Jan 062017
 

Seorang TKW asal kabupaten Ponorogo menderita tekanan mental, pasca mendapatkan penyiksaan oleh majikannya di singapura. Tidak hanya mengalami trauma batin, di sekujur tubuh korban juga ditemukan banyak bekas luka akibat kekerasan fisik.

Kondisi fisik Fadila Rahmatika, perempuan berusia 21 tahun asal Desa Sukorejo, kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur seusai pulang dari tempatnya bekerja di Singapura, sungguh memprihatinkan. Di sekujur tubuh Dila didapati banyak bekas luka.

Bahkan untuk berbicara maupun mengangkat badannya sendiri saja, ia tak mampu dan harus dibantu oleh keluarganya. Kondisi trauma yang dialami dila ini terjadi setelah ia menjadi korban penyiksaan oleh majikannya saat bekerja sebagai asisten rumah tangga di Singapura beberapa bulan lalu.

Selain mengalami trauma mental, kondisi kesehatan fisik Dila juga mengalami gangguan motorik. Terganggunya fungsi gerak fisik Dila, diduga akibat banyak luka yang ditemukan dibeberapa bagian tubuhnya seperti di kepala, lengan serta kaki.

Dengan suara tertatih-tatih dila menceritakan kekerasan yang dilakukan oleh majikannya saat ia bekerja di sebuah keluarga di Singapura. Kekerasan fisik yang dialami Dila diantaranya, dipukul dibagian wajah, kepala dibenturkan ke dinding, disiram menggunakan air keran, lengan disetrika dan dikurung didalam kamar mandi tanpa diberi makan.

Sementara, menurut keterangan ibu korban, Fadila berangkat ke singapura menjadi TKI pada februari 2016 lalu melalui PT Pancamanah Utama. 2 bulan pertama Dila bekerja pada seorang majikan dan masih bisa berkomunikasi dengan keluarga di rumah.

Namun karena suatu hal, Dila akhirnya keluar dan berpindah majikan, saat itulah komunikasi dengan keluarga putus hingga berbulan-bulan lamanya. Keluarga kaget mendapati anaknya pulang dengan kondisi yang cukup memprihatinkan.

Menurut kesaksian Dila kepada ibunya, ia tidak hanya mendapat kekerasan fisik namun juga tidak mendapatkan gaji sepeserpun. Bahkan majikan juga tidak mengijinkan fadila berkomunikasi dengan keluarga.

“Anak saya ini baru sepuluh bulan bekerja di singapura. Saat masih bekerja di majikan pertama, Dila takut dengan anjingnya, lalu pindah ke majikan kedua. nah, ditempat barunya ini, ia justru mendapat siksaan seperti itu,” tutur Masringah, ibu Fadila kepada jakartagreater.

Pihak keluarga berharap pemerintah bersedia membantu menyelesaikan kasus yang menimpa Dila ini termasuk mengupayakan kesembuhan dan hak keadilan atas perlakuan yang menyebabkan trauma berat baginya.

Artikel Terkait :

  9 Responses to “TKW Asal Ponorogo Trauma akibat mendapat Siksa Fisik dan Mental saat Bekerja di Malaysia”

  1. test

  2. Apapun artikelnya:
    HENTiKAN KERJASAMA MILITER DENGAN AUSTRALIA !

  3. artikel propagandanya typo tuh?
    yang becus dong law mau propaganda subversif di internet

  4. Ini berita apaan sie, kok bs diposting di forum militer???.inikan kasus mirim spt yg udah2, dr jaman dulu sdh ada berita ini, jadi yg salah, ya tkw nya sendiri, org blm bs bekerja yg baik, blm bs berbahasa yg baik dan benar, org blm bs meyakinkan majikannya disana bahwa di layak bekerja…jika ingin bekerja profesional, hrs ada pelatihan dulu, belajar bahasa tmpat mrk bekerja, dan skill harus punya, jgn kesana cuma modal uang, tombok sana sini, ya begini jadinya…..misal : majikan suruh bersihkan halaman dan kebun dirapikan, tp tkw kita ga bs bahasa mrk, ehh malah dia cuci mobil majikannha, yaaa sapa yg ga jengkel,??.. itu baru satu kerjaan! Jika dalam 1 hari disuruh 3-4 pekerjaan tp salah mulu??.. gmn pendapat anda??? Anda jg pasti jengkel kan… nah mk dr itu, krja diluar negri boleh2 aja, tp hrs diimbangi dgn pelatihan, skill dan serius bekerjanya….jika pekerjanya bekerja dgn baik, rajin, bekerja sblum di perintahkan majikan, ya semua juga pasti suka terutama majikannya pst suka….sy bs ngomong krn ada tetangga sy yg kerja di dubai, hingga skr dia sdh bs beli rumah, mobil dan anak2 mrk mpe kuliah…maafffbung kepanjangan yahhh?????xixxixixiixix ga sadar sy ngetik udah sepanjang ini…..jadi maluuuu??…..

  5. artikel propagandanya typo tuh?
    yang bener dong law mau propaganda subversif di internet
    bayaran situ gede kan?

  6. Masak sih.sebaran dalam Facebook menghina malaysia nyebab rame tkwanita menerima siksà di malaysia berita terbaru..nasihat bagi warga seluruh membehenti sebaran hina malon.malon cuba selidik di mana blog indonesia yang hina malon anjing dan pembaca waga malon akn screenshot post ke dalam Facebook kini ramesok waga malon kini anti wagak indonesia kesian tkw hentikan kata kata yang memanas

  7. singapura diklaim malaysia? teryata admin kaki provoke. alhamdulillah terbukti sudah

  8. kah kah kah, itu minah indon ibu daripada si colibri, segeralah korang tu bertaubat menghadapi kehaibatan jiran semenanjung, jom sila askar indog pegi kat m’sia lagi nak taroh bom kat putrajaye, biarlah korang indog digantong macma usman dan harun kahkahkah