Jan 252017
 

Di tengah gencarnya berita mengenai “ancaman Rusia”, Swedia secara perlahan meningkatkan upaya pertahanan. Bangsa Nordic ini telah mengerjakan sebuah stasiun radar baru yang dimaksudkan untuk meningkatkan keamanan di wilayah Laut Baltik.

(Foto: Pixabay)

Menurut Sputnik News, saat ini Swedia masih bergantung kepada Denmark untuk mengawasi Laut Baltik selatan. Namun, Swedia tampaknya telah memulai sebuah stasiun pemantauan radar independen masa depan. Sebuah upgrade stasiun radar Vissefjarda, di Kalmar diharapkan menjadi mata Swedia di Laut Baltik.

Versi sebelumnya dari radar Vissefjarda bersarang pada menara setinggi 25 meter yang berhenti berputar sejak beberapa tahun yang lalu. Saat ini sedang digantikan oleh sistem canggih yang dapat mendeteksi pesawat meskipun dengan transponder dimatikan. Pada hari Senin (23/01/2017), Menteri Infrastruktur Swedia Anna Johansson secara simbolis meresmikan upgrade stasiun radar pertama.

“Pengendali lalu lintas sipil harus mampu mendeteksi pesawat terbang tanpa transponder, yang merupakan masalah berkembang saat ini”, kata Anna Johansson, seperti dikutip Radio Swedia.

“Kegiatan militer di wilayah Laut Baltik telah meningkat dan mereka terbang dalam pola yang berbeda”, kata pakar radar Civil Aviation Administration (CAA) Anders Andersson kepada Radio Swedia. “Kebutuhan kita telah meningkat dari waktu ke waktu, itu adalah yang sederhana”, tambahnya.

Biaya stasiun radar baru tersebut diperkirakan mencapai USD 6,3 juta.

Dalam beberapa tahun terakhir, Swedia telah menyuarakan keprihatinan khusus atas dugaan penerbangan trans-Baltik yang dilakukan oleh Rusia dengan transponder dimatikan. Menteri Luar Negeri Margot Wallstrom bahkan memanggil Duta Besar Rusia, Viktor Tatarintsev untuk menekankan ketidakpuasan negaranya.

Namun, pada musim gugur 2016, diketahui bahwa ternyata NATO menjadi batu sandungan keamanan transportasi disekitar Laut Baltik, setelah pada bulan September 2016, NATO menolak usulan Rusia bahwa semua penerbangan di Laut Baltik harus dilakukan dengan transponder dinyalakan.

Sejak awal 2000-an, negara-negara anggota NATO telah melakukan operasi intelijen di Wilayah Laut Baltik, yang berarti terbang dengan transponder non aktif.

JakartaGreater

Peminat manga, anime, gadget, sains & teknologi, sosial-politik dan militer
Link medsos ada dibawah
– Facebook
– Google Plus
– Twitter

Artikel Terkait :

  4 Responses to “Swedia Intai Laut Baltik Dengan Radar Baru”

  1. di intai emang berani serang

  2. Rusiabukang negara pencipta pemberontak.
    tidak seperti musuh abadi rusia.

  3. RUSIA ITU NEGARA PENYEIMBANG DUNIA.

    BAYANGKAN KALAU GA ADA RUSIA….

    SEMUA DI MONOPOLI ASU DAN CS.

  4. Kok beritanya Rusia terus dikambing hitamkan mengancam NATO, padahal NATO yg terus memprovokasi terutama merekrut eks Fakta warwasa/USRR kejadian aktual terakhir Ukraina dgn Krimeanya!

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)