Feb 122017
 

ISTANBUL – Dalam pidatonya di Istanbul Dusunce Vakfi (Istanbul Thought Foundation), Manajer Turki Aerospace Industries (TAI), Temil Kotil menyatakan bahwa perusahaan masih yakin jet tempur generasi kelima Turki, TF-X akan melakukan terbang perdana pada tahun 2023 di hari berdirinya Republik Turki.

Sebaimana dilaporkan oleh Kokpit Aero, Temil Kotil baru-baru mengumumkan elaborasi pada kesepakatan senilai 100 juta poundsterling antara KAI dengan BAE Systems, yang menyebut bahwa BAE menyediakan konsultasi teknik dan dukungan kerja untuk TAI sebanyak 400 orang per tahun.

Kontrak saat ini berfokus pada desain TF-X, diharapkan dapat diselesaikan dalam 4 tahun, selanjutnya kontrak 4 tahun lagi bisa diberikan untuk melakukan pengembangan TF-X.

Sebagai tambahan, TF-X pada akhirnya akan mendapatkan keuntungan dari mesin turbofan yang dirancang dan diproduksi di dalam negeri, yang mana Temil Kotil mengklaim akan siap dalam waktu 10 tahun.

Namun, untuk unit TF-X awal masih akan dilengkapi dengan mesin turbofan buatan asing, kemungkinan mesin buatan Rolls-Royce.

Temil Kotil menegaskan bahwa Turki memiliki tujuan untuk dapat mengekspor TF-X keluar negeri.

TAI jelas ambisius dan optimis tentang TF-X. Diantaranya adalah didorong oleh kebutuhan lokal untuk secara bertahap menggantikan jet tempur F-16 Angkatan Udara Turki dan untuk menjadikan Turki sebagai eksportir pertahanan dan kedirgantaraan.

Beberapa analis menyebut bahwa biaya program TF-X untuk desain, pengembangan dan produksi diperkirakan mencapai 70 milyar dollar. Ini berdasarkan rencana produksi 250 pesawat yang akan dimasukkan secara inklusif termasuk perawatan jangka panjang sehingga harga sebuah TF-X akan mencapai 280 juta dollar per unit.

Pesanan tambahan atas jet tempur TF-X akan dapat menurunkan harga satuan, termasuk penghematan biaya dengan pengembangan subsistem radar di banyak aplikasi domestik dan ekspor.

Aselsan saat ini sedang mengembangkan perangkat elektronik baru termasuk radar AESA dan sistem peperangan elektronik (EW) generasi berikutnya untuk F-16 Angkatan Udara Turki.

JakartaGreater

Artikel Terkait :

  9 Responses to “Turki Masih Yakin TF-X Bakal Terbang Perdana di 2023”

  1. Mahal bingit TAI*,ehhh TAI ngembangin TFX sampe 70 milyar US…ckckck

  2. Turki sangat gampang dapat tehnologi dari barat karena anggota Nato . Maka jangan bandingkan dengan Indonesia .

  3. Wah dah banayak negara berkembang berlomba2 membuat pespur dalam negri, Indonesia kapan ya bs bikin mesin pesawat sendiri agar mandiri anti embargo!

  4. Mesin adalah satu yang krusial dalam kemandirian bangsa…. Mesin Jet, Mesin bermotor, bahkan Mesin (pompa) air…..

  5. di bantu negeri ratu Elisabeth

  6. Tamil Kotil manajer TAI

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)