Sep 212016
 

Turki sedang melakukan negosiasi dengan Eurosam untuk pengadaan SAMP/T Aster-30 sistem rudal permukaan-ke-udara (SAM) jarak jauh.

Eurosam adalah konsorsium yang dimiliki bersama oleh MBDA Perancis, MBDA Italia, dan Thales Group. Pada prinsipnya menawarkan sistem berbasis Aster-30 SAMP/T (singkatan dari Surface-to-Air Missile Platform/Terrain), yang merupakan versi darat dari seri MBDA Aster-30 untuk sistem SAM Angkatan Laut.

Dibawah Sekretariat Industri Pertahanan (SSM) dan Kementerian Pertahanan Nasional telah melakukan pembicaraan dengan Eurosam pada prospek program yang berpotensi dua arah.

Pertama, sebagai “jembatan solusi jangka pendek” yang melibatkan impor langsung dan integrasi SAMP/T ke jaringan pertahanan udara Turki.

Kedua, sebagai program jangka panjang yang melibatkan transfer teknologi (ToT) dan produksi bersama oleh industri pertahanan Turki.

Menyusul keputusan untuk meninggalkan tawaran HQ-9 China (yang awalnya telah mengamankan persyaratan SAM jarak jauh Turki), Turki telah menetapkan industri dalam negeri – khususnya Aselsan dan Roketsan – untuk mengembangkan sistem SAM jarak jauh.

Namun, akan membutuhkan 10 tahun bagi industri pertahanan Turki untuk dapat mengembangkan solusi tersebut. Meskipun begitu, rencana akuisisi SAMP/T bukan berarti mengakhiri inisiatif industri pertahanan lokal.

Selain itu, seorang pejabat Eurosam telah mengatakan bahwa perusahaan itu mendukung dengan menawarkan Turki sebuah konsesi dalam teknologi transfer dan produksi bersama.

Artikel Terkait :

  12 Responses to “Turki Lakukan Negosiasi Untuk Aster-30 SAMP/T”

  1. Turki mungkin batal akuisisi sistem rudal Chino gara2 dengar kabar dr Indonesia.

    • Pepatah Turki mengatakan “Belajarlah sampi ke negeri Indonesia dalam segala hal” termasuk dalam setiap urusan alutsista yg dikadalin China dan ASU.

  2. Hahahaha

  3. kapan indonesia akuisisi S-300.dipemerintahan joko

  4. aster 30 ini harusnya utk pertahann udara di kri RE Martadinata dikolaborasikn dgn rudal onik waah keren bingit pastinya.

  5. lumayan juga nih klo nggk jadi akuisisi s300/400.

  6. Belajar kok neng bajingan cino singkek, kalo ingin belajar sistem kombatan lebih baik ke isro’il teknologinya di jamin battle proven teruji selama bertahun-tahun.
    Belajar kok neng bajingan cino singkek seng ono kadal malah.
    bajingan cino singkek tak lebih baik dari sempak bekas…. Hadeeh tuku senjata kok neng bajingan cino singkek seng ono yo k0nt01 cilik puret birahi ayam…

  7. Pejabat2 Turki telah mengambil keputusan yang tepat dan cermat, untuk membuang ketempat sampah alutsista dari n’cek2 cino, ……….. lah pejabat2 kita malah menggadaikan negeri ini dengan berhutang sebanyak2nya untuk alutsista, kereta cepat dll kepada rentenir cino, …………. payaaah lah si kodok ni !!!

  8. turki lagi 😀 lanjuuuut

  9. yang ada kapten beserta kru pada sare tuh… lalu aktifkan auto pilot 😀 hahaha

  10. Para krunya pada nge fly…makanya lupa settings auto pilot. Wkwkwkwkw…

  11. Ottoman Empire mulai bangkit dari reruntuhan,penguasa mediterania sesungguhnya pelanjut Romawi,anak kandung ottoman ,Repoblik Turky.dulu mampu meluluh menghajar kekaisaran Rusia,menakhlukan Balkan dan merambah sampai Austria,kemandirian Turky akan jadi ketakutan bagi sekutu Nato nya,wajarlah kiranya Uni Eropa terus menjegal upaya Turky masuk uni Eropa,dulu Turky Hebat karna memiliki pasokan mesiu melimpah,juga punya meriam tercanggih di masanya meriam orhan yang menghantui Eropa selama berabad-abad.kini si sakit Turky mulai belajar banyak dari sekutu Eropanya demi kemandirian,yang juga berpotensi jadi musuh karna masa lalu mereka yang bangga akan sejarah masa Emas nya.

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)