Nov 012017
 

Pesawat F-16 TNI AU (RAAF)

Biak. Jakartagreater.com – Komandan Pangkalan Udara Manuhua Biak Papua, Kolonel Pnb Fajar Adriyanto mengatakan markas besar TNI Angkatan Udara akan menempatkan satu skadron pesawat tempur di Kabupaten Biak Numfor, Papua, pada tahun 2018, terkait dengan status Lanud Manuhua yang dinaikkan dari tipe B menjadi tipe A.

“Biak akan dibangun satu Skadron pesawat tempur sudah masuk dalam program Panglima TNI yang disampaikan kepada Pangkalan Udara Manuhua,” kata Komandan Pangkalan Udara Manuhua Biak, Kolonel Pnb Fajar Adriyanto usai tatap muka dengan tokoh agama dan insan media di wisma Gunadi Angkasa, Selasa, 31/10/2017.

Kolonel Pnb Fajar mengatakan pembentukan Skadron tempur udara di wilayah Lanud Mahuhua Biak diharapkan akan memperkuat pertahanan keamanan negara di wilayah Timur Indonesia khususnya Provinsi Papua dan Papua Barat.

Disinggung fasilitas penunjang pembentukan Skadron tempur di wilayah Lanud Biak, menurut Kolonel Fajar, hingga saat saat ini berbagai sarana prasarana sudah mulai disiapkan dalam upaya menunjang pengoperasian satu Skadron pesawat tempur TNI AU.

“Fasilitas avron untuk pesawat tempur dimiliki lapangan terbang Lanud Manuhua Biak sudah tersedia, ya semua fasilitas sudah dapat digunakan,” ujar Kolonel penerbang pesawat tempur F16 tersebut.

Danlanud Kolonel Fajar berharap dengan adanya penambahan Skadron tempur, maka bersama dengan satuan organik TNI AU diantaranya Kosek Hanudnas IV, Lanud Manuhua, Pasukan Khas Bataliyon Komando 468 serta Satuan Radar 242 Tanjung Barari akan memperkuat pengamanan dan pengawasan wilayah udara di Provinsi Papua dan Papua Barat.

Kegiatan tatap muka Danlanud Manuhua Kolonel Pnb Fajar Adriyanto dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat dan wartawan media cetak elektronik dalam rangka silaturahmi dan mendengarkan masukan masyarakat terhadap pelayanan kinerja prajurit TNI AU. (Antara).

 Posted by on November 1, 2017