Mar 092017
 


Pada ajang Avalon Airshow pekan lalu di Melbourne, Australia, Direktur Program F-35 Lockheed Martin mengatakan bahwa perusahaan bermaksud mengirim lebih banyak Joint Strike Foghter (JSF) F-35 untuk klien Eropa, seperti diberitakan The Indian Express.

“Kami mulai melihat pelanggan lain yang saat ini sedang mempertimbangkan F-35 untuk ditambahkan kedalam armada mereka”, kata Jeff Babione, seorang eksekutif di Lockheed, kepada wartawan di Australia. Finlandia mungkin tertarik pada F-35 juga, sumber tidak resmi mengatakan kepada The Indian Express.

“Kami telah berbicara dengan beberapa negara lain”, selain 10 negara sekutu AS yang telah membeli atau setuju untuk membeli JSF, menurut catatan Babione. Australia, Kanada, Denmark, Israel, Italia, Jepang, Belanda, Norwegia, Inggris, dan Turki telah memasuki kader “peserta global”, menurut situs F-35 Lockheed.

Tetapi tidak jelas apakah calon klien seperti Spanyol, Belgia dan Swiss akan menunda rencana pembelian tersebut menyusul ketidakmampuan F-35 Australia untuk terbang diwilayah yang sedang hujan dan disertai petir.

Lockheed Martin berpendapat bahwa peningkatan jumlah global pengiriman F-35 akan membantu mengurangi biaya pesawat tempur generasi kelima bagi semua pihak yang terlibat, karena skala ekonomi.

Mengadopsi warisan strategi pemasaran yang menyebut “semakin banyak Anda beli, maka Anda semakin hemat”, Babione menyerukan kepada AS dan sekutunya untuk meningkatkan pembelian tahunan mereka untuk membantu Lockheed mencapai tujuan sebuah jet seharga US $ 80.000.000 pada tahun 2020 menjadi kenyataan.

“Hal ini sebenarnya target yang sangat wajar”, menurut direktur program F-35, “tapi sepertinya akan diambil kerjasama yang mengubah cara kita membeli pesawat”.

Secara khusus, perusahaan ingin keuntungan, kontrak-kontrak pemerintah multi-tahun, yang menyediakan aliran pendapatan yang stabil menurut eksekutif Lockheed Martin kepada para pemegang saham.

Lockheed mengatakan secara terbuka bahwa tiga tahun pesanan massal dapat membantu menurunkan biaya produksi karena produsen akan dapat memesan suku cadang dalam jumlah yang lebih besar.

“Mungkin di masa depan Anda berbicara [kesepakatan] tentang multi-tahun dan Anda bisa melakukan [kesepakatan] lima tahun dan meningkatkan penghematan”.

Presiden AS Donald Trump berseru pada bulan Januari lalu bahwa AS telah menyelamatkan ratusan juta dolar dalam batch ke-10 pengadaan jet tempur F-35, sebuah klaim Trump tidak layak mendapat pujian, menurut beberapa analis.

AS adalah klien terbesar Lockheed Martin untuk jet tempur F-35, sebagaimana militer AS diproyeksikan akan membeli lebih dari 2.000 unit Joint Strike Fighter, selain armada yang saat ini sudah mereka miliki.

Bagaimana mungkin F-35 sebagai “mesin pertumbuhan” bagi sumber keuangan perusahaan apabila harga jet tempur tersebut jatuh? Pertanyaan tersebut sudah dijawab oleh Hewson: “Peningkatan permintaan internasional”.

Sputnik News

Artikel Terkait :

  32 Responses to “Spanyol, Belgia dan Swiss Mulai “Keracunan” F-35”

  1. Ternyata juga bisa gneracunin org

    • ini berita lucu

      Lockheed Martin berpendapat bahwa peningkatan jumlah global pengiriman F-35 akan membantu mengurangi biaya pesawat tempur generasi kelima bagi semua pihak yang terlibat, karena skala ekonomi.

      Bilang aja mau di MONOPOLI.

      • Maksud nya…mungkin…
        Total biaya produksi Dan riset di tahap awal …
        Bisa ditutup dengan memaksa sekutu NATO Dan Asia pacific untuk membelinya…. segera…
        Sekutu USA harus mau Beli ..F35 ini…supaya produsen Dan pemerintah USA bisa BEP Dan Tidak menanggung kerugian produksi…F35..
        Beli pesawat tempur jelek ku ini…atau kalian aku binasakan …begitu kira Kira ..mau nya USA …

    • hahaha… sudah pake istilah kekinian nih 😆

    • ngeri bli barang dari mamalika (embalgo)

  2. mantap tuch sambil terbang minum racun.

    sejarah yg terlewatkan

    https://ekosmax.wordpress.com/category/sejarah/page/2/

  3. .
    Lumayan lah
    Heheheheee

    Nmr berapan yha gue :<

  4. disini malah banyak yg keracunan..AKAN…

  5. http://www.thedrive.com/the-war-zone/8146/has-israel-actually-sent-the-f-35-into-combat-already

    saya tempelin disini juga mumpung ttg f-35
    mohon dibaca sampai habis

  6. Cakep juga sih, seandainya memungkinkan indonesia boleh juga ambil pesawat ini barang 1 skuadron…

  7. Seandainya Indonesia membeli 32 unit F-35 kira-kira bisa dapatkan ToT + Offset untuk kelanjutan Proyek KF-X/IF-X gak yah? 😀

  8. kalo nanti harganya cuma 80 Jt dolar, pasti dibeli Indonesia. Saya gak mau pake ikut2an ngomong AKAN. Sama aja saya menghina bangsa saya sendiri. Hanya manusia pesimis yg gak sabaran yg doyannya fast food yg sering ngomong AKAN.
    xixixixix…….semoga dia sadar,…..apalagi sudah jd momod.

    • Hm… kalo saya mah dari dulu emang gk suka nulis “AKAN”
      Sepertinya Momod sdh nyentil momod yg lain, pasti dampak dari perebutan pertamax 😆

    • Namun yg mengganjal adalah, kita mau beli 4 atau 8 bang @Ruskye 😀
      Xixixixi.. bukankah harga 80 jt dolar adalah utk para sponsor 😀 nah, klo yang gak jadi sponsor tentunya lebih >80 jt dolar

  9. tejas versi stealt lbh bagus

  10. Duit para koruptor e ktp aja buat beli se biji F 35..lumayan khaaan

    • Betul Wkwkwk

    • jumlah koruptor yg menilap anggaran EKTP bnyak lho bung… tokoh2nya populer. mereka para dewan yg kita pilih langsung lho bung. ini mengindikasikan SISTEM demokrasi dan SISTEM pendidikan moral negara kita belum benar karena msh bnyak menciptakan para pemimpin dan pejabat korup di pemerintahan dan parlemen. calon wakil independent harus diperbanyak ini dalam pemilu untuk meminimalisir efektivitas money politik. birokrasi kita msh hobi nguntit cari ceperan gelap.

  11. Klu RI beli akan dks gak? Paling jg downgrade jg harus mengikuti kemauan si AS dan diatur penggunaannya!

  12. “Tetapi tidak jelas apakah calon klien seperti Spanyol, Belgia dan Swiss akan menunda rencana pembelian tersebut menyusul ketidakmampuan F-35 Australia untuk terbang diwilayah yang sedang hujan dan disertai petir”.

    Sepertinya F35 Ustrali kuwalat karena akan dipakai untuk mengganggu wilayah udara Indonesia, sementara pemerintah dan rakyat Indonesia sampai kini msh sabar dalam upaya pembelian SU-35, sebagai lawan sepadan F35 Ustrali. Tdk seperti negara tetangga, Indonesia tdk merasa perlu buru-buru melakukan pembelian besar-besaran berbagai alutsista canggih. Menimbang bahwa pengadaan alutsista canggih justru menciptakan perlombaan otot dikawasan, khususnya lcs dan Asia Pasifik pd umumnya, yg saat ini pun terlihat mulai memanas. Indonesia negara yg sangat menjaga perasaan negara sekitar. Apalagi konon, salah satu petinggi kementrian yg mengurus masalah pertahanan sangat getol dg “jargon semangat”, menurut beliau adalah semangat sbg kunci kekuatan militer selain alutsista canggih.

    Mudah-mudahan F35 Ustrali benar-benar alergi terhadap hujan yg disertai petir syukur lagi terhadap asap kebakaran hutan, asap polusi kendaraan atau banjir kiriman dari Bogor. Dengan demikian sangat sulit bagi F35 Ustrali menembus pertahanan udara Indonesia, yg secara alamiah memang daerah hujan dan petir..

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)