Jan 272017
 

Setelah sebelumnya upgrade software versi 3.2B tertunda untuk jet tempur siluman F-22 Raptor Angkatan Udara AS, kini harus terulang lagi karena masih ditemukannya permasalahan pada perangkat lunak, seperti dilaporkan oleh Pentagon.

Upgrade perangkat lunak F-22 versi 3.2B yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan rudal udara-ke-permukaan.

Dilansir dari IHS Jane pada hari Kamis, Laporan Direktur Operasional Test dan Evaluasi (DOT & E) 2016 yang dirilis pada pertengahan Januari lalu menyebutkan bahwa penundaan dialami pada tahun fiskal 2015 karena pengujian yang tidak direncanakan, dan diperparah oleh penundaan lebih lanjut yang terjadi pada tahun fiskal 2016 yang disebabkan oleh “kemajuan pengembangan terbatas”.

“Mengingat perkembangan kemajuan yang terbatas di tahun fiskal 2016, tidak mungkin pengujian pengembangan versi 3.2B akan diselesaikan seperti yang direncanakan pada akhir April 2017, atau Test Operasional Awal dan Evaluasi (IOT&E) akan dimulai seperti yang direncanakan pada bulan Agustus 2017”, menurut laporan itu.

Upgrade 3.2B merupakan bagian dari 5 upaya update lebih luas untuk pesawat tempur siluman generasi kelima. Secara khusus, itu termasuk integrasi penuh dari rudal udara-ke-udara (AAM) Sidewinder AIM-9X Block 1 dan Blok 2, dan rudal udara-ke-udara jarak menengah lanjutan (AMRAAM) AIM-120D; Sistem Manajemen Penyimpanan Canggih (ESMS) untuk integrasi senjata dan perbaikan; perbaikan Intra-Flight Data Link (IFDL) dan tambahan perlindungan elektronik; peningkatan  kemampuan emitor geo-lokasi; dan Common Weapon Employment Zone (CWEZ) untuk penggunaan rudal AAM.

Keputusan Milestone C untuk otorisasi produksi telah diberikan pada bulan Agustus 2016 (ditunda dari rencana bulan Maret tahun itu karena minimnya fungsi ESMS yang mengakibatkan pembatasan operasi keselamatan penerbangan), dimana pada saat itu Angkatan Udara AS memberi lampu hijau untuk produksi kit hardware sebanyak 35 unit dari 71 unit yang direncanakan.

Angkatan Udara AS tidak berencana untuk menambah produksi kit sampai ada kemajuan yang jelas atas penyelesaian kekurangan yang terdapat dalam tahun fiskal 2016. Upgrade versi 3,2B dijadwalkan akan dipasang untuk semua jet tempur F-22 Blok 30 dan Blok 35, yang berjumlah sekitar 150 unit dari 183 unit jet tempur siluman F-22 yang beroperasi.

JakartaGreater

Artikel Terkait :

  7 Responses to “Upgrade Perangkat Lunak F-22 Bakal Tertunda Lagi”

  1. Tes…

  2. Lemparin JDAM aj tuh s trump…

  3. F22 lawan pesawat Indonesia klu Amerika menyinggung Freport di Papua dgn Australia sebagai kacungnya bl kontraknya gak diperpanjang.

  4. Wah kenapa begitu ya, padahal sudah gak sabaran ni untuk mengimplementasinya

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)