Feb 022015
 
Kapal Induk pertama Tiongkok pada foto 15 Agustus 2011 usai percobaan pelayaran dan tiba di Pelabuhan Dalian, provinsi Liaoning (Xinhua)

Kapal Induk pertama Tiongkok pada foto 15 Agustus 2011 usai percobaan pelayaran dan tiba di Pelabuhan Dalian, provinsi Liaoning (Xinhua)

Beijing – Tiongkok diduga sedang membangun kapal induk kedua. AFP melaporkan, tanda-tanda terbaru mengenai hal itu muncul setelah satu pemerintah daerah memberi ucapan dukungan bagi suatu perusahaan pemenang kontrak pemasok kabel kapal induk.

Pemerintah daerah Changzhou dalam akun di sosial media mengemukakan “Tahun 2015, kita akan fokus mempromosikan beberapa program besar” salah satunya Jiangsu Shangshang Cable Group yang “menang kontrak untuk kapal induk kedua Tiongkok.”

Komentar itu ditulis di sosial media Sina Weibo, mikroblogging yang mirip Twitter.

Akhir pekan ini The Changzhou Evening News juga melaporkan hal yang sama, namun artikel mereka maupun posting pemda di Sina Weibo segera dihapus beberapa saat setelah muncul.

Kapal induk pertama Tiongkok dibeli dari Ukraina dan resmi bertugas sejak 2012.

Wakil kepala staf angkatan laut Tiongkok, Song Xue, pada April 2013  mengatakan negaranya “akan memiliki lebih dari satu kapal induk” namun dia tidak merinci kapan hal itu terlaksana.

Bocoran lainnya datang dari Wang Min, sekretaris Partai Komunis Provinsi Liaoning, yang mengatakan negaranya sedang mengerjakan kapal induk kedua dan akan selesai sekitar tahun 2020. Di Provinsi Liaoning terdapat dermaga bagi kapal induk pertama Tiongkok.

Pihak berwenang Tiongkok yang mengurus propaganda memerintahkan segala berita mengenai ucapan Wang Min tersebut dihapus.

Perintah penghapusan tersebut terpantau oleh lembaga monitoring sensor Tiongkok, China Digital Times yang berkantor pusat di Amerika Serikat.

Para komentator nasionalis Tiongkok juga memberi dukungan atas laporan-laporan mengenai pembangunan  kapal induk kedua milik Tiongkok.

Mereka menyebut kapal-kapal induk perlu dibangun untuk menghadapi “provokasi dukungan Barat.”

“Tiongkok saat ini adalah ekonomi terbesar kedua di dunia, namun satu-satunya kapal induk yang dimiliki adalah kapal latih yang dibangun kembali dari kapal induk eks-Soviet,” tulis Sun Xiaobo di kolom editorial Global Times, Senin. “Tak sebanding dengan kekuatan ekonomi negeri.”

Global Times berafiliasi dengan koran Partai Komunis Tiongkok, People’s Daily. (ANTARA News)

Artikel Terkait :

  46 Responses to “Tiongkok membangun kapal induk kedua?”

  1. Pasti pespurnya udh ratusan..

    • Gk kebayang klo di taruh di dkt natuna untuk melindungi klaim garis putus putus..
      Alasan mrk mungkin melindungi aset, nelayan dsb..
      Kalo nelayan mrk ditenggelamin, mrk tinggal ngirim pswt tempur dr kapal induk..

      Penasaran pespur jenis yg mana yg akan di kapal indukkan mrk..
      Apakah SU35 mrk yg akan segera dikirim rusia akan ditaruh dikapal induk???
      Ehh SU35 bs gk sih di taruh di kapal induk??

      • bisa aja plg tinggal di korek dikit mesinya supaya tarikan awalnya enteng.

      • Pesawat tempur Shenyang J15 flying shark hasil kloning Su27 (J11) dan Su33 Rusia hasil kerjasama dgn perusahaan di Ukraina (kita tahu komponen2 Sukhoi juga di buat di Ukraina), dgn modifikasi sayap lipat utk dapat di simpan di kapal induk Lioning. J15 terbang pertama th 2009.

      • Kapal induk China ke 2 setelah Liaoning, saat ini tengah di bangun bukan 1 unit, melainkan 4 unit kapal induk di Dalian sehingga th 2020 bisa mengoperasikan 5 kapal induk

    • Indonesia kapan ya?

    • Bung Gripen Indonesia

      Kl indonesia membeli & mendapatkan ToT 100 % setelah itu Indonesia ingin mengembangkan sendiri dg 2 mesin dan radar aesa terbaru apakah pihak gripen bersedia membantu/join. ?
      Apakah Gripen tidak berencana mengembangkan mesin sendiri ?

      Dalam simulasi saya sangat2 percaya sekali Gripen bisa mengalahkan SU 35 & F 35 karena masih ada celah di mana teknologi gripen bisa memanfaatkan celah tsb tp yg bikin saya bingung siapa yg mau menyerang kita…

  2. tiongkok mantap…………..

    • ukraina stroooong….. heee

      salam bung

      • Waktu Uni Sovyet jaya, industri pertahanan salah satunya sebagian besar di dirikan di Ukraina. Begitu Sovyet bubar maka Ukraina merdeka, muncul jadi negara exportir senjata dunia. Mig dan Sukhoi Rusia sangat tergantung pada Ukraina. Kapal induk pertama China (Liaoning) – Varyag era Sovyet juga di beli setengah jadi dari Ukraina saat Sovyet bubar. Kalau nggak salah marinir TNI AL juga akan mengakuisisi BTR 4 Rusia sebagai kelanjutan dari BTR 80 Rusia

  3. No 1

  4. untuk menetralisir kapal induk adalah dengan strtegi greliya laut lewat KS..

    • China saat ini menurut USNI (US Naval Institute) mengoperasikan 60 KS termasuk utk perlindungan armada kapal induknya

  5. Indonesia kapan ya bisa buat yang kaya begituan? SR lagi ah….. ( sambil ngopi dipojokan )

  6. Indonesia, destroyer saja dulu direalisasikan dengan persenjataan nya yang lengkap ……… kapan ???

    • Tenang saja bung,, semuanya sudah direncanakan, tinggal menunggu barangnya ( ini kata mereka yg mengakunya tahu ). jika tidak datang juga, y sudahlah,,,

      seandainya diantara thn 2025-2030 konflik LCS pecah, china betul2 telah mempersiapkan armada tempurnya, akan sangat menyesal negara yg ikut berkaitan dalam konflik LCS tidak betul2 mempersiapkan armada tempurnya,,jangan berpikir tidak ada perang, SDA yg melimpah yg terdapat di suatu wilayah atau negara yg lemah akan selalu jadi incaran negara2 yg punya kekuatan yg tangguh, dalam hal ini, indonesia sudah sangat terlambat mengantisipasi konflik LCS, seandainya diantara thn seperti yg saya sebutkan betul2 terjadi,,,

      • analisa yang oke, tapi rasanya tiongkok akan lebih bersifat defensif. sepanjang sejarah tiongkok belom pernah mereka menjajah negara lain dikarenakan penguasaan sda. mungkin pendekatan mereka ke afrika akan diterapkan di lcs, jadi inget strategi zhuge liang memenangkan hati suku minoritas

  7. Indonesia kapan???

  8. Indonesia ribut mulu kapan mau maju, Indonesia kesannya kok mundur bgt ya

  9. china mantap
    NKRI JOSS

    salam kenal dari saya penikmat jkgr

  10. apa sudah saatnya Indonesia meninggalkan kapitalisme yang rusak dimana asing berkuasa dinegeri kita dan menggantinya dengan sosialis-komunis ala China atau Uni Soviet??

    Just opinion no offense

    • china sekarang negara kapitalism bung.komunis hanya slogan pemersatu saja.seperti pancasila dinegara kita,koar koar pancasila tapi praktekx nol….

  11. Ngeri-ngeri sedap dengar pemberitaan klo china selalu mencoba membuat alutsista baru dan sering kali bikin blok barat kebakaran jenggot.

    hmm indonesia kapan???

  12. Gak ada gunanya indonesia memiliki kapal induk, pulaunya aja ratusan bisa dijadikan pangkalan atau kapal induk…… tergantung pemerintahnya aja, jangankan membeli alutsista canggih, utk pengganti F5 yang uzur aja butuh 5 tahunan… revolusi mental,….kalau mentalnya aja udh kena gimana mau kuat.

  13. stop press versi brunei

    http://www.bt.com.bn/news-national/2015/02/01/tni-overall-champion-bisam

    RABIATUL KAMIT AND ABDUL AZIM KASSIM
    BANDAR SERI BEGAWAN

    Sunday, February 1, 2015

    THE Indonesian Armed Forces (TNI) was yesterday crowned the overall champion of the 11th Brunei International Skill at Arms Meet (BISAM), winning the BISAM Sultan Cup Trophy for the fourth consecutive year.

    Contingent A of the Royal Brunei Armed Forces (RBAF) came in a close second, followed by Contingent B of the RBAF in third place.

    TNI’s Army Deputy Chief of Staff, Lieutenant General M Munir, said the premier shooting competition served as an ideal platform to enhance and foster defence ties, while assessing the Indonesian contingent’s performance at the shooting range.

    “BISAM is a spectacular and interesting competition. With the growing list of nations joining, it is becoming more competitive,” he commented.

    A total of 18 contingents representing 478 top shooters from 16 nations took part in this year’s competition, the biggest participation since the first BISAM in 1985. Contingents from United States and China also made their debut participation in the 11th BISAM.

    Undaunted by the increase in competitors, the Army Deputy Chief of Staff said their main focus will be to undergo intensive training in preparation for the next BISAM.

    “We don’t look at our opponents first. Our main focus is to prepare as much as we can with our training… My hope for the next competition is to see Brunei’s contingents continue to grow in strength as they have performed well this year, ranking in second,” he said. TNI, he said will continue to strive for victory and contribute to improving the quality of BISAM. He also hoped more countries will participate in the future.

    Meanwhile, Brunei’s contingent leader Lieutenant Colonel Abidin Hj Timbang said they are still determined to win back the BISAM Sultan Cup Trophy. He praised TNI’s performance, which “raised the bar” of the competition.

    “We will not give up and we are going to train harder,” he said, adding that they plan to identify and nurture new talent in the armed forces.

    In an interview with The Brunei Times, participants from the United Kingdom and newcomers United States were impressed with BISAM’s level of competition.

    “It is our first time joining in this competition and we are extremely impressed by the high level of competition between the contingents,” said Public Affairs Officer from the US contingent, First Lieutenant Patrick Hamlin.

    Asked about Brunei hosting such a premier international shooting competition, he said it is a testament that any country no matter how small can contribute to events that enhance diplomatic relations. “I think diplomacy is not just in regards to world powers, every country in this region, in this world regardless of its size has a part in promoting diplomacy,” Hamlin said. He also conveyed the US contingent leader, Captain Eric Lo’s sentiments expressing how thankful they are to the Monarch, the Royal family and the Ministry of Defence for giving them the opportunity to join BISAM. Sharing his sentiments, Prakash Gurung of the Royal Gurkha Rifle British Army also commented on BISAM’s high level of competition.

    “This is my third time joining BISAM and the addition of newcomers (United States, China, Thailand and the Philippines) has made BISAM a tough competition this year. I am also really impressed with Indonesia and Brunei’s performances,” he said.

    Gurung said the most memorable part of the 11th BISAM was the opportunity to meet marksmen and shooters from different countries and making new friends. He praised the Sultanate for hosting the competition that brought all the countries together.

    “With how well organised and decorated the Penanjong Garrison range is, this beautiful country Brunei has made this BISAM really memorable competition,” he said.

    The Brunei Times

    luar biasa prestasi brunei bisa mengikuti jejak big brothernya. bahkan bisa mengandaskan jiran sebelahnya.

  14. 2022 s/d 2025 awal pergerakan PLAN menuju selatan, tepatnya natuna, serawak dan sabah, menggilas filiphina dan mengepung rapat vietnam dengan blokade laut.

    Mereka akan membanjiri natuna dan serawak juga sabah dengan ratusan ribu marinir mereka, puluhan ribu artileri mobil berbagai jenis tank dan panser, . dan jutaan ranjau akan mereka tanam di utara kalimantan.

    Mbah lebih percaya PLAN yang menuju kalimantan dari penghancuran serawak dan sabah hanya bisa diatasi dan di redam oleh Brigadir Mobil POLRI. yang memang mempunyai keahlian bertahan dan melalukan serangan balik sporadis. Taktik serangan berkolom kolom dan terpisah pisah antara unit satu dan unit lain akan menjadi duri dalam daging bagi PLA.

    MBAH GARANSI, HANYA BRIMOB YANG PALING SIAP JIKA SEMUA ITU TERJADI.

    • Mbah kok skrg datar datar ajaa..

      • Setuju Mbah .. Head to Head BRIMOB kita memang lbh unggul.

        kl kita tak membantu PLAN kita akan di gebuk jg tp kl kita membantu kita dpt mindanao & Serawak.

        Tp diJawa & Papua kita di gebukin .. jg gmn dong mbah ??

    • Mbah .. andaikan kita punya 15 Sq SU 35 apakah kita bisa memukul PLAN andai kita di usik ??

  15. Mungkin kalau hukuman mati di terapkan seperti tiongkok para kuruptor tingkahnya gi mana ya

  16. Mbah bowo terlalu meyepelekan bangsa kami indonesia .ingat mbah laskar tiongkok yg tinggi besar bawa gada itu hanya ilusi mbah aja yg kebayakan nonton film kungfu .

  17. Negeriku sungguh malang nasibnya..negeri yg penuh dengan SDA tapi tak maju2..dan yg paling kritis pemimpin negeri ini selalu mementingkan partai masing2 bahkan langsung tak memikirkan rakyat..apalagi memajukan negara…0% dan para aparatur bentrok sesama.. sendiri sdh menjadi hiasan berita keseharian .. jdi klu kita ingin punya militer super power..ya kita menghayal saja pasti langsung keturutan…

  18. wow… ternyata d cina ada bocoran jg.
    sesepuh… bocorin kirov’a donk.
    he… he…

  19. Indonesia harus melihat tiongkok sebagai pesaingnya agar bangsa besar ini cepat terbangun dari mimpi indah masa lalu kemudian berlari kencang mengejar ketertinggalanya, terlalu kerdil bangsa ini kalau selalu membandingkan diri hanya dg malaysia atau singapor, ayo indonesia! Lihatlah begitu gagahnya negeri tirai bambu yg pd th 80an msh sederajad dg kita, tidakkah engkau ingin tumbuh menjadi perjaka yg gagah bak arjuna wahai indonesiaku??? Bangkitlah negeriku, kepakkan sayapmu garudaku, terbanglah dg perkasa dan buatlah kami bangga menjadi INDONESIA.

    • kata org2 di sini ketinggian x bung .. asal kita bisa unggul dari Malay & Singa secara militer itu dah cukup,kata2 sie bgtu….orang2 partai politik kita,Tiongkok menang ya ikut Tiongkok .. USA menang ya ikut USA .. ngapain di pusingin .. yg penting dpt kedudukan … haaaaa

  20. sampai kapan indonesia main-main. disaat negara lain sdg mempersiapkan prajurit, kendaraan tempur dan menajamkan senjatanya, juga mengenakan pelundung tubuh dan membawa perbekalan logistik makanan, amunisi dan senjatavyg diperlukan, di indonesia yg katanya ingin indonesia berporos pada maritim, saya gak ngerti yg ngomong itu lg mimpi atau sayanya yg terlalu serius dan terlalu semangat, yang mana poros pada maritim itu sendiri tdk diwujudkan dng kenaikan anggaran anggaran pertahanan, justru sebaliknya menurunkan anggaran pertahanan, selain itu anggota dpr sibuk mikirin proyek dan gontok2an, gak mikirin, kalian para pemimpin bangsa sudah banyak dosanya dihadapan Tuhan dan dihadapan masyarakat indonesia, suatu saat cepat atau lambat, seluruh keturunan kalian dan rekan, kerabat juga mitra kalian dalam hal kekuasaan juga kedudukan serta umur kalian dibatasi, sampaai kakian tdk dpt bangun dan pulih seperti sediakala, segala yg kalian punya sekarang saatnya utk diambil dari kalian, seluruh kemegahan, kebanggan dan kebanggaan kalian akan dilucuti. nah utk mrk yg mau melakukan saran, saatnya naikkan anggaran pertahanan, adakan kapal perang sampai jumlahnya ratusan unit, adakan ratusan unit kapalnpattoli yg dipersenjatai, adakan pesawat tempur yg berkualitas dlm jumlah besar, drone yg dipersenjatai dlm besar, senjata anti pesawat angkut dan jet tempur, rudal, roket, drone, tank, heli serang, heli angkut, pswt amphibi, adakan pembangunan tempat penampungan bbm dlm jumlah besar utk persediaan nasional, bangin bungker utk tempat penyimpanan bbm, logistik sembako, obat medis, alat komunikasi, oswt tempur, tank amphibi dan medium, panser apmhibi, kapalbpatroli laut dan rawa serta sungai sbg cadangan, tempat tidur lipat darurat, kantung infus dlm jumlah besr, spd motor trail dlm jumlah besar, krn ketika perang di laut cina selatan terjadi, maka kalau kita dah siap, bangsa kita siap menghadapi situasi apapun sekalipun terburuk. kemudian di pulau besar, adakan penempatan divisi kalau perlu dng membentuk divisi baru, di pulau jawa krn jumlah penduduknya besar paking tdk harus ada 9-13 divisi. setiap pos2 unit ditempatkan paling tdk 50 org, dengan komposisi dibagi 4 regu patroli, masing2 regi terdiri dari 10 org, sisanya jaga di pos, kemudian dr masing2 pos, harus ada markas pos besar dng kekuatan 1 batalion, tentunya dng perbandingan, 1 batalion memback up wilayah yg dijaga oleh unit pos dng luas kurang lebih 200 km, wilayah yg dijaga oleh pos2 unit yg diback up oleh maekas besar pos dng luas wilayah 200 km adalah 20 km, shg dlm wilayah yg diback up oleh markas pos besar dng kekuatan 1 batalion palng tdk terdapat 10 pos.

  21. Indonesia mau punya apa nanti semua tergantung TNI, kalau TNI benar² netral tentu tujuannya dapat dicapai krn apa yg mereka butuhkan tdk terusik rame²nya para pemimpin, melainkan bener² disebabkan apa yg akan mereka hadapi bagi kedaulatan negara ini.
    Bila tujuan TNI tdk dipegang dgn kuat dandi jalani dgn tegas, sewajarnya bila ganti pengambil kebijakan maka ganti pula acara tujuan TNI.
    Mungkin krn hal seperti itu yg menyebabkan selalu berwacana dlm pengadaan akusista. Bila TNI telah komitmen dgn tujuannya, maka bila ada perubahan dr pemimpin baru yg mempunyai keinginan lain, bkn merubah kebijakan yg telah ada & dijalankan, melainkan menambah apa yg telah disepakati saja tidak mengurangi apalagi merubah tujuan semula.
    Sejelek²nya pemimpin, tdk mungkin membiarkan kedaulatan & harga diri bangsa ini dilecehkan hanya dgn alasan tiada dana.

    Maaf klo tdk nyambung.

  22. Kita masih jauh utk ke tahap punya kapal Induk, pelan2 saja fokus ke LPD dulu ntar meningkat ke LHD sambil belajar toh hasil kita belajar membuat LPD kita berhasil Mengekspor SSVs ke Filipina so tetap semangat saja dan percaya kalo kita bisa

  23. Lebih baik indonesia fokus ke kapal selam saja, seperti strategi jerman di PD 2, di mana kekuatan terbesar ada di Britania Raya, jerman sadar jika head to head kapal permukaan mereka tidak sebanding, maka dibuat lah u-boat untuk menandingi nya dan strategi itu sukses besar, scapa flow menjadi salah satu buktinya, lebih baik kita mempunyai kapal selam yang banyak dan bisa membuat gentar pihak manapun, sunyi senyap tapi mematikan

    • Bagus.. gerilya laut merupakan strategi yang jitu untuk menghadapi armada kapal permukaan yang sangat besar dengan menggunakan KS, midget, seaghost,dll. Insya allah semua pasti ada antidotnya.. yang paling penting pemetaan laut diluar zee harus sesegera mungkin. Jangan sampai mereka mendirikan/ mendekatkan pangkalanaju mereka ke wilayah kita, sehingga jangkauan Pespur mereka ke wilayah kita berkurang.. intinya kita serang terus pangkalan aju mereka..

    • Se7 .. banyakkin KASEL & adain SAM jarak jauh .. Pespur tanpa TOT ide sales bukan ide Patriot.

    • lontong klo tanpa rudal anti permukaan jadi kurang pedas rasanya

  24. secanggih2ya peralatan meliter luar/ kawasan, TNI dah punya anti dotya. Silahkan di cerna dngan baik.

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)