Sep 172016
 

Rusia melengkapi Sukhoi Su-33 pesawat tempur berbasis kapal induk dengan SVP-24 sistem penargetan udara-ke-darat, menurut Kementerian Pertahanan Rusia (MoD).

SVP-24 adalah sistem penargetan dan navigasi khusus yang diproduksi oleh Gefest and T pengembang avionik Rusia. Alat ini memungkinkan pesawat tempur untuk memberikan persenjataan konvensional dengan akurasi mendekati amunisi dipandu, menurut klaim sumber Rusia. Secara historis Sukhoi Su-33 hanya memiliki kemampuan dasar serangan udara-ke-darat.

Gefest and T sekarang telah mengirimkan Sukhoi Su-33 pertama yang dilengkapi dengan SVP-24 di bawah kontrak yang ditandatangani bersama Kementerian Pertahanan, dan menginstal sistem tersebut pada dua pesawaat tempur Angkatan Laut Rusia.

Perusahaan berharap untuk menempatkan SVP-24 di semua pesawat dalam skuadron sebelum kapal induk Angkatan Laut Rusia Laksamana Kuznetsov berlayar ke Mediterania Timur pada bulan November 2016. Skuadron pesawat tempur berbasis kapal induk yang terdiri dari 10 pesawat tempur Sukhoi Su-33 dan 4 MiG-29KR.

SVP-24 akan menghitung titik optimal untuk rilis bom berdasarkan posisi pesawat dan sasaran, kecepatan dan arah angin, serta variabel lainnya. Kementrian Pertahanan telah mengumumkan bahwa komputer penargetan menghasilkan peningkatan akurasi hingga tiga kali lipat dalam pemboman udara saat dipasang pada Sukhoi Su-24M.

Sumber Rusia menambahkan bahwa sebagai komponen permanen pada pesawat, SVP-24 lebih murah untuk digunakan dibandingkan kit yang melekat pada bom gravitasi seperti Joint Direct Attack Munition (JDAM) Amerika Serikat.

Awal dikembangkan pada pertengahan 1990-an dan diterima dalam pelayanan oleh Kementerian Pertahanan Rusia pada tahun 2008, SVP-24 yang dipasang pada beberapa pesawat pembom Rusia seperti Su-24M, Su-25SM3, dan Tu-22M3.

Su-24M adalah bomber utama yang digunakan di Suriah. Pesawat ini telah menjatuhkan bom berdaya ledak tinnggi FAB-250, FAB-500 dan bom gravitasi penembus beton tanpa pemandu BetAB-500.

Sumber: IHS Jane

Artikel Terkait :

  18 Responses to “Su-33 Rusia Terima Sistem Penargetan SVP-24”

  1. tetep ora tuku

  2. Mudah mudahan nkri bikin 10 unit kapal induk 80000 ton dan beli su 33 sebanyak 800 unit.. Su 35 200unit rafale 1000 unit, f16v 1000 unit, gripen 500 unit, ifx 2000 unit…

  3. Dari pada duit anggaran dikorupsi, dosa dan masuk neraka.. Mendingan belikan pesawat su 33 sebanyak 48 unit

  4. Test komen email nyasar….. kwaaaakk…kwaaakk…kwaaaakk…

  5. su 33 tambah svp-24, su 34 bakal jd tank terbang, su 35 ganti radarkah?

  6. Aku pengen beli ni burung, tapi sadar diri..di kantong cuma ada recehan..ealah..

  7. Satu propinsi cukup 3 ska su 30 dan su35….tiap pulau besar cukup 5 baterai sekelas s400 semua kapal” di lengkapi radar 500 km dan bom sekelas kalibr…..aman dah negara ini plus Bom pemusnah massal 100 biji….korea utara bener” mantab,

  8. TNI AU gak butuh su 33 Krn gak punya kapal induk,cocoknya su 34 buat menghidupkan lagi skadron bomber Tempoe Doeloe.

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)