Sep 222013
 
Min Battle Tank Leopard 2A4 tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta (photo:arc.web.id)

Main Battle Tank Leopard 2A4 tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta (photo:arc.web.id)

Setelah ditunggu-tunggu cukup lama, Tank Leopard 2A4 serta Infantry Fighting Vehicle Marder, akhirnya tiba di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta. Gelombang pertama pengiriman tank ini membawa 2 MBT Leopard 2A4 serta 2 IFV Marder,diangkut kapal barang Isolde dan mendarat di pantai utara Jakarta.

Min Battle Tank Leopard 2A4 tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta (photo:arc.web.id)

Main Battle Tank Leopard 2A4 tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta (photo:arc.web.id)

Dalam kontrak pembelian US$ 280 juta dengan Jerman, Kementerian Pertahanan membeli sebanyak 153 unit MBT dan IFV, dengan rincian: 61 unit MBT Leopard RI, 42 MBT Leopard 2A4 serta 50 IFV Marder. Jumlah ini bisa bertambah karena TNI AD berencana membeli 80 IFV Marder. Untuk MBT Leopard akan dilengkapi tank recovery, tank bridge layer dan Ambulans.

Min Battle Tank Leopard 2A4 tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta (photo:arc.web.id)

Main Battle Tank Leopard 2A4 tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta (photo:arc.web.id)

Pembelian tank ini dilengkapi dengan kesepakatan transfer teknologi yang diteken pada November 2012. PT Pindad dan Bengkel Pusat Angkatan Darat akan mendapatkan kerja sama pelatihan untuk perbaikan ringan hingga berat.

Infantry Fighting Vehicle IFV Marder tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta (photo:arc.web.id)

Infantry Fighting Vehicle IFV Marder tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta (photo:arc.web.id)

Infantry Fighting Vehicle IFV Marder tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta (photo:arc.web.id)

Infantry Fighting Vehicle IFV Marder tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta (photo:arc.web.id)

Kehadiran 153 unit tank ini akan menambah kekuatan TNI AD yang saat ini belum mempunyai tank kelas berat. Selama ini, TNI AD mengandalkan tank tempur ringan seperti Scorpion buatan Inggris, tank AMX-13 dan AMX-10p. Ketiga jenis tank ringan itu terbilang sudah uzur.(arc.web.id)

  120 Responses to “Tank Leopard tiba di Indonesia”

  1. bung diego..
    Kalao boleh tau kapal angkut isolde dari norwe itukan gede,bahkan mampu angkut sekitar 10 an lebih,,nah skrg kok cua ngangkut 4 butir,apa ada udang di balik batu,,di mana yg lainya bung..??

    Sekian

    • Mimpi dari jerman sudah jadi kenyataan, sisanya menyusul secepatnya, semoga yang dari Rusia juga terwujud…

    • yang diangkut kan gak cuman leopard doang bro , pastinya ada barang lain , leopard n marder hanya nebeng ikutan :D

    • kan langsung di pergunakan mas brow. harus di pergunakan untuk kendaraan pengangkut. peluru juga di ikut sertakan. prosesnya juga bertahap juga kan.

      • mas edo,,
        kemmaren pindad melakukan uji coba amunisi dan mmortir,saya rasa mmortir dan amunisi ittu dari negeri kt sdri kayaknya,,soalnya kemampuan pindad juga gak kalah bagusnya,,
        nah kalau untuk yg lain sm dtg itu mgkin spare part,roller,etc

        ya semoga indonesia selangkah lebih maju

    • Itu masih contoh

  2. Perlahan tapi pasti, kalo misalnya membawa ratusan tank kelas berat dengan menggunakan kapal itu beban berat dan kondisi laut,
    menurut saya tank leopard datang secara bertahap2… So tenang aja pasti lengkap kok.

  3. Tenang aja bro, nanti juga lengkap kok…
    Mungkin kapal angkut gak sanggup bawa ratusan tank sekelas leopard karna terlalu berat dan bisa aja tenggelam bayangin aja tuh … Xixixixixi…

  4. sabar saja, mungkin itu yang sdh siap dikirim, entar dtg semua. Itu mungkin buat latihan dulu persiapan untuk defile 5 oktober 2013, entar yg lain nyusul.
    Klo soal kapal angkut apalagi punya jerman dijamin kuat dan muat banyak deh…..
    TNI juga sudah memesan LST khusus angkut tank leo ini buatan dlm negeri , kapal ini mampu angkut tank 15 biji dlm sekali layar.

  5. gak konvoy aja tuh kapal 10 gitu, biar dateng 100 langsung :D

    • mang lo pikir bayar bea cukai pake daon. heheheeeeeeeee nyantai aja brow. kan semua terserah pihak pengirim. mungkin mereka maunya 4 dulu.

  6. Bulan yang manis bagi militer Indonesia.
    Setelah lengkap 1skuadron sukhoi, sekarang macan mulai datang.
    Tahun depan kilo mulai tambh lagi (ngereppp..)

  7. selamat datang leopard..
    mimpi yg jadi nyata..

    msh inget 2 tahun lalu kita di olok2 ama malon..
    katanya kita hanya menjadi ” Negara akan” doank..
    » akan memiliki leopard tank
    » akan memiliki fregate canggih
    » akan memiliki kapal selam modern
    » akan terus menambah sukhoi family hingga beberapa ska
    » akan memiliki rudal jarak jauh..
    » bla..bla..
    kira2 setelah lht pict leopard ini malon komen apa y?

  8. ga sabar lg nunggu 5 oktober..

  9. buat mas-mas yang jamaah amblesiyyah…. pintu tobat masih terbuka

    • Pak HABIBI dan ILHAM juga termasuk jamaah tersebut mas, JENIUS mana anda sama beliau ?

      Mungkin beberapa orang BERDALIH, beliau-beliau itu hanya ahli di Pesawat, namun INGAT, Pesawat juga punya RODA yang jauuuuuuuuh lebih rumit dari roda Leopard.

      Pendapat ARC tentang isu-isu saya DUKUNG SEMUA kecuali ” Leopard 2 itu terlalu berat untuk medan Indonesia” karena menurut saya sangat subyektif dan tidak obyektif yaitu tentang jalan dermaga dan truk pengangkutnya, karena memang didisain untuk beban diatas ratusan ton.

      “Jembatan Kutai Kartanegara” ngak mungkin langsung ambruk khan ? pasti ada proses dulu dari Geser – Retak – Rusak – Patah- dst

      NAMUN, saya ucapkan selamat datang THE NEW ERA, MBT Pertama untuk TNI

      • bung “Melektech”
        lha yang mantan jenderal kan ada yg ikut jamaah ammbelesiyah,,yg sekarang duduk di kursi DPR,,
        sapa lagi kalau bukan TB.H..
        Banyak yg menang teori drpd praktek ..
        Kalau boleh saya sarankan,,pak TBH tolong matanya di seteli dlu,atau jgn” Mr TBH adalah anggota LSM.????

        • gan nih ya ane pernah denger dari purnawirawan jendral juga, dia bilang si TBH itu orang nya sok tau, padahal bukan bidangnya tetapi sok kritis, katanya sih buat cari muka.

      • Pak HABIBI dan Pak ILHAM manusia biasa toh, bisa salah juga. Do’a saya sih moga nggak ambles blebes.

        • Maksud dari pak Habibie (bukan untuk melemahkan TNI) ini salah besar. Apalagi beliau salah satu putra bangsa indonesia dengan segudang prestasi yang beliau raih, serta pengalamanya yang menyangkut masalah geopolitik.

          Hati hati kalau bicara sama orang jenius,(Sekelas pak habibie) harus punya pemikiran dan arti kata yg MENDALAM.
          Gak bisa main telan aja seperti makan pentol bakso gak dikunyah dan pada akhirnya keselak (nyangkut di kerongkongan).
          Ngomong dengan pak habiebie kita mencernanya keadaan sekarang tetapi beliau sudah visoner kedepan 5-10 thn lagi..

          Bagaimana Konsep perang modern 5-10 thn lagi ??
          Mungkin sudah dikuasai dengan teknologi jarak jauh ,UAV ..UCAV dan Rudal rudal jarak jauhhh dipandu satelit dll yang mungkin saja penggunaan perang MBT adalah hal yang MUNGKIN imposibel dilaksanakan.

          Menyerang Indonesia kedepan dengan serangan ampihibi atau Lintas permukaaan di perbatasan atau Lintas udara penerjunan pasukan airborne adalah hal yang MENGERIKAN bagi asing karena tau SISHANTA kita dan boneknya rakyat indonesia.,
          Asing tak akan sanggup memikul korban materi dan jiwa dengan menyerang Indonesia .

          LEBIH MURAH
          Dengan penyerangan Ideologi,penjajahan putih (penjajahan ekono mi),,penggalangan opini,,penyerangan jiwa kesatuan dan nasionalisme juga pelegalan praktek praktek penyedotan sumberdaya Indonesia.
          Indonesia dibiarkan utuh CANGKANG nya saja tetapi isinya akan tetap disedot hingga habis.
          Soo bisa jadi Leopard hanya sebagai penggentar dan Penggertak saja?? Karena kedepan akan ambles oleh teknologi perang dan makin ditinggalkannya perang terbuka didarat,

          Menguasai Indonesia tidak perlu Menjajah secara Fisik.

      • Kalau yang saya tangkap dari berita-berita tentang penolakan Leopard, pak Habibie menolak bukan karena faktor akan membuat ambles jalan karena beratnya tank namun disebabkan fungsionalitas tank di era modern. Berbeda dengan pak TBH yang mengatakan tank membuat ambles jalan.
        Kalau bisa merusak jalan mungkin benar di lajur-lajur jalan yang kualitasnya buruk, karena saya pernah melihat aspal yang bekas dilalui dozer aspalnya di beberapa titik menjadi bergelombang seperti tapak rodanya meskipun tidak ambles.
        Kalau tank ini bisa merusak atau mengambrukkan jembatan itu lebih mungkin bisa terjadi. Ketika lewat jalan berat per satuan luas yang ditanggung jalan bisa lebih kecil daripada Kijang. Tapi jika lewat jembatan semua berat tank akan ditanggung oleh semua struktur jembatan. Kalau di kota besar sepertinya jembatan dirancang menahan beban yang berat mungkin di atas 60 ton karena saya pernah melihat jembatan dilalui trailer Pertamina mengangkut gas 21 ton berjalan beriringan di sebelahnya trailer 40 ft mengangkut besi jembatannya kuat. Tapi entah jika di daerah terutama yang terpencil. Sepertinya harus dengan jembatan ponton militer.
        Pak Habibie menolak Leopard mungkin berkaca dari pengalaman beliau ketika mengimpor kapal bekas eks Jerman Timur yang hanya menguntungkan pihak-pihak tertentu.
        Sementara pertimbangan Dephan tentu lain, bisa saja Leopard berfungsi untuk deterrent yang membuat tetangga ciut jadinya urung menyerang akhirnya Leo untuk pajangan saja. Jadi tak perlu kuatir merusak jalan dan jembatan he he
        Bukankah itu sesuai ungkapan ci vis pacem para belum

        • Summary yang akurat. Pak Habibie adalah ilmuwan hebat, namanya diabadikan ilmu teknik penerbangan dengan ‘faktor Habibie’ (+ dua lainnya yang juga menyandang nama beliau). Tapi tak berarti tidak ada
          pakar2 lain seangkatan yang sama hebatnya. Beliau terakhir menjabat VP Advanced Technology di MBB -1974, (cmiiw) produk MBB antara lain heli BO-105 (jika ada yang lebih canggih dan gahar silakan di-
          share). Pada masa yang sama para perancang pesawat MiG membuat MiG-25, yang ketika dibawa kabur pilotnya ke Jepang, tak ada satupun pesawat AU Jepang yang sempat mencegat, tahu2 sudah mendarat.
          Pada saat yang sama di Amrik, para perancang General Dynamics sedang merampungkan prototipe F-16, dan McDonnell Douglas sibuk dengan uji terbang F-15 mereka . Jadi soal alutsista, banyak pakar
          bangsa2 lain yang menghasilkan produk yang lebih gahar dan canggih dari pak BJ, mari kita obyektif aja.
          Para pakar alutsista Rusia jelas tidak memandang MBT sebagai gagasan bodoh, buktinya mereka mengeluarkan rancangan baru, Armata.
          (Sekedar mengajak agar perspektif kita wide-screen, gambar di layar tidak didominasi satu sosok saja…)
          Seorang pakar pesawat terbang tidak sendirinya jago dalam ilmu militer karena ini ada sekolahnya sendiri. Bahkan dalam merancang pesawat militerpun ia tunduk pada keinginan user yang diituangkan dalam
          operational requirements.

          Soal jembatan, jangan dikira jika semua jembatan di Indonesia kapasitasnya seragam 100 ton masalah akan beres. Karena dalam perang, lawan akan melakukan serangan/tindakan counter mobility,
          menghancurkan jembatan kita (seraya melindungi jembatan mereka), membuat parit dan rintangan anti tank, membuat kawah2 dengan ledakan non-nuklir. Dan ini sudah diantisipasi TNI, apakah jembatan
          kita tidak bisa dilalui Leo karena kekuatannya kurang atau karena hancur dibom lawan, dengan dimasukkannya unit ‘modular bridge system’ dalam paket pembelian Leo/Marder…

        • Dalam kemampuan sebagai pimpinan nasional, ada seorang ahli teknik lain yang jauh lebih mumpuni dan kharismatik dari pak BJ: …Bung Karno.

          Manusiawi, tiap orang punya keunggulan dan kelemahan, ini manusia dalam kehidupan nyata, bukan tokoh pewayangan..

          http://1.bp.blogspot.com/-PvLK57-Hwz4/T9zJJdbwg4I/AAAAAAAADIA/jOBKoIFvcFg/s1600/Armata+MBT.jpg

        • Ada benarnya juga sobat

    • Sebenarnya saya punya RATUSAN bukti dan fakta, namun saya terlalu malas untuk meladeni, cukup COPAS dari tetangga sebelah http://www.artileri.org/2013/09/leopard-tiba-daya-gempur-tni-ad.html

      Salah seorang yang cukup getol untuk membatalkan pembelian Leopard adalah Mantan Presiden RI BJ. Habibie.

      “Lihat saja perang di Vietnam satu tank “sekelas” Leopard (MBT) pun tidak pernah dimanfaatkan kok kita malah ikut-ikutan. Mau dimanfaatkan di jalan, rusak, mau di hutan, dibawa pakai kapal nanti keburu ditembak,” kata Habibie saat berargumen di Bappenas, Jakarta, Jumat, 8 Maret silam.

      Bahkan dengan lugas Habibie menuding jika orang yang membeli tank Leopard sebagai orang BODOH pencari KEUNTUNGAN. Makanya sudah sering kali Habibie terus mendorong pembatalan pembelian tank ini. Beberapa pengamat bahkan lebih memilih pada pembelian alutsista lain seperti RUDAL, PERISAI UDARA dan -tentu saja- RADAR dll ketimbang membeli Leopard.

      Selain struktur geografis asli Indonesia sendiri, struktur jalan dan jembatan di Indonesia juga diragukan untuk dilalui tank sekelas Leopard. Tentu saja akan banyak jalan dan jembatan di Indonesia yang tidak memiliki kapasitas beban untuk dilalui MBT. Dalam langkah cepat pertempuran, rasanya tidak mungkin untuk terlebih dahulu menguji kekokohan struktur ini.

      Salah satu contoh, dalam invasi AS ke Irak pada 2003 silam, tank M1 Abrams AS berusaha menyeberangi jembatan ketika MENGHINDARI TEMBAKAN, akhirnya jembatan roboh dan M1 Abrams jatuh ke sungai Efrat.

      Contoh “FRESH” adalah Jembatan Kutai Kertanegara (Kalimantan), Baru 10 tahun, padahal hari itu hanya dilalui sekitar 30 mobil (1 mobil = 1 ton), total beban sekitar 30 ton, CUKUP 1 UNIT LEOPARD SAJA UNTUK MENGAMBRUKKAN JEMBATAN KEBANGGAAN KALTIM TERSEBUT

      NEGARA KITA NEGARA KEPULAUAN, 60% lautan, belum lagi RING OF FIRE, belum lagi Indonesia termasuk negara dengan SUNGAI terbanyak didunia, belum lagi termasuk negara dengan hutan terluas, dan sebagainya.
      JAUH BEDA DENGAN NEGARA BENUA, misal, Australia, Amerika, Afika, Asia (selain tenggara).

      SARAN : Jangan Sampai Semangat Kita DIMANFAATKAN oleh “sekelompok” orang untuk diambil keuntungan belaka.

      • bung Melektech

        saya harap polemik tentang leopard ditahan dulu, toh kita belum lakukan uji coba yang mendalam tentang kucing besar ini. apalagi di trit sebelumnya anda dan bung danu (CMIIW) beradu argumen cukup panas.

        soal omongan Pak Habibie, kita perlu buktikan saja dulu dengan berbagai trial atau cross country di berbagai medan di tanah air. khususnya di pulau-pulau besar dan jembatan yang ada di indonesia. sehingga hipotesis dari beliau bisa dikatakan Accepted atau Not Accepted

      • semua orang punya argumen, seperti pak habibi & TNI AD juga punya argumen.
        saya yakin TNI AD sebagai user juga sudah memiliki kajian2.

        kita serahkan saja hal ini kepada ahlinya bung, ingat loh pak habibi orang sipil, pasti beda pemikiranya dengan orang militer atau orang lapangan

  10. Ini alutsista baru atau bekas pakai tentara jerman ya?

  11. Bekas pakai yang direfurbish. Tapi pelurunya baru, kalau nembak tank lawan, pasti makjleb

  12. sebelum 5 oktober mungkin akan datang lagi ” bro ” setidaknya 14 unit tank …………… Semoga thn 2014 kapal selam rusia juga sdh ikut memperkuat TNI AL ………..

  13. ”bro” ada yang tau jadwal KSAL apa sdh tiba di Russia ?, ataukah justru sdh di KORSEL ..?

  14. Apakah MBT spt ini bisa dihancurkan oleh RPG?

    • Tergantung kenanya dimana, kalau kenanya pas di ruang munisi dan kena banyak tembakan bisa aja hancur, tapi ga segampang di film-film atau di game-game lah hancurnya,…

    • Bisa tuh, tapi pake peluru yang memakai DU (Dupleted Uranium).
      Malah, lobangnya gede dan tembus ke sebelah nya..
      (Berarti kalau kena DU, ada 2 lobang gede yang menganga).

  15. RPG apa SPG? kalau RPG gak tau deh tapi kalau SPG supir Leo nya yang hancur…

  16. poto paling atas, cewek malem2 di pelabuhan nungguin leo dateng, (Julian Assange???), topbgt deeeh..

  17. Persiapan buat jagain ibukota baru…..

    tinggal tunggu S-300 datang :D

  18. mana ni mas2 yg bilang jalan gak bakal kuat tahan berat si leo

  19. weh.. sudah datang thow….

    “selamat datang untuk Leopard 2A4 serta MarderA4″

    semuga kerasan di INDONESIA… :-)

  20. Kira kira bung diego tau nggak persenjataan dari mas leo tni ad ini?adakah mungkin yang dimodifikasi atau sejenisnya?

  21. Wah…asyiiiikkk… Akhirnya MBT Leo datang juga. Untuk uji cobanya mendingan sekalian di perbatasan Kalimantan dengan Malaysia. Targetnnya MBT Malon… xixixixix….
    BTW, ada yang tahu alutsista apa lagi yang akan datang dalam waktu dekat? Kan lagi musim panen raya alutsista…

  22. minggu depan nyusul….
    mungkin jg cukup aja yg di tonjolin di khalayak umum,yg lainnya siapa tau udah dikandang..biar tetangga ga jantungan bro.hahaha

  23. Sudah saatnya kita lihat berhenti membandingkan kekuatan militer kita dengan malaysia, kita sudah harus mulai melihat “ke atas” demi semakin memperkuat pertahanan. Ibaratnya ngapain juga terus2an mikiran perabotan tetangga di rumah type 21 kalo rumah kita sendiri type 120.
    Pemerintah kita harus sudah melihat India dan Australia atau bahkan Cina sebagai benchmark agar tidak cepat berpuas diri dan terus mengejar ketinggalan.
    Lagipula untuk 2 tahun ke depan sementara kita ngebut pengadaan kualitas dan kuantitas Alutsista kelihatannya anggaran pertahanan Malaysia justru dikurangi. Proyek MRCA TDM yang sudah heboh bertahun tahun saja ternyata berakhir dengan antiklimaks, sekarang program MRCA pengganti MIG29 TUDM dalam status hibernasi untuk waktu yang belum ditentukan, walau kemarin2 sudah mengerucut antara Rafale dan Typhoon ternyata cuma upgrade heli Nuri. TDM juga sudah bertahun tahun menginginkan heli serbu masih belum dapat sementara baru2 ini TNI sudah bisa dipastikan akan mendapat Apache menemani Mi35 yg sudah ada.
    Dan berita akhir2 ini sudah tidak ada lagi provokasi di Ambalat, itu karena mereka sudah menyadari bahwa walau Indonesia harus perang dengan Malaysia demi Ambalat TNI, legislative dan masyarakat Indonesia satu kata. Saat ini kalo mereka jual kita pasti beli.
    Di lain pihak kekuatan Singapura tetaplah duri dalam daging bagi militer Indonesia dan juga Malaysia, mereka baru saja mengoperasikan F15SE (Silent Eagle) terbaru mereka, F15 tercanggih yang ada. Mereka juga memasang pertahan udara baru jarak menengah canggih produk eropa dan sudah mengajukan permohonan kepada USA untuk pengadaan F35 (70 unit/4 squadron). tapi hal ini bisa menimbulkan efek positive bagi TNI dengan adanya MEF rensta II nanti dan anggaran pertahanan kita yang diperkirakan pada tahun 2014-2015 akan melampaui Singapura, karena besar kemungkinan TNI akan bereaksi untuk menyesuaikan perimbangan kekuatan dari segi kualitas. Itu artinya bisa jadi Su35S atau bahkan Pak Fa dan S300/S400 untuk TNI di MEF tahap 2 atau 3 :) Amiiin…
    Bravo TNI, sudah anggaran terus ditingkatkan postur juga mau dirampingkan. Artinya TNI akan ngejar kualitas, baik manpower ataupun persenjataan.

    • Kalau S-300 ditaruh di Batam, praktis sama dengan memberlakukan no-fly-zone tidak resmi di atas S’pore, setiap pesawat yang coba2 take-off dengan mudah jadi sasaran empuk…

      • Waduh.., kalopun kita kesampean punya S300 kecil kemungkinan di taruh di Batam gan :D paling di Riau atau Medan untuk wilayah barat. Kl S300 ditempatkan di Batam seluruh wilayah udara Singapura plus sebagian semenanjung Malaysia yg padat dengan penerbangan komersial internasional akan berada di bawah pantauan radar S300 yg mencapai jarak 300km, dan benda terbang baik pesawat tempur ataupun rudal jelajah yang berada di langit singapura sampai Johor bisa ditembak jatuh :)
        Bukan ide yang jelek walau kurang bagus untuk hubungan internasional he he.., Pertahanan udara Singapura terbaru sekitar 120Km, artinya bisa memantau masuk wilayah udara kita dan Malaysia juga, mungkin mereka beralasan tidak berniat sengaja melototin wilayah udara kita. Tapi justru harus dipertayakan mengapa mereka tidak memilih pertahanan udara jarang pendek saja yang jika disebar sudah akan cukup untuk memayungi seluruh wilayahnya.

        • Hehe, just returning the favor.

          Kalau AWACS mereka airborne radarnya pasti nyala, artinya ngintip2 jauh ke dalam airspace kita…

    • jgn lupa mas aussie masih tetangga kita jg.tetangga yg brbahaya itu ya australia,bukan negara yg katanya serumpun dengan kita

  24. Indonesia menang !!!!!.. Klo sepak bola juara 1 se Asia tenggara, insyallah nanti diikuti kekuatan militernya juga nomer 1 , hi hi hi hi

  25. Ayo Indonesia khususnya TNI mari bangkit dari keterpurukan alutsista kembali menjadi macan asia dibidang militer, sebagai mana malam ini saya menjadi salah satu dari jutaan rakyat INDONESIA yang menyaksikan persepakbolaan tanah air melalui U19 untuk pertama kalinya menjuarai piala asia tenggara usia 19(AFF). Kini lewat U19 yang menjuarai AFF 2013 pesepakbolaan Indonesia mulai disegani^___^

  26. mungkin MBT leo ne bikin jiran ketar-ketir bung, tapi sepertinya mereka juga ga tinggal diam. Denger2 mereka ngajuin permohonan ke Rusia buat beli rudal anti-tank. kita lihat saja sejauh mana jiran menanggapi modernisasi TNI ini. kalo saya masih penasaran dengan tawaran 10 kapal selam bekas dari Rusia ke TNI. Kalo jadi diambil pasti bakal heboh, walau alutsista bekas.

    • Jika Apache saja disetujui senat America, besar kemungkinan FGM Javelin juga akan disetujui. IMO saat ini Javelin masih terbaik di dunia untuk anti tank.

  27. percuma punya banyak senjata modern kalau akhirnya negara hancur dari dalam karena ulah terrorist :D

  28. ada artikel menarik :
    “……kalaupun ada kertas itu adalah stiker pemeriksaan Kepabeanan Singapura karena kapal pengangkutnya sempat mampir dari sana……”
    http://arc.web.id/artikel/569-mematahkan-mitos-leopard-2a4.html

    bukannya ini berarti intelejen Singapura bisa mempelajari teknis Leopard & Marder punya Indonesia ya?

  29. hahaha
    kayaknya yg nulis artikel di ARC bener2 gemes sama gosip2 yg berkembang..
    nulisnya bener2 puaaasssss….!! hahahaha

  30. akhirnya, sejarah bener2 terukir. TNI AD pnya tank kelas berat.. joss gandoss

  31. welcome to indonesia Mr.Leo .. kita tunggu leo – leo selanjutnya ,. termasuk leo (messi) ,. loh kok jdi nggak nyambung ..

  32. Welcome To Indonesia Mr.Leo ,. kita tunggu leo-leo yang lain .. termasuk leo (Messi) .. loh kok nggak nyambung .. hahaha…

  33. Wadhuh…komen apa lagi ya? Semua sudah pada komen. Yang jelas TNI-AD sudah “MULAI” bermain dengan mainan baru “eM Be Te” meski refirbish yang penting masih mak nyus dan belum uzur. TNI-AU juga sudah punya mainan baru Main Fifgter sekelas Sukhoi 27 komplit. Tinggal saudaranya, TNI-AL. Minta dong “KILO Klas” biar seimbang punya mainan barunya.

  34. Koment hal baru aja deh biar fresh
    Selama ini masalah batleproven MBT Leo dan Marder masih diperdebatkan
    Karena walaupun Leo ini sempat ikut dikirim di Afganistan dioperatori canada dan di kosovo dipakai oleh jerman dan di bosnia oleh The Dutch contingent.
    Tetapi Leo tidak head to head langsung (Perang terbuka) dengan MBT Lawan..
    Masih hanya melawan ATGM saja.di afganistan.
    Mungkin teman teman di Warjag ini bisa melengkapi apa aja catatan batle proven dari Leo

    Lain halnya dengan Abram dan Merkava yang terlibat perang terbuka dan telah terbukti batlle proven

    Sekedar tau saja Hull MBT Abram menggunakan produk Reimental Jerman yg juga digunakan untuk Leopard. Jadi otomatis bila MBT Abram terbukti battle proven maka Leopard juga demikian, apalagi berdasarkan kajian armor menunjukkan kemampuan lebih pada leopard. Dan Leo 2 revolution atawa Leo RI itu dibangun oleh Rheinmetall jerman.
    MAKA Leo kita bisa dianngap batleproven
    hehehehe

  35. tebakan ane: kilo nya udah ada tingal di bungkus , buat nemenin kilo lain yg” ngumpet ” makanya di pasang berita RUSIA nawarin 10 lontong kilo bekas/refurbis, padahal barangnya udah ada, cuma di umpetin,biara panas kuping tetanga.

  36. Wadhuuhhh…mau komen apa lagi ya, semua sudah ada. Yang jelas bravo TNI-AD. Sudah mulai dan punya mainan baru “eM Be Te”. Refurbish nggak pa pa, yang penting masih mak nyus. TNI-AU juga sudah punya mainan baru super fighter Su-27 komplit. Tinggal tunggu mainan baru TNI-AL nih, “KILO CLASS” nya. Kapan ya? Apa nggak ngiri tuh sama saudara nya? (AD & AU).

  37. hari selasa siang tanggal 14 september 2013 di TV ONE bincang2 di mabes TNI cilangkap bersama panglima baru TNI jend,TNI moeldoko dan kapuspen TNI Iskandar sitompul,panglima menyampaikan bahwa ada kedatangan 12 sukhoi 2014 nanti,sukhoi yang mana nich bro?????????? bikin GUE bingung 7 keliling bukankah hanya 1 skuadron sukhoi yang diakuisisi sampai akhir 2014,dalam bincang itu juga panglima menyampaikan akan ada hibah 2 ks dari 10 yang di tawarkan yang mana 2 ks ini mampu menembakan missil surface to surface sejauh 300 km, 2 ks ini adalah ks yang paling canggih dari 10 yang dihibahkan rusia ( rudal yakhontkah ini yang akan di akuisisi oleh 2 ks hibah kita nanti) dan sekarang masih nego dengan pihak RUSIA

    • Saya lupa linknya, tapi berita situs luar yang mengatakan hibah F16 USA tidak akan menghentikan niat TNI untuk menambah squadron flankernya. Tapi kemudian Menhan bilang no more Sukhoi for TNI AU, simpang siur emang beritanya gan.
      Tp kl datangnya 2014 apa mungkin Su35 bareng dengan Su35 China? IMO kalaupun beritanya benar kemungkinan sih masih SU30-27, dan akan sangat membanggakan kalo bener Su35 mengingat Singapura sudah mulai mengoprasikan F14SG/F15SE terbaru yang stealthy

      • corry gan bukan 14 september salah ketik tapi perbincangan tadi siang di mabes CILANGKAP hari selasa tanggal 24 september 2013 di TV ONE

    • 2 kilo hibah yang canggih dst —> kemungkinan hanya publikasi keberadaan hantu laut yang selama ini sudah berkeliaran. ingat rilis nanggala nembak yakhont

  38. Yang menarik, baru saja Angela Merkel kembali terpilh sebagai kanselir Jerman. Pemerintah RI harus bisa menjaga hubungan dagang dan pertahanan yang saling menguntungkan dengan Jerman. Pemerintahan Jerman dibawah Angela Merkel mendukung penjualan Alutsista kepada RI walau ada penentangan juga dari oposisi, sementara menlu Belanda saat ini adalah oposisi yang dulu melarang pemerintah Belanda menjual surplus Leopardnya pada TNI, dan jangan lupa juga arogansi Inggris atas peggunaan produk militernya kepada kita. USA mah jangan ditanya.
    Jerman juga negara dengan ekonomi terbesar dan terbaik di Eropa, hubungan yang baik dengan pemerintahan Angela Merkel harus dimanfaatkan sebaiknya oleh pemerintah RI sekarang dan nanti diteruskan oleh pemerintahan yg baru setelah pemilu 2014, karena begitu 5 tahun ke depan Jerman ganti pemerintahan bisa ganti pula kebijaksanaan luar negeri mereka terhadap kita (TNI). Kebutuhan untuk pengadaan sparepart dan kemampuan perawatan Leopard dan Marder harus digenjot secepatnya

  39. akhirnya latgab yang akan datang ada mainan baru

  40. @Mr Diego,
    Ada info kita juga mau akuisisi HOT3 AT missile ya?

  41. Penentang Tank Leopard Minta Uang (?)

    “Rencana awal beli 44 tank, kemudian yang datang 150 tank dengan harga yang lebih murah namun dengan perlengkapan lebih lengkap. Tapi saya disalahkan oleh sekelompok orang. Mereka dulu idealis tapi sekarang minta bagian uang,” kata Pramono tanpa menyebut jelas siapa sekelompok orang yang ia maksud itu.

    http://garudamiliter.blogspot.com/2013/09/penentang-tank-leopard-minta-uang.html

    • Brigjen TNI Sisriadi, Kepala Komunikasi Publik Kemhan di Gedung Urip Sumoharjo, Kompleks Kemhan Rabu (25/9) mengatakan, pilihan jenis Alutsista yang dibeli tahun ini sudah melalui proses riset dan perencanaan yang baik.
      “Sebenarnya siapa sih yang lebih tahu, pengamat atau kami yang tahu perang?” kata Brigjen TNI Sisriadi.

      Santai aja pak, banyak kok yang tahu bahwa ilmu militer sudah diajarkan secara formal sejak 600 SM di Sparta, anak umur 7 tahun digembleng dengan intense and rigorous military training.
      Kurikulumnya meliputi juga sports and war tactics, also included poetry, music, academics, and sometimes politics.
      Hasilnya, the Spartans were one of the most feared military forces in world history.

      Kalau ada yang keceplosan menggunakan istilah ‘bodoh’ (padahal tidak pernah mendapat pendidikan formal ilmu kemiliteran), pasti itu kekhilafan yang berasal dari kelemahan seorang manusia…

      • Bener gan, jangan sampe Indoneaia dibully negara kuat, apalagi oleh negara yg ‘sok kuat’ hanya karena kita lagi sakit dan mundur teratur ketika kita mulai sembuh.
        Bukti nyata bahwa diplomasi pamer otot adalah diplomasi yg paling efisien

  42. AKHIRNYA BUKTI TELAH TIBA…………….

    SEMUANYA SILAHKAN MELEK….. SEMUANYA………

  43. Sudahlah saudara setanah air sebangsa pecinta Indonesia gk perlu di perpanjang lg debate nya toh Leo dah daatang . Knpa dia didatangkan krn mau datangin Leonel messi main di Indonesia gak bisa . Yg perlu dii tropong mana yg belum datang . Kayak K’s 10 ini bagaimana nasibnya biking lemes habis mimpi basah maning son

    • Perbedaan pendapat ‘ambles ga ambles’ ini menunjukan semuanya peduli dengan TNI dan kritis terhadap penyerapan anggaran pertahanan yang terus meningkat di negara kita yang masih jadi gudang tikus ini

  44. Klo ppenasaran tni mengundang kita semua untuk melihat manuver Leo 2 kita
    http://m.jpnn.com/news.php?id=193363

  45. Hmmm…leo di jawa yach ? seandainya…(seandainya loh ya ?) mas leo langsung ditaruh di perbatasan Kalimantan (ups,,,ambles nggak sih ?), kan asik tuh ?

  46. jawabnya BISA mas (mungkin Mbak ya…he..he..)…..lha wong ditaruh aja, semua orang juga bisa…..

    Khan sama dengan Malingsia, namun kita sama sekali belum siap apa-apa. jauh beda dengan mereka yang sudah siap..ap…ap segala-galanya.

    kalau dalam keadaan damai sekarang, ngak masalah…

    tapi kalau perang terbuka dan frontal, ngak bisa si DRIVER leo milih jalan mas bila terdesak, siap-siaplah si Kru Tank melarikan diri meninggalkan si LEO sendirian karena ngak bisa jalan (???)

    Contoh nyata adalah kasus UNIFIL kita di Lebanon, begitu ada kontak senjata, langsung mundur, namun ada anggota kita yang tertinggal / tercerai-berai, dan beberapa media menganggapnya “Melarikan Diri” padahal tidak karena Protap nya memang begitu

    • No problemo, masih ada waktu 50 thn untuk belajar milih2 jalan, kan kata ‘orang pinter’ 50 thn kedepan g bakal ada perang.

  47. mantabsh…kalo liat postur nye jadi inget tiger jerman pd2 ..ngerii ^_^

  48. Menhan Belanda yang tante2 berkunjung ke Jakarta ingin merintis kerjasama pertahanan al. di bidang pengadaan peralatan pertahanan. . Heran, kok masih diterima ya?. Secara diplomatis amat sangat mungkin sekali menolak keinginan tersebut.
    Kontak2 awal pastinya diatur oleh atase pertahanan atau dubes mereka di Jakarta. Jawab saja dengan basa-basi standar ‘kami menyambut baik keinginan tersebut dan akan mencarikan waktu yang paling tepat (most convenient time) bagi pertemuan yang penting ini’ selanjutnya gak perlu dihubungi kembali.

    Apa sih yang mereka bisa buat dan Itali / Perancis / Jerman / Rusia gak bisa?

    Apa Kemenhan belum pernah dengar istilah ‘kejeblos di lubang yang sama’?

    • Dijaman pak Harto, si Pronk yang banyak tingkah langsung ditendang !.

      Gak cuma si Pronk, sekalian dengan IGGI-nya…

    • untuk adilnya sebenarnya cukup ramai juga polemik di sana ketika ada penolakan penjualan Leo ke Indonesia, pemerintahnya waktu itu sangat menyayangkan penolakan dari sebagian parlemen. pemerintah Belanda juga waktu itu langsung berjanji akan melakukan yang terbaik untuk memperbaiki hubungan yang tercoreng akibat sentimen sebagian anggota parlemen.
      ketika pemerintah Jerman bersedia menjual tank-nya pada kita, itu tamparan luar biasa bagi Belanda :D dan sekaligus menempatkan kita di posisi lebih menguntungkan untuk pengadaan2 alutsista dari negara2 uni eropa ke depannya
      danke, frau Merkel

      • Betul ada pro kontra, tapi bottomline-nya dealing with these patronizing people is a waste of valuable time!

        Silakan aja jika mereka gak malu menjilat ludah sendiri, tapi gak ada kewajban bagi kita untuk meladeni…

        • tapi banyak juga hikmahnya gan, saya ingin bilang kemenhan pasti sudah dapat pelajaran tapi mengingat politik kita ga tau juga sih :D

          dan mereka sudah ‘terhukum’ dengan sekarang datang tak diundang menawarkan kerjasama pertahanan. mereka pasti merasa konyol sekali telah menolak menjual Leo ketika kemudian Jerman produsen aslinya saja ga jaim sok penjaga HAM. apalagi Aus dan US ngasih hibah alutsista

 Leave a Reply

(wajib isi)

(wajib isi)

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>