Aug 122016
 

Laksamana James Syring, Direktur Badan Pertahanan Rudal AS (MDA), mengatakan Kamis (11/08/2016) bahwa sistem pertahanan anti-rudal canggih negaranya, dijadwalkan akan dikirimkan ke Korea Selatan tahun depan, mampu menembak jatuh rudal musuh 100 persen pada saatnya tiba.

Laksamana James Syring, Direktur Badan Pertahanan Rudal AS (MDA)

Namun dia menambahkan bahwa uji penembakan target yang direplikasi sebagai ancaman rudal balistik jarak menengah (IRBM) belum dilaksanakan dan dijadwalkan akan dilakukan tahun depan.

Selama pertemuannya dengan wartawan Korea Selatan di markas Gabungan Kepala Staf di pusat kota Seoul, Syring juga mengatakan penyebaran sistem Terminal High Altitude Area Defense (THAAD) bukan berarti bahwa Korea Selatan akan bergabung dengan program pertahanan rudal global Washington.

Kunjungannya ke Seoul muncul di tengah kontroversi dan protes yang terus-menerus dari warga setempat atas keputusan yang diumumkan bulan lalu oleh Seoul dan Washington untuk menyebarkan unit THAAD di Korea Selatan tahun depan demi menanggapi perkembangan ancaman rudal Korea Utara. Dia mengatakan bahwa telah dilakukan sebanyak 13 kali uji coba dan dokumentasi pengujian tersebut menunjukkan bahwa catatan keberhasilan berada di 100 persen.

“THAAD telah diuji terhadap dua jenis target yang diluncurkan dari darat dan udara. Kami selalu memberitahu Pimpinan dan Kongres kami setiap selesai melakukan pengujian,” katanya. Komentar itu jelas merupakan bantahan terhadap kritik yang mencuat mengenai keraguan pada kemampuan baterai THAAD, mengutip bahwa sistem hanya diuji di bawah kondisi yang ditetapkan.

Dia menambahkan Washington sekarang telah melakukan tes lagi pada jarak yang lebih jauh terhadap ancaman rudal jarak pendek dan jarak menengah dengan kisaran kurang dari 3.000 kilometer telah mencapai keberhasilan. “Tahun depan, kami akan menguji sistem tersebut terhadap IRBM,” katanya. Korea Utara telah meluncurkan beberapa rudal IRBM Musudan sejak April 2016, dengan peluncuran keenam pada tanggal 22 Juni 2016 yang dianggap berhasil. Central News Agency Korea Utara mengklaim bahwa rudal itu mencapai ketinggian maksimum 1,413.6 kilometer dan jatuh tepat mengenai sasaran yang telah ditandai 400 kilometer jauhnya.

Laksamana Syring juga mencoba menenangkan maraknya kecurigaan bahwa Seoul telah bergabung dengan sistem pertahanan rudal (MD) yang dipimpin AS dengan memungkinkan Pasukan AS yang ada di Korea (USFK) untuk mengoperasikan THAAD di wilayahnya.
“Penyebaran THAAD adalah sebagai bagian dari kesepakatan aliansi AS-Korsel dalam hal berbagi informasi”, katanya. “Ini tidak akan menjadi bagian dari jaringan pertahanan rudal yang lebih luas dimana MDA telah dikembangkan dan komandan seluruh dunia memanfaatkannya”.

Dia juga menekankan bahwa radar THAAD tidak akan memata-matai kemampuan militer China karena tujuan dari sistem ini adalah untuk mencegat rudal balistik Korea Utara. “Sistem pertahanan rudal kami tidak dirancang terhadap Cina. Kami tidak menganggap China sebagai ancaman… Kami prihatin tentang Korea Utara di wilayah ini,” katanya. Dia menambahkan bahwa baterai THAAD tidak akan merusak kesehatan warga yang tinggal di dekatnya ataupun produk pertanian mereka.

Kunjungan Syring ke Seoul adalah bagian dari kunjungan rutin di seluruh wilayah Komando Operasi Pasifik, menurut USFK. Dia telah memimpin MDA sejak 2012 dan mengawasi misi di seluruh dunia untuk mengembangkan kemampuan pertahanan pasukan Amerika Serikat dan sekutunya terhadap serangan rudal balistik.

Sebelumnya pada hari itu, Syring bertemu dengan Jenderal Vincent Brooks, Komandan USFK, dan membahas perlunya sistem pertahanan rudal berlapis di Korea Selatan karena ancaman nuklir dan rudal yang serius dari Korea Utara, menurut USFK.
Sementara itu, jumlah orang yang menandatangani sebuah petisi ke Gedung Putih terhadap penyebaran THAAD telah mencapai lebih dari 100.000, menurut sebuah situs Kami adalah Rakyat, sistem petisi yang dioperasikan oleh Gedung Putih. Pada Kamis sore (11/08/2016), petisi terhadap THAAD telah mencapai 103.947 tanda tangan.

Petisi berjudul “membatalkan keputusan untuk menyebarkan sistem anti-misil THAAD di Korea Selatan” telah didaftarkan kepada sistem petisi pada 15 Juli 2016 lalu. Petisi, yang dibuat oleh seseorang dikenal sebagai “HS” mengatakan “Pemerintah Amerika Serikat dan Korea Selatan, melawan oposisi Korea Selatan dan sebagai reaksi lanjutan yang kuat dari warga lokal dimana rudal tersebut disebar, yang menentang kesapakatan penyebaran sistem THAAD buatan AS di Korea Selatan”.

Ia juga mengatakan, “Langkah ini seharusnya untuk melawan rudal balistik Korea Utara dan memberikan keamanan tambahan, namun ini adalah langkah kontroversial yang cenderung meningkat ketegangan di kawasan itu, dengan memprovokasi Korea Utara, Cina dan Rusia dalam pusaran perlombaan senjata di wilayah tersebut.”

Sumber: Korea Times

(Vegassus/JakartaGreater)

Peminat manga, anime, gadget, sains & teknologi, sosial-politik dan militer
Link medsos ada dibawah
– Facebook
– Google Plus
– Twitter

  33 Responses to “THAAD Bisa Cegat Rudal Balistik 100 Persen?”

  1. ahh sudahlah…

    • Beli ditaruh dinatun,buat antisipasi cacing sipit yg rakusnya ga ketulungan dan ga bisa melihat mana batas batas negara lain….

  2. test

  3. Test dulu sama rudal korut

  4. Menyalakan api perang di negara orang …. Amerika jagonya

  5. Sepi sepi sepi…!!,,

  6. Asu tukang bohong…impossible..
    Dikirim drone aja udah kelimpungan…

  7. Rudal korut mirip kembang api, keseringan gagalnya drpd berhasilnya, klo rudal2 rusia tdk pernah ada yg mengecewakan..wahai indonesai segera akuisisi buk m3, iskander dan s400…rudal2 hanud tsb sangat berarti utk indonesia kita trcinta!!,

    • meski kembang api tp THAAD bakal diturunkan…. berarti itu kembang api yang paling berbahaya menurut amrik πŸ˜›

  8. Keren kl d film…

  9. Sama kayak PAC, dulu diklaim 100% ternyata nembak drone Rusia di Israel ngak kena.
    Tp saya yakin THAAD bisa 100% akurat kalau pakai SM8.. Hhi”

  10. Tapi tidak untuk Rudal Yankhont dan Rudal Brahmos…….Karena Rudal Ini sangat Cepat …/.

    • Sederhana saja. Emangnya satu baterai THAAD menampung berapa misil?
      Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk reload?

      Jika rudal lawan ditembakkan secara salvo dalam jumlah banyak, THAAD akan keteteran juga

      • wah… bakal jadi THAAD…… THAAD…… THAAD….. THAAD…. THAAD… THAAD.. THAAD. THAAD THAADTHAADTHAADTHAAD… akhirnya… WuaaaaaaTHAADtitaaa……
        hahahahaahah

    • Bro, Kecepatan Yakhont & Brahmos cuma 2 Mach lebih. Brahmos 2 paling banter cuma Mach 5. Sedangkan rudal THAAD bisa terbang lebih dari Mach 10. Cuma rudal balistik Rusia macam Topol M atau rudalnya yg terbaru yg bisa nembus soalnya kecepatannya bisa sampe Mach 20.

    • thaad tu untuk irbm/icbm
      klo brahmos ama yakhont urusan standard missile cs….
      belajar dulu dong sebelum komen

  11. Baru uji coba 13 x ? 100% tepat sasaran? Ada pribahasa ;SEDIA PAYUNG SEBELUM HUJAN TETAP SAJA KCIPRATAN & BASAH.,keampuhan THAAD di tunggu buktinya.

  12. ndang dituku ojo kakean omong tok.

  13. Borong thaad 1000 batre,serang singa,,hancurkan malon,,hidup jokowi.!!!

  14. gk mempan, nirawak aja bisa lolos, apalagi SETAN BELANG

  15. wkwkwkwkwk THAAD…
    PAN – THAAD…
    palingan ketapel anak2 juga lolos…

  16. Emangnya kalau perang nembakin musuh satu persatu…? ini perang bukan latihan…kalau udh perang tu gak ada yang namanya nembakin satu persatu… sekali meluncur 2, 3, 4 kalau bisa kayak hujan turun. wkwkwkwkwkwk

  17. sistem Terminal High Altitude Area Defense (THAAD) mampu menembak jatuh rudal musuh 100 persen pada saatnya tiba…. ya pastilah 100 persen… orang yg d cegat dlm latihan rudal dia sndr… ato paling tdk rudal tiruan negara laen…. teknologi rudalnya udah d kenali…. coba pake rudal negara laen beneran….hadeh…

  18. 100%???….mimpi!!!!!

    • iya… mampu menembak jatuh rudal musuh 100 persen pada saatnya tiba…. kalo pas saatnya g tiba ya lolos 100%… hehehehe

  19. satu batere terdiri dari 8 peluncur yg masing2 bisa menampung 8 misil jadi totalnya 64 bisa diluncurkan sekaligus..
    thaad pake kinetic warhead jadi 1-2 misil ditarget untuk 1 irbm/icbm.
    artinya bisa nembak 32-64 rudal klo beneran 100%
    tapi ingat, meluncurkan irbm korut sama aja declare war…
    maka dalam hal ini duet maut peacekeeper dan trident pasti siap membalas…
    makanya korut harus pikir 100x sebelum nembak korsel

  20. asu fans boy pasti bangga dengan yg beginian..xixixixi

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)