Golkar Airlangga Hartarto. Airlangga menempati posisi baru sebagai Menteri Perindustrian (Menperin) menggantikan Saleh Husin dari Partai Hanura.

Menurut Sekretaris Kabinet, Pramono Anung, pemilihan Airlangga Hartarto sebagai menteri perindustrian oleh Presiden Jokowi karena pengalamannya yang sudah lama berkecimpung dalam sektor ini. “Pak Airlangga pernah jadi menteri perindustrian juga. Sebagai anggota DPR juga selalu berada di komisi industri,” ujarnya di Kompleks Istana Negara, Jakarta, Rabu (27/7).

Pramono menambahkan presiden berharap Airlangga dapat membawa peningkatan kinerja di sektor industri. Salah satunya dengan membuat peta jalan atau roadmap perkembangan industri di masa mendatang serta meningkatkan daya saing di sektor ini.

Airlangga Hartarto (tengah) berpegangan bersama para sesepuh Partai Golkar saat deklarasi pencalonan sebagai calon Ketua Umum di Jakarta, Selasa (1/3/2016)m (foto: Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Airlangga Hartarto (tengah) berpegangan bersama para sesepuh Partai Golkar saat deklarasi pencalonan sebagai calon Ketua Umum di Jakarta, Selasa (1/3/2016)m (foto: Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Riwayat pendidikan Airlangga tergolong lengkap. Dia mengenyam pendidikan sekolah menengah atas di SMA Kanisius, Jakarta pada tahun 1981. Kemudian melanjutkan pendidikan perguruan tinggi di Universitas Gajahmada (UGM), Yogyakarta pada tahun 1987 dan sempat melanjutkan pendidikannya sampai luar negeri.

Airlangga Hartarto telah memimpin beberapa perusahaan seperti Presiden Komisaris dari PT. Fajar Surya Wisesa Tbk, Presiden Direktur PT. Jakarta Prime Crane (1991), Presiden Direktur PT. Bisma Narendra, dan Komisaris PT. Sorini Corporation Tbk. Dia juga memimpin beberapa organisasi seperti Ketua Umum Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) dan Sekjen ASEAN Federations of Engineering Organizations (AFEO).

Karir politik Airlangga sendiri dimulai ketika dia berhasil terpilih menjadi Wakil Bendahara DPP Partai Golkar periode selama periode 2004-2009. Kemudian, suami dari Yanti K Isfandiary ini berhasil menjadi anggota DPR RI periode 2009-2014 setelah memenangi pemilu legislatif untuk daerah Pemilihan Jawa Barat V.

Airlangga merupakan pengagum ajaran Mahatma Gandhi. Dia memegang teguh prinsip Mahatma Gandhi yang menyangkut tujuh hal yang harus dihindari yaitu kaya tanpa bekerja, kesenangan tanpa kesadaran, pengetahuan tanpa karakter, bisnis tanpa moral, ilmu tanpa kemanusiaan, penghargaan tanpa pengorbanan, dan politik tanpa prinsip.

Berikut Biodata Airlangga Hartarto :

lahir di Surabaya, 1 Oktober 1962

Pendidikan

SMA Kanisius, Jakarta, 1981
Fakultas Teknik, Jurusan Teknik Mesin, UGM, Yogyakarta 1987
AMP Wharton School, University of Pennsylvania, Philadelphia, USA 1993
Master of Business Administration (MBA), Monash University, Australia 1996
Master of Management Technology (MMT), Melbourne Business School University of Melbourne, Australia 1997

Organisasi

Ketua, Persatuan Insinyur Indonesia (PII) periode 2006-2009
Ketua Dewan Insinyur PII 2009-2012
Anggota Majelis Wali Amanah, Universitas Gadjah Mada (UGM) dua periode sd tahun 2012
Anggota DPR-RI, 2004–2009, 2009-2014
Ketua Umum Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) 2005–2008,2008-2011,2011-2014

Penghargaan

ASEAN Engineering Honorary fellow, conferred by Asean Federation of Engineering Organization at Myanmar 2004
Australian Alumni Award for Entrepreneurship 2009
Satya Lencana Wira Karya 2014

Sumber : merdeka.com dan wikipedia.org

Artikel Terkait :

  6 Responses to “Sosok Airlangga Hartarto, Menperin Baru Pengagum Mahatma Gandhi”

  1. Kenalan jg ahh..

  2. Jebolan politik kn, didikan golkar lg?? Saya sedikit ragu klo masih memegang teguh prinsip Mahatma gandhi.. moga2 amanah

  3. hati hati tendangan maut dari belakang meja setya novanto(kuda kuning dari golkar) e- KTP aja si demokrat jd kejerumus hahahaha. golkar emang hebat gembosin partai berumur belasan.

  4. wah.. bagi” kue kekuasaan nih. smga amanah ya pak.

  5. Pengagum mahatma gandhi.
    Apa gak salah tu.
    Keliatan kali Golkar itu pengecut.
    Anak manja 30 tahun jadi partai penguasa skrg jadi oposisi.
    Gak tahan. Pas si papa jadi ketum. Langsung deh dukung Jokowi.