Feb 202017
 

Tujuh negara di Asia dan Pasifik, Amerika Latin dan Timur Tengah pertimbangkan membeli jet tempur Rusia Sukhoi Su-30MKI baru yang dipersenjatai dengan rudal BrahMos, menurut perwakilan BrahMos Aerospace Previn Pahtak kepada Sputnik News.

Kepala eksekutif perusahaan patungan India-Rusia, Sudhir Mishra, sebelumnya mengatakan bahwa uji peluncuran versi udara rudal supersonic BrahMos dari Su-30MKI direncanakan akan dilangsungkan dalam dua bulan ke depan.

“Kami memiliki permintaan dari tujuh negara di Asia dan Pasifik, Amerika Latin dan Timur Tengah, yang telah memiliki Sukhoi Su-30. Mereka terus mengikuti perkembangan uji coba dan setelah kami berhasil melaluinya, kami akan memiliki banyak pembeli baru”, kata Previn.

Dia menambahkan bahwa BrahMos Aerospace mampu memasok kebutuhan rudal jelajah udara BrahMos untuk Angkatan Udara India maupun pelanggan dari luar negeri.

Rusia memamerkan lebih dari 400 peralatan militer dalam pameran Aero India 2017 yang diadakan di pangkalan Angkatan Udara India di Bengaluru pada tanggal 15-18 Februari. Acara tersebut difokuskan pada aerospace, pertahanan, penerbangan sipil, infrastruktur bandara dan teknik pertahanan.

Rusia diwakili oleh eksportir senjata negara Rosoboronexport, menyajikan jet tempur generasi kelima dan model helikopter serang terbaru.

Lebih dari 40 perusahaan sektor pertahanan Rusia ambil bagian, termasuk Almaz-Antei, United Aircraft Corporation, MiG dan Sukhoi.

Rudal supersonik udara-ke-darat BrahMos seberat 2,5 ton akan diluncurkan dari pesawat tempur Sukhoi-30 MKI Angkatan Udara India yang telah dimodifikasi untuk mengakomodasi senjata baru.

Sebuah versi hipersonik dari rudal BrahMos, mampu meluncur hingga 4 mach (5.000 km/jam), diharapkan akan dibuat pada tahun 2020.

Sputnik News

Bagikan Artikel:

  15 Responses to “Tujuh Negara Pertimbangkan Beli Su-30MKI Plus Rudal BrahMos”

  1. om brahmos om

  2. telat talaatt teeelat

  3. Wajib punya….

  4. Tidak semua sukhoi bisa menggotong brahmos…hanya Su-35 dan Su-30 MKI Indihe yg bs menggotong brahmos karna airframenya telah dirancang kuat untuk menggotong brahmos

    • harusnya punya kita jg bisa gotong. dirancang ulang aja airframenya. ato suruh india memperkecil ukuran brahmosnya biar muat ke cantelannya. borong brahmos biar dpt tot rudal udara ke udara buat IFX. apa2 itu harus dimulai jauh2 hari, bukan dadakan, biar ifx gak jd pespur ompong, atau ada tp terbatas.

    • Tapi sepertinya utk BrahMos baru yg lg dikembangkan bakalan bisa di gotong Su-30 karena desainnya lebih kecil dan ringan namun dengan kemampuan yg lebih, dan juga dirancang buat digotong oleh PAK FA

  5. Ini BRAHMOS versi Udara ini apa termasuk rudal jelajah atau balistik mengingat kecepatannya yang tinggi ? .Bagaimanapun Indonesia harus beli rudal ini . Percuma juga kita punya FLANKER jika giginya tidak tajam apalagi su35 juga akan datang .

  6. Drpd nunggu2 SU 35 yg gak datang2 mending beli SU 30 mki+brahmos udara maupun laut

  7. beli SU35 BM.. jangan SU30 MKI…
    beli teknologi terkini…
    pada akhirnya brahmos akan diinstalkan pada SU35 kita xixixixi

  8. makanya dari awal diingatkan, berkawan dg india bnyak untungnya. kalo gak minat tejas, su30MKI kan bisa bawa brahmos, bisa dijadikan alternatif diluar rusia. alutsista kita msh minim dibanding potensi musuh yg mengitari. ibaratnya kita ini semut yg suara dan keberadaannya ingin dipandang dan dihormati dunia. kalo emang susah dalam membesarkan diri, minimal berkawanlah dg singa. lihatlah singapura cntohnya!!”

  9. ngomong2 ini brahmos tipe yg paling anyar ato…….

    • pokoknya lawas anyar semua borong… . sapa tahu pespur model rancangan stealth mirip raptor kita, yaitu IFX nantinya kalo jadi gantian diborong india. mereka kalo beli suka borongan lhoo..

  10. Dikita apa2 mesti beli, borong. Kenapa gak R&D melibatkan negara yg telah maju Teknologi minimal Lisensi!

 Leave a Reply