Nov 142016
 

TNI AD menampilkan latihan pertempuran yang ciamik di Natuna Riau, sebagai puncak dari Latihan Taktis Antar Kecabangan TNI AD 2016 di Natuna. Latihan ini antara lain melibatkan penerjunan pasukan Sandi Yudha Kopassus di area yang akan direbut kembali. Pasukan ini akan memetakan geografis, untuk menyediakan wilayah pendaratan, jalur logistik, posko komando dan sebagainya, bagi pasukan besar yang akan menyusul.

Setelah pasukan Sandi Yudha memetakan basis yang dibutuhkan, diterjunkanlah pasukan Lintas Udara dalam jumlah banyak. Pergerakan pasukan ini dilindungi oleh serangan artileri jarak jauh Caesar 155mm, untuk merusak dan melumpuhkan pertahanan dan basis musuh. Wilayah yang sulit dijangkau oleh Artileri, diselesaikan oleh serangan roket dari helikopter serbu Mi-35.

Tak lama kemudian, serangan kedua dilakukan oleh pasukan Raider dengan menggunakan helikopter untuk melakukan fast roping. Bersamaan dengan itu pukulan maut muncul dengan bergeraknya MBT Leopard 2 sambil menembakkan meriam utamanya ke sasaran. Lapis baja ini akan membongkar pertahanan musuh yang sekiranya dihadapi oleh satuan infanteri yang telah dulu bergerak. Tank Leopard menyapu semua rintangan dan terus bergerak ke depan. Helikopter serbu Mi-35 juga membantu serangan dengan salvo roket roketnya.

Di belakang tank Leopard ikut bergerak Infantery Fighting Vehicle menggunakan Marder, M 113 A1 dan Anoa.

Untuk membantu daya gempur infanteri, helikopter TNI mengangkut (Sling Load) meriam 105 ke wilayah pertempuran, untuk semakin menekan keras posisi musuh. Satuan Artileri Medan mulai beroperasi dengan bantuan bantuan tembakan dengan kordinat yang disuplai oleh pasukan infanteri yang lebih dulu meneyerang di depan.

Dari posisi lain artileri jarak jauh Caesar 155 mm terus menembakkan amunisinya untuk menghancurkan musuh dan membuka jalan infanteri sekaligus melindungi pasukan yang bergerak. Datang kemudian tembakan salvo dari roket multi laras Astros 2. Dengan teknologi yang komputerize, tembakan Astros bisa menarget sasaran dengan tepat.

Tank Leopard terus menekan dan meringsek ke posisi musuh. Musuh yang mengirim serangan udara di antisipasi oleh satuan Artileri Pertahanan Udara yang berhasil merontokkan sasaran di udara, sehingga musuh tetap buta dengan pergerakan pasukan TNI.

Serangan berikutnya datang dari laut menuju garis pantai menggunakan kapal cepat dan perahu karet anti peluru. Pasukan ini akan melumpuhkan pasukan lawan yang lari atau bertahan di garis pantai. Di saat bersamaan, gelombang serangan berikutnya datang melalui mobile udara pasukan Raider. Pasukan mobile udara Raider terus berdatangan lewat helikopter, gelombang demi gelombang yang dillindungi oleh helikopter serbu TNI AD. Sementara di wilayah pantai pasukan kapal cepat dan Intai Tempur melakukan penyekatan dan sterilisasi.

latihan-tni-natuna-meriam-caesar

Skenario latihan ini cara menghadapi ancaman di wilayah barat RI apabila ada musuh. Deffence dalam strategis dan offence dalam rangka taktis.
Latihan puncak Antar Percabangan TNI ini digelar Sabtu (12/11/2016) di Teluk Buton, Kecamatan Bunguran Utara Kabupaten Natuna. Sebuah pulau tak berpenghuni, yakni Pulau Pendek menjadi target sasaran. Lokasi perbukitan menjadi tempat plotting senjata tersebut.

Pasukan yang terlibat : Prajurit dari satuan Brigif 13/1 Kostrad yaitu Yonif Raider 303/SSM dan Yonif Raider 323/BP dengan perkuatannya terdiri dari unsur-unsur: Yonif Para Raider 501/BY, Yonif Para Raider 432/K, Grup 3/Sandha Kopassus, Yonif Mekanis 201/JY Kodam Jaya, Yonkav 1/BCC, Yon Armed 9/155/GS/P, Yon Armed 10/105, Yon Armed 10/Astros, Yon Armed 13/76/TRK, Yonarhanud 1/PBC, Yonzipur 9/LB, Yonbekang 1/TBY, Yonkes 1/YKU, Denpal Kostrad, Denhub Kostrad, Denpom Kostrad, Jet Ski dan Sea Raider Yonif 136/TS, Yonif Mekanis 412, Yonif Mekanis 413, Heli Puspenerbad, satuan Bantuan Administrasi (Banmin) dan di dukung oleh Satgas Intel serta Satgas Teritorial.

Alutsista yang diterjunkan : Tank Leopard, Tank AVLB, Tank ARV, Ranpur Marder, Ranpur M 113 A1, Ranpur Anoa, Meriam 23mm/GB, Meriam 76 mm, Meriam 105 mm, Meriam 155 mm, Roket Astros, Helly MI 35, Helly MI 17, Helly Bel 412 dan Mortir 81.

Artikel Terkait :

  69 Responses to “Video Keren Latihan TNI AD di Natuna”

  1. Update status : Ada warga malon liat foto2 ini labtsung kena stroke, ada yg nangis guling2 jg…wk..wk..wk

  2. Tambah trus alutsistanya TNI AD…

  3. klo rudal ICBM datang menuju natuna, pake apa defense nya?

  4. jayalah negeriku
    bravo TNI

  5. Wahh jadi bangga Yonif 501 Braja Yudha Madiun ikut latihan di Natuna..Salam Persaudaraan bwt smuanya…Jayalah TNI, NKRI Harga Mati

  6. joss banget,, hanya kurang pesawat tempur serang darat seperti A-10 Warthog

    • Sepakat bung,yg belum dimiliki AD kita adalah kekuatan skuadron pespur untuk serang darat. AD di negara2 maju sudah memiliki skuadron serang darat sbg syarat perang asymmetric, paling tidak sekelas FA-50 KAI atau Hawk

  7. Woooww kereeeen!!! Indonesia jaya

  8. Wooww kereen mantapp!!! Indonesia jaya slalu terus bikin keder musuh”mu

  9. Yang Latihan dengan skenario apabila Indonesia diserang 5 Negara musuh terus diasah. Karna memang itu ancaman nyata negara Indonesia.

    #salah satunya negara Maling. Eh…. maling
    Emang iya..

  10. BUNG RUSKY BEGO KAYAK DONALD BEBEK WKWKWKWK MASA RUDAL CHINA MELENCENG,YANG KW PRODUK EKSPOR KALAU UNTUK SENDIRI KUALITAS CURIAN RUSSIA,MINUM KOPI TINJA DULU BUNG RUSKY WKWKWKWK

  11. Dalam skenario kira kira pertempurannya berapa bulan ya,,

  12. Tahun depan , kita pertajam lagi… tentu dengan alutsista yang bertambah.

  13. Ini baru latihan. Bukan sekedar latihan nembak buat tank MBT. Kaya MBT siluman nya tetangga hihihi ..

  14. Kurang rame, alat tempur yg diperagakan kurang banyak, jd utk latihan berikutnya harus dibikin spt suasana perang beneran…bilaperlu bomb2 besar dikeluarkan jg, rudal hanud menegah, dan kasel changbogo bersliweran di lautnya….tp utk keseluruhannya bagus sih…

  15. http://alutsista.net/read/94/Pesawat_Tempur_F16_dan_F15SG_Singapura_Mendarat_Di_Jalan_Raya

    Ayo Indobesia jangan kalah sama negara se upil kaya gini

    Bikin terus yang canggih canggih
    Kalo gabisa beli plus ToT

  16. .
    Artileri pertahnan udaranya tadi pke alutsista china yha yg baru di beli oleh marinir
    Keren dech mantap lah

  17. keren dan bikin banggaaa…. tambah 5 kali lipat alutsistanya… biar aman dari sabang sampe merauke…

  18. Lihat videonya kurang PAntsyr sebagai tameng udara pas leopard nya maju,heli serbu sekelas Apache dan MI 35,IFVnya mantaaf…seharusnya dibelakangnya ada divisi mekanis yg beroda dong utk pembersihan..badak+anoa+tarantula..tolong dong kurang sekelas PAntsyr,heli serbu,IFV beroda 8..sekelas BtR 4/80/82..(IFV beroda 8 jika musuhnya ringan bisa masuk ke mekanis beroda,kalo misinya berat bisa pembantu dikaveleri)..kalo perbanyak MBT lagi..berarti anda harus nambah sekelas marder dan M113 lagi..leopard,marder,M113,jika masih ada yg 2nd dan harganya masuk..dibeli lagi saja..soalnya kalo harus beli baru utk sekelas mereka saya yakin mahal…karena lapisan baja mereka bukan yg murahan(leopard dan Marder..terutama tank Marder)…

  19. Menanggapi semakit kompleksnya peperangan masa kini dan adanya protes dari pihak asing mengenai penambahan pasukan khusus yaitu Goup KOPASUS maka di putuskan menggunakan cara lain yaitu.
    1. Semua pasukan KOSTRAD baik infanteri, kaveleri, armed, arhanud dan sebagainya wajib berkualifikasi RAIDER.
    2. Dari semua Pasukan KOSTRAD berkualifikasi RAIDER tersebut diseleksi lagi untuk menjadi Batalyon PARA RAIDER dengan jumlah 3 batalyon tiap-tiap Divisi KOSTRAD, yang fungsi tambahannya adalah bisa melakukan perebutan pangkalan musuh dan mengambil aset-aset stratetis ALUTSISTAnya.
    3. Pasukan PARA RAIDER diseleksi lagi untuk menjadi pasukan Intai Tempur (TAIPUR) yang berjumlah 1 batalyon dari tiap-tiap Divisi KOSTRAD. Dan Yon TAIPUR ini setara dengan pasukan KOPASUS baik di Group 1 dan 2.
    4. Personil Yon TAIPUR dari masing-masing Divisi KOSTRAD akan diseleksi lagi dan di didik oleh KOPASUS untuk menjadi Pasukan SANDI YUDA KOPASUS dimana penempatannya tetap di KOSTRAD (BKO), untuk tidak membuat negara lain protes.
    5. Group 5 ANTI TEROR KOPASUS berarti merupakan pasukan gabungan pilihan dari pasukan SANDI YUDHA KOPASUS dan KOPASUS yang di BKO-kan di KOSTRAD.

    Ketika Divisi KOSTRAD dikembangkan menjadi 3 divisi maka jumlah personil satuan khusus ini juga akan bertambah.

    Informasi ini bersifat sangat rahasia dengan tujuan untuk tidak membuat situasi tegang kawasan dan regional.

  20. Latihan ganyang malon, siupil

  21. keren, anjrootttt pas ada ledakan besar nongol leo dari pepohonan. gila ini latihan apa perang beneran??sayang loh kalo catnya baret 😀

    untung aja gk ada pilot malon bloon motong jalur penerbangan di atas natuna, lumayan buat target meriam anti serangan udara 😀

    TNI benar benar hebat

  22. menurut saya yg perlu ditambah adalah PAYUNG ANTI SERANGAN UDARA

  23. Cukup bagus buat skala latihan . . . tetapi metode latihan tsb hanya buat menghadapi GPK sekelas abu sayaf. . . .
    Untuk perang beneran menghadapi suatu negara tidaklah mungkin mempratekan penyerangan dengan metode latihan tsb diatas, karena musuh yang dihadapi tentunya mempunyai rudal anti serangan udara; jangankan pesawat hercules dan helicopter, pesawat tempur saja bisa dihajar habis. .
    jadi penerjunan pasukan dari pesawat hercules dan helicopter tidaklah mungkin . . .
    Mungkin cara yang efektif melalui jalur laut dengan menyusupkan marinir ke dalam jantung pertahanan musuh. . . .

    Bravo TNI . . .

  24. kalo ada T90MS keren nih, bisa nyebrang ke pulau sebelah

  25. hati hati pembagian pasukan , karena tenaga kerja china bisa berubah seperti di tibet dan Afrika,

  26. hari gini masih pake yg manual,ini jaman rudal bang,. rudal.
    simulasinya jika musuh masuk menyerang,haduh kok musuh dibiarkan masuk,karna gak punya rudal pantai.
    emang musuh gak punya rudal
    musuh pake rudal jarak jauh
    dilawan pake tank
    pake panser
    pake artileri
    pake heli
    kalau musuh sudah masukpantai
    berarti kemenangan pertama musuh
    emang kena ditembak pake senjata lemot,
    musuh tembak rudal dari jarak ratusan kilo
    lah tni dari jarak puluhan,bisa modar semua
    dinatuna gak cocok tank,tapi rudal pantai,sam.drone,pesawat
    goblok kok gak hilang2

  27. test malon

  28. Klo semangatnya mulai dari penyebaran,mobilitas dan gerakan offensive pasukan saya acungin jempol tapi sistanya no comment lah hehe…
    Saya ngak sempat befikir untuk merebut kembali tapi bagaimana mempertahankan mati matian yg memang sdh menjadi haknya.

  29. ITU SEMUA UNTUK MENJAGA PASUKHAN CHINA DI LCS…….OLEH SEBAB ITULAAAH MARI BERGABUNG DI BELA NEGARA DI KODIM MAUPUN KODAM TERDEKAT DI KOTA ANDA SEMUAAA GRAATIIISSS!!!…….MARI BELAAA NEGARA…….MARIII GANYAAANG CHINAAA!!!

  30. LATIHAN PERANG MENGHABISKAN BANYAK UANG, LEBIH BAIK UNTUK MEMBANGUN PELABUHAN LAUT DI NATUNA UNTUK KEPAL TNI AL

  31. The video is really cool,saye pun tak pernah tonton excersise haibat cem nih

  32. gantian bulan depan latih tempur di Indonesia bagian timur AU di Maluku dsktrnya, AL di Nusa Tenggara dsktrnya, AD di Merauke dsktrnya sekalian jadikan acara akbar tutup tahun 2016 bukankah tahun ini TNI full latihan….

  33. Kenapa YONIF 134 / TS (kepulaun riau) tidak di libatkan, sementara mereka bertugas langsung di wilayah kepri ink

  34. Dronenya siapa itu yg mengintai terlihat di menit 1:33 s/d 2:18, kok ndak ada rekamannya?

  35. Sadis, dahsyat!
    Bravo TNI!