Jan 032017
 

Kebel Internet Bawah Laut (photo : dw.com)

Jakarta – PT Telkom Indonesia akan merealisasikan pembangunan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) antara Jayapura dan Manokwari sepanjang 1.000 Km sebagai “link diversity” untuk mengantisipasi gangguan berulang trafik komunikasi antara Jayapura dan Kabupaten Sarmi.

“Saat ini kondisi jalur laut di utara Papua sangat rawan gangguan seperti gempa, gunung api bawah laut, dan palung laut yang dalam. Sehingga kebutuhan link diversity ini dirasa mendesak untuk direalisasikan,” kata VP Corpotate Communication Telkom, Arif Prabowo, dalam siaran pers di Jakarta, Senin.

Seperti diketahui, pada 29 Desember 2016, pukul 03:30 WIB Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Sulawesi Maluku Papua Cable System (SMPCS) antara STO Jayapura ke Sarmi terputus akibat adanya gempa.

Hal ini berakibat terganggunya layanan operator seluler Telkomsel dan Telkom (layanan 2G/3G/4G Telkomsel, indihome, corporate customers and government ) di kawasan Jayapura, Abepura dan Sentani.

Sehubungan gangguan tersebut TelkomGroup telah mengalihkan sementara waktu “link transport” yang semula menggunakan serat optik ke media transmisi satelit dan IP Radio dan secara bertahap dilakukan penambahan kapasitas untuk meningkatkan kualitas layanan.

Sedangkan terhadap kabel laut yang sempat terganggu segera dilakukan proses penyambungan yang akan memakan waktu beberapa hari ke depan.

Arif Prabowo menjelaskan, selain pembangunan “link diversity” Jayapura dan Manokwari, langkah antisipasi ke depan yang juga ditempuh adalah peningkatan kapasitas Radio IP, sehingga mampu mencukupi kebutuhan trafik sebagai “back up” bila terjadi gangguan kabel laut.

“Dalam setiap penggelaran kabel laut Telkom senantiasa bermitra dengan perusahaan kelas dunia, seperti halnya SKKL SMPCS ini yang dibangun bersama NEC salah satu perusahaan kelas dunia asal Jepang,” ujarnya.

Untuk itu Telkom mengucapkan terima kasih kepada pelanggan atas kesetiaannya dalam menggunakan layanan TelkomGroup, dan menyampaikan maaf kepada seluruh pelanggan terutama yang terganggu kenyamanannya dalam berkomunikasi atas terjadinya gangguan di Papua.

Artikel Terkait :

  14 Responses to “Telkom Bangun Kabel Bawah Laut Jayapura-Manokwari 1000 km”

  1. telkom mehong

  2. Operator lain mana nih….?
    Nanti giliran BUMN untung, mereka minta jangan dimonopoli, minta share network, dll.

    Ga mau modal tp pengen untung gedhe?
    Ga mau bangun RI, krn modal kebanyakan asing?

    • Betul betul betul… Isat, xl, three klo dah aman nyaman mau nebeng, membangun ogah..

    • itu memang sudah kewajiban pemerintah bung untuk memperbaiki infrastruktur telekomunikasi dalam negeri,,yang namanya investor bidang telekomunikasi ya tugasnya untuk melabur,,mengurangi pengangguran dengan menyerap tenaga kerja lokal dan membayar pajak penghasilan

      mereka tidak ada kewajiban harus membangun infrastruktur dalam negara ,,kecuali investor pertambangan

    • Ini bangun jalur baru utk antisipasi jalur lama yang sering terputus

  3. Gangguan fo jalur sarmi-jayapura ini sdh sangat mengganggu setiap perbaikan putus lagi, dalam satu tahun ini hampir rutin 2-3 sekali kabel fiber optic putus. Akibatnya koneksitas dr dan ke jayapura terganggu.
    Yg menarik area sekitar sarmi rupanya terdapat aktivitas vulkanik yg sangat besar dan luas, telkom sudah berusaha u meletakkan jalur fo sejauh mungkin dr jalur lama yg putus namun tetap saja putus berulang, biasanya diawali dg gempa bumi.
    Informasi teknis dr kekuatan fo sebetulnya mampu menahan suhu dibawah ratusan derajat diatas 500, tapi yg terjadi kabel putus seperti benang jahit.
    Dmk

  4. Koreksi, fo masih sanggup menahan suhu kurang dr 500 derajat celcius.

  5. hati hati tembaganya di colong sama …………………………

  6. Iya tuh rawan bgt, palung dan ombam samudra pasifik terkenal besar bgt…salut buat telkom, utk warga papua telkom siap ambil resiko bsar.

  7. Sipp,papua makin maju aja,kemarin ada proyek trans papua,jalur kereta api trans papua,harga BBM sama harganya dgn pulau jawa,sekarang pembangunan serat optik 1000 km,mantap…pak jokowi JOSSS

  8. Bintuni masih Edge pak… sinyalnya kaya butuh viagra xexexe…

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)