Apr 052014
 
Jet Tanker Airbus A-330-MRTT

Jet Tanker Airbus A-330-MRTT

Untuk memperkuat dukungan logistik bagi armada pesawat tempur TNI AU, Kementerian Pertahanan berencana memesan jet tanker generasi terbaru, Airbus A330-MRTT. Anggarannya dialokasikan mulai tahun 2015 dengan sistem pembayaran multi years.

Pesawat Multi Role Tanker Transport (MRTT) mengambil basis jet penumpang A330 yang dikonversi oleh Airbus Military di Getafe dekat Madrid, Spanyol.

Seperti kita ketahui Airbus Military Spanyol memiliki kedekatan dengan PT DI, dengan proyek CN 295 dan lain-lain. Dan bisa ditebak pembelian jet tanker A330-MRT ini akan memberikan sebagian pengerjaan komponen pada PT DI, serta transfer of technology.

Tidak itu saja, Kementerian Pertahanan juga mengalokasikan dana yang cukup besar untuk penambahan pesawat CN-295 AEW/C/MPA.

TNI AU juga akan  mengganti pesawat angkut Hercules C-130B dengan Airbus A400. Namun ketertarikan dan rencana pembelian A400, belum disertai dengan rencana pendanaannya.

Dengan adanya rencana kontrak-kontrak baru ini, sudah terbayang PT DI ke depannya akan menjadi perusahaan yang kuat dan sarat dengan teknologi terbaru.

Di satu sisi, PT DI dan rekanan akan membangun jet tempur KFX/IFX Indonesia bersama Korea Selatan. Di sisi lain PT DI juga akan menyediakan pesawat angkut militer dan militer, baik itu yang fix wing maupun rotary (helokopter).

Dengan terobosan ini, perawatan dan penggantian suku cadang pesawat fix wing dan rotary Indonesia akan semakin mudah, terencana dan tidak kalah penting semakin murah dan bisa dikerjakan di dalam negeri.

Pola pengembangan pengembangan pesawat fix wing dan rotary Indonesia sudah mulai terlihat. Untuk jenis rotary, pesawat-pesawat militer maupun sipil mulai menggunakan Eurocopter yang sebagian komponennya dibuat oleh PT DI, seperti: AS 550 Fennec untuk Angkatan Darat, Helikopter Panther untuk TNI AL dan Cougar untuk TNI AU.

Sementara untuk pesawat fix wing, PT DI mulai memproduksi NC-212, kerjasama dengan Airbus untuk CN295 dan yang terbaru akan dijalankan Jet Tanker A330-MRTT, sebelum lompat lebih jauh ke pesawat angkut jumbo A440.

a330mrtth

Proyek terbaru PT DI ke depan adalah ikut serta menyediakan sejumlah komponen untuk Jet tanker A330-MRTT yang  dipesan Indonesia.

Jet tanker A330-MRTT yang didukung dua mesin Rolls-Royce Trent 700dapat menyimpan 111 ton bahan bakar dan dilengkapi dua buah pod underwing untuk pengisian bahan bakar.

Dengan kapasitas bahan bakar yang besar, memungkinkan A330 MRTT unggul dalam misi pengisian bahan bakar udara-ke-udara tanpa perlu kembali ke pangkalan/tanker untuk mengisi ulang bahan bakar tambahan.

A330 MRTT juga dapat digunakan sebagai pesawat angkut murni dan mengangkut 300 tentara, atau muatan hingga 50 ton dan juga dapat dikonversi dengan mudah menjadi pesawat Evakuasi Medis sebanyak 130 tandu.

Total, 28 pesawat A330 MRTT telah diorder oleh empat pelanggan yaitu Australia, Arab Saudi, Uni Emirat Arab dan Inggris. Singapura juga berminat membeli 6 pesawat Jet tanker A330-MRTT.

Jet tanker A-330-MRTT mampu mengisi bahan bakar di udara terhadap berbagai jenis pesawat tempur: F–16, F–35A, Eurofighter Typhoon hingga Sukhoi SU 27/30.

Indonesia tidak hanya menjadi produsen dari A-330-MRTT, tetapi ikut ambil bagian dalam produksinya, sekaligus membangun industri pesawat dalam negeri. Selamat PT DI. (JKGR).

  80 Responses to “TNI AU Bidik Jet Tanker A330-MRTT di 2015”

  1. pertama

  2. direncanakan untuk menggantikan C-130B berapa unit ya ini?memangnya cuma si upil saja yang beli MRTT, Indonesia harus lebih punya banyak :)

  3. kedua. salam

  4. Lanjut…

  5. yg ke empat :), lumayan ada peningkatan

  6. PT.DI ikut menyediakan komponen lokal to ?? atau juga ikutan rakit ??
    Ujung2 bahas bbm juga .

  7. Pilihan yg tepat utk memilih kerjasama dengan pihak airbus daripada boing yang tidak bisa dipercayai.
    Sudah waktunya bagi indonesia utk membuat blacklist perush yg tdk menguntungkan termasuk negara2 yg potensial menjadi musuh.

    Kita harus waspada apabila kerjasama dg pihak asu, british, australi, singgapo, dan malon karena mereka punya maksud tersembunyi yg merugikan Indonesia.

    Pokok-e joged…

  8. Aamin..

  9. udah layak indonesia punya jet tanker berkelas. . .singa ja udah pesan. . .

  10. di sini saja :)

    http://www.soloblitz.co.id/2014/04/04/tni-terima-18-unit-meriam-asal-korea-selatan/

    MAKASSAR – Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Budiman menyatakan 18 unit atau satu batalyon meriam kaliber 155 mm asal Korea Selatan sudah tiba di Indonesia.
    “Ke-18 unit atau satu batalyon meriam 155 mm asal Korea Selatan itu sudah datang. Rencananya, alutsista akan datang secara berangsur-angsur hingga September 2014,” katanya setelah membuka Kejurnas Karate Piala Kasad di Gedung Celebes Convention Centre (CCC) Makassar, Jumat (4/4/2014).

    • 105 = kh178
      155 = kh179

      pnoy pun tertarik beli tetapi terkendala dana. akhirnya nyari second di negara eropa yang lokasinya di asia.

    • Bung Now, itu di proposal 105 mm dan kenyataan yg dateng 155 mm, nyang bener mana nih> sama spt penulisan F5 Skyhawk kayaknya juru ketiknya kemenhan kecapean ngetik ngeliat segitu banyak belanjaan kali, ya :)

      • payah nih.. orang teliti banyak pertanyaan he he he ..

        siapa bilang itu proposal kemenhan? mungkin saya yang bikin sendiri untuk bahan o###i :mrgreen:

        • GLOWIND vs PKR SIGMA
          kira 2 klo di atas keretas menang mana bung now,

          • secara umum satu level bung, tapi Gowind kental unsur luarnya, karena konon TLDM sendiri sebenernya cenderung ingin Sigma class. coba ingat2 bagaimana kisruhnya urusan Scorpene yg sampe sekarang masih menyisakan masalah. Gowind juga termasuk yg sebelumnya dipertimbangkan oleh TNI dan Kemenhan

          • Apalagi kalau KPR kita dipasangin radar LPI buatan anak bangsa, nih radar kualitasnya kereen banget dan merupakan tercanggih dan dibuat anak bangsa. Kalau yang difoto itu-kan mash armament pabrikan, kalau TNI pasti dirubah tuh.

          • klo boleh tau apa nama radar nya bung jalo

          • Tunggu aja barang nya selesai antara PKR dan GOWIND. baru bikin thread perbandingan.. kalau menanggapi keduax2 kapal ini aja dengan mengatakan yg satu lebih baik dan yg satu tidak baik kerana barang nya blm ada. ngak adil itu. nant sudah selesai dan operasi baru bisa buat perbandingan. ini salah satu yg saya suka untuk dibandingkan di masa akan datang. antara PKR SIGMA TNI AL dan GOWIND TLDM.

          • Ane pegang Sigma. Mengapa? karena Sigma TNI AL sesungguhnya memiliki beberapa fitur custom pada sistem sensor dan CMS yang mampu meningkatkan efektifitas tempur diatas spesifikasi dasar.
            Bung Jalo sudah memberikan salah satu clue, hehehehe…..

      • dua2nya datang kok. mungkin ini yang batch kedua.

    • Mungkin saya tambahin sedikit, itu kerjasama internasional salah satu industri strategis antara Pindad dengan negara2 lain. Seperti Hanwa/WIA dalam pembuatan meriam Howitzer 105 ini sudah berlangsung sejak 2009-2013 dan sekarang kita sudah bisa membuat sendiri… Meriam 105 ini tidak hanya bekerjasama dengan Korsel ada juga dengan Italy.

      Nah bisa jadi pembelian ini untuk memperlajari dan dikembangkan ilmu 105mm ke 155mm, kebetulan tempat belajar dan barang yang dibeli satu pabrikan…

      • maaf oot nih..sekedar ngobrol ngalor ngidul z bung Jalo ya..

        Jika nanti kita memilki kemampuan produksi, semacam Howitzer 155 mm ini,
        lalu membuat senjata2 unik, katakanlah Howitzer 155 dgn metoda Gattling GUN,
        dimana 4/6/8 laras digabung, sehingga memiliki daya sembur yg meningkat tajam.
        bener2 jadi altilery darat yg mengerikan ya..hehe

      • pabrikan o.m yang bukan orkes melayu ya bung?

  11. naah, kl ini mantab nih. selain utk tanker, bisa utk transport jg. knp pswt kepresidenan gak pilih yg ini aja ya biar efisien?

  12. Jadi ingat di Film “Stealt” pesawat canggih asu dan silumannya ngisi BBM di langit. tp bukan pesawat sebagai POM nya, tp semacam balon udara sebagai POMnya. tp q gak tau ada beneran apa gak..Mungkin bisa dikasih pencerahan…

  13. Hadir mas bro…

  14. PT.DI aman nih, banjir kerjaan

    • jadi nya,bung now juga banyak kerjaan,, utk mengexpost ke warjag heheh,,

    • klo liat di gambar ada 3 tempat pengisian bahan bakar nya yah bung,,

      apa semua jenis pesawat tempur bisa manggunakan conektor nya bung?
      cos biasa nya su 27/30 pengisian nya melalui selang dari sayap,, ({aileron actuators}. no 69 ket dlm gambar)

      klo F16 melalui selang yg tengah , entah apa itu namanya,,

      • teknik pengisian bahan bakar dengan pesawat tanker (aerial refueling) terdiri dari 2 jenis :
        1.hose, menggunakan pipa lentur dan diujungnya menggunakan parasut kecil (drogue), teknik ini dikenal dengan probe-and-drogue, pipa berada di sayap, connector penerima biasanya berada di ujung pesawat (contoh: Su30MK2, Mirage 2000, helikopter HH-60 Pave Hawk, Agusta Westland EH101)
        2.boom, menggunakan tail boom, connector penerima biasanya berada di tengah fuselage pesawat (contoh: F-15SE, F-16, C-15 Globemaster, C5, B 52, SR 71)

        FYI, pesawat Hercules kita (KC-130B) belum dapat melakukan aerial refueling menggunakan teknik boom, sehingga daya jelajah F-16 kita (F-16 A/B) sangat terbatas, ditambah kita hanya punya 2 unit KC-130B (Malaysia 4 unit KC-130T, Singapura 4 unit KC-130B dan 1 unit KC-130H)

        Padahal dahulu ketika pembelian F-16 ini yg dibawa langsung dari pabriknya, dilakukan refueling dengan menggunakan teknik boom menggunakan KC-135 Stratotanker milik Amerika sebanyak 19 kali. Dallas – Hawaii (7 kali), Hawaii – Guam (7 kali), dan Guam – Madiun (5 kali). Tapi ketika itu pilot TNI AU bertidak sebagai co-pilot di kursi belakang.

        • Mungkn jg alangkh baiknya,jika tni al punya
          pesawat jenis amphibi semisal irkut be200,di lengkapi dengn kemampuan mpa,seperti pesawat cn 235 mpa.di mana nanti punya kemampuan pndteksi dengan Flir untk meliht di kegelapn mlm.radar thales ocean master 400,Thermal untk pendeteksi panas.
          di hrpkn nanti pswt ini selain untuk operasi maritim,jg punya kemanpuan untk mencari ttk api yg menybbkan kebkrn hutn.trus langsung memadamkn ttk api dengan kemampuan be200,wyg mampu membawa air max 12000 ltr pd bdn pswt.”imho”

  15. itu kalo di tembak ma pespur musuh meledak gak ya………………………..

    (cory bcanda… skedar isi absen doang)

  16. RI-PNG baku tembak di perbatasan@metrotv
    2 aparat terluka .
    Mulai berulah lagi nih .

  17. sundul dkit

  18. Jaman kejayaan DI telah kembali…congratulation..!!

  19. Nyimak…

  20. TNI masih JINAK sedang di KONTROL AMERIKA & SEKUTU BARATnya. 2015 JIWA KORSA TNI kembali ke 1960 TRIKORA untuk menuju Indonesia Hebat

  21. Saat ini TNI masih di KONTROL AMERIKA & SEKUTU BARATnya. 2015 JIWA KORSA TNI kembali ke 1960 TRIKORA untuk menuju Indonesia Hebat

    • kampanye bro?..

    • Iya anda pun masih di kontrol yg punya barat selama anda masih menggunakan uang sebagai nilai tukar, anda menggunakan jasa perbankan, mempergunakan keynesian economics, memakai credit card, memakai internet whether just googling around, social networking etc, masih memakai email, telephone sebagai fasilitas communication,masih menonton TV acara2 yg tidak mendidik seperti sinetron, gosip celebrits etc, masih percaya news apapun itu mau cnn, alzazeera, fox,walau kliatannya berlawanan toh sumber nya masih satu Associate Press, masih percaya perng timur tengah adalah perang agama, masih percaya kalo arab dan israel bermusuhan, masih percaya demokrasi..dan list nya masih panjang jika anda tidak ignorance anda pasti menangkap, kalo tidak ya anda sudah 100% under controlled.

  22. makin bangga jd warga negara NKRI.

  23. Pesawat multi role seperti ini yang sekiranya dapat terus ditingkatkan kuantitasnya oleh pemerintah kedepannya nanti. Mengingat pesawat ini akan memikul beban berat untuk ‘memberi makan’ para fighter kita dan satu hal yang tidak boleh dilupakan adalah peranannya saat bencana alam terjadi di Indonesia. Cukup topan haiyan di filipina lalu dpt dijadikan pelajaran betapa pentingnya armada airlift dlm memainkan perannya dimasa mendatang,baik nasional maupun regional

    Bung @NYD @NARA @JALO mungkin bisa di share bung armada airlift kita hehehe :)

  24. bang diego, nyimpang dikit..

    ane ntu kagak paham bikin blog, tapi bisa kagak komeng quote dibikin kayak diporum..jadi ntar yg riple jatohnya dibawah ndiri sama ripleannya..
    soalnya ane kadang agak susah nyari mana post yg baru ato lama (yg bener kagak mo repot ding :D), harus liat atu2 lage semua komeng..

    sori cuman usulan doang kog bang diego, kagak usah dipikirin bener..
    kalo pun gene terus aku rapopo..

    • sy sepakat dgn bung lare, sebenarnya udah lama mikirin hal ini tapi segan ama bung diego..
      bisa g koment yg terbaru semua jatuhnya kebawa sehingga g sulit untuk nyari koment yg terbaru..
      apalagi sy liat rata” coment uda melebihi 100 g seperti wktu awal” JKGR dibuat comentx sering g nyampe 100

    • setuju juga tuh… jadi pas kita mau off tingga nginget2..sampe koment keberapa kita baca terakhir, ga ada yg terlewat jadinya..
      tambahan :
      Entry koment yg disebelah kanan kalo bisa diresize, baik panjang ke kanan atau daya muat koment nya..lebih panjang kebawah maksudnya..

      # trims

    • tambahan lagi :

      untuk Display sebelah kiri, ada display akun yg lagi ON..terutama sesepuh dan admin.
      jadi mungkin harus ada acara registrasi/setor email juga bagi warjager lainnya.
      jadi kita para follower paham para sesepuh yg mana saja yg lagi mengudara/ on duty.
      situs ini bisa jadi naek level sekelas social media ternama lainnya, tergantung hit kan..?

      # maaf …kalo ngawur

      • Idiih, tank kanon dan tank amphibi…. Kalau sudah tersertifikasi tinggal produksi massal… Selamat datang tank medium tanah air 😀

        • Maaf ya bung Hoax !!!, jualan ente soal tank medium (tank kanon dan kanon amphibi) gak laku?? 🙂

          Kalau lihat kebutuhan, TNI dalam MEF pertama mau memborong 100-an tank medium dalam negeri. Kalau digabungin MEF kedua berapa ya? mudah2an Pindad tahn 2016 telah selesai membuat ranpur roda rantai dan tank amphibinya dan masuk ke produksi massal. kalau lihat diatas, tahun depan turret sudah ada ptototipenya. Mantab banget

          Saya jadi merasa bangga sekali melihat tank buatan anak bangsa dengan mengikuti kondisi geografis kita bisa menjadi arsenal dalam menjaga kedaulatan negara kita. Amieen

          • bagaimana bung…MBT rasa medium untuk marinir bung jalo?..yang tagil atau dari negri mode ya bung?

          • kalo2 bung Jalo udah tidur saya bantu meneruskan informasinya sebelum saya pingsan juga :D . Untuk marinir akan memanfaatkan teknologi Korea dan Ukraina, sedang medium tank kerjasama dengan Turki terus berlanjut

          • terima kasih bung now..saya berfikiran tank mediumnya tetap t 90 ms tagil berhubung bobotnya 45-48 ton..begitu juga lecrec yang sampai 50 ton itu dipaksakan masuk kelas medium. Jadi airliftnya menggunakan an 225 condor(?)..berarti medium tanknya tetap mengadopsi mesin depan?..well bayangan saya konsepnya ke anders bung?..mungkin..

          • saya ga tau bung @blaze :D tapi kerjasama internasional (yang berkaitan dgn aplikasi tank dan ranpur) sangat beragam dari berbagai negara, dari asia, eropa sampai afrika. Tapi sayang tidak terlihat mengarah ke Anders. well, mudah2an hasil akhir ga kalah bagus. Sekarang masih konsep 25 ton/105mm, ke depan konon 30-35 ton dgn cannon 120mm. Itu hasil resume informasi kika di warjag
            perkiraan saya sendiri design akan menyesuaikan dengan rencana airlift pengganti C-130

            edit#
            kecuali teknologi turret. membayangkan tank medium nasional dgn turret Anders mungkin bisa bikin gambaran. tebak2 buah manggis :)

            ilustrasi tank medium CV90120-T (pengembangan dari CV9040>Marder) dengan berat 25-30 ton dan senjata utama cannon 120mm. Tank ini dipersiapkan dengan konsep disesuaikan dengan rencana heavy airlift Swedia yang akan menggunakan A400. Ringan, punya kemampuan gempur MBT dan dgn heavy airlift bisa cepat dipindah/geser

            Edit##

            Berturut-turut ke bawah transformasi dari Marder >> CV9040 (40mm) >> CV90120-T (120mm)

          • Aduuh terima kasih sudah dibantu Bung Nowy…

            Bung Blaze untuk kerjasama seperti yang sudah di banyak di media bahwa kita kerjasama dengan FNSS Turki, itu dari pengembangan desain sampai roda rantai untuk Turret 105 mm kita juga sudah MoU dengan Belgia. Mudah2an prototipe buatan pindad sudah selain, amieen.

            Untuk desain dibantu ditlitbang TNI AD dan tim Yon Kav agar sesuai dengan kondisi geografis kita. Begitu juga MBT desain dipilih sendiri oleh tim Ditlitbang TNI AL. Saat pengerjaan BMP-3F ada tim dari Ditlitbang yang belajar (learning to see) disana. Mudah2an tahun depan sudah jadi prototipenya biar makin meningkat teknologi ranpur kita. Kenapa lama? karena riset itu membutuhkan waktu yang panjang.

            Selain itu ada pengembangan ranpur sejenis panser dengan Ukraina, tapi mungkin karena masalah kisruh politik disana jadi pengembangannya ditunda. IMO

          • Untuk Korea kita kerjasama dalam pengembangan Anoa versi kanon, biar anoa kita bayak variannya. Rencana untuk kanon sekitar 90-105 mm. Semoga bermanfaat

    • Semoga inponya bantu sahabat2 semua disini.percaya atau gak itu seterah abang2 aja

  25. salam kenal bung hoax:Ane Mau nanya itu pengembangan tanknya Dari anoa bukan?

    • Ok saya bantu jawab bugn Choky, untuk pengembangan ranpur roda rantai tiu kita kerjasama dengan FNSS Turki. Nau untuk Anoa itu ada namanya pengembangan Anoa kanon, dan juga kita ada kerjasama dalam pembuatan Turret dengan CMI Belgia. Lalu ada kerjasama dengan ST Kinetic, singapura dalam perangkat pembidik dan perlindungan individu penembak untuk kendaraan lapis baja atau tank dan lain2. Semoga membantu

      • turki senang sekali ya modeling bung? ..apa yang digarap nanti jadi mirip desain anzarit atau tulpar yang buatan otokar..? (meski ini buatan otokar)..tapi kalau mesin depan..desainasinya mengarah ke sana juga.. kalau anoa sudah pasti platformnya ke VBCI rasanya…

        • Kalau desain itu berdasarkan kondisi geografis kita, mungkin untuk materialnya sama. Tapi memang arah desain gak jauh2 dari tank turki yang Silhouettenya tinggi.

          • terima kasih bung jalo pendadarannya..tabik. Tadinya apa kita ndak tertarik dengan konsep merkavaegitu/anzaritnya?..well dari penjelasan bung, begitu ya kejelasannya.? siip bung..

          • Maunya sih dengan rheinmentall, tapi apalah daya bisanya dengan turki dan cuman dituker dengan mesin cuci lagi. Hehehehe 🙂

  26. test ter update

 Leave a Reply