Aug 012016
 

Militer AS mungkin sebagai salah satu armada tempur terkuat di dunia, tetapi para personilnya juga bisa berbuat keliru secara spektakuler. Mungkin itu semua disebabkan karena sering berada dalam sorotan, organisasi militer yang kuat pasti cukup menarik bagi media dan perhatian publik.

Awal bulan ini, sepasang marinir AS memutuskan untuk mengambil sedikit cuti setelah pelatihan di pangkalan udara Ramstein, Jerman dengan melakukan perjalanan keliling Eropa. Kita hanya bisa berharap bahwa sisa Korps Marinir AS yang lainnya memiliki navigasi dan orientasi keterampilan yang lebih baik, karena sepasang marinir tersebut bukannya mencapai tujuan – ibukota Liechtenstein Vaduz – malahan berakhir di kota Jerman Lichtenstein, melenceng sekitar 600 kilometer dari tujuan liburan mereka.

Awal tahun ini, sekitar bulan April 2016, latihan penerjunan militer AS di pusat pelatihan Hohenfels di Jerman, namun sekitar tiga buah Humvee terlepas dari ikatan parasut mereka dan akhirnya terjun bebas ke tanah.

Perlu dicatat bahwa kekeliruan (blunder) dalam hal logistik militer AS berada ada dikelasnya sendiri. Misalnya, pada tahun 2014 sebuah rudal AGM-114 Hellfire yang digunakan dalam latihan NATO di Spanyol malah terkirim ke Kuba bukannya dikirim ke markas. Ooops.

Militer Amerika Serikat membawa rudal Hellfire.

Juga, pada tahun 2015, sebuah laboratorium militer di Utah telah mengirim spora anthrax ke beberapa alamat pemerintah dan alamat komersial di Amerika Serikat dan luar negeri melalui FedEx. Dan ternyata baru-baru ini Fort Leonard Wood di Missouri telah menggunakan beberapa bahan ajar “yang cukup menarik” selama kelas pelatihan Operasi Keamanan (OPSEC).

Pelatihan Tahunan Lengkap… Siapa yang menjadi ancaman selanjutnya?

Gambar diambil oleh prajurit yang bertugas di pangkalan jelas menunjukkan slide berlabel “Siapa yang menjadi ancaman?”, ternyata berisi gambar orang dalam dari calon presiden AS Hillary Clinton dan Jenderal (Purn.) David Petraeus. Dan yang ditampilkan dalam slide ini,adalah peniup peluit yang paling terkenal dalam sejarah AS, Edward Snowden dan Bradley Manning, dan dua pelaku penembakan di fasilitas militer AS – psikiater militer Nidal Hassan, yang menembak mati 13 orang dan melukai 30 lainnya selama penembakan massal di Fort Hood, Texas; serta Aaron Alexis, yang menembak 12 orang dan melukai tiga lainnya selama penembakan di Washington Navy Yard.

Pada tingkat ini, satu hal yang sangat jelas – ini sepertinya tidak akan menjadi kesalahan terakhir pasukan AS yang pernah kita dengar.

Sumber: Sputnik News

Artikel Terkait :

  One Response to “Whiskey Tango Foxtrot: Kekeliruan Spektakuler Militer AS”

  1. Busyet bnyk bener humvee yg terjun bebas kek gitu…untung cuman humvee yg terjun lha kl bom nuklir bs modyar tu tentara as ha..ha..ha…..

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)