Mar 142017
 

Freeport Indonesia (credit : Richarderari / commons.wikimedia.org)

Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto menyebutkan Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Mike Pence akan melakukan kunjungan kerja ke Indonesia.

Hal ini dikatakan Wiranto, usai bertemu dengan Duta Besar AS untuk Indonesia Joseph R Donovan Jr di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin, 13/3/2017.

Wiranto dalam pernyataannya tidak merinci waktu kunjungan Wapres AS Mike Pence ke Indonesia. Namun, ia menuturkan dalam lawatannya yang pertama kali sebagai Wapres AS, mantan gubernur negara bagian Indiana tersebut juga dijadwalkan bertemu dengan Presiden Joko Widodo.

Menanggapi rencana kunjungan Wapres AS tersebut, Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia Hikmahanto Juwana mengatakan pemerintah Indonesia perlu menyampaikan kepada Wapres AS bahwa pemerintah tidak sedang menzalimi Freeport.

“Justru pemerintah memberi jalan keluar dengan memberi opsi kepada Freeport apakah tetap memegang Kontrak Karya tetapi harus memurnikan di Indonesia atau mengubah diri menjadi IUPK dan tetap melakukan ekspor,” ujar Hikmahanto Juwana di Jakarta, Senin, 13/3/2017.

Ia mengatakan Pemerintah AS tidak seharusnya menekan pemerintah Indonesia terkait Freeport di alam demokratis. Ini karena pemerintah Indonesia harus mendengar suara rakyat.

“Freeport tidak mungkin membelenggu kedaulatan pemerintah Indonesia dengan Kontrak Karya. Kalaulah pemerintah Indonesia saat ini harus tunduk dengan tekanan dari pemerintah AS, tidak akan ada jaminan bahwa pemerintahan yang akan datang akan lebih tidak bersahabat terhadap Freeport,” ujarnya.

Hikmahanto mengatakan dinamika politik di dalam negeri akan memanfaatkan arogansi pemerintah AS dan Freeport untuk mendulang suara. Janji pun akan ditunaikan saat mereka mendapatkan kekuasaan.

Hal lain yang perlu disampaikan oleh pemerintah Indonesia adalah komitmen kehadiran militer AS di kawasan Asia Pasifik sebagai penyeimbang kekuatan China yang semakin mendominasi.

Kehadiran AS tidak hanya untuk kepentingan kawasan tetapi juga kepentingan AS di kawasan, terutama kebebasan alur pelayaran internasional.

Itikad Freeport

Anggota Komisi VII DPR RI Mukhtar Tompo menyebut PT Freeport Indonesia (PTFI) hingga saat ini tidak punya itikad baik dalam berbisnis di Indonesia karena perintah untuk membangun smelter diabaikannya.

“Saya secara tegas menyatakan arogansi yang ditunjukkan PT Freeport Indonesia (PTFI) dalam berbisnis di Indonesia, tak berbeda dengan gaya VOC, organisasi pengusaha Belanda di zaman penjajahan dahulu,” tegas Mukhtar Tompo yang dikonfirmasi, Senin.

Ia menyebut PT Freeport tidak beritikad baik karena Freeport berdalih, bahwa pembangunan smelter hanya akan dilakukan jika pemerintah memberikan kepastian perpanjangan kontrak setelah 2021.

Muhktar mengatakan, dasarnya menyebut PTFI tidak beritikad baik setelah dirinya mengajukan sejumlah bukti terkait dengan sikap arogansi PT Freeport Indonesia.

Pertama, Freeport tidak punya itikad baik untuk membangun smelter, sesuai yang dipersyaratkan Undang Undang Minerba. Belakangan, Freeport baru mau melanjutkan pembangunan Smelternya jika diberikan kepastian perpanjangan kontrak.

Alasan kedua, ketika Freeport bersurat untuk melakukan perubahan bentuk pengusahaan pertambangan menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK), mereka menggunakan frase “dengan syarat” yang salah satunya persetujuan operasi PTFI melewati tahun 2021 atau perpanjangan operasi 2021-2041.

“Untung orang yang memimpin Kementerian ESDM, berkepala dingin seperti Pak Iganasius Jonan. Kalau saya menterinya, tanpa pikir panjang lagi, saya langsung usir mereka. Ini negeri kita, kok mereka mau mendikte. Seolah negara ini tidak punya kedaulatan,” jelas dia.

Menurut Mukhtar, Freeport selalu mengatasnamakan Kontrak Karya (KK), untuk melanggar sejumlah undang-undang atau peraturan yang berlaku di Indonesia.

Padahal, dalam pasal 3 kontrak karya ditegaskan bahwa PTFI adalah suatu badan usaha yang didirikan berdasarkan UU Republik Indonesia, serta tunduk kepada UU dan yurisdiksi pengadilan di indonesia.

“Saya menganggap cara pandang Freeport yang menganggap dirinya setara dengan pemerintah adalah cara pandang keliru. Saya mengutip pandangan Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia Prof Hikmahanto Juwana, bahwa Freeport harus membedakan Pemerintah sebagai subyek hukum perdata dan sebagai subyek hukum publik,” katanya.

Gubernur Papua Temui Presiden

Gubernur Papua Lukas Enembe segera menemui Presiden Joko Widodo di Jakarta terkait persoalan PT Freeport Indonesia.

“Pak Gubernur sedang berada di Jakarta dan dalam waktu dekat akan bertemu dengan Presiden Joko Widodo, salah satunya akan bahas tentang Freeport,” kata Sekda Papua TEA Heri Dosinaen di Kota Jayapura, Papua, Senin, 13/3/2017.

Heri mengemukakan hal itu di hadapan demonstran Papua dengan kekuatan sekitar 300 orang yang menggelar aksi demo damai di halaman kantor gubernuran guna mendukung pemerintah pusat dan daerah melawan sikap perusahaan tambang asal Amerika Serikat PT Freeport Indonesia.

“Atas nama gubernur, saya sampaikan terima kasih atas dukungan luar biasa ini. Saya sampaikan mohon maaf Pak Gubernur setelah buka Sidang Sinode di Papua Barat, langsung ke Jakarta,” katanya.

Persoalan terkait PT Freeport, kata dia, bukan baru kali ini digaungkan oleh Pemerintah Provinsi Papua dalam era kepemimpinan Lukas Enembe.

“Namun, sejak Pak Gubernur Papua dilantik pada 13 April 2013, ada 17 poin yang disampaikan kepada Freeport yang harus dilaksaaakan, antara lain terkait pembangunan smelter di Papua,” katanya.

Selain itu, kata Heri, gaji para karyawan PT Freeport harus dibayarkan harus lewat Bank Papua.

“Termasuk Freeport harus buka kantor di Papua dan pengelolaan bandara di Timika yang dikuasai oleh Freeport dikembalikan ke Pemda Papua,” katanya.

Lebih lanjut, Heri menyampaikan bahwa Gubernur Lukas Enembe juga meminta agar pajak air permukaan yang dipakai selama ini harus dibayar sebagaimana putusan sidang di Jakarta.

“Selain itu pajak air permukaan yang diminta harus dibayar oleh Freeport dan masih banyak lagi yang disampaikan oleh Pak gubernur. Dalam memperjuangkan hal ini, kita masyarakat Papua harus berani perjuangkan. Jadi sekali lagi mari kita bergandengan tangan dari Sorong sampai Merauke, harus bersatu padu, jangan menjual satu sama lainnya, Papua harus bangkit maju dengan kekayaan alam,” kata Heri.

Para demonstran yang dikoordinir oleh Amir Madubun, Ketua Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia Provinsi Papua Kundrat Tukayo dan wakil dari masyarakat adat Ondofolo Oktovianus Monim menyampaikan sembilan pernyataan sikap kepada Sekda Papua yang intinya mendukung aturan dan kebijakan pemerintah daerah dan pusat terkait PT Freeport.

Antara

Artikel Terkait :

  48 Responses to “Wapres AS Segera ke Indonesia, Bahas Freeport ?”

  1. 2

    • Pertamaaaaxxxx

    • usir aja freeport,,,,
      kalo sampai tahun 2021 kontraknya diperpanjang kebangetan pemerintahannya

      • Seperti inalum sekarang utuh milik RI

        • Inalum memang utuh milik RI tapi manajemen amburadul KKN jg begitu, hasil jg tidak seperti di pegang Jepang. Ini saya dengar dr pekerja lamanya diPabrik pengolah Aluminium Indra Pura Kab.Batu Bara SUMUT. Saya jg berdomisili dekat pembangkit Listrik Inalum di Asahan.

    • Indonesia negara berdaulat.kita yg punya tanah papua.hrsny punya daya tawar yg tinggi.sy tkut kita hanya ‘ AKAN ‘ di peralat lgi sm asu kirik.cb kita saksikan dgn pr pemimpin kita dlm menangani mslh freeport.tuch si papa minta jatah nanti ikut nimbrung lagi g?

    • Wapres ASu tidak ada pengaruh nya thd freeport, tendang saja ASu dr bumi Papua, ……………. berani ???

  2. Wkwkwkwk….
    Si bebek mulai berulah Di NKRI… Melindungi kepentingan amerika..baik Di dlm negri atau luar negri amerika sendiri..
    Siap Siap armada pasifik timur rusia…

  3. komponen komponen bangsa sudah mulai bersatu,,,
    tinggal dikuatkan saja sehingga searah dan 1 kata..

    sepertinya freeport harus mengkaji ulang strateginya,, tunduk pada aturan Indonesia atau hengkang dari papua..

    • Ya, seluruh rakyat pasto mendukung agar freeport hengkang dari indonesia..
      Memang strateginya masih damai dg baik baik meminta divestasi 51%, IUPK, pengecilan area tambang..

      Kalo itu tdk berhasil siapkan strategi offensive..rusia dg senang hati membantu..

  4. sekali bilaang tidak ya tidak untuk frepot…..

  5. Panjang yaaaa??..? Knp foto org yg lg nunjuk diatas itu aja yg di upload oleh admin ya? Jgn2 itu bung diego…..??..

    Xixixixixixx

  6. semoga nemuin solusi terbaik aja. utamakan rakyat papua.

    hikmahanto ini kok kyak tukang kompor? mau jadi menlu ya?

    • Untuk masa depan rakyat Papua Freeport harus di nasionalisasi. Bukan kompor tapi sudah seharusnya seperti itu. Ngapain ikuti maunya para kolonial sama pencuri “Amerika”. TENDANG MEREKA DARI NKRI

  7. wapres as pasti bawa koper peluncur nuklir bwt ngancam pemerintah

  8. Ujung2nya pemerintah takut. Beraninya di depan aja waktu di samperin menciut kayak kebecot.. Katanya udah merdeka kok takut sama negara lain… Bangsa yg koyol.. Katanya tni kita terkuat tapi napa pemerintahy takut… Bener2 negara kita udah di gadekan oleh pemangku kekuasaan….

  9. Freport jelas2 menguntungkan ASu dan segelintir penguasa.mendingan diolah russia yg ngerti iklas tanpa pamerih membekingi nkri .
    tanpa kita memohon.

    • Nggak ada unsur ihkas dalam bisnis .Yang ada adalah adu strategi . Makanya ada point-point kontrak . siapa yang pandai dan cerdik dialah yang menang ,itu sudah rumus alam . Perusahaan Rusia juga curang . Gembar gembor mau bikin smelter di Indonesia untuk pencitraan setelah harga sahamnya naik ,rencana bikin smelter tak terdengar lagi . Tak sampai separo dari yang sudah menyatakan mau bangun smelter di Indonesia di ikuti tindakan nyata karena sebagian sebagian besar hanya PHP saja…

      • Betul bung, yg ada hanya kepentingan berupa keuntungan dari bisnis tersebut. Percayalah apapun akan dilakukan termasuk mereka akan mempersenjatai para sparatis atau bahkan menjatuhkan Pemerintahan yg sedang berkuasa.

    • Sepertinya anda perlu di RUKIYAH.

  10. saya yakin jika masyarakan indonesia menghimpun kekuatan untuk menghimpun dana mengakusisi saham Freeport pasti banyak yang menyumbang kita bangsa besar nan berjiwa pejuang jangan mau didikte Asu..semoga SAUDARA KITA MASYARAKAT PAPUA SELALU DILINDUNGI TUHAN YANG MAHA ESA. Salam Dari Kalimantan..

  11. Kalau menurut saya ada dua opsi yang bisa kita lakukan terhadap FI .
    pertama kalau terpaksa berunding saat ini .Maka rundingannya harus di batasi HANYA UNTUK SAMPAI TAHUN 2021 . Yang bisa dirundingkan bagaimana cara operasional FI bisa tetap jalan dan menguntungkan kedua belah pihak .Jangan mau merundingkan hal-hal yang diluar kontrak yang masih berlaku . Kalau FI minta jaminan kontrak akan di perpanjang setelah 2021 jangan mau .Sebut saja itu urusan nanti .Itu malah jadi jebakan batman berikutnya pada kita .
    Pak Mentri ESDM panggil itu FI katakan dengan bahasa sederhana kalau mau di bikin kontrak baru setelelah 2021 maka mulai sekarang FI harus patuh . Kalau sekarang nggak mau patuh ,ya wes .Jangan harap setelah 2021 pemerintah RI akan mengasihkan pengelolaan tambang di PAPUA pada FI . Kami akan kelola sendiri saja . Pasti FI akan patuh ,kalau nggak mau patuh juga biarkan saja FI beroperasi seperti selama ini sampai 5 tahun lagi .Sudah 50 tahun kita lalui masa nunggu 5 tahun lagi kita nggak sabar ?
    Selepas 2021 kita usahakan sendiri ,mentri Luhut yakin kita bisa mengusahakan sendiri tanpa harus kerjasama dengan luar tinggal kontrak saja beberapa ahli asing untuk jadi pekerja. Kita dapat 100 persen dari pada harus di bagi dua dengan perusahaan asing .

  12. Nih baca buat forumer malaysia…indonesia tak menggadaikan freeport ke USA,jgn banyak bual forumers melon

  13. Akal AS sdh kebaca, perlu diserbu pejabat kita yg nanti manut2 takut alias mental krupuk.

  14. mendirikan negara ini susah, menjaganya ternyata jauh lbh susah. semoga orang papua semakin dewasa dan lebih bijak dalam menghadapinya. jagalah selalu persatuan nusantara dan kemurnian adat istiadatnya. jangan biarkan asing merongrong kedaulatan dan memecahbelah antar saudara, antar etnis, kepercayaan bangsa nusantara. dari sabang sampai merauke harus bergandengan tangan merapatkan barisan. jayalah NKRI..!

  15. Freeport daya tawarnya tinggi jika mau memperpanjang kontrak minta ASU invetasi lebih dari 40% dan minta dibelikan alutsista strategis misalnya rudal jelajah,F-35,kasel,pesawat angkut,kapal induk helikopter untuk memudahkan evakuasi jika terjadi bencana, beberapa UAV,kendaraan APC,dan MLRS semisal himars

  16. Judul di atas “Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto menyebutkan Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Mike Pence akan melakukan kunjungan kerja ke Indonesia”….bisa di tebak….datang bawa ancaman jika pemerintah serius “mengembargo” freport secara sepihak…selanjutnya AS tak akan sebegitu mudah untuk menyerah begitu saja sama Indonesia….”sumber penghasilan bertahun-tahun untuk membangun AS dan mengamankan dollar dari keterpurukan….”Gold is gold, never rush by money…world without gold, Dollar can be trust”

  17. @ inhan saya suka komentnya.

  18. Kalau mau perang urat saraf Sama AS, ya tunggu sampai 2021 lalu Kelola freeport secara mandiri oleh anak bangsa, tapi kalo mau damai sama AS, ya Usahakan berbagai cara supaya Freeport bisa lebih menguntungkan RI daripada AS, .

  19. Kalau mau perang urat saraf Sama AS, ya tunggu sampai 2021 lalu Kelola freeport secara mandiri oleh anak bangsa, tapi kalo mau damai sama AS, ya Usahakan berbagai cara supaya Freeport bisa lebih menguntungkan RI daripada AS, ..

  20. Usir saja…
    Kalau sDM kta blm mampu kelola,biarkan saja dlu harta papua tetap utuh di gunung itu,,,
    Suatu saat pasti SDM kita akan mampu mengelola tambang itu,,,

  21. apache sama F16 elang botak masih disana toh….wkwkwkwk

  22. Mari bersatu untuk Indonesia maju. Sudah waktunya kita bangkit dan berjaya …

  23. syukurlah pemda papua tahu seluk beluk permasalahannya buakn hanya terbutakan materi
    semoga papua lebih maju meski akan dilanda rongrongan iri hati PNG

  24. TENDANG SAJA SEKARANG JUGA

  25. Karena ulah soeharto(pemberi kk pt.FI)akhirnya kita2 juga yg merasakan pahitnya mengusir ASU dari bumi papua.

  26. beranikah? presiden kita melawan AS u ….. karena sudah jelas pasti kedatangan wapres AS u ini untuk menguasai SDA kita yang bertahun tahun terkuras lewat PT FI.

    • JELAS BERANI DONG, PRESIDEN KITA KAN SATRIA PININGIT. KWAAKK…KWAAKK…KWAAKK…

      • saya mohon saudara yang sopan kalau menyebut beliau.kata kata satia pisingit sangat tidak pantas….apalg tertawa anda sangat melecehkan….ingat lho ya…beliau itu wali.weruh sadurunge pinarah…

        • MAAF BUNG, MUNGKIN ADA KESALAHPAHAMAN, JUSTRU SAYA SANGAT MENGHORMATI BELIAU SAMPAI KELUAR KATA SATRIA PININGIT,KARENA SAYA MENGANGGAP BELIAU BEDA DAN DISAAT KELUAR NYA PUN DENGAN TIBA2 DAN BEGITU CEPAT. DAN MENGENAI TERTAWA SAYA ITU BIAR TIDAK TERLALU SERIUS KARENA BELIAU JUGA MANUSIA BIASA, DAN JUGA TERTAWA SAYA ITU SEBAGAI LAMBANG KEBERANIAN BANGSA INI.

  27. USIR AJA MEREKA…DAH DIKASI HATI MAU JANTUNG………………….DASAR MANUSIA SETAN, TIDAK TAU BERTERIMA KASIH. KALAU MEREKA MAU JANTUNG SEKALIAN AJA PECAHKAN KEPALA MEREKA. MERDEKA…….MAPUS AMERIKA MAMPUS ISRAEL.

  28. NKRI harus bermain cerdik dengan perusahan yg didukung negara culas! Yang paling penting mental pejabat, diplomatnya kuat gak gampang silau akan dolar!

  29. Ah belum tentu bahas Freeport.

    Bisa jadi nawarin F15SE dan F22, THAAD, arleigh Burke, dll.

    Xixixixi edisi mimpi

  30. Tes

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)