Mar 182017
 

(divif2kostrad.com)


Prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) Para Raider 501 Kostrad melaksanakan Pra Latihan Bersama (Latma) Exercise Garuda Shakti-V/2017, pada tanggal 9—15 Maret 2017, di Cilodong, Depok.

Kegiatan Pra Latma ini diikuti oleh 45 orang prajurit yang berasal dari beberapa Satuan yaitu 29 prajurit Yonif Para Raider 501 Kostrad, 13 prajurit Kopassus, dan 3 orang Penerbad.

Latihan ini dipimpin oleh Komandan Yonif Para Raider 501 Kostrad Letkol Inf Edy Widyanto selaku Komandan Latihan. Adapun materi yang dilaksanakan antara lain Menembak Reaksi, Pertempuran Jarak Dekat, Demolisi, Sanjak, Survival, Patroli serta Mobud (Fast Roping dan Rappelling).

“Kegiatan Pra Latma ini dilaksanakan dalam rangka mendukung lancarnya pelaksanaan Latma di India nanti, untuk itu saya berpesan kepada tiap-tiap perorangan agar mengerti akan tugas dan tanggung jawab masing-masing. Ini adalah event internasional dan merupakan kebanggaan bagi kita yang dapat mengikutinya”, ujar Letkol Inf Edy Widyanto.

Latma Exercise Garuda Shakti-V/2017 akan diselenggarakan di Nhan Camp, India, pada tanggal 20 Maret—2 April 2017. Latma ini dilaksanakan setiap tahunnya secara bergantian. Tahun lalu, pada bulan Maret 2016, latihan ini dilaksanakan di Indonesia, tepatnya di Magelang, Jawa Tengah. Sedangkan untuk tahun ini, giliran Indian Army yang akan menjadi tuan rumah.

Latma Garuda Shakti merupakan bentuk kerja sama bilateral antara Indonesia dengan India, terutama dibidang militer, yang bertujuan untuk menjalin dan meningkatkan hubungan kerjasama antara TNI Angkatan Darat dengan Indian Army serta meningkatkan profesionalitas keprajuritan.

Sumber: divif2kostrad.com

https://twitter.com/suparjorohman

Artikel Terkait :

  7 Responses to “Yonif Para Raider 501 Kostrad Laksanakan Pra Latma Exercise Garuda Shakti-V/2017”

  1. Garuda memang sakti bro..!

    • Sakti banget ampe lupa gak beli alutsista canggih dan gahar. Yang penting ketrampilan tiap-tiap personil ampe lupa kalo nanti kena rudal pasti ludes.
      Beritanya latihan melulu, gak pernah Indonesia mengakuisisi u-218 sebanyak 2 unit dari jerman dengan nilai kontrak….. selesai tahun 2017, ingat gak pakai “AKAN”

  2. ss2 masih lebih baik jika dibandingkan insas

  3. seneng lihat doreng klasik, mengingatkan kita pd para pendahulu, gak kebawa2 tren global/NATO

  4. Wuih 2 negara pendiri Non Blok semakin mesra kembali! Tar pulang latma bawa oleh2 apa ya?

  5. Latma Exercise Garuda adalah bentuk kerja bilateral antara Indonesia dan India, khususnya dibidang militer. Latma Exercise Garuda Shakti V/2017 itu sendiri berupa latihan bersama antara TNI yg diwakili oleh yon Para Raider Kostrad, Kopassus, Penerbad bersama serdadu India. Sungguh TNI begitu “rajin atau disayangi” serdadu negara manca untuk berlatih bersama. Namun satu hal, serdadu negara manca demen berlatih dg TNI terutama untuk operasi miiiter dg sekala kecil, yg tdk begitu melibatkan teknologi renik laksana “star wars”. Latihan operasi komando, teknik survival, para raiders, gerilya dg perang berlarut sampai pendaratan Marinir adalah hal yg sering dilakukan TNI dg serdadu manca negara, seperti pd Latma Exercise Garuda Shakti V bersama India. Apakah TNI memperoleh keuntungan dg misalnya bertambah ilmu taktik dan strategi perang dari militer India, khususnya untuk operasi infantri atau justru India yg banyak menghisap ilmu perang TNI, karena secara pengalaman barangkali TNI lbh paham model perang semacam itu?

    Seperti diketahui, India mungkin belum pernah mengalami peperangan besar maha dasyat melawan pendudukan asing. Jika pun India terlibat sengketa dg musuh bebuyutannya, yakni Pakistan, peperangan dg Pakistan lbh bersifat insidentil atau semacam bentrok kecil-kecilan seperti yg seringkali terjadi didataran tinggi Khasmir.

    Andai TNI diajak sedikit berbagi ilmu mengenai rudal Agni, rudal kebanggaan India, bagaimana mengendalikan dan mengoperasikan dg taktik yg jitu barangkali itu nilai tambah bagi TNI, walau TNI tdk atau belum memiliki rudal “tidak berperikemanusian” semacam agni, namun lumayan untuk sekadar ilmu pengetahuan. Andai lagi TNI diajak serta berlatih kapal silem, ingat India memiliki armada kapal silem yg lbh canggih dibanding Cakra dan Nenggala milik TNI AL, lumayan pula untuk menambah ilmu taktik peperangan laut ..

    Wuah, ane mimpi basah disiang bolong

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)