Mar 012017
 

Pada Pameran Pertahanan Internasional IDEX, Perusahaan Otokar Turki telah menandatangani kemitraan dengan Uni Emirat Arab (UEA) untuk memproduksi dan menjual 400 unit panser 8×8 dibawah kontrak senilai US $ 661.000.000.

Selanjutnya akan dibentuk Al Jasoor Heavy Vehicles Industries, sebuah perusahaan patungan yang didirikan oleh Otokar (Turki) dan Tawazun (UEA). Pada IDEX 2017, Tawazun telah menampilkan Rabdan, kendaraan lapis baja 8×8 baru didasarkan pada desain panser Otokar Arma Turki.

Pada stan tawazun yang ada di area luar pameran IDEX 2017, Perusahaan Al Jasoor Heavy Vehicles Industries UAE telah menyajikan untuk pertama kalinya prototipe dari panser 8×8 (IFV) Rabdan.

Rabdan itu dilengkapi dengan menara dua orang yang mirip dengan kendaraan infanteri lapis baja BMP-3 buatan Rusia yang juga berada dalam pelayanan dengan Angkatan Bersenjata UAE.

Menara BMP-3 dilengkapi sebuah senapan semi otomatis 2A70 100 mm berpeluncur rudal, dengan penstabil dua sumbu dan dapat menembakkan amunisi 3UOF (HE-frag) atau rudal anti tank 3UBK10.

Persenjataan kedua mencakup sebuah meriam koaksial 2A72 30 mm dan sebuah senapan mesin koaksial PKT 7,62 mm.

Beberapa beberapa tahun yang lalu, Angkatan Bersenjata UAE telah meluncurkan permintaan untuk kendaraan tempur baru guna menggantikan BMP-3 dengan kendaraan lapis baja lebih 8×8 yang lebih mobile. UEA adalah operator militer internasional terbesar dari BMP-3 IFV. Antara tahun 1992 – 2000 sekitar 600 unit BMP-3 dikirim ke UEA.

Menurut spesifikasi yang dirilis oleh Perusahaan Al Jasoor Heavy Vehicles Industries UEA, Rabdan memiliki kapasitas untuk membawa total 12 personil militer termasuk pengemudi dan komandan. Panser ini memiliki berat kotor kendaraan (GVW) antara 28 – 30 ton.

Panser 8×8 Rabdan sepenuhnya amfibi dengan dua baling-baling, dan dapat melaju pada kecepatan maksimum 10 km/jam.

Rabdan ditenagai oleh mesin diesel 12,5 liter Caterpillar dengan 600 hp yang  dipadukan dengan transmisi otomatis Allison 4500 dengan 6 gigi maju dan 1 gigi mundur. Kendaraan dapat berjalan pada kecepatan maksimum 105 km/jam dengan daya jelajah maksimum 700 km.

Rabdan menawarkan perlindungan balistik sampai dengan STANAG Level 4 dan perlindungan ranjau hingga STANAG Level 4a/b. Kendaraan ini sepenuhnya amfibi dan melaju di dalam air pada kecepatan maksimum 10 km/jam berkat dua baling-baling yang dipasang di bagian belakang lambung.

Army Recognition

Peminat manga, anime, gadget, sains & teknologi, sosial-politik dan militer
Link medsos ada dibawah
– Facebook
– Google Plus
– Twitter

  7 Responses to “Turki & UEA Kembangkan Panser 8×8 Rabdan”

  1. Turky semakin agresif menawarkan tehnologinya ke dunia .Hal ini harus di manfaatkan Indonesia semaksimal mungkin .Ayo TOT rudal dengan TURKY.

  2. didasarkan pada desain panser Otokar Arma Turki.

  3. Sudahlah serahkan saja BMP 3 IFV untuk RI, lumayan 600 unit untuk 10 batalyon marinir.

    Alutsista yang nggak boleh bekas itu adalah alutsista matra udara seperti pesawat angkut, helikopter dan pesawat tempur.

    Kalau alutsista darat dan amfibi darat laut itu masih bisa bekas.

    Buktinya M113 dan M109 itu barang bekas lho, marder dan leopard juga barang bekas, bahkan yg leopard RI itu barang bekas yg diretrofit lagi, demikian pula marder RI, Sidam 25 SPAAG juga kemungkinan bekas.

  4. itu turret bmp3 kan?
    penasaran dgn manuvernya klo dipakai dimari?

  5. Turetnya BMP3 F, hmmm jadi nyidam tank medium pindad-Turki,

    Bung Diego Maradona ?? gak ada berita Medium Tank Pindad apa ??

  6. Yg gak boleh bekas itu, calon presiden ,,, bekas preman , bekas penjaga makam , bekas begal , bekas koruptor , dan bekas bekas yg lain nya . Xixi

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)