Dec 112016
 


Turki Aerospace Industries (TAI) dan Meteksan telah mulai melakukan ujicoba radar gelombang milimeter MILDAR Meteksan ini dari helikopter serang TAI T-129 ATAK.

TAI dan Meteksan telah menghabiskan beberapa bulan terakhir untuk mengintegrasikan MILDAR ke helikopter T-129. Saat ini, helikopter T-129 ATAK yang dilengkapi MILDAR sedang menjalani tes kontrol darat.

Sekretariat Industri Pertahanan (SSM) Turki menugaskan Meteksan untuk mengembangkan radar tersebut pada bulan Juni 2013 dan diharapkan dapat menyelesaikan sistem tersebut bagi angkatan bersenjata Turki di 2018-2019.

Radar gelombang milimeter pada dasarnya adalah gelombang radar sintetis dengan Frekuensi Sangat Tinggi (yang biasanya digunakan untuk memetakan gambar daratan). Radar dengan gelombang milimeter untuk helikopter, seperti AH-64D Longbow, digunakan untuk pelacakan target dan penyergapan, terutama untuk kendaraan seperti tank.

Secara fungsional, radar gelombang milimeter dapat digunakan terhadap target darat. Misalnya, MILDAR bisa mengidentifikasi dan melacak target di darat. Jika rudal udara-ke-darat dilengkapi dengan radar gelombang milimeter, maka helikopter T-129 dapat menyerang target tersebut.

Pencari semi-aktif akan membutuhkan MILDAR untuk mengunci target yang digunakan oleh rudal, akan tetapi pencari aktif (seperti yang ada pada MBDA Brimstone) akan memberikan kemampuan tembak dan lupakan.

Artikel Terkait :

  10 Responses to “Turki Mulai Ujicoba Radar Gelombang Milimeter (MILDAR)”

  1. Endus endus. Hmmm

  2. Ohh..

  3. Singkatannya ko jorok ya

  4. Singkatannya gak enak banget ya… TAI wakak wakak

  5. Borong

  6. Klo gak salah Indonesia juga udah kembangkan radar seperti ini kan?

  7. T-129, calon role model bgi Gendewa PTDI

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)