Jan 032017
 


Rusia dan China telah menandatangani kontrak pengiriman 24 unit pesawat tempur Sukhoi Su-35 Rusia, yang diperkirakan bernilai US $ 2 milyar, pada tahun 2015.

Sukhoi Su-35 adalah jet tempur multiperan generasi 4++ dengan keunggulan manuver dan bermesin ganda. Pesawat tempur ini memiliki kecepatan maksimum 2.500 km per jam dengan kecanggihan daya dorong kering dan afterburner mampu meningkatkan kemampuan manuver dogfighting dan desain semi-siluman membuatnya sebagai jet tempur paling mematikan di langit. Jet tempur ini adalah versi upgrade dari Su-27 multirole. Pesawat ini pertama kali diperkenalkan kepada khalayak asing diacara Paris Air Show 2013.

Sukhoi Su-35 akan menjadi sebagai pesawat tempur superioritas Rusia, hingga pesawat siluman generasi kelima PAK-FA diproduksi massal.

Menurut surat kabar Rakyat Harian dari China, alasan mulusnya pengadaan jet tempur Su-35 untuk militer China adalah disebabkan oleh debut terbaru dari pesawat tempur generasi kelima rancangan dalam J-20.

Tentu saja, kesepakatan memberikan jet Sukhoi Su-35 ke China adalah sebagai hasil kerjasama militer dan teknis yang erat antara Moskow dan Beijing.

Namun, menurut surat kabar China tersebut, setelah Chengdu J-20 memasuki layanan Angkatan Bersenjata China maka “Sukhoi Su-35 akan segera merosot nilainya di pasar China”.

China meluncurkan 2 pesawat tempur siluman Chengdu J-20 pada China Airshow 2016 di Zhuhai pada awal November 2016. Pesawat ini dikembangkan oleh Chengdu Aircraft Industry Corporation. Chengdu J-20 telah melakukan uji terbang pertama pada awal tahun 2011.

Menurut Panglima Angkatan Udara China, Jenderal Ma Xiaotian, China tidak akan menempatkan Chengdu J-20 di pasar global.

Spesifikasi rinci dari jet tempur terbaru ini tetap dirahasiakan, secara keseluruhan jet ini dirancang agar sesuai dengan kemampuan siluman pesawat tempur generasi kelima seperti F-22 Raptor Lockheed Martin dan Sukhoi PAK FA Rusia.

Namun, para ahli militer mencatat bahwa alasan lain di balik tertariknya China pada Sukhoi Su-35 adalah mesin turbofan AL-117.

China telah menempatkan banyak usaha dalam mengembangkan sendiri mesin turbofan yang mirip dengan mesin Su-35, yang dikenal sebagai WS-10 turbofan, tapi masih terus dibawah performa mesin AL-117 buatan Rusia. Jika insinyur China berhasil melakukan reverse-engineering teknologi Rusia maka mereka mungkin dapat mempersempit kesenjangan teknologi dengan Rusia dan Barat.

Sumber: Sputnik News

Bagikan Artikel:

  24 Responses to “Su-35 Mungkin Jet Tempur Terakhir Yang Akan Diimpor China”

  1. Mungkin

  2. Ingat !!! mereka tetap berusaha keras dan pantang menyerah. Man jadda wa jada. . . Usaha China pasting tidal sia-sia !!! Jepang, Jerman pun Dulu seperti itu.

  3. Ingat !!! mereka tetap berusaha keras dan pantang menyerah. Man jadda wa jada. . . Usaha China pasti tidak sia-sia !!! Jepang, Jerman pun dulu seperti itu.

  4. inga2..ting..

  5. yg tdk bisa ber’ubah itu mgkin org itu sndr…

    Lht fakta & kenyata’an Cooooy…..
    Yg jelas China sdh bisa produksi sndr….
    Yg paling “penting” China tdk ter’gantung & tdk bakalan kena embargo dr negara lain….

    Sdh’lah….
    Lbh baik biasa’kan ber’pikir yg baik” & positif ter’hadap org lain , apalg ter’hadap diri-sndr….

    Kalo org lain bisa , hrs’x kita-sndr ber’usaha utk jd lbh bisa juga….

    Maju’lah Indonesia Kita….
    Tetap semangat & Merdeka yg benar” Merdekaaaaaa…!!!!

  6. coba lihat AC, KULKAS, KIPAS ANGIN, RICE COOKER, TV ente om, buatan barat atau CHINA…wkwkwkwkwk

  7. aaaaaaaah uuuuuuuuuuh aaaaaaaaah

  8. Untung nya china ga punya malu meski di bilang plagiat sejati…

  9. Saya hanya berdoa moga2 dapet 24 biji sukhoi 35 itu real.

  10. kita juga mungkin yg terakhir selanjutnya ifx

  11. China memang cerdas.. Mereka ingin bangun pesawat baru SU35 versinya sendiri, dgn hasil kloning nya, mungkin mampu jadi pesawat siluman.. Duuhh.. Kpan Indonesia bsa main kloning? Biar maju,& berani ekspor pesawat sperti china..

  12. sepertinya tidak.. semaju majunya negara pasti tetap mau beli pesawat lain yg dirasa lebih baik.

    satu catatan saya, merk merk keren yg harganya mahal di buat di perusahaan china. nike, adidas,,, ada yg pakai? atau sekedar barang KW nya???

    saya balik keyboard logitech saya.. made in china. ternyata mouse juga.
    coba balik simbadda.. made in china
    tv sharp buatan china juga….
    monitor LG,, made in china juga..

    ahhhhhhhh sial…

  13. Mungkin yg terakhir karna rusia tak mau jual T50 kpd cina,takut di kloning cina soalnya

  14. Semakin kuat china semakin mempengaruhi politik ekonomi dan militer dunia..lihat aja apa sebenarnya yg dimaui china..?? Agresifitas kemampuan militer china pasti ada apa apanya…lihat saja Pencaplokan LCS hanyalah testing konflik regional yg sejatinya nafsunya untuk menguasai asia pasifik..
    Itulah gaya china semakin kuat semakin kebal aturan internasional jangankan cloning apapun dilakukan agar kuat…

    China Belum hebat sebelum melangkahi puing puing mayat jepang korsel amerika..

 Leave a Reply