Dec 302016
 


Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy) memberikan kontrak sebesar US $ 303.749.820 kepada Raytheon untuk pengadaan 214 sistem peluncur rudal vertikal (VLS) Tomahawk Blok IV beserta suku cadangnya.

Sebanyak 214 rudal Tomahawk beserta suku cadang tersebut merupakan pesanan dari Angkatan Laut Inggris (Royal Navy) kepada Angkatan Laut AS.

Dengan jangkauan maksimum sekitar 1.000 mil (1.700 km), rudal Tomahawk Blok IV dapat dilincurkan dari permukaan maupun kapal selam, mampu menyerang dengan presisi. Rudal Tomahawk dirancang untuk serangan jarak jauh terhadap target yang bernilai tinggi dan dijaga ketat.

Lebih dari 2.000 Tomahawk telah digunakan dalam pertempuran. Lebih dari 500 Tomahawk telah diluncurkan dan tes validasi produksi telah selesai. Rudal sudah diintegrasikan pada semua kombatan permukaan utama AS, begitu juga platform kapal selam AS dan Inggris, termasuk USS Los Angeles, USS Virginia, USS Ohio, USS Astute dan kapal selam kelas Trafalgar.


Video Tomahawk dari Sea Air Space 2016

Spesifikasi Umum Tomahawk:

  • Tipe: Rudal jelajah subsonik jarak jauh
  • Buatan: Amerika Serikat
  • Pelayanan: 1983 – sekarang
  • Pengguna: US Navy, Royal Navy
  • Produsen: General Dynamics (awal), Raytheon (sekarang)
  • Harga: US $ 1,59 juta (Blok IV)
  • Berat: 1.300 kg (tanpa booster), 1.600 kg (dengan booster)
  • Panjang: 5,56 m (tanpa booster), 6,25 m (dengan booster)
  • Diameter: 0.52 meter
  • Hulu ledak: Nuklir W80 (pensiun), Konvensional 450 kg High Explosive
  • Mekanisme Pemicu: FMU-148 sejak TLAM Blok III, lainnya untuk aplikasi khusus
  • Mesin: Williams International F107-WR-402 turbofan dengan bahan bakar TH-dimer dan roket pendorong bahan bakar padat
  • Bentang sayap: 2,67 meter
  • Jangkauan: Blok II TLAM-A 2.500 km, Blok III TLAM-C dan Blok IV TLAM-E 1.700 km, Blok III TLAM-D 1.300 km
  • Kecepatan: Subsonik, 890 km per jam
  • Sistem Pemandu: GPS, INS, TERCOM, DSMAC, ARH (RGM/UGM-109B)
  • Platform Peluncuran: Sistem Peluncur Vertikal (VLS) dan Peluncur Tabung Torpedo (TTL)

Sumber: Navy Recon

Artikel Terkait :

  9 Responses to “US Navy Pesan 214 Tomahawk Blok IV Beserta Suku Cadang Untuk Royal Navy”

  1. om borong om

  2. Harganya…. Anjiirrrrrrrrr, mending beli rudal russia kalibr

  3. Ukurannya mirip Rx 550 Lapan , ayo lapan bikin seperti tomahawk..

  4. mendingan tomket….. xixixi

  5. Kaledioskop alutsista Indonesia 2016 :
    1. TNI AD
    – MBT Leopard (memuaskan walaupun ada insiden leopard 2a4 turki dihantam atgm di suriah)
    – M109 SPH (belum datang wujudnya, pemesanan 20 unit, keinginan warjag sih k9 thunder)
    -caesar sph ( semoga ditambah unit caesar sph coz sudah battle proven)
    – astros II MLRS ( jumlah unitnya terlalu kecil untuk negara seluas indonesia, semoga MLRS Himars menyusul)
    -kh 179 howitzer ( kalau bisa ditambah lagi unitnya buat nakut2in negara songong di utara)
    – heli angkut personil: chinook kabarnya?? Mi17 (perlu ditambah lagi unitnya, ehm sapi terbang gimana kabarnya), aw 101 buat tni au apa tni ad( cancel lagi deh padahal ogut suka banget ni helikopter)
    – heli serang darat : apache oh apache, fennec belum pernah nampak dilatgab tni, mi35 p (ditambah lagi unitnya pak menhan kalau bisa adiknya di bungkus)
    -pandur II ( semua warjag mengatakan setuju 100 unit boleh)
    -medium tank semoga cepat terwujud
    – SAM : tolong pak.presiden pak menhan rudal pertahanan udara jarak menengah , indonesia darurat pertahanan udara jarak menengah!!
    TNI AL DAN TNI AU TOBE CONTINUED

  6. katanya yg boleh d export hanya yg jangkauannya 300 km…. itu gmn kok bisa d export…

  7. Semoga Indonesia dapat mengambil pelajaran dari adanya rudal tomahwk ini, dan menyadarkan para petinggi Indonesia, betapa perlunya Indonesia mempunyai rudal penangkis serangan udara, yang memayungi NKRI, ………. ( bagaimana kalo Indonesia diserang oleh rudal tomahawk ??? )

  8. Pastinya TOMAHAWK kecil sekali kemungkinan ditawarkan ke indonesia walaupun indonesia ada duit. Krn sekutu2 terdekatnya pasti teriak2 ketakutan,kecuali rudal KALIBR sejenis yg sdh ditawarkan dari negara adidaya rusia utk indonesia.
    Mau????