Mar 022017
 

Foto : RussianPlanes.NET

Pernah diuji terbang pada tahun 1997, pesawat tempur Su-47 Golden Eagle (Berkut) pernah menyedot perhatian yang besar dari pemerhati militer diseluruh dunia.

Sebelumnya, pada akhir Perang Dunia II, setelah berhasil menyita prototipe pesawat pembom Ju-287 dari Nazi Jerman, Uni Soviet telah mendapat ide untuk mengembangkan pesawat tempur dengan mengambil desain dari sayap khusus bomber Ju-287.

Sebelum tahun 1983, Kepemimpinan baru Soviet memutuskan secara resmi meluncurkan proyek sayap dengan desain unik pada perusahaan penerbangan terkenal Sukhoi.

Pada tahun 1997, prototipe pesawat dengan sayap terbalik yang diidentifikasi sebagai S-37 melakukan penerbangan pertama. Pada tahun 2002, Angkatan Udara memutuskan untuk mengubah nama pesawat menjadi Su-47 Berkut (Golden Eagle).

Pesawat itu langsung perhatian khusus dari ahli militer desain sayap yang sangat berbeda jauh dibandingkan dengan pesawat tempur umumnya

Sayap berlawanan dari Su-47 memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan sayap konvensional seperti mampu melakukan manuver liar, kelincahan yang tinggi pada kecepatan supersonic, ketahanan yang baik terhadap rotasi, stabilitas pada sudut serangan tinggi, terbang pada kecepatan dan ketinggian yang sangat rendah dan lepas landas dengan jarak pendek.

Namun, sayap ‘menyapu ke depan’ juga memiliki kelemahan, seperti sayap bisa pecah saat melakukan manuver ekstrim saat terbang dengan kecepatan tinggi. Oleh karena itu pesawat prototipe tidak diizinkan untuk terbang dengan kecepatan melebihi Mach 1,6.

Su-47 memiliki panjang 22,6m, lebar sayap 16,7m, tinggi 6,3m, berat lepas landas maksimum 35 ton. Su-47 dibangun dengan bahan penyerap radar dan desain kantung senjata internal yang mengubahnya menjadi pesawat tempur siluman.

Sama seperti pesawat tempur varian Sukhoi lainnya, Su-47 mampu membawa beragam persenjataan seperti rudal udara-ke-udara R-37, R-77, rudal udara-ke-permukaan Kh-29, Kh-59, Kh-31 dan bom berpandu KAB-500/150 pada 14 cantelan (2 diujung sayap, 6 dibawah sayap dan 6 didalam perut).

Baogiaothong.VN
Editor : Muhidin

https://www.facebook.com/muhidin.jepara
https://twitter.com/muhidinjkgr

Artikel Terkait :

  27 Responses to “Su-47 Golden Eagle, Siluman Pertama Rusia”

  1. first…….SIEG HEIL!!!

  2. Desain-nya unik, keren memang, tapi bagi saya desain YF-23 black widow masih lebih keren 😀

  3. Keren SU.47 akhirnya ada artikelnya di JKTGR
    Beli SU.35 12 Unit TOT Tekhnology SU.47 untuk tekhnology IFX yang konon masih banyak celah dan banyak masalah lisensi.

    • memangnya su-47 dioperasikan utk pertempuran?
      yg lain mohon koreksinya

      • Itu dia bung,setau saya memang nih pespur cuma dijadiin demonstrator doang

        • Su-47manoeuvrability
          The Su-47 has extremely high agility at subsonic speeds enabling the aircraft to alter its angle of attack and its flight path very quickly, and it also retains manoeuvrability in supersonic flight.The Su-47 aircraft has very high levels of manoeuvrability with maintained stability and controllability at all angles of attack.

          Maximum turn rates and the upper and lower limits on air speed for weapon launch are important criteria in terms of combat superiority in close combat and also at medium and long range, when the mission may involve engaging consecutive targets in different sectors of the airspace. A high turn rate of the Su-47 allows the pilot to turn the fighter aircraft quickly towards the next target to initiate the weapon launch.

          “The Su-47 has extremely high agility at subsonic speeds.”

          sumber reff. http://www.airforce-technology.com/projects/s37/

          http://www.airforce-technology.com/projects/s37/images/img3.jpg

          Tandem SU.47 dengan skuadron Gripen.

    • Lagipula apa yg diharapkan dari SU47 selain Teknologi CWS-nya? Bukannya nih pesawat cuma sekelas “Demostrator” ya kan?… lalu kira2 apa saja “Celah” di teknologi KFX? Bukannya celahnya ya cuma gk pake CWS ya? Dan pula KFX itu kan Cuma tinggal nunggu persetujuan Lisensi AS aja kan?
      Maaf bnyk nanya 😀

      • asal tidak teknologi generasi ke 5…pesan kongres amrik
        xaxaxaxxa

        biar gak terlalu chauvinist bagi yg muncrat2 ifx berteknologi siluman pespur generasi ke 5 bila prototypenya tiba di Indonesia

        • Jika utk demonstrator aja, trus rusia bikinnya brp unit bung? Klo bikinnya banyak ya sklian aja di pake uji tempur, dilanjutkan lg agar bisa spt adiknya si pak fa, bisa ga bung @anu??. Ato beda spek dan fungsi?

        • rusia gak pernah mempublikasikan jumlah produksi su-47
          seperti halnya x-29 amerika su-47 cuma jadi demonstrator alias platform buat ngetes teknologi pespur terbaru diantaranya ya teknologi su-35 dan pak fa
          gak ada publikasi siap ditugaskan di medan pertempuran

          • Ohhh ngono toh…paham dah,,,,

          • ada yang lebih tahu lebihnya pada su.47 bomber gen5 supersonic. “saat produksi jenis pesawat ini tidak diwujudkan, satu-satunya pesawat yang diproduksi sebagai purwarupa peraga teknologi (kate bung JFS) tekh canggih yang kemudian digunakan di dlm psawat tempur gen 4.5 Sukhoi Su-35 Flanker-E dan purwarupa pesawat tempur terkini Rusia generasi ke-5 Sukhoi T-50 PAK FA.

            Dan inidia maksud ane agan -agan :
            Su-47 memiliki ukuran yang sama dengan pesawat tempur Sukhoi sebelumnya, seperti Su-35. Untuk mengurangi biaya pengembangan, Su-47 meminjam badan pesawat bagian depan, ekor tegak, dan persneling pendaratan Sukhoi Su-27 Flanker. pesawat ini menyertakan fitur pengenal radar yang diturunkan dayanya (termasuk bahan penyerap gelombang radar), lekukan senjata bagian dalam, dan ruang diatur lebih ke samping untuk radar yang lebih canggih.

            walao pun pesawat jnis ini terbatas ada hal yang menjadi rahasia didewan keamanan rusia…. apakah sejatinya pesawat jenis ini cuma satu hanya untuk demonstrator ?

            tekhnology SU47 sepertinya bisa melampaui stealth Raptor USA.

          • muncul lagi dah yg gaib
            saya menyingkir saja gak tahan bau kemenyan

            sekilas tercium semerbak wangi russia strong

          • @Anu
            Sekali lagi saya cuma bisa komen : wkwkwkwkwkwk
            Emang baunya gimana bung? Hebat bener indra penciuman situ 😀

  4. Mirip x 29(?) punya nasa.
    Maaf kalo salah.

  5. Gini aja gimana kalo next berkutut..sayapnya dikasi hidrolik sehingga bisa menyapu ke depan dan belakang..lengkap tohh jadi pesawa super mauver..

    • Bisa saja seperti sayap swing F14 tomcat tapi tentu akan menambah berat pesawat .Dan pesawat SU47 belum operasional hingga sekarang . Dan sepertinya tak akan pernah di gunakan militer Rusia karena berbagai keterbatasan pesawat ini .

      • swept wing nambah beban maintenance nya bung
        salah satu alasan amrik meng scrap tomcat disamping suku cadangnya g jatuh ke tangan iran dan biaya operasional yg tinggi

        • Ohh begitu..atau kontrakin saja sama china perawatannya…pasti Tomcat jauh lebih murah..bisa milih spare part KW..sihh..

          Hehehe.

      • Bung komerat, menurut saya Su47 cucok buat serang darat..bisa terbang rendah..bisa terbang melayang..landasan pacu pendek..cuma gak bisa take off vertikal..
        Tapi untuk perang memang unggul multirole..
        Rusia memang selalu buat kejutan..

      • Sek..sek..Swing wing..masa menjadikan pesawat lebih berat ?? Saya gak tau sih, cuma setau saya hidrolik/pneumatic pesawat itu kecil kecil, mungkin ada yg ahli perdukunan yg bisa menjelaskan kenapa kok bisa lebih berat jika pakai swing wing..

  6. Kenapa rusia tdk pakai model pesawat SU 47 ini ya !! Apakah next generation ke 6 baru akan di pakai model sayap ini .

  7. kurang dana untuk menyempurnakan…
    TOT ke Indonesia saja… biar kamu mencoba..

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)