Feb 202017
 

BEIJING – Data dari Kementerian Pertahanan Jepang menunjukkan bahwa ada lebih dari 210.000 kasus pidana yang dilakukan oleh tentara AS yang ditugaskan di Jepang sejak penandatanganan Perjanjian Keamanan antara Amerika Serikat dan Jepang pada tahun 1952, yang mengarah kepada lebih dari 1.000 kematian, dan Okinawa adalah daerah yang menderita paling parah, kata Shimbun Akahata, media Partai Komunis Jepang, pada 15 Februari 2017.

Warga Okinawa, protes melawan tirani pasukan AS yang ditempatkan di Jepang. (© News.cn)

Okinawa Times melaporkan bahwa daerah disekitar pangkalan militer AS rentan terhadap kasus keamanan publik dan tentara AS yang ditempatkan telah menjadi beban berat bagi Okinawa.

Namun, pemerintah Jepang yang mendukung aliansi antara Jepang – AS, menolak kehendak warganya yang menuntut untuk memindahkan pangkalan militer AS keluar dari Okinawa, ketidakpuasan publik akhirnya mendidih, menurut Shimbun Akahata.

Atas permintaan anggota dari DPR dari Partai Komunis Jepang, Departemen Pertahanan Jepang mengumumkan kepada publik tentang materi kejahatan yang berkaitan dengan tentara AS yang ditempatkan di Jepang.

Data menunjukkan bahwa sejak tahun 1952 hingga akhir November 2016, tentara Amerika Serikat yang ditempatkan di Jepang telah melakukan lebih dari 210.000 kasus pidana dan menyebabkan kematian 1.092 warga Jepang.

Para anggota parlemen mengutip angka-angka tersebut dalam rapat Panitia Anggaran dari Majelis Tinggi DPR Jepang pada tanggal 14 Februari, mengatakan bahwa “Okinawa sangat menderita” dan masalah tersebut harus mendapatkan perhatian yang lebih besar.

Dia juga mengkritik pernyataan presiden AS Trump yang “berterima kasih [kepada Jepang] untuk menampung pasukan AS” setelah pembicaraan KTT Jepang-AS yang diadakan baru-baru ini.

Dia menyatakan bahwa sikap ini mengingatkan orang-orang yang menuntut kepada para petinggi militer AS ketika menduduki Jepang: “Ini merupakan pengorbanan kalian [Jepang] yang mengamankan perdamaian di Timur Jauh”, yang melegitimasi berbagai insiden yang dipicu oleh pasukan AS yang ditempatkan di Jepang.

Data dari Departemen Pertahanan menunjukkan bahwa tentara AS di Jepang memiliki masalah kejahatan yang serius.

Terlebih lagi, statistik resmi hanya mencakup kasus publik yang telah diajukan ke persidangan dan klaim kompensasi berdasarkan Kesepakatan Status Militer AS di Jepang (SOFA) pasal 18.

Okinawa Times mengatakan kasus di mana seorang wanita Okinawa diperkosa dan dibunuh oleh seorang tentara AS pada bulan April 2016 lalu telah memperburuk hubungan antara masyarakat Okinawa dan tentara AS yang ditempatkan di Jepang.

Selain itu, pemerintah Jepang melawan kehendak publik untuk memindahkan pangkalan militer Futenma ke Henoko, menolak untuk “meringankan beban” warga Okinawa. Hal ini telah membuat warga Okinawa sangat tidak bahagia.

Bagaimanapun, pemaparan data dari Departemen Pertahanan akan memicu babak baru diskusi tentang pasukan AS yang ditempatkan di Jepang.

China Military

Komentar Facebook :
Bagikan Artikel:

  18 Responses to “Tentara AS Membunuh Lebih dari 1000 Warga Jepang”

  1. Harga yang harus di bayar rakyat Jepang untuk keamanan negaranya dari serangan China dan rusia.

  2. Bandit sesama bandit saling menyalahkan…lha,berapa juta rakyat asia termasuk indonesia dibunuh tentara jepang waktu PD II,dan berapa ratus ribu wanita asia termasuk indonesia dibunuh dan diperkosa tentara jepang pd PD II

    • om..om rasa narasi gorengnya kok sama ya dgn narasi goreng ala 4 juta simpatisan pki..??
      belinya di warung mana sih om?

      kabur sebelum ditimpuk pake tejas.

    • Nggak bisa seperti itu bung.

      Pembalasan seperti itu hanya ada saat perang.

      Sekarang sudah lebih dari 70 tahun sejak perang dunia kedua berakhir.

      Nggak ada lagi cerita tentang balas dendam kepada bekas musuh.

      Apa yg dilakukan oleh tentara Amerika di Okinawa dan daerah sekitarnya ini tidak bisa diterima akal sehat.

      Itu adalah tindakan kriminal murni.

      Jadi kejahatan seperti ini tidak boleh dibela dengan kata-kata dulu Jepang begini dan begitu.

      • mari berdoa supaya keadilan ditegakkan untuk mereka yang ditindas di jepang juga mereka yang meninggal saat perang melawan jepang…

        selama USA dan setan perang melekat di urat nadi maka disitu kedamaian tak pernah ada. tanduz

    • Itu adalah kriminal murni.

      Tidak boleh dibela dulu Jepang begini begitu.

      Itu duluuuu udah 70 tahun yang lalu.

      Orang Jepang yg begini begitu juga udah mati semua.

      Jadi apa yg dilakukan tentara Amerika adalah tindakan kriminal murni.

  3. china military
    muehehehe………oh nanking ku

    dulu seusai perang dunia 2 di jaman pendudukan sekutu, pemimpin jepang ketakutan akan ratusan ribu anu-anunya bule amerika yg suka bersarang di sgla jenis lubang sehingga mereka merekrut dan sebagian besar sukarela puluhan ribu janda bekas tentara jepang yg gugur utk di jadikan tameng pelindung budaya dan tradisi masyarakat jepang yg terkenal kuat dgn adat ketimurannya,(sebelum tahun 50an pegang2 tangan lain jenis yg belum menikah dianggap tabu).

    namun sayang tameng tersebut hanya melindungi bagian depan saja tidak melindungi bagian2 samping apalagi yg suka menyusup dari bawah, hal ini terbukti dgn keengganan tentara2 bekas kekaisaran jepang yg bebas setelah beberapa tahun mendekam di penjara sekutu utk menetap kembali di negaranya dan memilih bermigrasi ke luar negeri yg kebanyakan ke Amerika Selatan terutama Brazil.

  4. Kok komenku ilang

  5. Karma

  6. ah masa orang amerika setega itu, mereka itu pejuang HAM berhati malaikat lho??” tanya saja orang2 LSM pasti dijawab Hoax itu. kwkwkwkwk

    • @bocah sodron

      Emmm…gimana ya,soale sekarang “orang2 LSM” pada banting setir jadi sales helikopter sih

      #sodron dimana to bung?

  7. di mana mana ulah si amer selalu begitu…

    yang bagus di film rambo doank ( itu juga cuma akal akalan menang dari vietnam…)

    • rambo first blood itu yg paling bagus
      yg lainnya cuma komedi saya suka ngakak sendiri ketika si puma punya jurus berubah wujud jadi hind

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)