Feb 152017
 

ANKARA – Meningkatkan ketegangan politik dan ancaman teror di Turki dan zona konflik lainnya di dunia menawarkan kesempatan unik bagi produsen kendaraan lapis baja Turki yang sedang bangkit.

Kendaraan lapis baja Dragon Yalcin buatan Turki (© Nurol Machinery)

“Berbagai model [kendaraan lapis baja] yang terbukti sejak lama di Turki telah menjadikan produk ekspor mereka kompetitif”, menurut perencana pengadaan senior yang mengkhususkan diri dalam ekspor.

“Ini adalah lingkaran setan yang positif: Keberhasilan kendaraan lokal dalam menemukan peluang untuk membuktikan kemampuan mereka; kemudian mereka mengekspornya ke pelanggan asing; dan akhirnya mereka berinvestasi dalam teknologi baru untuk memajukan produk mereka”.

Salah satu perusahaan tersebut adalah Nurol Machinery, yang bisnis utamanya adalah kendaraan lapis baja taktis 4×4. Staf Nurol mencatat peningkatan tajam dari 110 di 2012 menjadi 480 tahun lalu. Penjualan melonjak dari $ 5 juta di tahun 2012 menjadi hampir $ 100 juta pada tahun 2016, terjadi kenaikan 20 kali lipat dalam kurun waktu 4 tahun.

Nurol telah menjual lebih dari 250 unit kendaraan utamanya yaitu Ejder (Dragon) Yalcin, sebuah kendaraan tempur lapis baja berat dengan perlindungan konvensional dan balistik terhadap ranjau maupun bom rakitan.

Total pesanan untuk Dragon Yalcin telah lebih dari 500 unit. Perusahaan baru saja menandatangani kontrak ekspor pertama untuk Dragon Yalcin dan diharapkan dua kontrak ekspor lagi tahun ini. Perusahaan berharap dapat menjual lebih dari 1.000 unit Dragon Yalcin dalam dua tahun ke depan melihat analisa politik mengantisipasi semakin dalamnya konflik di dalam negeri dan di sekitar Turki.

Dragon Yalcin digunakan oleh militer dan pasukan khusus kepolisian Turki, terutama di bagian tenggara negara itu dimana militan Kurdi melawan kelompok separatis sejak tahun 1984.

Ilgaz adalah kendaraan tempur lapis baja ringan yang baru. Dua unit pertama yang digulirkan sudah diekspor. Nurol berencana untuk mempamerkan kendaraan itu di Pameran Industri Pertahanan International, atau IDEF 2017, di Turki pada bulan Mei.

Nurol membanggakan bahwa semua produknya adalah desain asli Turki. Nurol anak perusahaan dari Nurol Holding Inc., yang juga bermitra dengan produsen kendaraan lapis baja FNSS dan kemitraan antara Nurol dan BAE Systems; Nurol Technology yang bergerak dibidang teknologi pertahanan; dan baru mendirikan BNA, perusahaan patungan antara Nurol dan BAE yang mengkhususkan diri dalam subsistem untuk program kedirgantaraan.

Defense News

Artikel Terkait :

  4 Responses to “Zona Konflik Tawarkan Peluang Baru Kendaraan Lapis Baja Turki”

  1. Wah… laris manis ya?

  2. lumanyun juga penjualannya. $100 juta / 250 unit = $400K.
    harga segitu pasti bisa menyaingi otokar yg desainnya unyu2.
    juga pasti menyaingi produsen 4×4 rantis milik barat yg kekar2.

  3. Meraka design sendiri, dikita Pindad kerjasama Bushmaster Australia. Dan berbagai jenis lapis baja kerjasama dengan beberapa negara! Malah Tank Medium kerjasama dgn Turki juga.

  4. kayaknya lebih bagus dari komodo

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)