Dec 242016
 

SSV Tarlac Filipina buatan PT PAL Indonesia. (defence.pk/Pr1v4t33r)


Asisten Logistik Kepala Staf Angkatan Laut (Aslog Kasal), Laksamana Muda (Laksda) TNI Mulyadi, mengatakan bahwa TNI Angkatan Laut telah memesan satu kapal jenis landing platform dock (LPD) dan kapal cepat rudal (KCR) pada PT PAL Indonesia, untuk tahun depan.

“Kami sudah diskusikan dengan PT PAL. Dan, rencana pembuatan kapal pesanan itu bakal dimulai pada tahun depan,” ujar Laksda TNI Mulyadi saat menghadiri serah terima kapal tunda TD Malabar dari PT PAL Indonesia kepada TNI Angkatan Laut, pada Kamis (22/12).

Direktur Pengembangan Kapal PT PAL Indonesia, Turitan Indaryo, mengatakan bahwa nilai investasi yang dibutuhkan untuk kapal jenis LPD adalah sekitar Rp 700 miliar, sedangkan untuk kapal jenis KCR diprediksi mencapai Rp 200 miliar.

“Untuk tahun depan saja, total investasi TNI AL di PT PAL sudah mencapai Rp 900 miliar. Itu belum termasuk rencana pemesanan dua kapal latih perang yang saat ini masih dalam tahap negosiasi. Jika terealisasi, total nilai investasi TNI AL tahun depan akan lebih dari Rp 1 triliun,” kata Turitan.

Turitan Indaryo mengakui bahwa pesanan dari TNI Angkatan Laut tersebut akan meningkatkan pendapatan perseroan.

Sumber: Surya

Artikel Terkait :

Tim Commodore Inspection Lakukan Peninja... Tim Commodore Inspection KRI Cakalang-852 melakukan kunjungan ke galangan kapal PT. Caputra Mitra Sejati Banten, pada pekan lalu. Kunjungan itu dilaku...
Uji Fungsi Meriam Norinco Twin 35mm Korp... Korps Marinir TNI Angkatan Laut melakukan uji fungsi meriam Artileri Pertahanan Udara tipe Twin 35mm Towed AA Gun di pantai Batu Bintang, Pelabuhan Ra...
PT PAL Dorong Industri Maritim Rampungkan Karya, PAL Indonesia Dorong Tumbuhnya Industri Maritim (Jakartagreater) Surabaya - Predikat sebagai Lead Integrator yang merupakan aman...
Pendaratan Amphibi Akhiri AKS TNI Angkat... (tnial.mil.id) Rangkaian kegiatan Apel Komandan Satuan (AKS) TNI Angkatan Laut tahun 2017 diakhiri dengan pendaratan Amphibi yang dilanjutkan uji ke...
Frigate SIGMA 10514 Pertama Indonesia Se... Kapal pertama dari dua frigate SIGMA 10514 Perusak Kawal Rudal (PKR) untuk Angkatan Laut Indonesia telah menyelesaikan uji laut pada tanggal 7 Septemb...
Simulasi Aksi Kopaska TNI Angkatan Laut ... Sejumlah pasukan Kopaska beraksi bersama helikopter saat simulasi penanganan teroris di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur. Simulasi yang ...
Tingkatkan Kemitraan Maritim, Angkatan L... Angkatan Laut Indonesia dan Amerika Serikat akan melakukan latihan militer bersama bertajuk 22nd Cooperation Afloat Readiness and Training (CARAT) pad...
Sepuluh Calon Pengawak Inti Kapal Layar ... Kapal layar latih KRI Bima Suci. (Freire, defence.pk) TNI Angkatan Laut telah mengirim sepuluh orang Calon Pengawak (Cawak) Inti Kapal Layar Latih B...
Indonesia Menerima Pengiriman Pertama Pe... Frigate SIGMA 10514 Perusak Kawal Rudal (PKR) Raden Eddy Martadinata saat melakukan percobaan laut di Laut Jawa. (Damen) Tentara Nasional Indonesi...
Cari Empat Awak KRI Layang-635, TNI AL K... KRI dr Soeharso-990. (Istimewa) Guna menemukan empat awak KRI Layang-635, TNI Angkatan Laut mengerahkan armada tambahan yaitu kapal Landing Platform...

  46 Responses to “TNI Angkatan Laut Pesan Kapal LPD dan KCR pada PT PAL Indonesia”

  1. Mantab beb

  2. Mantabbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbb

  3. Kenapa gak sekalian order MHD-200 ???

  4. berita yg begini yg selalu membuat saya senang
    TNI memesan produk dalam negeri

    • Mantab, jika setiap tahun bisa produksi 2 biji saja sudah mantab, apalagi typenya bisa dikembangkan menjadi kapal induk helicopter..

  5. Kenapa gak order Multirole Helicopter Dock / MHD 200 ???

  6. 700 milyar rupiah untuk 1 unit LPD ? sebesar apa ya ?

    Xixixixixi

    • Betul…, klu gak lupa Philipine 2 kapal 800 m..

    • apa bisa dapat sebesar mistral prancis

    • Xixi

    • benar sekali… mencurigakan… he he he

    • Kalo LPD kita cukup buat angkut 3 heli sedang atau 2 heli kelas Sea Hawk atau 2 heli Sedang (OTHT&ASW) ditambah 1 scorpio/Mi 35. Bodi atas dimundurin buat diisi VLS 36-48 blok buat Mica/Aster & Yakhont/C802/RHAN 450 ber guidance terus bisa angkut personel atw pendarat APC Anoa/Badak. punya sistem anti kasel plus torpefo, pernika, nubika dan sistem radar AESA/AEGIS kalo perlu. Dijamin semua alutsista di kawasan Asia Pasifik bakal susah ngadepin LPD jenis ini. Hanya armada kapal induk/LHD yg bisa. Bobotnya aja total bisa 11.000 ton setara Ticonderoga. Jadi Cruiser angkut tuh..

      • Kalau saya optimis luasan helipadnya bakal nambah karena dimensi dibikin melar tapi entahlah apakah nambah daya tampung helikopter atau tetap – tapi minimal sudah bisa sekaligus buat mangkal 3 heli Sea Hawk atau optimis bisa 4 unit heli yang ukurannya lebih kecil. Kalau daya tampung kendaraan lapis bajanya sudah pastilah terdongkrak.

        Sistem senjatanya gak harus jadi ofensif tapi sudah mumpuni untuk proteksi dari berbagai ancaman (OK kan?). Tentunya plus radar yang sepadan dengan senjata bawaan.

        Menurut rekan-2 warjager apakah panjang kapal LPD TNI AL yang baru nanti panjangnya sekitar 150 meter dan bobotnya sekitar 10.000 ton? Kalaulah bisa segera direalisasikan oleh PT PAL maka ini adalah suatu prestasi yang cukup membanggakan. Dan itu berarti PT PAL sudah sangat dekat untuk mampu memproduksi kapal sekelas Mistral.

        Mudah-2an kekecewaan Rusia atas pembatalan pengiriman kapal sekelas Mistral bisa disembuhkan oleh kiriman kapal dari PT PAL (nanti).

        Salam LPD

  7. Borroooong bleh…

  8. Kcr rasa frigate

  9. jgn lupa jg pesen kapal selem yg buanyakkk..

  10. Utk jaga ledaulatan nkri jgn itung2an dong pak, beli cuman 3 unit aja mengeluh, kan memang angaaran pertahanan di pake utk beli alutsista, dana sekian ga ada artinya ketimbang kaya rayanya indonesia 9lus uang negara yg di korup…utk jd poros maritim beli 3-5 unit itu sedikit bgt…hrsnya 10-15 unit itu br poros maritim, dana segitu aja dipamerin…malu dong sm tetangga yg lbh kuat..

  11. lpd 700M, tapi kcr malah 200M???
    berarti dgn harga kcr segitu masih kosongan.
    mungkinkah TNI AL punya planing instal armament yg kekinian yg lebih lethal berbeda dgn kcr yg sebelumnya

  12. Mungkin LPD y mau dipasangkan klakson om telolet om,, hehehe , jadi lebih mahal

  13. Bangga deh dengan pt pal, pesanannya selalu tepat waktu

  14. Beli nya jngan nyicil pak. Klw mau jadi poros maritim jangan mikirin tetangga. Toh tetangga ngeborong ga mikirin kita ..

  15. Selamat malam rekan-2 warjager

    Menurut saya atas pesanan TNI-AL yang baru ini sebaiknya PT PAL melakukan improvement yang signifikan pada kapal LPD ini di bidang disain yang makin stealth dan dimensi yang diperbesar agar mampu meningkatkan daya tampung muatan. Bagi PT PAL katakanlah untuk jenis kapal LPD – ini adalah batch II atau yang ke III? Sistem senjata kapal ini juga nantinya akan ditingkatkan terutama untuk proteksi diri sendiri terhadap berbagai ancaman – sekaligus juga dengan radarnya.

    Dimensi yang meningkat tentunya akan meningkatkan bobot kapal. Sayang jika kesempatan ini hanya dipakai untuk memproduksi kapal LPD yang persis sama dalam hal disain dan dimensi kapal sebelumnya.

    Salam

  16. Tahun depan,, wah berarti 5 hari lagi.. ??

  17. Itu dari pt pal saja. Dari palindo dari dru dari pt dok dari lundin belum keitung tuh. Good job. Lancrotkan

  18. Mantap

  19. KCR 60 yang dipesan sekarang dengar dengar akan coba dengan kerjasama Polandia/Denmark gitu deh.. Dimana rencana Sewaco/CMS buatan Eropa dan Rudal pake RBS 15..

    Nampaknya potensi KCR 60 akan terus ditingkatkan..

  20. Kalo LPD rencana untuk Kapal Rumah Sakit

  21. idem sekali, bung…

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)