Tentara Rusia Sedang Dilatih Operasikan Sistem Rudal S-500

21
4

MOSKOW – Zhukov Military Academy of Aerospace Defense Rusia meluncurkan program pendidikan baru untuk melatih para spesialis militer agar dapat mengoperasikan sistem pertahanan rudal S-500, kata Kepala Akademi, Mayjen. Vladimir Lyaporov kepada stasiun radio Echo Moskvy.


Sistem rudal pertahanan udara S-400 Triumf Angkatan Bersenjata Rusia.

Menurut Mayjen. Vladimir Lyaporov, para siswa saat ini sedang mengikuti pelatihan umum, dan setelah itu akan dilanjutkan pelatihan sesuai dengan spesialisasi mereka.

“Siswa kami menerima pelatihan 11 mata kuliah militer, termasuk pengoperasian sistem pertahanan udara canggih, seperti S-500”, kata Lyaporov.

Sebelumnya, Wakil Menteri Pertahanan Rusia, Yuri Borisov mengatakan kepada Sputnik bahwa unit tes dari sistem pertahanan udara generasi baru Rusia, S-500 akan siap pada tahun 2020.

Sistem S-500 Prometey, juga dikenal sebagai 55R6M Triumfator-M, merupakan sistem rudal anti-pesawat dan anti rudal balistik mutakhir saat ini yang sedang dikembangkan di Rusia.

S-500, yang dirancang oleh Almaz Antei dan memiliki jangkauan hingga 600 kilometer. Sistem ini secara bersamaan dapat mencegat hingga sepuluh rudal balistik dan rudal hipersonik yang meluncur dengan kecepatan hingga 7 kilometer per detik.

Sputnik News

21 COMMENTS

  1. Untuk dijadikan perisai, jangkauan rudal sudah mencapai 600 km, sementara rudal untuk menyerang sudah ribuan km jauhnya… Bagaimana jika rudal pertahanan mampu menjangkau ribuan kilometer? praktis mereka cuma butuh 1 jenis rudal saja untuk menyerang maupun bertahan…

    Sepertinya Indonesia cukup dengan roket “jelajah” jarak jauh saja, murah meriah dan yang pasti bisa meledak 😀 kalau musuh menangkalnya dengan rudal canggih dan mahal kan dari segi “nilai $$$” masih untung Indonesia 😀 hehehe

LEAVE A REPLY