Jan 292016
 
Ujicoba roket R-Han

Ujicoba roket R-Han

Lumajang – Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pertahanan kembali mengadakan penyempurnaan hasil produksinya berupa Roket R-Han 122 B. Beberapa penyempurnaan yang dilakukan dengan desain ulang warhead roket berat 16-18 kg, uji statis warhead dan uji fungsi roket.

Uji fungsi tahap pertama bulan Juni 2015 telah dilaksanakan antara Balitbang Kemhan dan PT Pindad. Kegiatan uji fungsi, bertujuan menguji konsistensi performansi roket setelah uji terbang roket.

Uji Roket R-Han 122 B tahap pertama dinyatakan baik dengan melakukan pengamatan dan perekaman data saat roket diterbangkan.  Tujuannya untuk mendapatkan data hasil uji dinamiss berupa prestasi terbang roket, perilaku terbang dan keandalan muatan (system telemetry) yang dibawa roket serta konsistensi performanya.

Uji fungsi/ uji Dinamis Roket R-HAN 122 B tahap kedua, dilaksanakan Konsorsium Roket Nasional bulan Agustus 2015 di Garut. Pada tahap ini dilakukan perbaikan minor menyempurnakan desain untuk memperbaiki trajectory atau lintasan stabilitas dan jarak capai roket. Uji Dinamis pertama dilaksanakan Juni 2015 sebagai implementasi dari pembentukan Konsorsium tahun 2014. Pada Uji Dinamis kedua,  dilakukan penembakan Roket R-Han 122B dengan desain Roket RM 70 Grad Marinir.

Uji Dinamis tahap tiga, dilaksanakan Konsorsium Roket Nasional tanggal 27 – 29 Januari 2016 di Lumajang Jawa Timur, yang dihadiri pejabat Balitbang Kemhan, PT. Dirgantara Indonesia, PT. Pindad, PT.Dahana, LAPAN dan Kemristekdikti.

Pada uji coba ini,  25 buah roket diluncurkan. Metode yang digunakan adalah metode pengamatan, memantau kelancaran kerja dan Telemetry Recording.  Uji terbang roket juga untuk mencatat jarak capai dan evaluasi untuk validasi kemampuan dan kehandalan terhadap spesifikasi desain.

Roket R-Han 122 B 4

Seluruh kegiatan uji Fungsi / Uji Dinamis yang dilaksanakan Konsorsium Roket Nasional (Kemhan, Kemristek dan Dikti, PT. DI, PT. Pindad, PT. Dahana, PT. Krakatau Steel, ITB dan ITS) yang merupakan rangkaian program pengembangan dan penyempurnaan Roket R-Han 122 B dengan jangkauan > 25 km. Diharapkan kegiatan ini mendapatkan hasil maksimal, sehingga ke depan didorong untuk memenuhi kebutuhan TNI AL sebagai pengguna awal.

Bila program ini berhasil, Kementerian Pertahanan akan terus mendorong pemenuhan kebutuhan Roket dari dalam negeri dengan berbagai spesifikasi teknik untuk memenuhi kebutuhan  ketiga matra angkatan. Pemerintah telah menetapkan tujuh Program Strategis Nasional di bidang Alutsista, salah satunya adalah Roket Pertahanan atau disingkat R-Han. Program Roket R-Han 122B ini merupakan Program Nasional Strategis yang dinanti-nantikan banyak pihak, karena keberhasilan program ini akan menorehkan sejarah hasil karya anak bangsa.

Pusat Komunikasi Publik Kementerian Pertahanan RI.

Artikel Terkait :

  29 Responses to “Uji Dinamiss Roket R-Han 122 B”

  1. Semangat

  2. keduaksss………..yes

  3. Ayo pasti bisa.

  4. Malon minta ampun

  5. yesss… di buat lebih sangar

  6. Ya yang aus …yang aus abis uji r han bs pesen esnya haha , bahas yg ghoib lg bung biar rame su 35 gmana kbarnya?

  7. Ayoo bikin K-Roket jgn lupa sambel kacangnya,,,

  8. Wow keren … moga2 jaraknya bs nyampe gedung dpr/ mpr buat para politikus busuk langsung di roket aja biar abis

  9. Nkri harga mati macem2 lngsng roket aja diiket di pohon pisang

  10. Saya pesimis Roket ini akan cepat bisa operasional. Butuh belasan kali uji lagi baru layak operasional sementara pengujian sekali 6 bulan. Kalau mau serius perbesar dana riset ,kalau perlu sewa tenaga ahli dari pecahan Unisovyet seperti Belarus,Ukraine yang bisa dihargai lebih murah .

    Ini kelemahan pengembangan dari nol ,butuh waktu dan dana banyak .Atau tiru cara China ,copypaste produk yang sudah jadi.

  11. Ada videonya?

  12. Bung Admin…… Dinamiss harus double SS-nya yaaa…………………

  13. potasium nitrat dijual bebas gk disini?di amerika enak banget yh bisa bikin roket sendiri warganya

  14. gimana nih kelanjutan ToT Saab RBS70 NG & Misilx ? jgn sekadar wacana atau sekedar di atas kertas ?

  15. Ada rencana pake pemandu..?? atau hanya sebatas pengganti Grom 70 yg ditembakan Multilaras..

  16. Mdh2n bisa buat pemandunya minimal target sasarannya titik.bukan area.Ayo semangat uji cobanya ngak apa2 keluar jalur atau nyasar dan nyunsep ke gedung DPR.

  17. penguasaan teknologi roket adalah pondasi menuju ke teknologi rudal….
    semoga program yg telah di susun rapih terus dikerjakan dan dikembangkan sesuai rencana…
    payung udara made in indonesia akan lahir…

  18. Kalo sudah stabil saat meluncur dan jangkauan bisa ditingkatkan berarti bisa digunakan utk MLRS Astros donk.
    Sehingga TNI tdk perlu impor roket dr luar lg. Selamat dan sukses.

  19. Yang lain udah ngomongin Mach segini lah Mach segitu lah…

    Kita masih begini aja..

    BTW, lebih baik terlambat daripada oon sama sekali…
    lirik malon…

  20. Semoga nanti di buat roket tuk serangan udara ke udara ya… Utk IFX lah…

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)