Sep 232016
 

Universitas Oxford menempati posisi teratas daftar perguruan tinggi terbaik di dunia, menggeser California Institute of Technology, yang sebelumnya meraih predikat terbaik lima tahun berturut-turut.

Daftar ini disusun lembaga Times Higher Education (THE), yang mengatakan untuk pertama kalinya universitas di Inggris dinobatkan sebagai yang terbaik.

Editor THE, Phil Baty, mengatakan naiknya Universitas Oxford adalah kabar menggembirakan bagi dunia pendidikan di Inggris, namun ia juga memperingatkan bahwa ke depan situasinya bisa berubah karena faktor Brexit, keluarnya Inggris dari organisasi Uni Eropa.

Brexit menjadi ancaman bagi pendidikan Inggris, kata Baty.

“Hasil referendum sudah memicu ketidakpastian di sektor ini,” jelasnya.

“Beberapa akademisi mengatakan bahwa kerja sama riset dengan para ilmuwan Uni Eropa telah dibekukan sebagai akibat dari Brexit.”

Ia menambahkan sejumlah akademisi sudah berencana untuk meninggalkan perguruan tinggi di Inggris untuk pindah ke negara lain.

oxford-1

University of Oxford adalah satu dari sejumlah perguruan tinggi Inggris yang masuk 100 besar perguruan tinggi terbaik di dunia.

 

Bagaimana dengan UI dan ITB ?

Di luar Inggris, beberapa universitas Eropa dan Asia mendapatkan nilai yang bagus.

ETH Zurich, Swiss, berada di urutan ke-9 dalam dua tahun terakhir sementara Jerman menempatkan 41 perguruan tinggi di 100 besar universitas terbaik di dunia ini.

Dan untuk pertama kalinya, 13 universitas berbasis riset di Belanda berada di 200 besar.

Dari Asia, 19 perguruan tinggi masuk 200 besar, empat di antaranya adalah pendatang baru. Dari 19 perguruan tinggi tersebut, lima berada di Hong Kong.

Peringkat tertinggi dari Asia diraih National University of Singapore, yang berada di urutan 24.

Di daftar panjang THE, terdapat dua perguruan tinggi dari Indonesia -Universitas Indonesia dan Institut Teknologi Bandung- yang berada di luar 800 besar dunia.

Sumber: BBC Indonesia

  22 Responses to “Universitas Oxford Perguruan Tinggi Terbaik di Dunia”

  1. Apa indikatornya untuk mencari / menghitung universitas mana yg terbaik?

    • Buanyak bung, dan dilakukan oleh lembaga kredibel dengan metode sampling yang transparan dan diakui keabsahannya. bukan lembaga survey abal-abal yang sering nongol di tv oon 😆

    • Mungkin Dari Banyaknya Alumni Lulusannya Yang Masuk Daftar 1000 Orang Terkaya Didunia Versi Forbes Atau Yang Menjadi CEO Kelas Dunia Kali Ya…….Mas Bro

  2. Indikator.y..???yg survai barat ya..jelas perguruan tinggi barat yg banyak …xixi…

  3. jadi lecutan bagi perguruan2 tinggi di tanah air..

  4. Saya gk sekolah gk ngerti oxford tuh apaan..

  5. perguruan tinggi di nilai empat hal… 1.manajemen, 2. riset/penelitian,3. sdm, 4. aspek sosial…. kekurangan universitas di Indonesia terletak pada dana riset/penelitian, pemerintah tidak memberikan dana riset yg tidak memadai bahkan cuman ala kadarnya…

  6. Oii admin..!! Ngapain perguruan tinggi dibawa2 keforum militer gak da hubungan nya gak jelas !!
    Kita perlu berita sajian militer terutama dri alutsista kita.!!
    Saya kecewa dgn admin yg gak jelas gini.
    Besok2 nama sekolah di angkat di artikel ini.
    Payahh!!

  7. mereka menang fasilitas doang

  8. Buat perguruan tinggi kita harusnya jadi introspeksi, dan memang sudah dilakukan daripada internal civitas akademika kita. tapi saya rasa sangat kurang massive, sangat kurang dana, sangat kurang sumberdaya, sangat kurang inovasi, dan sangat kurang lainnya. Disisi lain emang dunia riset dan inovasi di lembaga kampus termarjinalkan oleh program pemerintah. Apa alasannya? alasannya secara kasar saja dilihat dari dana riset, dari dana yang 0.0 sekian % dari PDB adalah bentuk ketikperhatian pemerintah dalam mendukung kampus. Dilema negara berkembang tapi lebih jauh dari itu sebenarnya karena pemimpin kita terlalu sibuk dengan politik dan urusan perut.
    Tanyakan mana risetmu, tanyakan mana riset yang membebaskan masalah dengan kemudahan, tanyakan mana professor yang sibuk di laboratorium dan sekali keluar kandang adalah inovasi yang ngasih solusi, yang massive, yang mikir kalo neliti itu bukan formalitas, tapi investasi!, yang mikir kalo cuman terkungkung di Indonesia dengan lingkungan yang gini-gini aja gak kompetitif ya hasilnya gitu-gitu aja, Yang berusaha ngaplikasikan teori buat jadi produk, produk yang mikirin fungsi tapi juga desain, ajak anak muda biarkan mereka melihat orasimu, biarkan mereka makin semangat gak melulu apatis searasa anak ilang yang terbuang. Libatkan lintas ilmu buat nyari interkoneksi masalah. buat solusi dan buat produk yang mumpuni yang membuat perusahaan antri buat beli, yang petani jadi punya harapan, yang nelayan, yang insinyur, yang ngaku ahli lingkungan, dan yang yang lain yang menggantungkan harapan pada riset dan inovasi. Bahkan kelak warisanmu bukanlah yang terlupakan tapi yang diingat sepnajang masa, yang diingat generasi bangsa yang akan datang yang dengan itu mereka bisa memandang riset itu penting. Pemerintah memang begitu entah sampai kapan begitu biarkan mereka tak mengakomadasi kalian tetapi mereka, pemerintah tetap memandang kalian, mereka ingin tapi mereka budak politik, siapa yang dilahirkan dari politik maka disitulah kepentingan, kepentingan yang dilema mana yang di dulukan, hiangga jika kalian, periset sebagai tulang punggung kampus lari ke luar teritori untuk mencari pengakauan, maka lakukanlah, bukannya tidak nasinalis tapi saya yakin suatu saat kalian akan dikenang, kalian jadi aset. aset negara yangsiap sewaktu-waktu mengabdi jika pemerintah memang berubah dan siap melayani, dengan ngasih apapun untuk riste karena riset dan produk itu hubungan sebab akibat yang menjadi pengukur lahirnya peradaban yang maju.

  9. Ini ngawur !!!!
    Kok bisa di laporan yang lain badan yang sama THE (Times Higher Education) mengatakan hal berbeda.
    1 Harvard University United States
    2 Massachusetts Institute of Technology United States
    3 Stanford University United States
    4 University of Cambridge United Kingdom
    5 University of Oxford United Kingdom
    sumber: https://www.timeshighereducation.com/world-university-rankings/2016/reputation-ranking#!/page/0/length/25/sort_by/rank_label/sort_order/asc/cols/rank_only

    Saya sejak kecil sekolah di England, jadi penasaran sebab apa Cambridge dibawah Oxford ?
    Ini sama saja mengatakan Unpar lebih hebat dari UI ? 🙂

    • Loh lha maunya mau dianggap dimana mas?
      Karena saya alumni Cambridge jadi saya tidak terima kalau Oxford lebih maju hehehe….

    • anda salah baca bung @BROTOSEMEDI 😀 mungkin krn terlalu pintar ya 😀 hahaha… yang anda tunjukkan adalah data tahun 2015 yang di keluarkan tahun 2016. Sementara berita diatas mengulas data terbaru dan yang sedang berjalan yaitu data 2016-2017 😛 dan ini masih dapat berubah datanya hingga pergantian tahun nanti 😀

      jangan tanya itu, anda salah, saya cuma lulusan perguruan tinggi swasta nasional koq 😀

      salam,

  10. sejak kecil saya sekolah di Jakarta, kuliah di Politeknik Negeri Jakarta … itu saja saya sudah bersyukur …

  11. rangking malaesia bagus, karena faktor common wealth ( bahasa, sentiment), anggaran , cindia dan “pemakasaan” dunia industri apalagi yang kayak gini sangat penting buat malesia
    buat kita tahu diri saja, tiru korut sama russia, mereka kagak pduli rangking rangkingan, yang penting bisa buat bom, pesawat, roket, instumen, rekayasa bio teknologi titik

 Leave a Reply