Jul 032014
 

Sebagai negara yang unggul dalam bidang militer, Rusia harus selalu melengkapi bala tentara mereka dengan persenjataan militer modern. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Staf Jenderal Valery Gerasimov terkait rencana pembaharuan sejata militer Rusia yang telah dirancang hingga tahun 2020

Tiga Senjata Baru Militer Rusia

Sukhoi Su-34 merupakan salah satu kemajuan yang dicapai oleh angkatan udara Rusia. Kredit: Reuters

Saat ini, ketersediaan senjata militer Rusia sudah meningkat. Pasukan militer telah menerima peralatan yang cukup untuk seluruh divisi dan resimen, tidak hanya satu unit peralatan seperti sebelumnya.Pada 2013, jumlah persenjataan modern pasukan nuklir strategis Rusia mencapai 45 persen, pertahanan ruang angkasa 62 persen, angkatan udara 42 persen, angkatan laut 52 persen dan angkatan darat 21 persen.

Untuk terus meningkatkan kualitas militer mereka, Rusia melakukan pembelian senjata secara rutin. Berikut tiga senjata baru militer Rusia yang dibeli pada 2013 untuk melengkapi persenjataan mereka.

Pesawat Pengebom Sukhoi Su-34

Pembelian 32 pesawat bom Sukhoi Su-34 merupakan salah satu kemajuan yang dicapai oleh angkatan udara Rusia dalam bidang persenjataan baru-baru ini. Pesawat tersebut menandai pembaharuan senjata angkatan udara Rusia pada 2013.

Dengan berat take-off hampir 50 ton, Sukhoi Su-34 dapat melakukan gerakan aerobatik, beraksi sebagai pesawat tempur-pencegat dan mengebom target kecil secara akurat dengan mudah.

Militer  Rusia berencana untuk membeli setidaknya 120 buah pesawat ini. Dua pesawat pengebom pertama dibeli angkatan udara dengan harga 1,8 miliar rubel (sekitar 51,7 juta dolar AS). Sebagai perbandingan, Angkatan Misil Strategis mengeluarkan biaya 5 miliar rubel (143,6 juta dolar AS) untuk enam rudal balistik antarbenua modern Topol-M.

Pesawat Sukhoi Su-34 dapat membawa delapan ton bom dan peluru kendali dengan tingkat akurasi tinggi di segala jenis cuaca dan waktu. Perlindungan kokpit dan komponen vital pesawat telah diperkuat sehingga Su-34 dapat menahan kerusakan yang lebih parah daripada pesawat lain di kelasnya. Pesawat ini juga dirancang dengan mempertimbangkan kemudahan pembaruan suku cadang, sehingga dapat bertahan hingga 30-35 tahun.

Misil Iskander-M

Angkatan darat Rusia pertama kali mendapatkan sistem taktis Iskander-M sebanyak dua brigade misil komplet pada 2013. Sebelumnya, sistem yang digunakan dalam pertempuran hanyalah beberapa divisi yang terpisah dari sistem taktis tersebut.

Iskander-M di Lapangan Merah, Moskow. Kredit: AP

Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan bahwa pihak mereka telah mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk membalas ancaman dari sistem misil pertahanan Amerika Serikat yang diletakkan di Eropa Timur. Rusia juga sudah menempatkan misil Iskander-M di kawasan Kaliningrad. Misil-misil itu dimuat di dalam sebuah truk dan memiliki jangkauan lebih dari 500 km serta kecepatan meluncur dua kilometer per detik. Setiap misil dapat dipasangi hulu ledak nuklir, baik secara konvensional maupun klaster.

Iskander dapat menghancurkan misil, artileri jarak jauh, sistem pertahanan udara, pesawat di lapangan terbang, area bawah tanah, pos komando dan komunikasi, serta sasaran-sasaran penting lain dengan efektif. Untuk meningkatkan rasio mematikan sasaran bersenjata berat, sistem ini memiliki solusi teknis kompleks yang memungkinkan misil-misilnya dapat mengatasi sistem pertahanan udara atau pertahanan misil musuh yang hampir sama dengan yang ada pada Topol-M.

Sistem balik misil Rusia ini juga sangat sensitif sehingga dapat mengenai sasaran dengan akurasi kurang lebih dua meter, baik untuk sasaran yang berada di bawah tanah, berukuran kecil, tipe area, objek yang bergerak, bahkan saat kondisi malam yang sangat gelap ketika tidak ada penerangan alami.

Kedalaman Strategis: Kapal Selam Severodvinsk

Angkatan laut Rusia membeli tiga kapal selam nuklir generasi masa depan, dua di antaranya adalah kapal selam misil balistik kelas Borei Project 955 yang dilengkapi dengan misil strategis Bulava (Yury Dolgorukiy dan Alexander Nevsky) dan Severodvinsk, sebuah kapal selam kelas Yasen Project 885 yang akan menggantikan beberapa kelas kapal selam bersenjata yang ada saat ini.

Kredit: Sevmash

Para ahli menganggap kapal selam kelas Yasen sebagai inovasi besar di bidang pembangunan kapal selam. Profil deraunya unggul dibanding kapal selam proyek Akula dan lebih tenang dibandingkan dengan kapal selam nuklir Amerika terbaru kelas Seawolf.

Severodvinskmampumembawa beberapa jenis misil jelajah dan torpedo, salah satunya misil jelajah supersonik Yakhont. Yakhont merupakan pakem bagi misil hipersonik Zircon yang saat ini sedang dikembangkan. Dengan berbagai senjata pembombardir, kapal selam ini dapat memburu kapal pengangkut pesawat musuh dan melakukan serangan misil besar-besaran kepada sasaran di pantai dengan mudah.(indonesia.rbth.com)

  76 Responses to “Tiga Senjata Baru Militer Rusia”

  1. Ngarep penampakan ke 3 di indonesia

  2. dor

  3. semoga indonesia punya.

  4. 5kah

  5. Kira” indonesia punya g tu spidol gdenya?

  6. 7

  7. mantab….

  8. mengharap penampakan asli dengan bendera merah putih..semoga

  9. Warjag lg banjir artikel:mrgreen:

  10. Sipp Russie ..Hajar musuh di sekeliling nya.

  11. President terpilih langsung naik air force one tni au ke moskwa buat belanja arsenal tier One! Gotta finish what we start…..

  12. Bs ikutan borong dong indonesia

  13. BERITA DARI JIRAN
    Dua tentera maut kereta perisai terbalik

    KUALA KANGSAR-MALAYSIA – Dua anggota tentera ?masing-masing ?berpangkat Koperal dan Sarjan maut apabila kereta perisai tentera yang ?dinaiki ?bersama dua lagi anggota ?hilang kawalan ?sebelum terbalik di Kilometer 232 Lebuhraya Utara Selatan (arah selatan), petang tadi.

    Dalam kejadian kira-kira jam 6.46 petang itu, mangsa, Sarjan Bayong Burma maut di tempat kejadian, sementara Koperal Che Mohd Fatanah Che Ismail, 31, meninggal dunia dalam perjalanan ke Hospital Kuala Kangsar.

    Dua lagi anggota dikenali Lans Koperal Freaddy Barlabas, 29, dan Koperal Sharifuddin Abdullah, 36, dilaporkan parah di beberapa bahagian badan dan sudah menerima rawatan di hospital sama.

    Siasatan awal mendapati, kenderaan dipercayai dipandu Freaddy yang dalam perjalanan dari Kedah untuk menjalani latihan menembak di Negeri Sembilan itu, hilang kawalan akibat tayar pecah.

    Keadaan itu menyebabkan, kenderaan terbabas dan melanggar pembahagi jalan sebelum terbalik ke bahu kiri laluan.

    http://www.sinarharian.com.my/polopoly_fs/1.296139.1404397371!/image/image.jpg_gen/derivatives/landscape_490/image.jpg

    • si melon udah punya pansor canon ternyata..
      dijalan mulus aja kebalik tu panser, apalagi di jalan berbatu ma berbukit ya…
      gkgkgkgkgkkkkkk…..

    • Innalillahi wa inna ilaihi rojiun… semoga amal dan ibadah nya di terima d sisi nya amin dan keluarga yg d tinggalkan semoga d beri kesabaran..

      • amiiin… insyaALLOH ni panser yg tebalik d depan kolej kampung liman kati td. paatut lah td macet dan di jalanan bnyak skli polis ma askar gemuk2 yg jaga.

    • ne sibmas yaah..

      kelemahan panser roda bermeriam, kalo jatoh kebanting karna beban turet..

      detektif conan mode: nyala..
      perkiraan ane melaju pada kecepatan sekitar 40-60km/jam keatas, yg pecah ban depan..
      sibmas 6×6 dgn roda depan/kemudi terpisah kayak punya truk, sedang penempatan turet juga didepan..otomatis beban banyak ditanggung ma roda depan, palage pas belok n pengereman yg nyebabin umur ban depan jadi cepet pendek..
      2 yg meninggal kemungkinan posisi lage diatas n terlempar waktu terguling..

      masukan..pindad kalo mo bikin tenk/panser meriam di kasih roda delapan yah n gc nya kagak usah tinggi2 biar kagak gampang guling, pecah atu mangsih ada tiga dibelakang..

    • kualat!!!.. bukan kita yg mmblas..tp ALLOH yg tlh mghkum manusia sombong…yg slalu mrasa lbih…dulu sring bgt ngemeng…”PESWAT2 USANG TNI AKN JTUH DGN SNDIRINY TANPA HARUS DITEMBAK’…ane igt bgt omgn malon tu…..skrg kreta prisai anda yg mngalami nsib nhas..
      igt melon,,,ALLOH tdk prnh tidur,,& mnctat ap yg slalu anda prbuat.
      ane bukan “NYUKURIN”…tp hnya mengingatkan,,,

  14. Rusia setrongggg dah 🙂

  15. pilih alutsista yg terbaik walaupun mahal..

  16. Indonesia Harus punya nich..

  17. apakah jendral ini juga berhubungan dekat dengan petinggi TNI n Kemenhan RI bung?? 🙂

    • bung nara utk iskandar M dambil tni gk nch..

      • @BungNara :

        Assallaamualaikum Wr Wb
        Semoga Bung Nara dan keluarga dalam lindungan Allah SWT selalu..

        Bung Nara apakah benar Rusia beranggapan bahwa Indonesia adalah sekutu utamanya?

        Apakah senjata nomor 3 dalam artikel ini bisa di miliki oleh negara kita tercinta dalam MEF II ?

        Saya tunggu jawabannya bung Nara.

        Salam.

    • kalo lihat dari apa yangditampilkan disini, iskandar M dan su34 kayake sudah ada di indonesia hehe, mungkin gak ditampilkan secara terbuka takute tetangga sebelah demam berkelanjutan hehe

  18. Cocor bebek idung putih emang keren ya..mtow ampe 50ton gitu..geleng2 ane..yg digotong apaan aja tuh..bisa bawa yg anti radar gak ya macem harm sekaligus berperan jd jammer kaya growler..mantap :mrgreen:

  19. sumpah sya pingin bngt pakde indonesia punya mainan kyak ginian 3 bijiiii aja byr nkri makin gahar d mata dunia. moga pakde beye mlm ni nlp uncle putin bwt mesen mainan baru ni bwt anak anak tni. blm ada duit ngutang dulu laa, bayr kapan2 klo ingat. hehehehe

  20. yang pasti yg ghoib & stroooong habis

  21. tinggal angkut akula…dll titip di rumah baru tuanku raja yg paling mulia

  22. Mantappp…salam kenal semua..warga baru…NKRI HARGA MATI….

  23. itu alutsista strategis rusia masa depan, yg mmg ditujukan utk menandingi kekuatan nato..china dan india aja blm tentu dikasi,apalagi indonesia..apalg dah ketauan rusia pelit teknologi dan bla bla bla,jd kaga usah ngarep dah..sekedar pengtahuan mah nggak mslh

  24. bung nara tak tunggu lho bisikan gaibnya
    ojo pelit2,hehe

  25. Kita udah punya sam-300 atau sam-400 belum ya ?

  26. bungkus……….
    gatotkaca antasena antareja……

  27. PAK DA, Pesawat Pembom Strategis Baru Angkatan Udara Rusia
    23 April 2014 Tatiana Rusakova, RBTH
    Biro desain Tupolev, bagian dari United Aircraft Corporation (UAC), telah menyelesaikan desain awal PAK DA, pesawat terbang jarak jauh yang paling muktahir. Diperkirakan, tiga tahun lagi Rusia sudah bisa memiliki pesawat ini.

    PAK DA kelak akan menggantikan peran pesawat terbang Tu-95 MS, Tu-160, dan Tu-22 3M dalam persenjataan Angkatan Udara Rusia. Direktur Utama UAC Mikhail Pogosyan mengumumkan, pembuatan beberapa komponen untuk perakitan prototipe uji coba akan dimulai dalam waktu dekat.
    Subsonik atau Supersonik?

    Desain akhir PAK DA sudah siap, tapi tak ada yang bisa memprediksi perkembangan dunia penerbangan di masa mendatang, sehingga masih terbuka kemungkinan dilakukan modifikasi.
    Pada waktu memulai pembuatan proyek PAK DA pada 1999, desainer pesawat ini dihadapkan dengan pertanyaan yang sulit: Angkatan Udara Rusia membutuhkan pesawat subsonik atau supersonik?
    Pesawat supersonik dapat menerebos semua senjata pertahanan udara, namun karena fitur aerodinamis yang dimilikinya, pesawat ini terlalu mencolok bagi musuh. Selain itu, pemakaian bahan bakar pesawat pembom supersonik sangatlah boros, sehingga pesawat ini tidak dapat terbang jauh di udara tanpa mengisi ulang bahan bakar.
    Akhirnya desainer pesawat memilih membuat pesawat pembom subsonik. Panglima Tertinggi Angkatan Udara Rusia Viktor Bondar menyatakan keunggulan PAK DA adalah pesawat ini memiliki kapasitas lebih banyak dibanding Tu-160. Selain itu, persenjataan yang dimiliki akan jauh lebih dahsyat. Sementara, masalah lain akan terselesaikan dengan kehadiran rudal.
    Pesaing Spirit B-2
    Pesawat baru ini akan dibangun berdasarkan skema ”sayap terbang” yakni jenis pesawat yang mengudara hanya dengan sayap, tanpa ekor dan karnard (aeronautik). Fuselage (badan pesawat) hampir rata dan dimensinya dikurangi. Peran umum fuselage seperti menampung kru, peralatan, kargo, dan sebagainya, dibebankan pada sayap pesawat. Sayap tersebut juga dipasangi senjata dan tempat awak kapal.
    Kebanyakan pembuatan pesawat tipe “sayap terbang” menggunakan teknologi “siluman” (low observable technology). Kemungkinan, pesawat pembom baru ini akan dibuat agar dapat mengelabui radar dengan membentuk garis-garis rusuk, untuk membuyarkan pancaran radar musuh.
    Central Aerohydrodynamic Institute (TsAGI) saat ini sedang melakukan penelitian properti aerodinamik “sayap terbang”. Hal tersebut membuat Rusia mempunyai dasar untuk memproduksi pesawat siluman pesaing Spirit B-2 milik Amerika.
    PAK DA memiliki bobot 120 ton. Tidak kurang dari seperempat berat tersebut merupakan barang angkut yang penting seperti bahan bakar, awak kapal, dan persenjataan. Pesawat ini juga akan dilengkapi dengan senjata hipersonik.
    Prototipe pertama PAK DA direncanakan selesai pada 2017. Di tahun 2019, prototipe tersebut akan akan melakukan uji coba penerbangan dan di tahun 2025 pesawat akan masuk ke dalam persenjataan Angkatan Udara Rusia.
    Masuknya pesawat baru tersebut ke dalam angkatan udara Rusia akan memberhentikan penggunaan pesawat Tu-160 dan Tu-95, yang sekarang ini merupakan pesawat andalan untuk penerbangan jarak jauh Rusia. Setelah 2025, pesawat-pesawat pembom itu akan pensiun dan digantikan oleh PAK DA.
    Saat ini, Rusia memiliki 32 unit pesawat pembom strategis Tu-95 MS dan 16 pesawat supersonik Tu-160 yang bermarkas di kota Engels.

    Perkembangan Terus Berlanjut

    Dunia aviasi Rusia terus berkembang. Selain pembuatan PAK DA, uji coba pesawat tempur siluman generasi ke-5, Sukhoi T-50 PAK FA (Prospective Airborne Complex of Frontline Aviation) masih dilakukan. Saat ini terdapat enam unit prototipe pesawat PAK FA, dan dua unit lagi akan bergabung dalam uji coba penerbangan pada 2015. Pesawat ini rencananya akan mulai diproduksi dalam jumlah kecil pada 2016. Direktur Utama UAC Mikhail Pogosyan mengatakan pesawat ini akan masuk ke dalam persenjataan Angkatan Udara Rusia setelah tahun 2050.

    Kapasitas produksi PAK FA sudah dikerahkan, tetapi T-50 tidak bisa menggantikan peran Su-27 dan Su-30 sepenuhnya dalam waktu singkat. Oleh sebab itu, dalam sepuluh tahun ke depan Rusia mempertimbangkan penggunaan dua tipe pesawat yakni T-50 dan Su-35S.

  28. @Bung Nara : mungkinkah indonesia membeli peralatan tempur yg nomor 3 d artikel ini pada MEF II bung?

    Karna saya rasa Indonesia sangat memerlukannya.

  29. kira kira qt dapet gk nich barang??

  30. Ayo Kita Bisa

  31. Utk pertahanan kedepan TNI harus memiliki senjata pamungkas/menggetarkan, AU diwakili SU34/35 +S300/400, AD Rudal DF atau Iskander atau RHAN 550/750, AL kapal selam all type. Yang lainnya itu hanya mendukung senjata pamungkas tsb.
    Bung @Nara, kenapa Rusia waktu menyerbu crimea, pasukannya menggunakan panser 8 roda (dlm berita2 di TV), koq tidak terlihat Tank sama sekali. Apa memang sudah terjadi perubahan doktrin sehingga pelibatan Tank MBT sudah sangat berkurang atau bahkan sdh digantikan dng panser? Suwun atas pencerahannya.

  32. Bung @Nara, truk Kamaz ma Topol kita bagaimana kabarnya, penasaran neh.

  33. buseeet…msih pagi da no 34…
    tnda2 SU34 cocor bebek da meng angkasa di mari kali yaaa….

  34. Kita minta paman Putin bagi2 SU 34 nya dee..ditambah SU 35BM, S-400+ KS AMUR class nya….Russia sahabat Indonesia

  35. wedih mestinya AL kita punya kapal selam cang’ih kaya begini……

  36. ARAHKAN KESINGAPURA BIAR RATA DENGAN TANAH NEGERI UPIL………………..HAHAHAHAHA

  37. Ikut nyimak bung & salam kenal , ane warga bau ..eeeeh baru 🙂

 Leave a Reply